Pengertian Data Terlengkap : Fungsi, Jenis, Teknik Pengolahan, Dll

5 min read

pengertian data

Istilah data sering kita dengar dalam kegiatan sehari-hari. Terutama dalam berpikir secara logis kita sering menggunakan istilah data dan fakta. Dalam bidang statistik atau penelitian, mengumpulkan data adalah hal yang wajib dilakukan sehingga bisa dikaji lebih lanjut untuk memperoleh hasil yang bisa diukur dan dipahami. Pengertian data dan informasi juga sering digunakan dalam bidang komputer, seperti database atau software pengolah data.

Pada artikel Jurnal Manajemen kali ini kita akan membahas tentang pengertian data dan contohnya, fungsi data, jenis-jenisnya, termasuk juga pengertian data statistik, pengertian data warehouse dan pengertian data mining.

Pengertian Data

Data adalah sekumpulan fakta, keterangan atau informasi mentah yang tidak terorganisir, berupa angka, simbol, kata-kata, atau sifat yang diperoleh melalui proses pengamatan atau pencarian ke sumber-sumber tertentu.  Data menjadi berguna setelah diproses, ditafsirkan, diorganisir, disusun atau disajikan sehingga dapat dimengerti oleh orang yang menerimanya.

Sekelompok data dapat diolah dan diproses lebih lanjut menjadi bentuk yang lebih kompleks, seperti informasi atau database, sehingga data dan informasi merupakan dua hal yang saling berkaitan.

Secara bahasa, kata “data” berasal dari kata Latin tunggal “datum” yang artinya hal atau sesuatu yang diberikan. Dengan kata lain see, data diberikan atau dihasilkan sebagai hasil pengamatan atau pengukuran dan harus diproses atau diolah terlebih dahulu untuk menghasilkan suatu informasi yang dapat memberikan arti dan bermanfaat.

Pengertian Data Menurut Para Ahli

Beberapa ahli mempunyai pendapat masing-masing terkait dengan definisi data. Berikut ini adalah beberapa pengertian data menurut para ahli :

Zulkifli A.M

Menurut Zulkifli A.M, pengertian data adalah suatu keterangan, fakta atau bukti tentang suatu kenyataan yang masih mentah (original) dan belum diolah.

Arikunto

Menurut Arikunto, definisi data adalah semua fakta dan angka-angka yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk menyusun sebuah informasi.

Nuzulla Agustina

Menurut Nuzulla Agustina, pengertian data adalah keterangan tentang suatu hal yang sudah sering terjadi dan berupa himpunan fakta, angka, gambar, grafik, tabel, lambang, kata, huruf, yang menyatakan sesuatu pemikiran, objek, serta kondisi dan situasi.

Supriyanto dan Ahmad Muhsin

Menurut Supriyanto dan Ahmad Muhsin, data adalah bahan baku dari informasi atau simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan benda dan sebagainya.

Kuswadi dan E. Mutiara

Menurut Kuswadi dan E. Mutiara, definisi data adalah sekumpulan keterangan yang diperoleh dari suatu pengamatan yang dapat berupa angka, lambang, maupun sifat.

Slamet Riyadi

Menurut Slamet Riyadi, definisi data adalah kumpulan keterangan yang diperoleh dari pengamatan, di mana data bisa berupa angka-angka atau lambang-lambang.

Kristanto

Menurut Kristanto, definisi data adalah suatu fakta mengenai objek yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan dan kejadian.

Fungsi Data

Pada dasarnya hampir di semua aspek kehidupan manusia membutuhkan yang namanya data, meskipun  istilah data lebih sering kita dengar dalam bidang komputer ataupun penelitian.  Dalam bidang komputer hampir selalu bersentuhan dengan suatu data yang selanjutnya diolah untuk memecahkan suatu masalah. Sedangkan bagi para peneliti, data merupakan landasan utama untuk pengolahan data dalam penelitiannya.

Adapun fungsi data secara umum adalah sebagai berikut :

  • Berfungsi dalam membuat keputusan terbaik untuk memecahkan masalah
  • Data dapat dijadikan sebagai dasar untuk suatu perencanaan atau penelitian
  • Sebagai acuan dalam setiap implementasi suatu kegiatan
  • Data juga dapat berfungsi sebagai bahan evaluasi suatu kegiatan

Jenis-Jenis Data

Ada banyak jenis data yang bisa kita temui dalam segala aspek kehidupan. Jenis-jenis data tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan cara memperolehnya, sumbernya, sifatnya, prosesnya,  tipe skala pengukuran dan waktu pengumpulannya. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya :

Berdasarkan Cara Memperolehnya

Berdasarkan cara memperolehnya, data dibagi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Berikut ini pengertian data primer dan data sekunder :

Data Primer adalah data asli atau data baru yang dikumpulkan oleh peneliti untuk pertama kalinya. Sebuah data primer akan memberikan informasi yang paling dapat dipercaya kepada peneliti tentang responden. Peneliti akan memiliki gagasan yang jelas tentang penggunaan terminologi, unit statistik yang digunakan, metodologi penelitian dan ukuran sampel. Data primer dapat berupa internal atau eksternal untuk organisasi. Sebagai contoh adalah wawancara langsung dengan pengguna merk produk tertentu untuk meneliti preferensi kepuasan pengguna.

Data Sekunder adalah data yang dikumpulkan peneliti dari sumber atau pihak lain yang sudah ada sebelumnya. Dengan data sekunder ini peneliti  tidak memiliki gagasan yang jelas tentang seluk-beluk data, sehingga keakuratan data mungkin juga tidak dapat diandalkan. Data sekunder ini bisa diperoleh melalui buku, makalah, jurnal, data hasil riset dari surat kabar atau majalah dan lain sebagainya.

Berdasarkan Sumbernya

  • Data Internal, merupakan data yang diperoleh dari lingkungan internal suatu organisasi yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi tersebut secara internal. Misalnya data karyawan, data keuangan, data produksi, dan sebagainya.
  • Data Eksternal, merupakan data yang didapatkan dari luar organisasi yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi tersebut. Misalnya adalah data jumlah pelanggan, data tingkat preferensi pelanggan, data daya beli konsumen, data persebaran penduduk, dan lain sebagainya.

Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, data dibagi dua, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.

  • Data Kualitatif

Pengertian data kualitatif adalah suatu data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata, simbol, atau gambar. Untuk mendapatkan data kualitatif relatif lebih banyak membutuhkan waktu, dengan cara wawancara langsung, pengamatan, diskusi, analisis dokumen, observasi, pemotretan atau perekaman video.  Meskipun data kualitatif tidak dinyatakan dalam bentuk angka namun data itu tetap dapat digunakan pada analisis statistik. Misalnya data tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

  • Data Kuantitatif

Pengertian data kuantitatif adalah suatu data yang dinyatakan dalam bentuk angka atau bilangan. Data kuantitatif biasanya digunakan sebagai bahan dasar bagi perhitungan yang bersifat statistik yang diolah dengan teknik operasi matematika. Contoh data kuantitatif misalnya jumlah penduduk suatu kota, harga saham, data pendapatan penduduk, dan lain sebagainya.

Berdasarkan proses atau cara mendapatkannya

  • Data Diskrit, merupakan data yang didapatkan dari hasil menghitung yang nilainya adalah bilangan asli (bukan merupakan pecahan). Misalnya data jumlah penduduk, data jumlah penumpang kereta api, data kendaraan bermotor dan lain sebagainya.
  • Data Kontinyu, merupakan data yang didapatkan dari hasil mengukur yang bersifat kontinyu dan bisa berupa pecahan. Misalnya data panjang jalan, data hasil panen padi, data berat kambing dan lain sebagainya.

Berdasarkan tipe skala pengukuran

  • Data nominal,

yaitu data yang diperoleh dengan mengelompokkan objek berdasarkan kategori atau klasifikasi tertentu yang setara dan dinyatakan dalam skala nominal. Data nominal tidak dapat dianalisis menggunakan perhitungan matematis, logika perbandingan, dan sebagainya. Contoh dari data nominal adalah data jumlah penduduk, dimana laki-laki dapat diwakili dengan angka 1, sedangkan perempuan dengan angka 2. Angka (1) dan (2) tersebut hanya sebagai simbol/kode untuk pengelompokan, sehingga tidak dapat dianalisis menggunakan operasi matematika.

  • Data ordinal,

yaitu data yang diperoleh dengan cara mengelompokkan objek berdasarkan kategori atau klasifikasi tertentu, tetapi diantara data tersebut menunjukkan tingkatan atau urutan data. Data ordinal dapat dianalisis dengan logika perbandingan namun belum bisa dianalisis menggunakan operasi matematika. Contoh data ordinal adalah data kepuasan pelanggan, di mana sangat puas dapat diwakili dengan angka 1, puas dengan angka 2, cukup puas dengan angka 3, tidak puas dengan angka 4, sangat tidak puas dengan angka 5. Angka-angka tersebut menunjukkan posisi yang tidak setara.

  • Data interval,

yaitu data yang diurutkan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Berbeda dengan data ordinal, dimana jarak antara dua data tidak diperhatikan, seperti jarak antara puas dan tidak puas tidak bisa ditentukan karena menyangkut perasaan orang. Data interval ini memiliki kesamaan jarak  pada data yang telah diurutkan dan dapat dianalisis menggunakan operasi matematika. Contoh data interval adalah nilai pelajaran Matematika siswa SMA Jakarta adalah antara 0 sampai 100. Jika siswa A mempunyai nilai 100, siswa B nilai 50, bukan berarti tingkat kecerdasan A dua kali B. Nilai 0 sampai 100 hanyalah rentang yang dibuat untuk kategori pelajaran matematika dan mungkin berbeda dengan mata pelajaran lain.

  • Data rasio,

yaitu data yang menunjukkan angka yang sesungguhnya, bukan hanya sebagai simbol/kode, dimana jarak antara dua data sudah diketahui, dan mempunyai titik nol yang absolut, yang berarti bahwa nilai 0 benar-benar tidak memiliki nilai. Data ini memiliki sifat dari data nominal, data ordinal, dan data interval. Hal ini juga menjadikan data rasio dapat diolah menggunakan operasi matematika. Contoh data rasio adalah jumlah buku tertentu di perpustakaan, jika 4 berarti ada 4 buku. jika 0 berarti tidak ada buku (absolut 0).

Berdasarkan Waktu Pengumpulannya

Data berdasarkan waktu pengumpulannya, data dibagi dua, yaitu sebagai berikut :

  • Data Berkala (Time Series), merupakan data yang diperoleh secara berkala dari waktu ke waktu. Pengumpulan data ini digunakan untuk melihat perkembangan suatu kejadian dari waktu ke waktu. Misalnya data kurs rupiah terhadap US dollar
  • Data Cross Section, merupakan data yang diperoleh pada waktu-waktu yang telah ditentukan untuk mendapatkan gambaran keadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.

Teknik Analisis Data

Setelah proses pengumpulan data selesai maka dapat dilakukan analisis menggunakan teknik analisis data tertentu. Analisis data ini mengolah data menjadi informasi sehingga bisa disajikan dan lebih mudah untuk dipahami serta memudahkan untuk pengambilan keputusan dalam menemukan solusi atas suatu permasalahan. Penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk daftar, tabel, grafik atau diagram. 

Analisis data merupakan sebuah proses yang melibatkan beberapa teknik. Teknik analisis data meliputi beberapa langkah sebagai berikut :

  • Pengolahan data yang meliputi pemeriksaan kelengkapan data, pemeriksaan kualitas data, penentuan kualitas pengukuran, pembuatan klasifikasi data
  • Melakukan analisis data
  • Penafsiran hasil analisis data

Pengertian Data Warehouse Dan Data Mining

Data warehouse (gudang data) adalah sekelompok data yang terintegrasi dan memiliki dimensi waktu yang dapat memberikan fasilitas pada suatu organisasi atau perusahaan dalam pengelolaan serta pemeliharaan data historis sehingga dapat tersusun lebih rapih dan tidak membebani sistem operasional untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Penerapan data warehouse pada beberapa perusahaan antara lain dapat digunakan  untuk mengamati jumlah transaksi yang terjadi, mendeteksi transaksi keuangan, mengidentifikasi layanan kesehatan dan lain-lain

Data mining (penggalian data) merupakan proses untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi dari data yang berjumlah banyak pada data warehouse, dengan menggunakan teknik statistik, kecerdasan buatan (Artificial Intelegence), dan matematika. Data mining merupakan teknologi dapat menjembatani komunikasi antara data dan pemakainya.

Secara umum fungsi data mining adalah memprediksi variabel yang tidak diketahui, mendeskripsikan karakteristik data, untuk klasifikasi data dalam kategori yang sudah ditentukan, pengelompokan data sesuai dengan karakteristiknya, dan untuk menemukan hubungan yang terdapat dari sekumpulan data.

Demikian materi tentang pengertian data dan contohnya, fungsi data, jenis-jenis data.

Semoga bermanfaat.