8 Contoh Surat Kuasa Berbagai Keperluan (PILIHAN)

12 min read

12. surat kuasa

Surat telah lama menjadi salah satu cara utama manusia dalam berkomunikasi satu sama lain. Sebagian besar dari kita pasti setidaknya 1 kali menuliskan surat dalam hidup. Ketika belajar menulis surat, biasanya surat pertama yang ditulis bersifat tidak resmi. Surat yang bersifat tidak resmi biasa ditulis dengan gaya bahasa sehari-hari dan ditujukan kepada teman, kekasih, atau bahkan orang tua.

Saat ini berkomunikasi surat yang ditulis dengan tangan bukan lagi sesuatu yang lazim dilakukan. Perkembangan teknologi di bidang komunikasi membuat proses komunikasi menjadi lebih mudah melalui sarana digital. Bahkan bekromunikasi dengan surat elektronik sekalipun bukan lagi merupakan hal yang lumrah. Komunikasi lebih banyak dilakukan melalui aplikasi bertukar pesan yang bisa diunduh secara gratis.

Kendati berkomunikasi dengan surat di masa sekarang terkesan seperti hal yang ketinggalan zaman, ternyata belajar menuliskan surat-surat resmi tetap menjadi hal yang perlu dipelajari. Surat resmi ialah surat yang dibuat dengan gaya bahasa formal dan memiliki format tertentu. Kebanyakan surat formal dikeluarkan oleh instransi tertentu. Guna menunjukkan identitas lembaga yang mengeluarkannya, surat formal selalu dilengkapi dengan kop surat.

Meski surat formal lebih banyak dikeluarkan oleh suatu lembaga, bukan berarti seorang individu tidak bisa membuat surat formalnya sendiri. Surat formal bisa dibuat oleh perseorangan dengan tetap mengikuti kaidah-kaidah penulisan surat formal yang berlaku.

Kali ini Jurnal Manajemen akan membahas mengenai surat kuasa beserta beberapa contoh yang biasa digunakan. Berikut ulasannya :

Apa yang dimaksud Surat Kuasa ?

Salah satu jenis surat formal yang bisa dikeluarkan oleh perseorangan adalah surat kuasa. Surat kuasa ialah surat yang memberikan penjelasan mengenai pemberian wewenang dari satu pihak kepada pihak lainnya secara resmi. Sesuai dengan pengertiannya, surat kuasa berfungsi sebagai bukti dari pihak yang memberikan kuasa bahwa ia memberikan kuasa secara resmi kepada pihak yang lain disebut penerima kuasa. Penerima kuasa itu kemudian memiliki hak dan kewajiban sebagaimana yang dituliskan pemberi kuasa di dalam surat kuasa yang ia tulis.

Selain dikeluarkan oleh seorang individu, surat kuasa juga bisa dikeluarkan oleh suatu lembaga atau instansi. Unsur-unsur dalam surat kuasa yang dikeluarkan oleh perseorangan dengan surat kuasa yang dikeluarkan oleh suatu lembaga tentunya berbeda.

Surat kuasa yang dikeluarkan oleh perseorangan wajib mencantumkan data pribadi, baik data pribadi pihak yang memberi kuasa maupun pihak yang diberi kuasa. Selain itu surat kuasa tersebut juga harus mencantumkan bentuk wewenang atau kuasa yang diberikan kepada si penerima kuasa. Agar jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman, surat kuasa tersebut harus pula dilengkapi dengan batasan-batasan wewenang yang dimiliki oleh penerima kuasa.

Sedangkan surat kuasa yang dikeluarkan oleh suatu lembaga juga hampir sama. Bedanya identitas pemberi kuasa harus dilengkapi harus dilengkapi nomor induk pegawai, pangkat atau jabatan, dan juga golongan (untuk pegawai negeri).

Surat kuasa ada banyak sekali jenisnya. Setiap jenis memiliki fungsi pemberian kuasa yang berbeda-beda. Sebelum mulai menulis surat kuasa, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Anda harus memastikan bahwa pihak yang diberi kuasa adalah orang yang sudah dewasa menurut hukum Indonesia. Orang tersebut juga haruslah sehat secara jasmani dan rohani. Jangan lupa untuk memastikan bahwa pihak penerima kuasa benar-benar orang yang bisa dipercaya.

Agar menjadi legal dan memiliki kekuatan hukum yang jelas, surat kuasa harus dilengkapi dengan sebuah materai. Materai yang digunakan adalah materai seharga 6 ribu yang kemudian dibubuhi tanda tangan pihak yang memberikan kuasa.

Macam-Macam Surat Kuasa

Berikut adalah contoh surat kuasa yang bisa Anda pelajari:


Surat Kuasa Khusus

Surat kuasa khusus adalah surat kuasa yang dikeluarkan untuk menatur-ngatur hal yang bersifat khusus dan biasanya lebih merupakan sesuatu yang bersifat pribadi. Format suara khusus memungkinkan pihak pemberi kuasa menjelaskan secara rinci apa-apa saja yang bisa atau harus dilakukan oleh pihak penerima kuasa.

Selanjutnya orang yang menjadi pihak pemberi kuasa harus patuh pada batasan wewenang yang dimiliki. Jika surat kuasa mengandung perintah atau uraian kewajiban, maka perintah dan uraian kewajiban itu juga haruslah dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Berikut adalah contoh surat kuasa khusus yang baik dan benar:

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama              : Nabila Aulia Marpaung

Umur               : 25 tahun

Pekerjaan        : Pegawai swasta

Alamat             : Jalan H.R Bunyamin no. 13 A, Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama para ahli waris dari Bapak Agung David Handoko dan Ratna Dewi sehubungan kondisi keduanya yang sudah wafat di Purwokerto , untuk selanjutnya disebut sebagai ke 1 (pihak pertama).

Dengan ini memberikan kuasa kepada

Nama              : Tri Nugroho Adi

Umur               : 40 tahun

Pekerjaan        : Dosen

Alamat             : Jalan H.R Bunyamin no. 33 A, Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Untuk selanjutnya disebut sebagai pihak 2 (pihak kedua).

KHUSUS

Untuk dan atas pihak pertama sebagaimana yang telah disebutkan di atas, pihak kedua berwenang melakukan hal sebagai berikut; menjual 3 kavling rumah yang terletak di perumahan Raffles Residence, Baturraden, Banyumas.

Berkaitan dengan proses jual beli 3 kavling rumah tersebut pihak kedua memiliki wewenang untuk menghadap pejabat atau instansi yang berwenang serta berurusan dengan pihak Notaris/PPAT guna menandatangi akta jual beli. Pihak kedua juga bewenang untuk memberi atau menerima surat-surat lain yang berkaitan dengan proses jual beli serta menerima uang pembayaran dari pihak pembeli. Pihak kedua memiliki keleluasaan untuk melakukan berbagai tindakan yang dimaksudkan untuk terlaksananya proses jual beli sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya.

Demikianlah surat kuasa ini dibuat dengan sebaik-baiknya serta dengan sadar tanpa tekanan dari pihak manapun untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

(Dilengkapi tanda tangan pemberi kuasa, penerima kuasa, dan juga pihak yang menyaksikan dan menyetujui).


Surat Kuasa Pengambilan Uang

Segala sesuatu yang berhubungan dengan uang hampir selalu menjadi hal bersifat sangat sensitif, terlebih jika jumlah yangnya tidak sedikit. Misalnya jika Anda berurusan dengan pihak lain yang berkewajiban melakukan pembayaran kepada Anda. Pihak tersebut pastilah tidak akan langsung melakukan pembayaran jika yang datang untuk menerima uang bukan Anda. Hal itu dilakukan jikalau ternyata orang yang datang memiliki niat untuk menipu atau melakukan tindak kejahatan lainnya.

Pada kondisi seperti yang digambarkan di ataslah surat kuasa bisa sangat membantu. Apabila Anda sebagai pihak yang berhak menerima pembayarna berhalangan untuk hadir, Anda bisa mengutus orang lain untuk melakukannya. Supaya orang yang Anda utus tidak dicurigai, Anda harus membekali orang tersebut dengan surat kuasa. Dalam hal ini surat kuasa yang dibuat deikenal dengan nama surat kuasa pengambilan uang. Nantinya surat kuasa pengambilan uang ini akan diberikan kepada pihak yang berkewajiban melakukan pembayaran. Jika sudah menerima surat ini, pihak yang berkewajiban melakukan pembayaran tidak punya hak lagi untuk mengabaikan orang utusan Anda.

Berikut adalah contoh dari surat kuasa pengambilan uang

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini sebagai pihak 1:

Nama                          : Vairus Akmala Putri

Tempat, Tanggal Lahir           : Jakarta, 31 Desember 1990

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Raffles Residence No. 95, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Memberikan kuasa kepada pihak 2 dengan data diri sebagai berikut:

Nama                          : Rita Olip Widiawati

Tempat, Tanggal Lahir           : Banyumas, 1 Januari 1980

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Griya Satria Mandalatama no. 76, Ajibarang, Jawa Tengah.

Dengan surat ini, pihak 1 secara resmi memberikan kuasa kepada pihak 2 untuk mewakili pihak 1 untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Menyerahkan sisa produk yang dibeli berupa 3 lusin jas almamater.
  2. Mewakili pihak 1 untuk menerima uang pembayaran dari pembeli sebesar Rp. 23.000.000,-.
  3. Menyerahkan bukti pembayaran atas nama pihak 1 kepada pembeli berupa 1 lembar kwitansi.

Semua kewenangan di atas berlaku apabila pembayaran yang dimaksud dilakukan sebelum tanggal 30 Januari 2019 atau sebelum pihak 1 yang tengah berada di luar kota bisa kembali ke Indonesia. Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksakaan dari pihak manapun agar digunakan sebagai mana mestinya.

(Dilengkapi oleh tanda tangan pihak 1 sebagai pemberi kuasa dan pihak 2 sebagai penerima kuasa dan juga tempat serta tanggal ketika surat kuasa ini dibuat).


Surat Kuasa Pengambilan BPKB

BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) adalah dokumen yang sangat penting ketika membeli kendaraan bermotor, baik itu pembelian baru maupun pembelian dalam kondisi bekas. Sayangnya memang BPKB ini jarang sekali bisa langsung diambil bersamaan dengan ketika transaksi dilakukan. Hal itu terutama terjadi ketika sepeda motor yang dibeli adalah sepeda motor baru. Pihak penjual memang membutuhkan waktu untuk mengurus segala kelengkapan BPKB sebelum siap diberikan kepada pembeli kendaraan bermotornya.

Apabila ketika waktunya BPKB sudah bisa diambil namun Anda berhalangan, Anda bisa mengutus orang lain untuk mengambilnya. Namun lagi-lagi Anda harus menyertakan surat kuasa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Surat kuasa dalam kasus ini bisa disebut sebagai surat kuasa pengambilan BPKB. Pada dasarnya surat kuasa pengambilan BPKB tidak jauh berbeda dengan surat kuasa lain, berikut adalah contohnya:

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini sebagai pihak 1:

Nama                          : Vairus Akmala Putri

Tempat, Tanggal Lahir           : Jakarta, 31 Desember 1990

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Raffles Residence No. 95, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Memberikan kuasa kepada pihak 2 dengan data diri sebagai berikut:

Nama                          : Rita Olip Widiawati

Tempat, Tanggal Lahir           : Banyumas, 1 Januari 1980

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Griya Satria Mandalatama no. 76, Ajibarang, Jawa Tengah.

Dengan surat ini, pihak 1 secara resmi memberikan kuasa kepada pihak 2 untuk mewakili pihak 1 untuk mengurus segala berkas yang berkaitan dengan pembuatan BPKB di Dealer Toyota Satria Purwokerto. Pihak 2 juga berwenang untuk mengambil BPKB tersebut setelah proses pembuatannya selesai. Kuasa kepada pihak 2 diberikan karena pihak 1 akan berada di luar kota hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebaik-baiknya. Surat kuasa ini dibuat secara sadar tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

(Dilengkapi oleh tanda tangan pihak 1 sebagai pemberi kuasa dan pihak 2 sebagai penerima kuasa dan juga tempat serta tanggal ketika surat kuasa ini dibuat).

Surat kuasa pengambilan BPKB ini tak hanya bisa digunakan ketika hendak mengambil BPKB di dealer motor. Surat kuasa bisa diberikan kepada pihak kepolisian dalam kondisi-kondisi tertentu. Salah satu kondisi yang sering terjadi adalah jika BPKB terjatuh dan ditemukan oleh pihak lain yang kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Anda selaku pemberi kuasa cukup memberikan keterangan sejelas-jelasnya di bagian akhir surat kuasa tersebut.


Surat Kuasa Pengambilan Kuasa

Seperti telah dijelaskan di bagian awal tulisan ini, surat kuasa diberikan untuk memberikan kuasa secara sah kepada pihak lain yang kemudian disebut sebagai penerima kuasa. Pihak yang menjadi penerima kuasa kemudian bisa menjalankan wewenang, hak, serta kewajiban sebagaimana tercantum di dalam surat kuasa yang diterimanya.

Setelah memberikan surat kuasa, tak jarang pihak pemberi kuasa lupa memberikan batasan yang jelas mengenai batas berlakunya wewenang yang ia berikan kepada penerima kuasa. Hal ini bisa menimbulkan masalah di kemudian hari, apalagi bila ternyata pihak yang diberi kuasa tidak bisa menjalankan wewenang sebagaimana yang telah diamanahkan sebelumnya.

Jika Anda mengalami kasus seperti yang disebutkan di atas, solusi untuk mengatasinya adalah dengan membuat surat kuasa pengambilan kuasa. Maksud dari pembuatan surat kuasa pengambilan kuasa adalah untuk menarik kembali wewenang yang sebelumnya telah diberikan kepada penerima kuasa yang biasanya disebut pula sebagai pihak kedua. Pengambilan kuasa ini adalah hal yang dibenarkan secara hukum karena bagaimanapun Anda tetaplah menjadi pihak pertama yang memiliki wewenang penuh terhadap hal yang dikuasakan.

Surat kuasa pengambilan kuasa harus dibuat secara langsung oleh pihak 1 sebagai pemilik kuasa utuh. Bagian-bagian yang terkandung di dalamnya hampir sama dengan jenis surat kuasa lain, namun dilengkapi rincian kuasa apa saja yang sudah diberikan dan hendak diambil kembali. Contohnya:

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini sebagai pihak 1:

Nama                          : Vairus Akmala Putri

Tempat, Tanggal Lahir           : Jakarta, 31 Desember 1990

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Raffles Residence No. 95, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pernah memberikan kuasa kepada pihak 2 dengan data diri sebagai berikut:

Nama                          : Rita Olip Widiawati

Tempat, Tanggal Lahir           : Banyumas, 1 Januari 1980

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Griya Satria Mandalatama no. 76, Ajibarang, Jawa Tengah.

Kuasa yang pernah diberikan berupa:

  1. Mengurus seutuhnya proses jual beli 1 unit rumah di Perumahan Limas Agung Blok CD 2 No.2.
  2. Mewakili pihak 1 untuk mengurus semua berkas yang diperlukan dengan pihak pembeli serta Notaris/PPAT.
  3. Menerima uang pembayaran dan menyerahkan kwitansi pembayaran atas nama pihak 1

Melalui surat ini pihak 1 bermaksud mengambil kembali kuasa yang sebelumnya telah diberikan kepada pihak 2. Pengambilan kuasa dilakukan karena proses jual beli rumah akan diserahkan kepada agen properti yang telah berbadan hukum. Proses pengambilan kekuasaan ini membuat pihak 2 kehilangan wewenangnya terhitung sejak dikeluarkannya surat ini.

Demikian surat kuasa pengambilan kuasa ini dibuat dengan sebaik-baiknya tanpa tekanan dari pihak manapun dan tanpa mengurangi rasa hormat kepada pihak 2. Surat ini dibuat agar dipergunakan sebagaimana mestinya.

(Dilengkapi oleh tanda tangan pihak 1 sebagai pemberi kuasa dan pihak 2 sebagai penerima kuasa dan juga tempat serta tanggal ketika surat kuasa ini dibuat).


Surat Kuasa Tanah

Sejak lama tanah menjadi bentuk investasi yang sangat menjanjikan. Banyak pula orang yang membeli tanah sebagai bentuk tabungan masa depan. Keputusan tersebut tentunya bisa dipahami mengingat tanah memang memiliki nilai yang terus menanjak dari waktu ke waktu. Memang sangat jarang ditemukan harga tanah yang mengalami penurunan. Harga tanah akan terus naik dari ke waktu, apalagi jika tanah tersebut berada di lokasi yang strategis.

Investasi berupa tanah biasanya adalah investasi yang baru akan dimafaatkan hasilnya jauh di masa depan. Anda tentu tak asing dengan orang yang baru menjual tanahnya setelah puluhan tahun untuk kepentingan pendidikan anak atau membayar biaya pengobatan anggota keluarga. Investasi tanah memang sangat memungkinkan untuk menutup semua kebutuhan tersebut karena nilai jualnya yang akan langsung menghasilkan uang dalam nominal besar.

Namun mengurus jual beli tanah bukanlah hal yang mudah. Ada banyak dokumen yang diperlukan agar proses jual beli tersebut menjadi legal dan memiliki kekuatan hukum. Urusannya akan semakin rumit apabila tanah tersebut berada di kota yang berbeda dengan tempat Anda tinggal. Mau tak mau Anda harus menunjuk orang untuk mengurus semua proses jual belinya.

Agar pekerjaan orang yang Anda mintai tolong untuk mengurus proses jual beli menjadi lebih leluasa, Anda sebaiknya memberikan surat kuasa kepada orang tersebut. Surat kuasa juga dibutuhkan ketika rorang tersebut harus mengurus proses jual beli tanah hingga ke Notaris/PPAT. Berikut adalah contoh surat kuasa tanah yang bisa Anda berikan:

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama              : Nabila Aulia Marpaung

Umur               : 25 tahun

Pekerjaan        : Pegawai swasta

Alamat             : Jalan H.R Bunyamin no. 13 A, Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama para ahli waris dari Bapak Agung David Handoko dan Ratna Dewi sehubungan kondisi keduanya yang sudah wafat di Purwokerto , untuk selanjutnya disebut sebagai ke 1 (pihak pertama).

Dengan ini memberikan kuasa kepada

Nama              : Tri Nugroho Adi

Umur               : 40 tahun

Pekerjaan        : Dosen

Alamat             : Jalan H.R Bunyamin no. 33 A, Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Untuk selanjutnya disebut sebagai pihak 2 (pihak kedua).

KHUSUS

Untuk dan atas pihak pertama sebagaimana yang telah disebutkan di atas, pihak kedua berwenang melakukan hal sebagai berikut;

  • Menjual tanah seluas 1 hektare yang terletak di Karang Klesem, Purwokerto
  • Menjual tanah seluas 1 hektare yang terletak di Jl. Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Menjual tanah seluas 1 hektare yang terletak di Padamara, Purbalingga

Berkaitan dengan proses jual beli tanah di 3 lokasi tersebut pihak kedua memiliki wewenang untuk menghadap pejabat atau instansi yang berwenang serta berurusan dengan pihak Notaris/PPAT guna menandatangi akta jual beli. Pihak kedua juga bewenang untuk memberi atau menerima surat-surat lain yang berkaitan dengan proses jual beli serta menerima uang pembayaran dari pihak pembeli. Pihak kedua memiliki keleluasaan untuk melakukan berbagai tindakan yang dimaksudkan untuk terlaksananya proses jual beli sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya.

Demikianlah surat kuasa ini dibuat dengan sebaik-baiknya serta dengan sadar tanpa tekanan dari pihak manapun untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

(Dilengkapi tanda tangan pemberi kuasa, penerima kuasa, dan juga pihak yang menyaksikan dan menyetujui).


Surat Kuasa Pengambilan Paspor

Bepergian ke luar negeri seringkali menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun semua kesenangan itu harus didukung oleh dokumen yang lengkap. Pengurusan dokumen itu cukup memakan waktu, terutama jika perjalanan ke luar negeri ini menjadi pengalaman pertama Anda.

Salah satu dokumen paling utama yang harus disiapkan adalah paspor. Tak ada perjalanan ke luar negeri yang bisa dilakukan tanpa paspor, tak peduli apakah Anda akan melakukan perjalanan tersebut menggunakan pesawat, kapal laut, maupun moda transportasi darat.

Saat ini pembuatan paspor bisa dilakuan secara online. Namun di beberapa tempat hal itu belum bisa dilakukan sepenuhnya. Proses pembuatan paspor masih harus dilakukan dengan memasukkan dokumen-dokumen pendukung ke kantor imigrasi. Setelah di proses selama beberapa hari barulah pemohon bisa kembali untuk mengambil paspor yang telah jadi.

Proses pengajuan paspor dan pengambilannya hanya bisa dilakukan pada hari kerja. Hal itu seringkali menjadi masalah bagi mereka yang tak bisa mendapat izin dengan mudah untuk mengambil paspor. Untunglah pengambilan tersebut bisa dilakukan oleh orang lain selama orang tersebut mengantongi surat kuasa dari pemohon. Contoh surat kuasa yang harus dipegan oleh orang yang membantu pengambilan paspor adalah sebagai berikut:

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini sebagai pihak 1:

Nama                          : Vairus Akmala Putri

Tempat, Tanggal Lahir           : Jakarta, 31 Desember 1990

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Raffles Residence No. 95, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Memberikan kuasa kepada pihak 2 dengan data diri sebagai berikut:

Nama                          : Rita Olip Widiawati

Tempat, Tanggal Lahir           : Banyumas, 1 Januari 1980

Pekerjaan                    : Wiraswasta

Alamat                         : Perumahan Griya Satria Mandalatama no. 76, Ajibarang, Jawa Tengah.

Dengan surat ini, pihak 1 secara resmi memberikan kuasa kepada pihak 2 untuk mewakili pihak 1 untuk mengurus segala berkas yang berkaitan dengan pembuatan passpor di Kantor Imigrasi Cilacap. Pihak 2 juga berwenang untuk mengambil paspor tersebut setelah proses pembuatannya selesai. Kuasa kepada pihak 2 diberikan karena pihak 1 akan berada di luar kota hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebaik-baiknya. Surat kuasa ini dibuat secara sadar tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

(Dilengkapi oleh tanda tangan pihak 1 sebagai pemberi kuasa dan pihak 2 sebagai penerima kuasa dan juga tempat serta tanggal ketika surat kuasa ini dibuat).

Surat kuasa pengambilan BPKB ini tak hanya bisa digunakan ketika hendak mengambil paspor di kantor imigrasi. Surat kuasa bisa diberikan kepada pihak kepolisian dalam kondisi-kondisi tertentu. Salah satu kondisi yang sering terjadi adalah jika pasor terjatuh dan ditemukan oleh pihak lain yang kemudian menyerahkannya kepada pihak petugas keamanan di bandara. Anda selaku pemberi kuasa cukup memberikan keterangan sejelas-jelasnya di bagian akhir surat kuasa tersebut.


Surat Kuasa Ahli Waris

Ahli waris ialah orang yang berhak menerima dan mengurusi harta warisan. Pada umumnya orang yang menjadi ahli waris adalah anak atau kerabat dari orang yang sudah meninggal. Harta yang menjadi hak si ahli waris adalah harta yang telah diatur pembagiannya oleh pihak yang menerima warisan. Ia kemudian berhak melakukan apa saja kepada harta yang diwariskan kepadanya.

Jenis harta yang paling banyak diwariskan antara lain adalah rumah, tanah, kendaraan, dan aset perusahaan. Harta-harta sebagaimana disebutkan di atas bisa dijual atau dikelola. Ahli waris tidak serta merta harus mengurus semuanya seorang diri. Jika pengelolaan atau proses jual beli tersebut dirasa memberatkan, ahli waris bisa mengutus orang lain untuk membantu menyelesaikannya. Orang yang ditunjuk harus diberikan surat kuasa agar semuanya bisa berjalan sebagaimana mestinya.

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama              : Adita Widya Pangestika

Umur               : 22 tahun

Pekerjaan        : Pegawai swasta

Alamat             : Perumnas Bantarjati no.18, RT 4 RW 5, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Dalam hal ini bertindak sebagai ahli waris tunggal dari Bapak Nana Sutikna dan Mite Setiansah sehubungan kondisi keduanya yang sudah wafat di Purwokerto , untuk selanjutnya disebut sebagai ke 1 (pihak pertama).

Dengan ini memberikan kuasa kepada

Nama              : Wiwik Alsa Novianti

Umur               : 30 tahun

Pekerjaan        : Guru

Alamat             : Jalan H.R Bunyamin no. 404 A, Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Untuk selanjutnya disebut sebagai pihak 2 (pihak kedua).

KHUSUS

Untuk dan atas pihak pertama sebagaimana yang telah disebutkan di atas, pihak kedua berwenang melakukan hal sebagai berikut; menjual 2 unit ruko rumah yang terletak di kompleks pertokoan Naga Mas, Jalan Padjajaran, Bogor Utara.

Berkaitan dengan proses jual beli 2 unit ruko tersebut pihak kedua memiliki wewenang untuk menghadap pejabat atau instansi yang berwenang serta berurusan dengan pihak Notaris/PPAT guna menandatangi akta jual beli. Pihak kedua juga bewenang untuk memberi atau menerima surat-surat lain yang berkaitan dengan proses jual beli serta menerima uang pembayaran dari pihak pembeli. Pihak kedua memiliki keleluasaan untuk melakukan berbagai tindakan yang dimaksudkan untuk terlaksananya proses jual beli sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya.

Demikianlah surat kuasa ini dibuat dengan sebaik-baiknya serta dengan sadar tanpa tekanan dari pihak manapun untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

(Dilengkapi tanda tangan pemberi kuasa, penerima kuasa, dan juga pihak yang menyaksikan dan menyetujui).


Surat Kuasa Perusahaan

Sudah disebutkan di bagian awal artikel bahwa bukan hanya perseorangan yang bisa mengeluarkan surat kuasa. Suatu lembaga atau instansi lainnya juga bisa mengeluarkan surat ini untuk tujuan tertentu. Sebuah perusahaan, misalnya, bisa mnegeluarkan surat kuasa untuk mengutus orang atau perusahaan lain dalam menjalankan wewenang tertentu.

Surat kuasa yang dikeluarkan oleh perusahaan akan bersifat lebih formal. Sebagai tanda bahwa surat tersebut memang dikeluarkan oleh perusahaan, surat kuasa harus dibuat dengan kop surat di bagian atasnya. Karena dikeluarkan oleh lembaga, surat kuasa juga baru akan memiliki fungsi legal setelah dibubuhi cap perusahaan. Berikut adalah contoh surat kuasa yang biasa dikeluarkan perusahaan:

 

Wisma Pojok Indah

Jl. Perintis Kemerdekaan no. 09, Cibiru

Bandung Utara

Email   : [email protected]

SURAT KUASA

No       : 13/Kuasa/01/2019

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                          : Lee Gab Jae (Untuk selanjutnya disebut sebagai pihak 1)

Jabatan                                   : Kepala Kantor Cabang Bandung Utara

Memberikan kuasa kepada:

Nama                          : Isnani Sawitri Nasution (Untuk selanjutnya disebut sebagai pihak 2)

Jabatan                                   : Manajer Operasional

Untuk menerima uang pembayaran dari pengelola Titik Temu Homestay yang berlokasi di Jl. Sindang Geulis, Cibiru, Bandung utara. Pihak 2 juga berhak mengeluarkan bukti pembayaran atas nama PT. Wisma Pojok Indah.

Demikian surat kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya oleh pihak 2.

(Dilengkapi tanda tangan peberi kuasa dan penerima kuasa).

Apabila Anda bekerja di suatu perusahaan, sangat mungkin perusahaan tersebut memiliki format surat kuasanya tersendiri. Bertindaklah hati-hati dengan terlebih dahulu menanyakan perihal format surat kuasa ini kepada bagian kesekertariatan. Namun apabila Anda bermaksud mengeluarkan surat kuasa untuk kepentingan pribadi, maka Anda bisa membuatnya sendiri dengan format yang sesuai dengan kebutuhan.

Surat kuasa yang ditandangani dan dicap (jika dikeluarkan oleh lembaga) sebetulnya sudah cukup memiliki kekuatan hukum. Namun jika Anda ingin lebih mantap lagi Anda bisa membuatnya dengan bantuan notaris. Surat yang sudah ditandatangani notaris sudah terjamin kekuatannya.

Pastikan surat kuasa hanya diberikan kepada orang yang benar-benar Anda bisa percaya. Jika Anda menjadi pihak yang menerima kuasa, pastikan menyimpan surat tersebut dengan sebaik-baiknya. Bawa surat setiap kali hendak berurusan dengan hal yang dikuasakan agar wewenang Anda tidak dipertanyakan oleh pihak manapun.