Pengertian Nilai Sosial : Fungsi, Ciri Ciri, Jenis, Contoh, Dll

6 min read

6. nilai sosial

Siapa yang tidak mengetahui tentang Nilai Sosial, salah satu mata pelajaran ini menuntun seseorang untuk menerapkan nilai-nilai yang baik dalam masyarakat. Sehingga terjalin hubungan yang baik antara satu dan yang lainnya, dan juga mencegah terjadinya keributan yang memecah belah. Dalam hal ini, banyak pelajaran hidup yang dapat diambil dari nilai-nilai baik tersebut. 

Hal ini karena berpengaruh terhadap konsep abstrak yang terdapat dalam diri seseorang mengenai hal-hal yang mampu dianggap sebagai kebaikan, buruk, atau benar. Nilai ini juga dinyatakan sebagai prinsip utama yang akan membuat seseorang dapat dianggap lebih berharga jika memiliki. Sebagai hal tepat dan juga baik untuk diri sendiri atau pada lingkungan sekitar. 

Untuk penjelasan lebih lanjut artikel Jurnal Manajemen kali ini akan membahas secara lengkap mengenai nilai kehidupan masyarakat atau sosial. Berikut ulasannya :

Pengertian Nilai Sosial Secara Umum

Nilai kehidupan atau sosial merupakan sebuah nilai yang dipercayai atau dilihat oleh setiap masyarakat mengenai perilaku seseorang yang dapat dianggap baik dan juga buruk. Namun nilai ini juga merupakan salah satu konsep abstrak seseorang yang tidak dapat diukur atau belum pasti. Hal ini karena nilai tersebut juga menjadi penentu baik dan buruknya sesuatu. 

Sebab, nilai juga berperan sebagai sikap dan juga pemikiran dari seseorang yang nantinya akan diwujudkan dalam perilaku yang sesuai dengan ketetapan. Sehingga tidak heran jika banyak yang menghubungkan hal tersebut kepada sebuah penghargaan atas sikap orang lain. Namun penghargaan tersebut juga tergantung dengan fungsi tersebut. 

 

Baca Juga : Pengertian Mobilitas Sosial : Saluran, Dampak, Bentuk, Contoh, Dll

 

Pengertian Menurut Para Ahli

Definisi penjelasan mengenai nilai-nilai dari kehidupan cukup beragam, selain definisi secara umum,  ada beberapa pendapat yang dikeluarkan oleh para ahli. Berikut ini adalah beberapa pengertian menurut para ahli, yang masih berlaku hingga saat ini. 

1. Simanjuntak 

Jika menurut pengertian yang dijelaskan oleh Simanjuntak maka, nilai merupakan rangkaian dari konsep masyarakat yang sesuai dengan kegiatan apa saja yang dilakukan oleh seseorang. Hal ini artinya nilai didapatkan karena adanya proses pembelajaran mengenai kegiatan yang telah terjadi dalam kehidupan sehari-hari pada diri seseorang. 

2.Hendropuspito

Makna dari nilai-nilai yang ada pada kehidupan menjelaskan tentang bentuk kegiatan manusia yang dapat memberikan sebuah pandangan baik atau buruk. Selain itu seseorang juga bisa lebih leluasa dalam menentukan faktor umum yang dapat menentukan kehidupannya. Sehingga dapat dijadikan sebagai pandangan hidup dalam diri seseorang. 

3. Woods 

Nilai sosial merupakan sebuah petunjuk yang sudah berlangsung sejak lama hingga pada saat ini. Nilai ini mengajarkan seseorang untuk menerapkan suatu rutinitas kebaikan dalam menjalankan sebuah proses kehidupan. Selain itu nilai juga merupakan sebuah petunjuk yang mengajarkan tingkah laku seseorang dan masih berlaku hingga pada saat ini. 

4. Z Lawang 

Nilai merupakan sebuah gambaran terkait dengan hal-hal berharga dan pantas untuk dilakukan oleh seseorang. Sebab nilai ini dapat berpengaruh besar terhadap perilaku sosial yang dilakukan oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi tolak ukur serta pandangan baik atau buruk dari orang yang memiliki nilai tersebut. 

5. Kimbal Young 

Nilai sendiri merupakan sebuah asumsi abstrak dari diri manusia yang sering kali tidak disadari tentang suatu hal dalam masyarakat. Hal penting dari lingkungan masyarakat  juga merupakan salah satu hal yang sering kali diabaikan karena tidak sadarnya seseorang sehingga memberikan nilai-nilai yang kurang baik atau kurang diperhatikan. 

6. W. Green 

Nilai adalah sebuah kesadaran dalam diri seseorang yang harus diterapkan sebaik mungkin untuk memberikan pelajaran kepada yang lain. Nilai juga merupakan hal yang timbul dalam diri dengan disertai oleh emosi terhadap sesuatu. Sehingga berpengaruh pada pola pikir seseorang dan juga lingkungan sekitar pada masyarakat. 

7. Karel J Veeger 

Menurut Veeger nilai sosial merupakan sebuah pandangan dari pola pikir seseorang mengenai hal atau perlakuan yang baik atau buruk yang dilakukan oleh seseorang. Nilai adalah tolak ukur atas pertimbangan perilaku seseorang melalui perilaku dan juga tindakan yang dilakukan. Pada nilai tersebut juga dihasilkan dari adanya hubungan sosial yang terjalin dengan baik dalam masyarakat. 

Contoh-contoh Nilai Sosial 

Ada banyak contoh mengenai penerapan dari nilai-nilai tersebut yang dilakukan oleh masyarakat secara umum. Ada tiga pembagian nilai yang biasanya sering diterapkan yaitu dalam masyarakat, budaya dan juga sekolah atau tempat pendidikan. Berikut ini adalah beberapa nilai yang diterapkan oleh seseorang dan berpengaruh pada kehidupan. 

1. Nilai Dalam Masyarakat 

Nilai yang berlaku dalam masyarakat ini menjelaskan mengenai beberapa hal dalam sebuah peristiwa yang terjadi di masyarakat seperti halnya pencurian, pertengkaran dan sebagainya. Hal tersebut merupakan sebuah pelanggaran yang dapat dinilai buruk dan tidak pantas untuk dicontoh. Sehingga perlu diberikan hukuman dan keadilan untuk bisa mencegahnya. 

2. Budaya 

Pada masalah yang berkaitan dengan kebudayaan seperti adanya perbuatan yang saling menjatuhkan budaya lainnya. Tidak hanya itu, nilai ini juga dibuat berdasarkan dengan adanya larangan dan kebiasaan yang dilakukan oleh budaya dari suku tertentu. Hal ini tentu harus diperhatikan dan dipatuhi baik dengan masyarakat sekitar atau dengan pendatang. 

3. Lingkungan Sekolah

Sekolah juga menerapkan nilai-nilai yang baik untuk dijadikan sebagai contoh yang wajib diteladani oleh setiap murid. Begitu juga dengan  larangan keras terhadap nilai yang dianggap buruk dan tidak pantas dicontoh seperti bertengkar dengan murid lainnya. Mengambil jawaban orang lain, dan tidak mematuhi perintah guru juga merupakan salah satu nilai buruk di sekolah. 

Fungsi Nilai Sosial 

Ada banyak fungsi yang dimiliki oleh nilai-nilai tersebut yang perlu untuk diketahui lebih dalam. Fungsi tersebut bisa berupa motivasi untuk seseorang mengenai tindakan tersebut apakah baik untuk dicontoh atau tidak. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai cara untuk menuntun seseorang agar menjadi lebih baik dalam melakukan sebuah tindakan. 

Fungsi lainnya juga didapatkan agar menjadi penentu orang lain untuk memilih peran yang akan  diambil dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Adanya hal ini juga dapat membantu menciptakan pola pikir, sudut pandang dan juga perbuatan yang akan dilakukan oleh setiap masyarakat. Selain itu dapat mempertimbangkan risiko yang ada sehingga dapat menentukan apa yang terbaik. 

Adanya nilai-nilai ini juga menjadikannya sebagai media yang dapat mengawasi serta memberikan sebuah tekanan kepada manusia untuk bisa berperilaku lebih baik. Serta memudahkan seseorang untuk memilih peran dan mencari jalan penentu untuk kehidupannya dengan berbagai cara yang tepat. Sehingga menimbulkan rasa percaya yang menjadikannya sebagai penuntun. 

Ciri-Ciri Nilai Sosial 

Selain fungsi dan contohnya, nilai  tersebut juga mempunyai beberapa ciri-ciri yang dapat dilihat dari klasifikasinya, dan juga dari sumber berasalnya nilai tersebut. Adapun ciri-ciri umum yang terdapat dalam nilai yang berkaitan dengan kehidupan tersebut yang dapat dipahami adalah sebagai berikut ini. 

1. Bentuk Pembelajaran 

Setiap nilai yang berlaku dan diterapkan dalam kehidupan seseorang yang dapat dilihat dari karakteristiknya berawal dari sebuah pembelajaran. Upaya tersebut dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan mengenai perbuatan dan nilai yang patut untuk dicontoh yang tidak baik untuk dijadikan sebagai teladan, yang didapatkan dari proses sosialisasi. 

2. Bentuk yang Beragam 

Mengingat bahwa banyak sekali contoh dan perbuatan yang mencerminkan sebuah tindakan dari nilai tersebut, tidak heran jika ada banyak ragam yang menjadi ciri-ciri nilai sosial. Hal ini karena banyaknya kebudayaan, pranata sosial, dan juga kasus lainnya yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Sehingga menimbulkan ragam nilai dan perbuatan bisa diterapkan oleh setiap individu. 

3. Pengaruh Lingkungan 

Jika diperhatikan dengan seksama, nilai-nilai tersebut juga berasal pengaruh yang ditimbulkan dari lingkungan sekitar yang ada. Baik dan buruknya pengaruh tersebut bisa berdampak dengan perbuatan yang akan menjadi penentu seseorang dalam melakukan penerapan nilai tersebut. Hal ini karena adanya nilai tersebut menjadi tolak ukur mengenai pemikiran orang lain terhadap diri Anda. 

Jenis-Jenis Nilai Sosial 

Nilai kehidupan seperti ini umumnya terdiri dari beberapa jenis yang beragam, dan sesuai dengan nilai-nilai yang biasa diterapkan. Macam-macam nilai sosial ini bisa dilihat berdasarkan dengan ciri-cirinya seperti penjelasan berikut ini. 

1. Nilai Dominan 

Nilai  ini merupakan salah satu hal yang cukup penting, karena terdapat beberapa faktor pengaruh yang umum terjadi. Selain itu ukuran dominannya juga didasari dengan berbagai hal seperti jumlah dari banyaknya nilai yang diterapkan. Dapat juga ditentukan berdasarkan lamanya nilai yang diterapkan atau digunakan oleh seseorang dalam kehidupannya. 

Penentunya juga dilihat dari tinggi dan juga rendahnya usaha yang dimiliki masyarakat untuk melakukan suatu hal yang baik berdasarkan dengan nilai yang sudah diajarkan. Serta penilaian masyarakat terhadap apa yang telah dilakukan oleh orang lain, seperti tindakan dan juga perbuatan yang dilakukan. Sehingga dapat memberikan kebanggaan akan hal tersebut. 

2. Nilai Mendarah Daging

Pada hal ini, nilai-nilai sosial tersebut merupakan sebuah kebiasaan dalam diri seseorang yang sudah ada sejak dahulu dan sulit untuk dihilangkan. Hal ini tentunya menyebabkan seseorang dapat bertindak untuk melakukan sesuatu tanpa diawali dengan pemikiran dan juga pertimbangan terlebih dahulu. Sehingga bisa diartikan sebagai perbuatan yang dilakukan tanpa sadar, dan sudah terbiasa. 

Umumnya nilai ini sudah ada pada setiap orang dan sudah mendarah daging karena timbul sejak kecil hingga seterusnya. Ketika tidak melakukannya baik itu buruk atau benar, ia akan merasakan hal yang berbeda dan seperti mengganjal. Sehingga timbulnya dorongan untuk melakukan hal tersebut, sikap ini juga bisa didapatkan melalui pengaruh lingkungan sekitar dan keluarga. 

Nilai Sosial Dalam Cerpen 

Cerpen merupakan sebuah cerita karangan yang ditujukan untuk menghibur pembaca dan memberikan pelajaran, namun disisi lain ada banyak contoh nilai sosial dalam cerpen. Contoh tersebut berbentuk sebuah realisasi dari cerita yang sesuai dengan fungsinya yaitu mendidik pembaca, dan menjadi sarana hiburan yang baik.

Ada beberapa nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah cerita pendek atau cerpen yang dapat diambil dan diterapkan dengan baik. Adapun nilai tersebut seperti nilai religius atau keagamaan yang dijelaskan berdasarkan agama dan juga kitab suci, untuk menuntun pembaca. Hal ini tentu mengandung unsur kebaikan untuk pembaca agar menerapkannya. 

Selain itu nilai-nilai yang digunakan dalam penerapan ini juga ada yang menggunakan adat kebudayaan sesuai yang ada pada lingkungan masyarakat. Fungsi nilai kehidupan dalam cerpen ini juga mencerminkan tentang sesuatu yang baik atau buruk untuk dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Selain itu dapat dijadikan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dalam penilaian sosial. 

Nilai budaya dan sosial lainnya yang ada pada cerpen tersebut juga saling berkaitan dengan kebiasaan yang sudah ada pada masyarakat. Anda dapat melihat penyampaian dengan nilai budaya ini dalam deskripsi cerpen dan juga dialog. Tambahan dari nilai estetika sendiri menjadi sebuah pemanis dalam nilai sosial pada cerpen. 

Contoh Nilai Sosial Cerpen

Umumnya cerpen menyampaikan nilai-nilai sosial dengan berbagai variasi yang beragam dan sesuai dengan keinginan yang ditulis oleh pengarang. Hal ini bisa melalui dialog percakapan antar tokoh, deskripsi dari cerpen secara menyeluruh, sikap yang diberikan tokoh, dan berbagai hal lainnya. Penyampaian seperti ini tentunya akan membuat pembaca lebih memahami nilai tersebut. 

Contoh nilai sosial dalam cerpen sendiri yaitu seperti pada cerita mengenai  persahabatan yang saling menolong dan juga cerita islami yang mengajarkan seseorang mengenai ajaran islam. Nilai yang terkandung di dalamnya merupakan sebuah tindakan nilai yang baik dan wajib untuk diterapkan dalam kehidupan pada masyarakat. 

Berbeda dengan penjelasan contoh yang ada pada masyarakat, dan juga lingkungan sekitar. Mengingat bahwa nilai tersebut dapat dilihat dari sebuah kepribadian yang ada pada diri sendiri dan juga orang lain, sehingga menjadi pandangan yang baik. Tindakan tersebut juga bisa didapatkan dengan nilai yang sesuai sumber-sumber umumnya. 

Contoh nilai sosial dalam masyarakat sangat beragam karena setiap orang memiliki aktivitas rutin berdasarkan dengan keyakinan dan juga pandangan yang dianggap baik atau buruk. Salah satu contohnya sendiri yaitu, patuh terhadap perintah orang tua dan selalu berbuat baik kepada masyarakat. Tidak hanya itu, menghargai setiap pendapat yang diberikan oleh setiap orang. 

Tidak hanya itu contoh lainnya juga seperti perampokan yang ramai terjadi dilingkungan sekitar, banyaknya anak remaja yang mengonsumsi narkotika dan juga minuman terlarang. Tindakan tersebut adalah contoh yang buruk dan juga kegiatan kejahatan sehingga tidak patut untuk dicontoh dan dijadikan sebagai panutan. Tidak hanya itu contoh dalam masyarakat juga dapat dilihat dari ciri nilai sosial