Berbagai Penjelasan Metode Pembelajaran Terlengkap !!!

14 min read

metode pembelajaran

23 Metode Pembelajaran yang Dapat Anda Terapkan

Metode Pembelajaran merupakan teknik atau cara penyajian pada bahan materi pelajaran yang akan dipergunakan oleh pendidik atau guru ketika menyajikan bahan pelajaran baik itu secara kelompok maupun secara Individual.

Disamping itu pengertian metode pembelajaran adalah proses dalam menyampaikan materi bermuatan pendidikan pada murid atau peserta didik oleh para pendidik secara runtut, sistematis dan teratur.

Dengan menggunakan metode pembelajaran guru dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan. Salah satunya yaitu siswa dapat menyerap materi lebih mudah.

Melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki guru seperti metode mengajar yang dilakukan, maka guru akan menjadi lebih mudah dalam menetapkan metode sesuai pada kondisi maupun situasi. Sedangkan untuk penggunaan dari metode mengajar bergantung pada setiap tujuan pembelajaran. Karena metode yang digunakan harus bisa membangkitkan motif dan gairah belajar para siswa.

Selain itu metode pembelajaran juga harus bisa memberikan kesempatan bagi setiap siswa agar bisa mewujudkan hasil karyanya. Sehingga metode yang digunakan mampu mendidik siswa untuk menemukan cara atau teknik belajar sendiri dengan mudah dan mendapatkan pengetahuan melalui usahanya sendiri.

Ada banyak macam metode belajar yang dapat diajarkan guru kepada muridnya sesuai minat siswa. Oleh karena itu pada artikel Jurnal Manajemen kali ini akan membahas tuntas mengenai metode pembelajaran yang dapat diterapkan di dunia pendidikan. Berikut ulasannya :

 

Baca Juga : Pengertian Strategi Pembelajaran Beserta Macam dan Contohnya

 

Macam Macam Metode Pembelajaran

Proses belajar membutuhkan metode-metode khusus untuk bisa mencapai tujuan pembelajaran yang efisien dan efektif, seperti metode pembelajaran kurikulum 2013. Sedangkan pihak pendidik harus mengetahui serta mempelajari cara maupun metode pembelajaran supaya materi yang disampaikan mudah dimengerti oleh peserta didik. Pendidik dapat membuat materi pelajaran yang dipraktekkan lebih menarik supaya pembelajaran lebih menyenangkan.

Berikut ini macam metode pembelajaran dalam proses belajar, diantaranya:

1. Metode Ceramah atau Konvensional

Metode ceramah atau konvensional yaitu metode pengajaran yang dilakukan dengan cara menyampaikan informasi kepada siswa secara lisan. Jenis metode ini dianggap lebih ekonomis dan praktis, karena tidak membutuhkan alat bantu yang cukup banyak. Cukup denga bercerita atau ceramah, maka guru bisa menyampaikan materi kepada siswa yang ada di kelas.

Kelebihan yang dimiliki metode belajar ceramah atau konvensional yaitu:

  • Dapat mendorong siswa menjadi lebih fokus dalam mendengarkan materi yang disampaikan pendidik.
  • Pendidik bisa secara penuh dalam mengendalikan suasana di kelas.
  • Pendidik bisa menyampaikan materi pelajaran secara luas.
  • Bisa diikuti peserta didik dalam jumlah yang banyak.
  • Mudah dilakukan tanpa menggunakan alat bantu.

Kekurangan metode belajar atau konvensional yaitu:

  • Proses belajar menjadi membosankan, sehingga siswa lebih sering mengantuk.
  • Siswa menjadi lebih pasif, karena hanya mendengarkan ceramah saja.
  • Terdapat unsur paksaan, karena peserta didik diwajibkan untuk mendengarkan ceramah guru.
  • Peserta didik yang menyukai gaya belajar visual akan lebih merasa bosan dan tidak bisa menerima ilmu pengetahuan atau informasi yang telah disampaikan. Sedangkan untuk peserta didik yang menyukai gaya belajar auditori, maka akan lebih menyukai metode belajar ceramah.
  • Tidak ada pencapaian poin yang jelas, sehingga akan lebih sulit mengontrol evaluasi proses belajar.
  • Proses belajar hanya berfokus pada bagian pengertian kalimat atau kata saja.

2. Metode Demonstrasi

Metode pembelajaran demonstrasi merupakan pengajaran yang menggunakan bahan ajar atau benda ketika pengajaran. Bahan ajar yang digunakan untuk metode pembelajaran demonstrasi         dapat memberikan pandangan nyata pada apa yang sedang dipelajarinya. Hal ini menjadikan siswa lebih mudah mengingat mengenai ilmu pengetahuan atau materi yang disampaikan oleh guru.

Kelebihan metode demonstrasi:

  • Peserta didik dapat memahami materi lebih jelas, terutama pada proses maupun cara kerja alat ajar yang digunakan.
  • Penjelasan yang disampaikan pendidik akan lebih dimengerti peserta didik.
  • Dapat meminimalisir kesalahan ketika menyampaikan materi secara lisan, karena sudah dilengkapi dengan bukti konkrit yang dapat dilihat.

kekurangan metode belajar demonstrasi yaitu:

  • Jika benda atau alat ajar yang digunakan berukuran kecil, maka siswa akan mengalami kesulitan dalam mengamati alat ajar.
  • Pandangan siswa akan terhalang jika jumlah siswa terlalu banyak.
  • Tidak semua pelajaran atau materi dapat didemonstrasikan.
  • Membutuhkan pengajar atau pendidik yang benar-benar paham dengan materi, supaya dapat mendemonstrasikan dengan baik.

3. Metode Diskusi

Jenis metode pembelajaran diskusi adalah pelajaran yang memiliki hubungan erat dengan pemecahan masalah. Jenis metode belajar ini pada biasanya dilakukan secara berkelompok. Belajar dengan menggunakan metode diskusi akan menjadikan suasana di kelas menjadi lebih hidup, karena setiap siswa dapat menyampaikan materi sesuai dengan pemikiran masing-masing.

Kelebihan metode diskusi yaitu:

  • Dapat memberikan pemahaman pada siswa bahwa permasalahan pasti ada jalan penyelesaiannya.
  • Mendorong peserta didik supaya bisa menyampaikan pendapat sesuai pemikirannya.
  • Siswa dapat berpikir lebih kritis.
  • Dapat digunakan untuk mengambil satu maupun lebih alternatif dalam memecahkan masalah.
  • Dapat mendorong untuk memberikan masukan pada pemecahan masalah.
  • Siswa akan menjadi lebih paham mengenai toleransi pendapat serta mendengarkan pendapat orang lain.

Kekurangan metode belajar diskusi yaitu:

  • Memiliki tema diskusi yang terbatas.
  • Tidak tepat digunakan pada kelompok yang besar atau banyak.
  • Hanya dikuasai oleh peserta didik yang suka berbicara.
  • Membutuhkan penyampaian secara formal pada saat mengutarakan pendapatnya.

4. Metode ceramah plus

Metode ceramah plus merupakan sistem pengajaran menggunakan ceramah lisan disertai dengan metode yang lainnya. Sedangkan jenis jenis metode pembelajaran ini menggunakan lebih dari 1 metode seperti:

  • Metode ceramah tanpa jawab

Metode ini disertai penyampaian materi dari pengajar dan pemberian peluang bagi siswa untuk bertanya materi yang tidak diketahuinya serta memberikan tugas pada akhir pengajaran.

  • Metode ceramah diskusi dan tugas

Metode metode ini merupakan pemberian materi yang dilakukan secara lisan kemudian dilakukan diskusi serta pemberian tugas pada akhir sesi.

  • Metode ceramah demonstrasikan dan latihan

Metode belajar ini adalah gabungan penyampaian materi yang memperagakan beberapa latihan atau percobaan.

5. MetodeResitasi

Metode resitasi adalah metode pengajaran yang mengharuskan siswa untuk membuat resume mengenai materi yang telah disampaikan guru kemudian menuliskannya pada lembar kertas dengan bahasa sendiri.

Kelebihan metode resitasi yaitu:

  • Siswa dapat memiliki daya ingat yang lebih pada materi yang telah disampaikan, karena siswa sudah menuliskannya melalui resume.
  • Siswa menjadi lebih beraksi ketika mengambil inisiatif maupun memiliki tanggung jawab yang lebih tinggi.

kekurangan metode resitasi yaitu:

  • Hasil resume terkadang dilakukan dengan cara mencontek teman atau bukan hasil dari pikiran siswa sendiri.
  • Tugas dapat dikerjakan orang lain dan bukan siswanya sendiri yang mengerjakannya.
  • Tindakan evaluasi yang sulit dilakukan oleh guru mengenai materi yang dipahami oleh siswa.

6. Metode Percobaan

Metode percobaan adalah metode pembelajaran menggunakan action yaitu berupa percobaan live maupun praktikum. Setiap siswa dapat belajar secara langsung karena dapat melihat proses secara nyata. Metode percobaan ini memberikan kesempatan pada siswa untuk bisa mengatasi suatu percobaan.

Percobaan dapat dilakukan secara berkelompok maupun secara individu. Cara untuk mengerjakannya dibutuhkan alat serta tempat yang khusus. Misalnya seperti melakukan percobaan dalam laboratorium kimia. Siswa dapat melakukan beberapa percobaan melalui proses pengamatan kemudian mencatat hasil dari percobaan yang telah dilakukan.

Hasil akhir akan diserahkan kepada guru dan melakukan presentasi hasil dari percobaan setiap kelompok maupun individu. Metode percobaan ini memiliki tujuan supaya siswa dapat belajar secara mandiri dan berusaha untuk mencari solusi dari masalah yang sedang dihadapinya. Selain itu siswa juga lebih terbiasa berpikir secara sistematis kritis dan secara ilmiah.

Kelebihan metode percobaan yaitu:

  • Menjadikan siswa merasa yakin dengan materi yang dipelajarinya karena sudah dibuktikan melalui percobaan.
  • Bisa mengembangkan diri melalui eksplorasi dan percobaan-percobaan yang dilakukan.
  • Dapat menghasilkan siswa yang memiliki jiwa peneliti dan suka mencari tahu serta mengembangkan keilmuan yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
  • Membuat siswa lebih berani dalam memberikan kesimpulan maupun mengutarakan kebenaran.
  • Siswa bisa mengembangkan sikap dalam mengeksplorasi perihal ilmu pengetahuan yang sudah didapatkannya.
  • Suatu saat siswa dapat menciptakan maupun menemukan hal-hal baru yang memberikan manfaat bagi sekitar khususnya untuk kepentingan manusia maupun untuk negara.

Kekurangan metode percobaan yaitu:

  • Alat percobaan sering menghambat siswa dalam bereksperimen lebih.
  • Jam eksperimen yang terbatas, sehingga selama percobaan siswa tidak bisa melakukan penelitian dengan leluasa.
  • Metode ini hanya cocok dilakukan pada beberapa tipe pelajaran misalnya teknologi, biologi, komputer, maupun yang lainnya.
  • Alat percobaan kurang memadai karena jumlahnya yang tidak terlalu banyak atau tidak sesuai dengan jumlah siswanya. Karena mengingat harga dari alat-alat yang tidak murah.
  • Percobaan hanya dapat dilakukan secara bergilir.
  • Untuk eksperimen atau melakukan percobaan membutuhkan waktu yang lebih banyak.

7. Metode Karya Wisata

Metode karyawisata merupakan metode mengajar dengan cara memanfaatkan lokasi, lingkungan maupun tempat yang mempunyai sumber pengetahuan untuk siswa. Guru akan mendampingi siswa selama metode belajar ini dilakukan. Pendampingan ini memiliki tujuan untuk menunjukkan sumber dari pengetahuan yang harus dipahami setiap siswa. Tempat yang cocok dikunjungi yaitu alam, tempat bersejarah seperti museum, tempat yang lainnya.

Kelebihan metode karya wisata:

  • Metode belajar ini tergolong sebagai metode yang modern karena memanfaatkan interaksi bersama lingkungan secara nyata.
  • Materi yang dipelajari pada saat sekolah dapat dilihat secara langsung, seperti bangunan bersejarah, alat-alat bersejarah, maupun yang lainnya.
  • Metode karyawisata merangsang para siswa untuk menjadi siswa yang lebih kreatif.

Kekurangan metode karyawisata yaitu:

  • Membutuhkan persiapan yang disetujui banyak pihak.
  • Membutuhkan perencanaan yang matang.
  • Seringkali metode ini lebih mengedepankan rekreasi dibandingkan tujuan pembelajarannya.
  • Membutuhkan dana yang tidak murah.
  • Membutuhkan pengawasan pihak orang tua maupun guru.
  • Harus memperhatikan perlindungan dan keselamatan para siswa.

8. Metode Latihan Keterampilan

Metode latihan keterampilan adalah metode mengajar melalui cara pelatihan keterampilan bagi siswa maupun soft skill dengan membuat, merancang maupun memanfaatkan sesuatu. Belajar dengan metode ini lebih mengedepankan kreativitas siswa yang cukup tinggi. Karena harus memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar supaya menjadi lebih berguna.

Kelebihan metode latihan keterampilan:

  • Metode ini dapat melatih kecakapan kognitif dan motorik.
  • Dapat memunculkan ide kreatif karena dituntut untuk menggunakan alat dan kemampuan dalam mengolah bahan.
  • Dapat meningkatkan kreativitas seni pada siswa.
  • Melatih siswa untuk teliti, fokus, cepat dan tepat.

Kekurangan metode latihan keterampilan

  • Siswa akan mengalamikesulitan dalam menyesuaikan diri apabila tidak memiliki minat.
  • Dapat menghambat bakat siswa yang lain, sebab itu tidak semua siswa dapat menggunakan metode belajar latihan keterampilan.
  • Metode ini dilakukan dalam waktu yang cukup lama sehingga menimbulkan rasa bosan kepada siswa.

9. Metode Pemecahan Masalah

Metode pemecahan masalah merupakan metode yang dilakukan pada kelas yang kecil. Siswa akan diberikan sebuah kasus bertujuan untuk menstimulasi diskusi kelompok. Setelah itu siswa di tuntut untuk mengutarakan hasil dari pencarian materi mengenai kasus kemudian di diskusikan dalam kelompok.

Kelebihan metode pemecahan masalah:

  • Siswa akan menjadi lebih aktif karena diharuskan untuk mencari materi dan informasi yang lengkap mengenai kasus yang diberikan.
  • Siswa menjadi lebih aktif dalam menyampaikan pendapat maupun berdiskusi.
  • Siswa menjadi lebih fokus sehingga suasana kelas tidak terasa membosankan.

kekurangan metode pemecahan masalah:

  • Hanya bisa dilakukan dalam kelas yang kecil atau jumlah siswa yang sedikit.
  • Membutuhkan sebuah kasus pemicu yang baik supaya diskusi lebih terarah sesuai pada tujuan pembelajaran.
  • Diperlukan pembimbing untuk meluruskan alur setiap diskusi.
  • Terlalu banyak memakan waktu.

10. Metode Perancangan

Metode perancangan adalah metode mengajar dengan cara merangsang siswa supaya bisa menciptakan maupun membuat sebuah proyek yang nantinya akan di teliti kemudian dipraktekkan.

Kelebihan metode perancangan yaitu:

  • Dapat membangun pola pikir siswa secara kreatif dan kritis, sehingga memudahkan siswa dalam memecahkan setiap masalah.
  • Metode ini dapat mengasah siswa supaya bisa mengintegrasikan sikap, pengetahuan serta keterampilan secara terpadu supaya berguna dalam kehidupan nyata.

Kekurangan metode perancangan yaitu:

  • Membutuhkan fasilitas maupun sumber yang mendukung untuk pelaksanaan.
  • Membutuhkan bimbingan guru khusus untuk melakukan perencanaan dan juga pelaksanaan.
  • Metode perancangan hanya dapat diperoleh atau dipelajari pada saat ada event perlombaan.

11. Metode Discovery

Metode discovery adalah metode pengajaran secara modern melalui cara pengembangan siswa supaya menjadi lebih mandiri, aktif. serta memahami materi. Dalam materi ini siswa mencari pertanyaan dan memberikan jawabannya sendiri. Dengan begitu maka materi akan lebih mudah diingat. Melalui metode belajar discovery siswa dapat menganalisa pengetahuan yang telah diperolehnya lalu mentransfernya kepada masyarakat.

Kelebihan belajar dengan metode discovery yaitu:

  • Dapat meningkatkan interaksi antara guru dengan siswa.
  • Meningkatkan rasa percaya diri siswa melalui penemuan-penemuan yang diperolehnya.
  • Dapat mengarahkan siswa supaya bisa bergerak maju dan meningkatkan semangat belajar.
  • Bisa menyesuaikan kemampuan masing-masing siswa.
  • Dapat mengembangkan kognitif siswa serta memperbanyak penguasaan keterampilan.

Kekurangan belajar dengan metode discovery yaitu:

  • Tidak semua penemuan akan menjelaskan mengenai pemecahan pada masalah.
  • Siswa akan merasa sulit menemukan ide-ide.
  • Hanya bisa dilakukan pada kelas yang kecil.
  • Membutuhkan persiapan mental ketika menggunakan metode belajar discovery.

12. Metode Inkuiry

Metode inkuiri adalah metode yang dapat membangun siswa supaya bisa menyadari apa yang sudah didapatkannya selama belajar. Sedangkan tugas dari guru yaitu membuat desain mengenai pengalaman belajar. Metode belajar inkuiri akan melibatkan intelektual dan mengharuskan siswa supaya memahami apa yang sudah dipelajarinya.

Pelaksanaan metode inkuiri ini yaitu seperti berikut:

  • Guru memberikan penjelasan mengenai materi yang diajarkan.
  • Setelah itu guru akan memberikan tugas kepada siswa agar menjawab pertanyaan yang telah diajukan guru untuk melakukan evaluasi pemahaman setiap siswa.
  • Guru akan membantu dengan memberikan jawaban yang cukup membingungkan bagi siswa.
  • Resitasi dilakukan di bagian akhir untuk melakukan evaluasi dari pemahaman siswa, mengenai apa yang telah dipelajarinya.
  • Kemudian siswa di suruh untuk merangkum apa yang telah dipelajarinya sebagai hasil kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan.

13. Metode Belajar Mind Mapping

Metode belajar mind mapping merupakan metode belajar yang dilakukan dengan cara menerapkan pola pikir secara runtun terhadap suatu masalah hingga proses penyelesaiannya. Metode belajar ini dapat dipelajari melalui bentuk skema yang mempunyai hubungan sebab dan akibat serta saling berpengaruh.

Melalui metode belajar mind mapping maka siswa dapat meningkatkan analisis serta berpikir kritis, sehingga dapat memahami materi dari awal hingga akhir.

Kelebihan metode belajar mind mapping yaitu:

  • Menjadi metode belajar yang paling efisien dan efektif.
  • Ide baru dapat dimunculkan melalui gambar diagram.
  • Diagram yang sudah terbentuk dapat dijadikan sebagai alur berpikir secara efektif dan memberikan manfaat untuk hal lain.

kekurangan metode belajar mind mapping:

  • Hanya siswa aktif saja yang dapat terlibat.
  • Membutuhkan dasar membaca sebelum membuat mapping.
  • Detail informasi tidak masuk ke dalam mapping.
  • Mind mapping hanya dalam bentuk poin inti saja, sehingga orang lain kemungkinan tidak bisa memahaminya.
  • Siswa merasa kesulitan dalam merangkai panah maupun alur mind mapping secara rapi. Sehingga mind-mapping seringkali memberikan kesan berantakan dan sulit dipahami.

14. Metode Belajar Berbagi Peran

Belajar berbagi peran merupakan metode belajar menggunakan peran maupun drama yang melibatkan siswa untuk berakting dengan karakter pada suatu kondisi tertentu dengan menunjukkan respon sebagaimana dilakukannya. Metode belajar ini melatih ekspresi serta interaksi diri siswa secara nyata. Belajar dengan metode ini juga bisa dijadikan sebagai latihan interaksi terhadap orang lain maupun komunikasi yang baik.

Kelebihan metode belajar berbagi peran:

  • Siswa dapat mempraktekkan secara langsung.
  • Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.
  • Materi lebih mudah dipahami.

Kekurangan metode belajar berbagi peran:

  • Bagi siswa yang introvert sulit mengikuti metode belajar berbagi peran.
  • Tidak semua siswa akan menyukai metode belajar ini.

15. Metode Belajar Cooperative Script

Jenis metode belajar ini mengharuskan siswa untuk mengutarakan intisari dari materi yang telah disampaikan. guru akan membagi siswa berpasangan serta guru membagikan materi kepada siswa dengan membuat ringkasan. Selain itu guru juga menentukan siswa yang akan menjadi pendengar maupun pembicara. Pembicara akan membacakan ringkasan dan mengutarakan ide-ide pokok materi. Setelah itu bertukar peran antara pendengar dan pembicara.

Kelebihan metode belajar cooperative script:

  • Dapat melatih berbicara dan meningkatkan kemampuan dalam mendengar.
  • Meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian.
  • Siswa memiliki partisipasi yang lebih aktif.

Kekurangan metode belajar cooperative script:

  • Tidak semua mata pelajaran dapat menggunakan metode ini.
  • Hanya bisa dilakukan dengan dua pasangan orang dan menjadi dua gru

16. Metode Belajar Debat

Debat adalah metode pembelajaran yang dilakukan dengan mengadu argumentasi dari kedua belah pihak, baik perorangan maupun kelompok. Argumentasi tersebut membahas mengenai penyelesaian masalah dan memberikan keputusan pada suatu masalah. Debat yang dilakukan menggunakan bahasa formal dan sopan. Dilengkapi dengan aturan-aturan yang harus di perhatikan dengan baik.

Kelebihan metode belajar debat yaitu:

  • Dapat melatih kemampuan berpendapat siswa dan mempertahankan pendapat yang dimilikinya.
  • Dapat melatih kerja kelompok
  • Menuntut siswa supaya mencari informasi sebanyak mungkin dengan argumentasi yang kuat.
  • Dapat melatih rasa percaya diri ketika berpendapat

Kekurangan metode belajar debat yaitu:

  • Sering menimbulkan sikap berebut ketika memberikan pendapat.
  • Pendapat hanya berisi sanggahan, sehingga pendapat tidak mempunyai intisari secara informatif.
  • Adu argumen yang dilakukan tidak akan menemukan titik penyelesaian.
  • Siswa yang pasif dan tidak pandai berargumen akan mengalami banyak kesulitan.

17. Metode Global

Metode Global merupakan strategi untuk mengajarkan siswa secara keseluruhan mengenai materi yang diberikan, kemudian siswa diminta untuk membuat resume mengenai materi yang telah disampaikan. Siswa dapat menyerap materi kemudian mengambil intisarinya saja.

Tujuan dari metode pembelajaran global yaitu untuk meningkatkan pemahaman siswa supaya dapat memperoleh pengetahuan dan informasi secara efektif dan efisien. Selain itu siswa juga memiliki daya ingat yang lebih besar karena setelah melakukan resensi menggunakan bahasanya sendiri melalui intisari materi yang telah didapatkannya.

18. Mengajar Sesama Teman

Metode yang satu ini bisa dilakukan melalui cara berdiskusi maupun mempresentasikan hasil dari diskusi. Guru dapat membagikan beberapa kelompok dalam kelas kemudian ada kelompok yang menyampaikan materi beserta hasil dari diskusi kelompok. Setelah itu kelompok memberikan kesempatan kepada teman-temannya agar bisa mengusulkan pertanyaan. Setelah itu kelompok dapat menjawab di setiap pertanyaannya.

Metode belajar ini akan sangat membantu keaktifan siswa yang ada di kelas. Selain itu suasana dalam kelas juga lebih hidu. Sehingga tidak akan menjadikan kelas menjadi membosankan. Justru akan memberikan persatuan bagi siswa khususnya bagi siswa yang aktif.

Kelebihan metode sesama teman yaitu:

  • Dapat meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik.
  • Dapat meningkatkan kualitas dan proses dalam menguasai materi pembelajaran.
  • Dapat meningkatkan interaksi sosial peserta didik dalam pembelajarannya.
  • Mampu peserta pada arah berpikir yang lebih positif.
  • Mampu mengembangkan keterampilan dalam bekerja sama pada kelompok.
  • Mampu meningkatkan rasa tanggung jawab ketika belajar sendiri.
  • Dapat membangun semangat bekerja sama dengan tim atau kelompok.
  • Peserta didik akan merasa terlatih dalam berkomunikasi sehingga mampu meningkatkan hasil belajar yang lebih baik.

Kekurangan metode pembelajaran sesama teman yaitu:

  • Membutuhkan waktu yang cukup lama.
  • Apabila peserta didik tidak mempunyai dasar pengetahuan secara relevan, maka metode ini akan menjadi tidak efektif.
  • Metode pembelajaran ini lebih memungkinkan siswa didominasi oleh peserta didik yang pintar, suka berbicara dan ingin menonjolkan diri.
  • Tidak semua guru akan mempelajari cara untuk masing-masing siswa bekerja secara kelompok.
  • Membutuhkan modifikasi supaya sesuai dengan teknik yang diterapkan.
  • Guru diwajibkan untuk memperhatikan peserta didik ekstra

19. Metode Bagian atau Teileren Method

Metode belajar bagian atau teileren method merupakan metode belajar yang dapat dilakukan dengan cara memberikan materi sebagian saja. Misalnya dengan belajar ayat suci Al-Qur’an.. Metode belajar ini sangat tepat digunakan untuk metode pembelajaran pai yang mana pengajaran dapat dimulai dari ayat per ayat kemudian disambung kembali dengan ayat yang lainnya.

Kelebihan metode pembelajaran bagian:

  • Peserta didik bisa menguasai pada bagian-bagian materi secara benar dan baik.
  • Peserta didik akan terhindarkan dari kesalahan, hal ini dikarenakan masing-masing dari bagian materi diharuskan untuk dikuasai terlebih dahulu kemudian baru ditingkatkan ke bagian selanjutnya.
  • Dapat membangkitkan minat dan juga motivasi para siswa untuk belajar dan menggabungkan bagian per bagian

 Kekurangan metode pembelajaran bagian:

  • Membutuhkan waktu yang cukup lama, terlebih lagi apabila setiap bagian sulit dipahami dan siswa mengalami kesulitan dalam menguasai materi.
  • Ketika hendak mempelajari bagian berikutnya, maka diharuskan untuk memahami bagian sebelumnya dengan sungguh-sungguh dan sudah menguasainya, dengan begitu maka keterampilan yang dipelajari tidak akan terpotong-potong.
  • Membutuhkan penyesuaian atau adaptasi pada materi yang sedang dipelajarinya.

20. Metode Belajar Beregu

Materi yang diberikan pada metode belajar beregu dapat dilakukan lebih dari satu pengajar dengan materi yang berbeda. Sedangkan untuk soal ujian bisa dibuat oleh beberapa pengajar yang disatukan. Cara yang bisa dilakukan yaitu pengajar akan membuat soal melalui poin-poin capaian yang telah dibuat. masing-masing pengajar akan menuliskan poin-poin capaian.

Mengingat bahwa masing-masing pengajar memiliki poin yang tidak sama dalam jurnal metode pembelajaran, maka semua pengajar akan diminta membuat poin-poin capaian dan setelah itu disatukan antara pengajar yang satu dengan pengajar yang lainnya.

Kelebihan metode pembelajaran beregu:

  • Bisa melengkapi dan saling membantu dalam mereduksi pada kekurangan yang ada dalam diri masing-masing siswa.
  • Bisa digunakan sebagai pemicu percepatan dan juga peningkatan mutu pendidikan.
  • Apabila di dalamnya terdapat kedua guru senior dan Junior, maka dapat digunakan untuk saling menimba pengalaman.
  • Dapat digunakan untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi antara guru yang ada di sekolah.
  • Bisa meringankann beban dalam jam mengajar misalnya apabila ada guru yang kurang jam untuk mengajar, maka sekolah dapat menggunakan solusi metode pembelajaran beregu ini.
  • Dapat meminimalisir kesalahan, karena di dalam metode pembelajaran ini terdapat beberapa guru, sehingga apabila terdapat kesalahan yang dilakukan satu guru maka guru yang lain akan meluruskan kesalahan tersebut.
  • Memberikan keuntungan para guru supaya mereka dapat mengubah teknik pengajaran dan meningkatkan teknik pengajarannya

 Kekurangan metode pembelajaran beregu:

  • Apabila dalam satu tim pengajarannya tidak terdapat guru yang kompak, maka kegiatan belajar mengajar menjadi kacau.
  • Ada beberapa guru yang tidak menyukai metode belajar beregu.
  • Tidak semua siswa menyetujui dengan regu atau kelompok yang telah dipilih guru, sehingga hal ini menjadikan kurangnya kerja sama antara anggota jika ada ketidakcocokan.
  • Memunculkan kecemburuan sosial karena ada beberapa guru yang merasa bahwa dirinya lebih hebat dibandingkan dengan guru yang lain.
  • Pengetahuan guru yang ada dalam satu regu tidak merata.
  • Jika tidak terdapat kerja sama yang baik seperti kurangnya toleransi maka pembelajaran tidak akan berjalan secara sempurna.
  • Persiapan pembelajaran membutuhkan waktu cukup lama.
  • Perbedaan cara mengajar yang dimiliki masing-masing guru justru menyulitkan siswa dalam menerima materi.

21. Metode Pembelajaran Jigsaw

Metode pembelajaran jigsaw yaitu pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok dengan cara membagi setiap anggota kelompok agar menguasai salah satu diantara bagian materi yang sudah disampaikan oleh guru. Apabila setiap anggota sudah menguasai materi sesuai dengan bagian nya masing-masing, maka siswa dapat mengajarkan materi pada anggota kelompok yang lainnya.

Melalui metode pembelajaran terbaru ini, maka seluruh kelompok dapat memahami materi secara keseluruhan yang mana materi sebelumnya telah dibagi-bagi. Metode belajar ini cukup efektif untuk memudahkan siswa dalam menjalin kerjasama antar kelompok serta memahami materi yang didapatkannya.

Kelebihan metode pembelajaran Jigsaw yaitu:

  • Memudahkan pekerjaan guru ketika sedang mengajar. Karena terdapat kelompok ahli yang memiliki tugas untuk menjelaskan materi pada peserta didik.
  • Dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengungkapkan gagasan atau ide dalam memecahkan suatu masalah tanpa harus merasa takut salah.
  • Bisa meningkatkan kemampuan sosial dalam mengembangkan rasa percaya diri maupun hubungan interpersonal secara positif.
  • Siswa akan jauh lebih aktif untuk berbicara dan mengutarakan pendapat karena siswa akan diberikan kesempatan untuk menjelaskan materi dan berdiskusi pada masing-masing kelompok.
  • Siswa menjadi lebih paham mengenai materi yang telah diberikan. Karena bisa dipelajari secara mendalam dan sederhana bersama anggota kelompoknya.
  • Siswa dapat menguasai materi karena kemampuannya dalam mengajarkan materi pada teman kelompok belajarnya.
  • Siswa akan diajarkan sebagaimana bekerja sama dengan tim atau kelompok.
  • Siswa akan mendapatkan materi secara merata.
  • Selama proses belajar mengajar berlangsung, maka siswa akan saling ketergantungan secara positif antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya.

Kekurangan metode pembelajaran Jigsaw:

  • Peserta didik yang tidak mempunyai rasa percaya diri ketika berdiskusi maka akan mengalami kesulitan ketika menyampaikan materi kepada teman-temannya.
  • Siswa yang aktif menjadi lebih mendominasi diskusi dan lebih mengontrol pada jalannya diskusi.
  • Siswa yang mempunyai kemampuan berpikir dan membaca yang rendah maka akan mengalami kesulitan ketika menjelaskan materi jika ditunjuk untuk menjadi tenaga ahli.
  • Dapat menimbulkan rasa bosan kepada siswa.
  • Peserta didik yang belum terbiasa berkompetisi maka akan mengalami kesulitan ketika mengikuti proses pembelajaran.
  • Pemberian tugas sebagai tim ahli terkadang tidak sesuai pada kemampuan dan kompetensi yang harus dipelajari peserta didik.
  • Peserta didik akan merasa kurang berkonsentrasi karena kondisi kelas yang ramai.
  • Apabila anggota kelompok kurang maka dapat menimbulkan masalah, salah satunya seperti siswa yang menumpang dalam penyelesaian tugas.
  • Metode pembelajaran ini hanya dapat dilaksanakan pada kelas yang berukuran luas.
  • Membutuhkan banyak waktu.

22. Metode Pembelajaran CTL atau Contekstual Teaching and learning

Pengertian dari metode pembelajaran CTL yaitu model pembelajaran melalui tahapan yang menyesuaikan pada keadaan supaya murid dapat tertarik untuk melakukan belajar kembali. Guru bisa mengadakan sesi tanya jawab kepada para muridnya, yaitu dengan mengenal materi yang nantinya akan dijelaskan berkaitan pada kehidupan sehari-hari.       

Hal ini dilakukan agar semangat murid kembali muncul dalam mempelajari materi tersebut tanpa harus menggunakan buku metode pembelajaran. Secara tidak langsung para siswa dapat menemukan cara terbaru untuk mempelajari suatu materi yang tidak membosankan. Sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan suasana di kelas juga lebih hidup.

Kelebihan metode pembelajaran CTL yaitu:

  • Pembelajaran lebih bermakna, karena melakukan kegiatan sendiri yang berhubungan dengan materi yang terdapat di dalamnya, dengan begitu siswa dapat memahaminya sendiri.
  • Pembelajaran CTL dianggap lebih produktif karena dapat menumbuhkan penguatan pada konsep bagi siswa, karena metode pembelajaran CTL menuntut para siswa untuk menemukan sendiri jawabannya dan bukan menghafalkan.
  • Menumbuhkan keberanian peserta didik dalam mengemukakan pendapatnya nya mengenai materi yang sedang dipelajarinya.
  • Dapat menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi mengenai materi yang dipelajarinya dengan cara bertanya kepada guru.
  • Dapat menumbuhkan kemampuan untuk bekerja sama dengan teman yang lain ketika memecahkan masalah yang ada.
  • Contoh metode pembelajaran yaitu siswa mampu membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

Kekurangan dari metode pembelajaran CTL yaitu:

  • Siswa yang tidak mengikuti pembelajaran, maka tidak akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan, karena peserta didik tidak mengalaminya sendiri.
  • Dapat menimbulkan perasaan khawatir terhadap anggota kelompok karena peserta didik harus menyesuaikan diri dengan kelompoknya.
  • Bagi peserta didik yang tidak menyukai kerja sama dengan tim, maka akan merugikan peserta didik lain yang lebih aktif.

23. Metode Proyek

Metode proyek merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menyajikan materi pelajaran yang bertitik tolak pada suatu masalah. Setelah itu dilakukan pembahasan untuk bisa menemukan pemecahan masalah yang bisa dilakukan secara menyeluruh dan bermakna. Ada beberapa materi pelajaran yang dapat menggunakan metode proyek seperti makalah metode pembelajaran. Namun guru harus melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum menggunakan metode proyek.

Kelebihan metode proyek yaitu:

  • Bisa memperluas pemikiran peserta didik atau siswa.
  • Dapat membina peserta didik dengan cara menerapkan sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Kekurangan metode proyek yaitu:

  • Kurikulumnya belum menunjang untuk melaksanakan metode ini.
  • Harus memilih topik unit yang tepat.
  • Harus memiliki fasilitas yang cukup sesuai pada kebutuhan siswa

Hal yang perlu diingat terlebih dahulu yang dilakukan adalah mengidentifikasi audience sebelum menentukan metode apa yang sesuai digunakan. Hal ini dikarenakan setiap tingkat memiliki ciri khasnya masing-masing. Aplikasi Metode Pembelajaran PAUD tentunya akan berbeda dengan sekolah dasar, menengah, atas dan perguruan tinggi.

Selain itu juga tidak semua metode mudah diterapkan di setiap mata pelajaran/mata kuliah. Metode pembelajaran bahasa inggris maupun bahasa indonesia tentunya memiliki ciri yang berbeda dengan metode pembelajaran matematika. Begitupula sebaliknya.

Demikian informasi mengenai berbagai macam metode mengajar atau pembelajaran. Semoga artikel ini bermanfaat.