11 Pakan Ikan Lele Agar Cepat Besar dan Cara Membuat Pakan Lele Sendiri

7 min read

pakan ikan lele

Pakan adalah salah satu elemen dasar yang sangat penting di dalam pembudidayaan hewan ternak seperti sapi, kelinci, kambing, ayam, bebek, dan termasuk juga untuk ikan lele. Budidaya lele merupakan salah satu usaha yang menguntungkan. Selain itu perawatan kolam dan juga pakan juga sangat mudah. Akan tetapi dalam memberi pakan lele, tidak bisa memberikan pakan ikan lele sembarangan.

Pakan yang diberikan kepada lele Anda harus memiliki kandungan gizi yang cukup agar lele Anda dapat berkembang dengan sempurna. Untuk pakan lele sendiri kini sudah banyak macam dan variasi, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Selain pakan yang dijual di pasaran, Anda juga bisa membuat pakan lele sendiri dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Mengingat begitu pentingnya pembahasan mengenai pakan ikan lele maka pada pembahasan Jurnal Manajemen kali ini akan mengupas tuntas mengenai pakan ikan lele mulai dari jenis, pakan alternatif, cara membuatnya dan informasi terkait harga pakan ikan lele. Selengkapnya simak pembahasan berikut ini :

Jenis Pakan Ikan Lele

jenis pakan ikan lele
jenis pakan ikan lele

Pemberian pakan lele yang benar merupakan salah satu kunci sukses dalam budidaya ikan lele. Hal itu karena cepat dan lambatnya panen tergantung dengan pakan yang kita berikan setiap harinya. Pakan lele kini juga mengalami banyak variasi yang bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen. Berikut ini merupakan jenis-jenis pakan yang bagus untuk lele yang biasa kita temui.

  1. Pelet

Pakan jenis pelet ini merupakan pakan lele yang mudah kita temui di banyak toko ternak dan juga pertanian. Untuk pakan pelet ini sendiri juga memiliki banyak tipe tergantung dengan kebutuhan kita. Salah satu yang bagus untuk digunakan adalah pelet buatan pabrikan. Hal tersebut karena pelet pabrikan mengandung campuran berbagai macam terigu, tulang, daging, dan berbagai bahan lain yang baik untuk lele.

Pelet sendiri terdapat 2 macam yakni pelet tenggelam dan juga pelet yang mengapung. Pada dasarnya kedua pelet tersebut bagus bagi pertumbuhan lele. Perbedaannya hanyalah pada keadaan pakan di air. Akan tetapi disarankan untuk menggunakan pelet yang terapung karena memiliki kandungan proteinnya lebih tinggi dan tentu bermanfaat bagi pertumbuhan lele Anda.

  1. Beberapa pakan tambahan

Pakan tambahan ini merupakan pakan yang sebenarnya tidak terlalu penting akan tetapi bisa dijadikan sebagai penambah gizi tambahan. Pemberian pakan tambahan ini biasanya diberikan kepada lele dua minggu sebelum masa panen. Pakan tambahan ini tentunya harus merupakan pakan yang mengandung protein yang tinggi namun tetap harus disesuaikan dengan anggaran Anda.

Contoh pakan tambahan yang bagus adalah pakan yang berbau daging seperti ayam mati, ampas tahu atau ikan-ikan yang tidak lolos sortir di TPA. Dengan tambahan pakan tersebut tentu akan membuat ikan lele Anda mempunyai gizi terutama protein yang banyak sehingga lele hasil panen Anda akan mencapai berat dan juga ukuran yang optimal.

  1. Pakan Alami

Pakan yang satu ini merupakan pakan alami. Jenis pakan ini juga tidak perlu dibeli di toko tani dan juga pertanian. Pakan ini memiliki protein yang sangat tinggi sehingga dapat mempercepat masa panen ikan lele Anda. Contoh pakan alami tersebut diantaranya adalah cacing sutra, cacing tanah, kutu air, jentik-jentik nyamuk, dan lain sebagainya.

Untuk memberikan pakan alami ini dapat memanfaatkan mikroorganisme yang tumbuh dalam kolam ikan lele. Untuk membuat atau mendatangkan mikroorganisme ini tentu perlu dilakukan beberapa cara. Cara yang umum dilakukan adalah dengan melakukan pengomposan kolam. Pengomposan kolam ini dapat dilakukan sebelum penebaran benih ikan lele.

 

Baca Juga : 21 Umpan Ikan Lele Harian Paling Jitu

 

Aturan Pemberian Pakan Ikan Lele

  1. Pelet jenis terapung

Pemberian pakan pelet jenis terapung ini sebelum disebar harus diberi air sedikit. Tempatkan pelet pada wadah dan berikan sedikit air. Kemudian aduk merata dan diamkan selama 20 menit sebelum pemberian pakan. Tujuan dilakukannya perendaman pakan pelet terapung ini adalah agar pakan dapat lebih kenyal dan lele mudah mengkonsumsinya.

Sebarkan pakan tadi secara merata ke setiap bagian kolam. Sebarkan pakan secara perlahan-lahan agar dapat kita lihat waktu lele menghabiskan pelet tersebut. Ketika lele sudah mulai lambat untuk menjemput makanan, air tenang, dan tidak lagi berebutan ada baiknya pemberian pakan dihentikan. Pada intinya pemberian pakan dilakukan sampai dengan lele benar-benar kenyang.

  1. Pelet jenis tenggelam

Berbeda dengan pakan pelet terapung yang harus dibasahi terlebih dahulu, pakan pelet tenggelam ini bisa langsung diberikan kepada ikan lele. Penebaran pakan fokus pada satu titik saja agar si ikan lele hafal dengan tempat pemberian pakan tersebut. Pemberian pakan jangan dilakukan sampai si ikan lele benar-benar kenyang semua.

Pakan Alternatif Lele

pakan alternatif lele
pakan alternatif lele

Pemberian pakan lele bisa juga menggunakan pakan alternatif yang berasal dari hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Nutrisi yang terkandung di dalamnya juga tidak kalah dibandingkan dengan pakan jenis pelet. Setidaknya terdapat 6 pakan ikan lele alternatif yang dapat diketahui yaitu :

  • Maggot Lalat
  • Ikan Rucah
  • Bekicot
  • Cacing
  • Tanaman & Dedaunan
  • Unggas

Setiap pakan alternatif di atas memiliki keunggulan dan kandungannya masing-masing. Pemberian disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Secara lebih jelas mengenai pakan ikan lele alternatif berikut penjelasan lengkapnya :

  1. Maggot Lalat

Pakan lele alternatif pertama adalah maggot lalat. Maggot biasanya dapat tumbuh pada siklus tertentu lewat telur lalat. Lalat tersebut merupakan lalat black soldier. Siklus maggot ini tumbuh sebelum masuk fase pupa menjadi lalat yang telah dewasa. Maggot mengandung 40 persen protein yang dimana itu lebih tinggi dari kandungan pelet pabrikan yang sekitar 20 sampai 25 persen saja.

  1. Ikan rucah

Ikan rucah dapat menjadi pakan alternatif untuk lele karena kandungan gizinya yang sangat tinggi. Karena gizi yang tinggi tersebutlah para peternak sangat suka menggunakan ikan ini sebagai pakan alternatif. Dalam ikan rucah terkandung komponen yang penting untuk pertumbuhan ikan lele. Karena gizi tersebut sebagian para peternak lele menggunakan ikan ini untuk pakan harian.

  1. Bekicot

Pakan alternatif selanjutnya adalah bekicot. Bekicot merupakan hewan yang mengandung protein yang lengkap dan sangat baik untuk membantu pertumbuhan lele agar cepat besar. Bau amis yang terdapat pada bekicot membuat ikan lele sangat menyukai pakan ini. Dengan gizi yang lengkap dan juga bau yang disukai lele tentu akan membuat lele dapat tumbuh dengan cepat dan juga optimal.

  1. Cacing

Tidak kalah seperti pakan sebelumnya, cacing juga mengandung protein yang sangat tinggi yaitu sekitar 76 persen. Dengan kadar sebanyak itu tentu akan sangat membantu pertumbuhan ikan lele agar dapat mencapai berat maksimal. Selain hal tersebut cacing juga memiliki tekstur yang cukup lembut sehingga sangat mudah untuk dikonsumsi dan dicerna oleh lele.

Namun menggunakan pakan ini memiliki satu kekurangan. Kekurangan tersebut adalah dengan memberi pakan cacing dapat membuat air kolam cepat kotor. Untuk meminimalisir hal itu harus dilakukan pembersihan secara rutin pada kolam. Selain itu Anda juga bisa membersihkan cacing terlebih dahulu sebelum menebarnya untuk makanan ikan lele Anda.

  1. Tanaman dan Dedaunan

Pakan alternatif selanjutnya adalah dedaunan. Contoh dari dedaunan yang bisa jadi pakan adalah Azzola. Tanaman ini merupakan sejenis tumbuhan paku air. Salah satu fungsi azzola adalah sebagai saluran irigasi yang terletak pada pinggir kolam yang dapat membuat tanah menjadi lembab. Harga azzola sendiri cukup murah dan juga di dalam azzola terkandung protein yang cukup tinggi sekitar 35 persen.

  1. Unggas

Unggas yang digunakan disini bisa menggunakan unggas yang mati pada peternakan ayam. Namun, dalam memberikan unggas ini tidak boleh secara langsung dengan tujuan untuk menghindarkan lele dari penyakit. Unggas haruslah direbus dahulu dan juga dibersihkan. Dengan merebus unggas dapat menghilangkan bau serta dapat membunuh sel penyakit yang bisa saja terkandung di dalamnya.

Pakan Lele Organik

Pakan lele memang terdapat berbagai macam jenisnya. Salah satunya adalah pakan organik. Dengan semakin mahalnya harga pakan membuat para peternak lele memutar otak dan menemukan pakan organik ini yang dari segi harga tentu termasuk pakan lele murah. Dengan begitu para peternak dapat mengurangi anggaran pengeluaran pakan dan beralih menggunakan pakan organik untuk ikan lele.

Cara membuat pakan ikan lele ini memanfaatkan kotoran sapi atau kambing untuk kemudian dijadikan pelet organik atau pakan organik. Namun sebelum menjadi pelet, kotoran tersebut harus melalui beberapa proses dan pengolahan agar menjadi pupuk organik yang berfungsi untuk membuat tumbuhnya mikroorganisme di kolam. Pada akhirnya nanti mikroorganisme tadi akan berguna sebagai pakan lele.

Dalam memanfaatkan kotoran kambing atau sapi sebagai pakan organik harus memperhatikan beberapa hal. Pertama kotoran yang dipakai merupakan kotoran yang sudah padat dan tidak memiliki bau terlalu menyengat. Kedua, kotoran hewan yang digunakan berasa dari hewan yang diberi pakan hasil fermentasi seperti jerami yang dikeringkan dalam 1 minggu dengan menggunakan proses fermentasi.

Manfaat Pakan Organik

Pakan organik merupakan salah satu pakan ikan lele agar cepat besar. Pakan ini tentu memiliki banyak manfaat. Manfaat yang mungkin secara umum dapat dirasakan adalah dengan menggunakan dan membuat pakan organik sendiri dapat membuat anggaran untuk biaya pakan dapat berkurang. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa manfaat menggunakan pakan organik.

  • Penggunaan pakan menjadi lebih hemat
  • Biaya pemeliharaan ikan lele menjadi lebih hemat
  • Persentase kematian lele dapat berkurang
  • Tidak perlu sering mengganti air kolam
  • Sedikit bahkan tidak menggunakan bahan kimia
  • Tidak memiliki bau yang menyengat

Pemberian pakan baik dari pelet ataupun organik tetap dibutuhkan tanpa menghilangkan salah satunya. Hal ini untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan lele agar lebih cepat dan sehat. Kesehatan dan pertumbuhan ikan harus diperhatikan agar mengoptimalkan manfaat ikan lele bagi konsumen.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele Dari Dedak

Perlu diketahui bahwa cara membuat pakan ikan lele agar cepat besar adalah dengan menggunakan pakan dari bahan dasar dedak. Seperti halnya dengan pakan organik, dengan menggunakan dan membuat pakan ini sendiri tentu dapat membuat biaya pakan berkurang. Berikut ini adalah cara untuk membuat pakan lele dari bahan dedak halus ataupun kasar.

  1. Persiapkan bahan untuk membuat pakan ikan lele yang terdiri dari 2,5 kg pelet dan dedak, garam 5 sendok makan, ikan asin, seperempat kilo, air 5 liter dan minyak goreng secukupnya.
  2. Persiapkan wadah untuk semua bahan tersebut. Wadah yang bisa digunakan adalah seperti ember besar dan semacamnya.
  3. Persiapkan bahan tambahan seperti pelet untuk menghaluskan dedak. Gunakan pelet yang mengandung 20 persen protein untuk mempercepat pertumbuhan lele.
  4. Tambahkan garam di dalam campuran adonan tadi. Penambahan garam ini berguna untuk mengawetkan dan menjaga nutrisi bahan selama proses pembuatan pakan.
  5. Tambahkan ikan asin agar aroma pakan bisa ditingkatkan.
  6. Berikutnya tambahkan minyak goreng sayur dan campur bersama semua bahan. Fungsi dari minyak ini adalah untuk meningkatkan aroma pakan lele agar lebih menyengat.
  7. Setelah semua bahan dicampur dalam wadah, kemudian aduk sampai semua bahan rata dan mengental.
  8. Setelah adonan kental, langkah berikutnya adalah dengan mengukusnya. Kukus adonan selama 1 jam hingga adonan berubah warna menjadi cokelat tua.
  9. Siapkan tempat atau wadah untuk menyimpan adonan pakan tadi. Gunakanlah wadah yang telah diberi lubang kecil agar air dalam pakan tersebut bisa keluar semua. Kemudian diamkan adonan selama 24 jam sebelum diberikan kepada ikan lele.

10.Setelah pakan selesai dibuat, selanjutnya adalah memberikannya kepada lele. Cara menebar adonannya adalah dengan mengepal adonan kecil-kecil kemudian baru dimasukkan ke kolam ikan lele. Pemberian pakan ini baiknya dilakukan sehari 2 kali dan diberikan pada malam hari.

Harga Pakan Lele Terbaru

Selain menggunakan pakan ikan lele alami ataupun organik, pada umumnya pakan untuk ikan lele ini menggunakan pakan pabrikan. Harga pakan ini memiliki berbagai macam jenis dan juga harga yang bervariasi. Untuk itu pemilihan pakan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Berikut ini merupakan daftar harga pakan ikan lele.

Nomor ukuran pelet

Harga eceran pe kg

Harga per karung

1 PF – 500

Rp 18.000,- /Kg Rp 175.000,-/10 Kg

2 PF – 800

Rp 15.500,- /Kg

Rp 150.000,-/10 Kg

3 PF – 1.000

Rp 15.000,- /Kg

Rp 145.000,-/10 Kg

4 -1 (Min 1)

Rp 11.000,- /Kg

Rp 300.000,-/30 Kg

5 -2 (Min 2)

Rp 10.500,-/Kg

Rp 295.000,-/30 Kg

6 -3 (Min 3) Rp 10.000,- /Kg

Rp 285.000,-/30 Kg

7 -4 (Min 4)      

Rp 9.500,- /Kg

Rp 275.000,-/30 Kg

Harga di atas merupakan daftar harga pakan ikan lele secara umum di Indonesia. Perubahan atau perbedaan harga mungkin bisa terjadi di daerah tertentu atau daerah lain. Namun, daftar harga di atas bisa menjadi dasar acuan harga pakan pelet lele di Indonesia untuk saat ini meskipun perubahan harga pakan ini dapat terjadi sewaktu-waktu.

Artikel Terkait Artikel Terkait
Harga Ikan Lele Per Kg di Pasaran Harga Bibit Ikan Lele

Waktu Pemberian Pakan Lele yang Baik

Dalam memberikan pakan lele tentu tidak boleh sembarangan waktunya. Pemberian makanan lele pada waktu yang tepat akan membuat lele dapat tumbuh normal dan juga besar. Pada umumnya pemberian pakan yang baik dapat dilakukan 4 sampai dengan 6 kali setiap harinya tergantung dengan kebutuhan dan jumlah lele yang Anda budidayakan.

Waktu yang bisa digunakan untuk memberikan pakan 4 kali dalam sehari yaitu pada pukul 9 pagi, jam 1 siang, jam 5 sore, dan terakhir pada jam 9 malam. Sedangkan apabila memberi pakan sebanyak 6 kali sehari dapat Anda berikan pada jam 9 pagi, 12 siang, 3 sore, jam 5 sore, jam 7 malam, dan terakhir pada jam 9 malam.

Meskipun terdapat dua pilihan waktu memberi pakan yakni 4 kali dan juga 6 kali, Anda tetap harus konsisten menerapkan pemberian makan yang mana. Jika Anda memilih 4 kali memberi pakan, maka Anda harus melakukan hal tersebut hingga waktu panen tiba. Hal sama juga jika Anda memilih untuk memberikan pakan 6 kali, maka Anda harus konsisten melakukannya sampai dengan waktu panen tiba.

Larangan Dalam Memberikan Pakan Pada Ikan Lele

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, memberikan pakan lele tidaklah boleh dilakukan dengan asal dan sembarangan. Hal tersebut karena proses pemberian pakan yang baik merupakan kunci sukses dalam melaksanakan usaha dan juga budidaya ikan lele agar hasilnya maksimal. Berikut ini merupakan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam memberikan pakan pada ikan lele.

  1. Pemberian pakan harus ditakar, karena pakan yang tersisa dapat menyatu dengan air dan menjadi amoniak yang tidak bagus untuk lele Anda.
  2. Jangan pernah mengobok-obok kolam ikan lele Anda. Hal tersebut dapat membuat ikan lele menjadi stres sehingga susah besar.
  3. Pada saat hujan turun, disarankan untuk tidak memberikan pakan pada ikan lele.
  4. Dalam pemberian pakan lele tidak boleh dilakukan terlalu pagi. Hal tersebut karena dapat menyebabkan ikan lele terkena radang pada insang sehingga pertumbuhan lele menjadi terhambat.