Pengertian Kelangkaan : Faktor Penyebab, Jenis, Dampak, Contoh, Dll

5 min read

4. Pengertian Kelangkaan

Selama ini Anda pasti kerap mendengar apa itu kelangkaan. Sebenarnya, apa pengertian kelangkaan? Jika didefinisikan secara sederhana, sebenarnya kelangkaan adalah suatu kejadian akibat kurangnya sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang sifatnya tidak terbatas. Untuk memahami secara lebih lengkap, Anda akan menemukan pembahasannya pada artikel Jurnal Manajemen berikut ini!

Pengertian Kelangkaan

Sebeleum membahas mengenai pengertian kelangkaan, kita pasti semua telah mengetahui bahwa sifat dari kebutuhan manusia itu tidak memiliki batas. Jika suatu kebutuhan telah terpenuhi, maka muncul kebutuhan yang lainnya. Sedangkan dilain sisi, sumber daya untuk memenuhi kebutuhan tadi sifatnya tidak tanpa batas alias memiliki batas. Inilah mengapa terjadi kejadian yang dinamakan kelangkaan.

Jadi Pengertian Kelangkaan adalah dimana tidak terpenuhinya suatu kebutuhan dikarenakan kurangnya sumber daya pemuas kebutuhan. Biasanya, kelangkaan menyebabkan harga barang yang mengalami kelangkaan menjadi melonjak tinggi dan para ahli berbondong-bondong segera mencari subsitusinya, apalagi jika kelangkaan tersebut sudah pada tahap yang mengkhawatirkan.

Faktor-faktor Penyebab Kelangkaan

Dari pengertian kelangkaan yang singkat tadi, setidaknya Anda telah memiliki gambaran terhadap faktor-faktor yang menyebabkan sehingga terjadi suatu kelangkaan. Secara lebih lengkap, faktor yang menyebabkan kelangkaan yakni:

1. Terbatasnya sumber daya yang tersedia

Mungkin pernyataan ini akan sedikit mengherankan, mengingat bahwa bumi yang ditinggali manusia ini sangat berlimpah sumber daya alamnya. Tetapi, meskipun begitu jika tidak dilakukan pengolahan dan pelestarian yang tepat, maka sumber daya alam tersebut lama kelamaan akan habis dan inilah yang menyebabkan kelangkaan.

Sebagai contoh, dahulu Kita bisa mengakses air bersih dengan bebas. Air tersebut sudah bisa digunakan untuk MCK. Lambat laun, untuk air yang dikonsumsi sebagai air minum akhirnya tidak bisa sembarangan diambil dari air yang sama digunakan untuk mandi dan cuci karena tingkat Ph dan kebersihannya yang tidak mendukung.

2. Diferensiasi geografis

Perbedaan letak geografis juga bisa menjadi faktor mengapa terjadi kelangkaan. Ini dikarenakan diferensiasi geografis menimbulkan diferensiasi persebaran sumber daya alam pula. Tidak semua daerah memiliki lahan yang cocok untuk ditanami berbagai tumbuhan sumber bahan pokok. Ada daerah yang gersang dan tandus, sementara daerah lainnya tidak.

3. Jumlah penduduk yang semakin tinggi

Sudah tidak menjadi hal yang aneh bahwa kenyataannya natalitas sangat cepat untuk bertambah setiap tahunnya, utamanya pada negara berkembang seperti Indonesia. Hal seperti ini telah diprediksi oleh Thomas Maltus yang mana menunjukkan bahwa pertumbuhan angka kelahiran sangat pesat sedangkan total produksi angkanya stabil dan naik perlahan.

4. Terbatasnya kemampuan dalam berproduksi

Dalam faktor penyebab kelangakaan yang nomer empat ini bertautan erat juga dengan kemampuan faktor-faktor produksi dalam melakukan produksi itu sendiri. Semisalkan, apakah sumber daya manusianya bisa terus menerus konstan melakukan produksi? sedangkan manusia sendiri bisa mengalami berbagai kendala yang tidak terduga.

Hal ini juga berlaku kepada mesin yang mungkin kemudian mengalami kerusakan. Belum lagi bahan baku pembuatan produksi yang juga bisa saja terbatas.

5. Bencana alam

Faktor yang selanjutnya ini terkadang memang tidak bisa dicegah, karena murni reaksi alam itu sendiri. Sifat dari bencana alam ini bisa sangat merusak dan mampu merusak berbagai sumber daya yang ada, mulai dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia. Inilah yang kemudian juga menimbulkan suatu kelangkaan.

6. Penyakit serta perang

Faktor ini juga mampu menyebabkan berbagai kelangkaan. Hal ini karena perang dan penyakit mampu menimbulkan gangguan pada Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam.

7. SDA yang terbatas

Adakalanya memang kelangkaan disebabkan SDA yang tidak melimpah. Anda semua pasti tahu kategori sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan juga yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharuilah yang sangat terbatas jumlahnya dan jika ingin mengadakan harus membutuhkan waktu yang sangat lama. Contohnya adalah: emas, batubara, minyak bumi.

8. SDM yang kurang memadai

SDM yang kurang berkualitas atau mumpuni dalam suatu hal juga bisa menyebabkan kelangkaan. Tenaga ahli yang kurang akan menyebabkan berbagai kelangkaan dibanyak bidang. Adanya kekurangan tenaga ahli ini disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan seseorang dan kurangnya award untuk mereka yang berprestasi.

Artikel Terkait
Kebutuhan Manusia : Pengertian, Jenis, Faktor, Contoh, Teori, Dll
Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli

Jenis Kelangkaan

Ada beberapa jenis kelangkaan yang ada. Jenis-jenisnya yakni:

1. Kelangkaan pada SDA

Kelangkaan pertama adalah kelangkaan sumber daya alam. Yang mana adalah suatu kekayaan alam yang ada dengan sendirinya. Tetapi jika SDA ini dieksploitasi tanpa adanya perhatian khusus terkait pelestarian, maka SDA ini pun akan langka atau mungkin bisa punah.

2. Kelangkaan tenaga ahli

Tenaga ahli ini merupakan bentuk dari SDM yang berkualitas yang mana bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia dan negaranya. Tanpa adanya tenaga ahli yang berkualitas, manusia akan kesulitan untuk menjalani hidup dan memenuhi berbagai kebutuhannya.

3. Kelangkaan sumber daya modal

Yang ketiga adalah terkait dengan modal, yang memiliki pengaruh  besar dalam hal produksi. Tanpa adanya modal, maka berbagai kegiatan produksi dan menghasilkan barang atau jasa akan menjadi terhambat. Modal bisa menjadi aspek penting untuk menggerakan roda perekonomian.

4. Kelangkaan entrepreunership

Yang terakhir adalah sumber daya yang hubungannya dalam hal bisnis atau wirausaha. Ini bisa menjadi kelangkaan karena tidak semua orang mau melakukan pekerjaan menjadi seorang wirausaha. Padahal, ini sangat penting dan juga mampu menggerakkan roda perekonomian dengan baik. Sayangnya, banyak orang yang lebih menyukai posisi aman sebagai pegawai.

Dampak dari Adanya Kelangkaan

Kelangkaan yang ada tentunya menimbulkan dampak atau efek samping. Dampaknya yakni:

1. Harga jual yang melambung tinggi

Ini adalah dampak yang sangat signifikan dirasakan ketika terjadi suatu kelangkaan. Ketika beras mulai langka, harganya bisa melonjak tinggi.

2. Adanya resiko kegagalan pasar kedepannya

Hal ini misalnya adalah bagaimana suatu perusahaan tidak memikirkan untuk melakukan stok barang di masa depan. Ini akan menyebabkan perusahaan ini bisa bangkrut dan mengalami kegagalan pasar. Contoh lainnya adalah adanya efek emisi CO2 yang akan menyebabkan pemanasan global dan membuat lapisan ozon semakin menipis.

3. Berbagai permasalahan ganda

Dengan adanya kelangkaan, bisa saja menyebabkan berbagai permasalahan yang berlapis. Misalnya, karena ada kelangkaan bahan makanan pokok, akan timbul berbagai permasalahan sosial di masyarakat dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Tentunya ini menimbulkan permasalahan lain selain dari dampak pokoknya.

4. Menghambat untuk maju

Adanya kelangkaan juga bisa menjadi penghambat untuk mengalami kemajuan. Misalnya, seorang yang kekurangan modal dalam usahanya akan menjadikannya berhenti pada satu tahap atau satu titik. Hal ini akan merugikan potensi keberhasilan usaha yang sedang dilakukannya.

Contoh Kelangkaan

Untuk memahami lebih lanjut tentang kelangkaan, maka akan semakin jelas jika menggunakan berbagai contoh kelangkaan. Contohnya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Pada musim kemarau, para petani kebanyakan mengalami gagal panen karena tumbuhannya kekurangan air dan juga terserang berbagai hama penyakit. Hal ini menyebabkan terjadi kelangkaan pada persediaan beras. Akibatnya, harga beras sangat melonjak tinggi dan juga stock beras yang ada tidak bisa memenuhi kebutuhan para konsumen.
  2. Pada saat-saat tertentu, ada keadaan dimana terjadi badai dilautan. Hal ini menyebabkan para petani ikan atau nelayan tidak bisa pergi melaut. Kemudian hal tersebut menyebabkan jumlah persediaan ikan di pasar menjadi sedikit.
  3. Harga minyak bumi yang semakin tinggi karena stok minyak bumi yang semakin tipis. Ini merupakan bentuk kelangkaan ekonomi yang menjadi perhatian besar oleh pemerintah. Pasalnya, minyak bumi itu pengadaannya sangat lama karena Ia merupakan kategori sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
  4. Kelangkaan sumber daya yang berikutnya sering terjadi adalah batubara. Bahan ini sangat dibutuhkan untuk banyak transportasi umum seperti kereta api. Ketergantungan akan batubara harus segera diatasi dengan cara mencari barang subsitusinya.
  5. Hewan juga bisa mengalami kelangkaan. Misalnya adalah badak bercula satu yang mana sering diburu untuk diambil culanya. Cula badak ini digunakan oleh para kolektor sebagai koleksi. Akibatnya, hewan ini hampir mengalami kepunahan.
  6. Kayu juga bisa mengalami kelangkaan jika tidak ada usaha untuk melakukan rehabilitasi hutan dan penanaman kembali hutan yang telah ditebang. Ini tidaklah mustahil meskipun jumlah hutan didunia ini sangatlah banyak. Terbukti dari angka hutan di seluruh dunia yang semakin menurun dari tahun ke tahun.
  7. Contoh kelangkaan ekonomi yang lain adalah ketidaksediaan bahan baku untuk membuat berbagai barang-barang ekonomi yang dibutuhkan oleh para konsumen. Misalnya, untuk membuat mie, dibutuhkan tepung terigu yang mana bahan pembuatan tepung terigu terkadang juga mengalami kegagalan dan kelangkaan dikarenakan berbagai macam faktor.

Berbagai kelangkaan sumber daya ekonomi memang sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Tetapi kelangkaan selalu bisa diatasi oleh berbagai cara, selama barang itu belum sampai tahap mengalami kepunahan.

 Cara Mengatasi Kelangkaan yang Ada

Bukan tidak mungkin kelangkaan dapat dihindari, setidaknya dapat diatasi. Ada berbagai cara untuk mengatasi kepunahan, yaitu:

1. Melakukan penghematan

Ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan guna menghindari diri dari keadaan dimana ada kelangkaan. Caranya yakni melakukan penghematan. Biasakan untuk mengkonsumsi sesuatu dengan jumlah yang efektif dan efisien.

2. Melakukan berbagai usaha pemeliharaan dan pelestarian alam

Anda pasti menyadari bahwa kebanyakan masalah pokok dari kelangkaan adalah masalah sumber daya alam yang tersedia. Kita semua dapat menghindari diri dari permasalahan tersebut melalui berbagai usaha untuk melestarikan dan juga melakukan pemeliharaan alam. Misalnya, ketika melakukan penebangan pohon, lakukanlah tebang pilih.

Contoh lainnya adalah menggunakan sumber daya alam yang sifatnya tidak bisa diperbaharui dengan sangat bijak. Alangkah baiknya segera mencari subsitusinya dan mencari alternatif dengan segera karena ini berhadapan dengan jumlah ketersediaannya di alam bebas.

3. Membuat suatu barang subtitusi

Ini telah dibahas sedikit sebelumnya pada nomer diatas. Barang subsitusi atau barang pengganti akan menghindari dari kelangkaan barang utamanya. Sebagai contoh kini dibuat bahan bakar dari biji jarak untuk mensubsitusikan minyak yang mana biji jarak ini lebih mudah untuk diperbaharui dibandingkan dengan minyak.

4. Melakukan peningkatan efisiensi dalam hal pengelolaan berbagai SDA

Pengelolaan yang tepat baik pemakaian, pemanfaatan, dan pendistribusian juga berperan penting dari menghindari keadaan kelangkaan. Dengan memanajamen sumber daya yang ada, maka akan jauh dari potensi mengalami suatu kelangkaan yang mungkin bisa dialami.

 

Demikian pembahasan mengenai pengertian kelangkaan, faktor penyebab, jenis, dampak, contoh dan cara menyelesaikannya. Ikuti artikel-artikel lain di Jurnal Manajemen  dan jangan lupa untuk share untuk menambah kebermanfaaatan.