Perbedaan CV dan PT (Bentuk, Ciri, Dasar Hukum, Jenis, Pajak)

5 min read

perbedaan CV dan PT

Bagi Anda yang tengah atau sedang melamar pekerjaan, mungkin merasa bingung untuk membedakan apa itu CV dan PT. Malah banyak yang mengira jika CV dan PT tersebut serupa. Padahal keduanya jelas berbeda. Baik CV maupun PT masing-masing dari keduanya memiliki perbedaan yang mencolok. Perbedaan CV dan PT pun dapat dilihat secara kasat mata. Benarkah demikian ?

Pada artikel Jurnal Manajemen kali ini akan membahas secara mendetail mengenai CV dan PT khususnya terkait perbedaan diantara keduanya. Informasi selanjutnya simak penjelasan berikut :

 

Baca Juga : Cara Mendirikan CV Lengkap dengan Persyaratannya

 

CV (Comanditaire Venoostschap)

1. Pengertian CV

CV atau Perseroan Komanditer merupakan suatu badan usaha yang umumnya digunakan oleh para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah yang ada di negara Indonesia.

Perseroan komanditer atau comanditaire venoostschap merupakan persekutuan kerjasama guna mengatur perusahaan serta bertanggung jawab secara penuh atas kekayaan pribadinya, dengan orang lainnya yang mana hendak memberikan pinjaman serta tidak bersedia memimpin perusahaan serta sudi  bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan tersebut.

2. Jenis-jenis CV

a. Persekutuan komanditer murni

Persekutuan komanditer  yang murni merupakan jenis persekutuan komanditer yang mana dalam persekutuan ini terdapat satu sekutu komplementer sementara yang lainnya berperan sebagai sekutu komanditer.

b. Persekutuan komanditer campuran

Persekutuan komanditer campuran adalah salah satu jenis persekutuan komanditer yang mana umumnya berasal dari bentuk firma apabila firma tersebut membutuhkan tambahan modal. Jadi, sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sementara itu sekutu lainnya menjadi sekutu komanditer itu sendiri.

c. Persekutuan komanditer bersaham

Persekutuan komanditer bersaham adalah salah satu jenis dari persekutuan komanditer yang mana mengeluarkan saham dan saham tersebut tidak lagi diperjualbelikan dan sekutu komplemneter maupun sekutu komonditer dapat mengambil saham satu atau lebih.

Adapun tujuan pengeluaran saham ialah guna menghindari terjadinya modal beku akibat dalam persekutuan komanditer tersebut tidak gampang untuk menarik kembali modal yang telah disetorkan.

3. Ciri-ciri CV

  • Keanggotaan pada persekutuan komanditer terdiri atas dua macam yaitu anggota aktif serta anggota pasif.
  • Sekutu yang aktif dalam persekutuan komanditer merupakan anggota yang mana juga aktif dalam melakukan pengelolaan terhadap suatu perusahaan.
  • Sekutu yang pasif adalah anggota yang mana hanya menanamkan modal saja.

4. Kelebihan CV

  • Proses pendirian persekutuan komanditer terbilang mudah dan sederhana.
  • Kemampuan manajemen badan usaha yang berbentuk persekutuan komanditer umumnya cenderung lebi besar.
  • Bentu usaha persekutuan komanditer lebih mudah mendapatkan modal dari perbankan pembiayaan karena cenderung telah dipercaya.
  • Risiko perusahaan dapat ditanggung secara bersama-sama yang tergabung dalam persekutuan kerjasama terebut.
  • Biasanya persekutuan komanditer cenderung lebih mudah berkembang karena slot manajemennya dapat diisi oleh pakar professional sehingga pengelolaanya menjadi lebih baik.

PT (Perseroan Terbatas)

1. Pengertian PT

PT atau Perseroan Terbatas merupaka suatu bentuk badan usaha berbadan hukum yang mana modalnya terdiri atas saham-saham (pemilik saham-saham tersebut memiliki bagian (banyak saham yang dimillikinya). Adapun saham-saham yang dimiliki oleh PT dapat diperjualbelikan sehingga menjadikan perubahan atas kepemilikan perusahaan tanpa perlu melakukan pembubara perusahaan.

Pada PT tersebut pemilik modal mempunyai tanggung jawab sesuai dengan besaran saham yang dimiliki.

2. Jenis-jenis PT

a. PT terbuka

PT terbuka merupakan PT yang sudah berani unjuk gigi karena penanaman modalnya terbuka luas bagi masyarakat umum. Secara umum, PT menjual sahamnya ke umum melalui pasar modal. Adapun contoh PT terbuka di Indonesia di antaranya ialah PT. Bank Central Asia (BCA) Tbk, PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk dan PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

b. PT tertutup

PT tertutup merupakan PT yang tidak memperjualbelikan sahamnya kepada masyarakat luas. Modal PT tertutup berasal dari kalangan tertentu seperti halnya keluarga dan kerabat. Adapun contoh PT tertutup di Indonesia di antaranya ialah Lippo Group, Sinar Mas Group, Bakrie Group dan Salim Group.

c. PT kosong

PT kosong adalah salah satu jenis PT yang telah mempunyai izin usaha serta izin lainnya dengan pengecualian belum adanya kegiatan yang bisa dilakukan oleh perusahaan tersebut. Adapun contoh PT kosong di Indonesia di antaranya ialah PT. Bayur Air, PT. Semen Kupang, PT. Asian Biscuit dan PT. Adam Air.

3. Ciri-ciri PT

  • PT Bertujuan untuk mencari laba sebanyak-banyaknya.
  • PT mempunyai fungsi ekonomi maupun fungsi komersial.
  • PT memiliki modal yang berasal dari saham-saham dan obligasi saja.
  • Pemilik saham bertanggung jawab terhadap perusahaan sebesar modal yang telah disetorkan.
  • PT dipimpin oleh direksi.

4. Kelebihan PT

  • Sumber-sumber modal dari PT dikelola oleh para spesialis sehingga penggunaannya lebih efisien dan efektif.
  • PT bisa memperluas usahanya dengan mudah karena kemudahan di dalam PT tersebut terus ada khususnya pada penambahan modal usaha.
  • Pemindahan saham dari satu pemilik saham kepada pemegang saham lainnya bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
  • PT adalah badan hukum yang mana kelangsungan hidupnya terjamin, walaupun terdapat pergantian pemilik PT tersebut.
  • Pemilik saham PT hanya bertanggung jawab sebesar modal yang telah ditanamkan tersebut.

Persamaan dan Perbedaan CV dan PT

1. Persamaan CV dan PT

Tahukah Anda bahwa persekutuan komanditer maupun perseroan terbatas, keduanya memiliki persamaan antara satu dengan yang lainnya. Adapun persamaan-persamaan antara persekutuan komanditer dengan perseroa terbatas di antaranya ialah sebagai berikut.

a. Mencapai satu tujuan

Baik itu persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) keduanya sama-sama memiliki tujuan untuk memperoleh hasil yang menguntungkan secara berkala dan kontinyu demi berjalannya suatu organisasi.

Selain itu, persekutuan komanditer (CV) dan perseroan terbatas (PT) keduanya juga memiliki tujuan untuk menghasilkan uang guna kesejateraan masyarakat, organisasi serta bagi pemilik persekutuan komanditer maupun perseroan terbatas tersebut.

b. Memiliki ketentuan hasil memuaskan

Baik itu persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) keduanya sama-sama memiliki ketentuan yakni apabila memperoleh hasil yang memuaskan dar kerja keras tersebut, maka seluruh karyawan atau masyarakat yang ada di dalamnya pasti akan mendapatkan laba yang sangat memuaskan.

c. Memiliki perizinan hukum

Baik itu persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) keduanya sama-sama mempunyai perizinan hukum yang paten dan berlaku.

d. Bergerak di bidang yang sama

Persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) keduanya sama-sama merupakan suatu badan usaha yang bergerak baik di bidang jasa, perdagangan maupun manufaktur.

e. Memiliki tujuan mencari laba banyak

Adapun tujuan dari didirikannya persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) semata-mata demi mencari laba sebanyak-banyaknya.

f. Memiliki izin mendirikan usaha

Keduanya yakni persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) sama-sama memiliki izin untuk mendirikan usaha.

g. Memiliki pemodal

Tidak hanya persekutuan komanditer (CV) saja, akan tetapi perseroan terbatas (PT) juga memiliki pemodal atau penyuplai modal guna mengembangkan badan usaha tersebut.

h. Mempunyai perbandingan modal lurus

Penerimaan laba baik di persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT) tersebut berbanding lurus dengan modal yang disetorkan. Jadi, semakin banyak modal maka akan semakin banyak pula laba yang didapatkan.

i. Mempunyai tanggung jawab terbatas

Baik itu persekutuan komanditer (CV) maupun perseroan terbatas (PT), keduanya sama-sama memiliki tanggungjawab yang terbatas.


2. Perbedaan CV dan PT

Persekutuan komanditer (CV) dan perseroan terbatas (PT) memiliki beberapa perbedaan yang perlu Anda ketahui. Adapun perbedaan antara persekutuan komanditer (CV) dan perseroan terbatas (PT) atau perbedaan CV dan PT tersebut di antaranya ialah sebagai berikut.

a. Perbedaan bentuk

Dalam menjawab persoalan terkait perbedaan CV dan PT yang pertama,  maka perbedaan bentuk adalah hal yang dibahas lebih dahulu.

Persekutuan komanditer (CV) merupakan sebuah persekutuan yang tidak berbadan hukum serta tidak mempunyai kedudukan yang serupa seperti perorangan dalam kacamata hukum. Sementara itu, perseroan terbatas (PT) merupakan badan hukum yang mempunyai keduduka sama eperti perorangan di mata hukum.

Dengan demikian, perseroan terbatas (PT) dapat memposisikan diri selayaknya warga negara biasa. Perseroan terbatas (PT) tersebut dapat membuka rekening bank dengan menggunakan namanya serta dapat pula membeli kendaraan atas namanya dengan tindakan layaknya seperti warga negara biasa.

b. Perbedaan nama

Dari segi nama, persekutuan komanditer (CV) dan perseroan terbatas (PT) keduanya memiliki perbedaan nama. Pada perseroan terbatas (PT) memiliki ketentuan pemilihan nama yang terbatas yakni tidak boleh mirip maupun sama dengan perseoran terbatas (PT) lainnya. Pada saat mendaftarkan nama perseroan terbatas (PT) ke Kemenkumham, maka nama PT tersebut akan diperiksa secara mendetail.

Untuk persekutuan komanditer (CV) sendiri, Anda bisa menemukan nama CV tersebut dengan nama yang serupa sekalipun. Hal ini tidak lain karena CV itu sendiri bukanlah merupakan badan hukum.

c. Perbedaan dasar hukum

Untuk menjawab perranyaan tentang apa perbedaan CV dan PT, maka dasar hukum dapat menjadi poin ketiga yang dapat Anda pelajari selain perbedaan bentuk maupun nama.

Jika dilihat dari segi dasar hukum, antara persekutuan komanditer (CV) dan perseroan terbatas (PT) keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Adapun pendirian PT sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007. Bahkan di dalamnya juga memuat mekanisme serta tata cara pembentukan PT itu sendiri.

Hal tersebut tentu berbeda sekali dengan CV atau persekutuan komanditer yang hingga saat ini belum dimuat dalam Undang-Undang manapun. Tidak heran jika CV disebut sebagai suatu persekutuan yang tidak memiliki kekuatan hukum.

d. Perbedaan pendiri

Apabila disimak dari segi perbedaan pendiri, maka PT merupakan badan usaha yang didirikan oleh dua orang yang merupakan gabungan dari WNI maupun WNA melalui mekanisme penanaman modal asing (PMA). Sedangkan CV merupakan persekutuan kerjasama yang didirikan oleh dua orang yang mana wajib merupakan WNI.

e. Perbedaan CV dan PT dari segi pajak

Jika dilihat dari segi perbedaan pajak, maka persekutuan komanditer (CV) memiliki objek Pajak yang berupa laba usaha. Pendiri CV baik itu merupakan sekutu aktif maupun pasif yang mana keduanya sama-sama telah mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut bisa dijadkan objek pajak.

Sementara itu, perseroan terbatas (PT) memiliki objek pajak berupa dividen yang mana merupakan keuntungan yang diperoleh bagi pemilik saham yang ada pada perseroan terbatas (PT) tersebut.

f. Perbedaan pengurus

Jika ditinjau dari segi pengurus, maka PT dan CV memiliki perbedaan yang cukup terlihat. Meskipun keduanya minimal diurus oleh dua orang, akan tetapi pada CV pengurus terbagi menjadi persero aktif dan pasif. Semetara itu, pada PT pengurus terbagi menjadi direksi dan komisaris.