7 Pakan/Makanan Ikan Gabus Agar Cepat Besar (Alami dan Buatan)

5 min read

Makanan Ikan Gabus

Salah satu faktor yang bisa membuat Anda berhasil membudidayakan ikan air tawar seperti ikan gabus sehingga dapat menghasilkan hasil panen melimpah dan memuaskan adalah faktor pemilihan jenis makanannya. Namun, sedikit berbeda dengan jenis ikan air tawar lainnya, makanan ikan gabus tidak boleh sembarangan, sebab ikan bersifat predator ini sulit menerima pakan tambahan.

Jenis makanan ikan gabus ternak yang dibutuhkan tentu saja yang harus mampu memenuhi kebutuhan nutrisi protein, lemak, serat kasar, abu dan air. Namun, kebutuhan zat gizi tersebut harus dibedakan pula sesuai dengan umur dari ikan gabus, jika umur ikan masih lebih muda, maka dibutuhkan jenis makanan yang mengandung protein lebih tinggi, sehingga ikan gabus muda bisa terus berkembang dengan baik.

Apa saja makanan yang baik untuk pertumbuhan ikan gabus ? Berikut artikel Jurnal Manajemen yang mengulas secara lengkap mengenai makanan atau pakan untuk ikan gabus :

Artikel Terkait
Umpan Ikan Gabus
Harga Ikan Gabus

Pakan Ikan Gabus

Sebenarnya apa makanan ikan gabus yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan ikan sehingga ikan gabus dapat terus sehat hingga masa panen tiba? Kebanyakan pelaku Budidaya Ikan Gabus lebih suka membeli pakan buatan yang dijual di berbagai toko hewan ternak. Biasanya pakan buatan yang digunakan adalah yang mengandung bahan pakan hewani dengan aroma yang bisa menarik nafsu makan ikan gabus.

Hanya saja, yang jadi masalah adalah pakan buatan untuk ikan gabus terbilang cukup mahal harganya dan bahkan diperkirakan untuk memenuhi kebutuhan pakan buatan ikan gabus dapat menguras hingga 70 persen dari total biaya produksi ternak ikan gabus. Penyebab mahalnya pakan buatan itu karena untuk membuatnya masih diperlukan bahan-bahan yang harus diimpor dari luar negeri.

Oleh sebab itu, dibutuhkan pengetahuan yang cukup agar Anda bisa menemukan formula yang tepat untuk membuat pakan ikan gabus agar cepat besar tanpa perlu membeli pakan buatan yang harganya selangit. Pada dasarnya, ikan gabus suka dengan jenis makanan yang terdiri dari cincangan daging ikan atau cacing segar.

Makanan Ikan Gabus Kecil

Ada dua jenis makanan yang biasanya dijadikan sebagai pakan ikan gabus kecil, yaitu artemia dan kutu air. Kedua jenis makanan ikan gabus yang masih kecil itu mengandung protein yang sangat tinggi sehingga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus agar terus sehat hingga dewasa dan siap menerima jenis makanan lainnya.

1. Artemia

gambar artemia
gambar artemia | sumber : lisa.id

Artemia pada dasarnya adalah salah satu jenis hewan air primitif atau ada juga yang menyebutnya sebagai udang yang berukuran sangat kecil. Biasanya Artemia hidup di daerah pesisir dengan kadar garam yang cukup tinggi dan suhu antara 25-30 derajat Celcius. Artemia berukuran sangat kecil dan ringan, hanya sekitar 1-2 sm dengan berat per ekor 10 mg, sehingga cocok untuk dijadikan pakan ikan gabus kecil.

Sementara itu, kandungan protein yang sangat tinggi dalam tubuh Artemia bisa dijadikan sebagai sumber nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus. Oleh sebab itu, Anda perlu memberi ikan gabus jenis pakan Artemia ini sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari.

2. Kutu Air (Dapnia)

gambar kutu air
gambar kutu air | sumber : tokopedia.com

Selain Artemia, Anda juga bisa memberikan pakan larva ikan gabus dari kutu air (daphnia). Hampir sama dengan Artemia, kandungan protein kutu air ini cukup tinggi sekitar 42%. Selain itu karena ukuran dari kutu air yang sangat kecil sehingga sesuai dengan bukaan mulut larva ikan gabus, maka kutu air ini lebih mudah dicerna oleh mereka.

Larva ikan gabus yang masih berumur 3 hari atau yang sudah lepas dari kantung kuning larva tersebut sudah bisa Anda berikan kutu air. Jika Anda memberikan kutu air sebagai pakannya, maka larva juga terlatih untuk bergerak, sebab kutu air ini sangat aktif sehingga membuat larva ikan yang ingin memangsanya juga ikut bergerak.

Makanan Ikan Gabus Dewasa

Setelah ikan gabus sudah berukuran cukup besar, maka lebih banyak lagi jenis Makanan Ikan Gabus yang bisa dijadikan sebagai pakan alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan ikan gabus sehingga hasil panen akan lebih memuaskan. Beberapa makanan ikan gabus dewasa yang bisa dijadikan sebagai pakan alternatif diantaranya seperti berikut ini

1. Keong Sawah

keong sawah
gambar keong sawah | sumber : news.trubus.id

Jika bukan merupakan ikan hasil budidaya, maka ikan gabus memiliki habitat asli di sungai dan sawah. Di habitat aslinya itu, biasanya ikan gabus makan ikan kecil dan keong, maka dari itu jika saat ini Anda sedang beternak ikan gabus, coba untuk memberikan keong sebagai salah satu pakan alternatif yang kaya akan kandungan protein.

Jika ikan gabus masih belum terlalu besar ukurannya, Anda bisa memberikan daging keong yang terlebih dahulu digiling hingga halus. Namun, jika ukuran ikannya sudah cukup besar, maka langsung saja beri daging keong dalam keadaan utuh. 

2. Bekicot

gambar bekicot
gambar bekicot | sumber : ojekepo.com

Meskipun terlihat mirip, sebenarnya bekicot dan keong itu berbeda, khususnya terkait dengan habitat hidupnya. Bekicot hidup di daratan, sedangkan keong hidupnya di perairan. Namun, keduanya sama-sama mengandung protein tinggi sehingga sangat bagus untuk dijadikan sebagai pakan alternatif ikan gabus apalagi aroma amis yang dikeluarkan oleh daging bekicot sangat mudah menarik perhatian ikan gabus.

3. Ikan Rucah

gambar ikan rucah
gambar ikan rucah | sumber : tokopedia.com

Selain kaya akan kandungan protein, ikan rucah juga mengandung kalsium yang bagus dijadikan sebagai makanan ikan gabus peliharaan. Ikan rucah bisa diberikan ke ikan gabus dalam keadaan utuh atau dapat pula dipotong-potong agar lebih mudah untuk dimakan.

4. Nasi Aking

gambar nasi aking
gambar nasi aking | sumber : websitefoto.com

Meskipun suka makan daging, bahkan jika terlambat dikasih makan, ikan gabus bisa memangsa ikan gabus lainnya (kanibal) namun sebenarnya ikan gabus termasuk hewan omnivora, sehingga Anda juga bisa memberikan nasi aking sebagai salah satu pakan alternatif.

Untuk membuat pakan ikan berbahan dasar nasi aking, maka sebelumnya Anda harus mengeringkan nasi aking terlebih dahulu. Kemudian rendam di dalam air, agar nasi kering itu lunak dan bila perlu Anda bisa menambahkan dedak sebelum diberikan ke ikan gabus.

5. Udang

udang kecil
udang kecil | sumber : pasar.bonceng.id

Pakan alternatif lainnya yang bisa diberikan ke ikan gabus dewasa adalah udang. Namun karena harganya yang tergolong mahal maka sebaiknya jangan berikan udang setiap hari ke ikan gabus. Udang dapat mengembalikan nafsu makan ikan gabus. Oleh sebab itu sebaiknya baru Anda jadikan sebagai pakan ikan gabus dewaasa, saat Anda melihat ikan gabus yang Anda pelihara itu terlihat malas makan.

Artikel Terkait Artikel Terkait
Pakan Ikan Nila Makanan Ikan Mujair
Makanan Ikan Patin Pakan Ikan Lele

Cara Membuat Pakan Ikan Gabus

Kebanyakan ikan gabus suka makan makanan yang ada di permukaan air. Namun ada pula sebagian ikan yang lebih suka memakan makanan yang tenggelam di dasar kolam. Oleh sebab itu, jika Anda merupakan pelaku budidaya ikan gabus, maka sebaiknya Anda perlu memahami kebiasaan makan dari ikan-ikan yang Anda pelihara itu. Hal ini dilakukan agar pemberian makanan bisa efektif tepat sasaran.

Meskipun demikian, Anda juga sebaiknya mempelajari lebih dalam tentang cara terbaik budidaya ikan gabus.  Salah satunya adalah cara pemberian makanan ikan gabus dan juga dampak kebersihan kolam pada pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus. Perlu Anda ketahui bahwa pakan ikan yang mudah tenggelam dapat menyebabkan penumpukan di dasar kolam sehingga tidak baik untuk kebersihan kolam.

gamabr pelet
gambar pelet

Oleh sebab itu, jika Anda ingin memberikan pakan ikan dalam bentuk pellet maka disarankan untuk memberikan pelet apung. Selain bisa dibeli di berbagai toko hewan ternak, Anda juga bisa membuatnya sendiri, bagaimana caranya? Simak saja ulasan lengkapnya berikut ini :

Cara Membuat Pelet Apung

  • Langkah pertama yang harus dilakukan jika Anda ingin membuat pellet apung adalah dengan mempersiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan. Bahan tersebut diantaranya seperti ikan yang telah dihaluskan hingga berbentuk seperti tepung. Kemudian dijemur namun jangan sampai terlalu kering. Anda dapat mengeringkan daging ikan giling dengan cara dijemur di bawah sinar matahari langsung. Bisa juga  dengan menggunakan mesin oven.
  • Langkah berikutnya Anda perlu memasukkan bahan yang memiliki fungsi untuk perekat. Misalnya seperti tepung tapioka dengan komposisi penggunaan sebesar 10 hingga 20 persen dari total campuran pellet yang akan Anda buat. Kemudian, tambahkan air secukupnya agar adonan yang Anda buat itu bisa lebih terikat. Selain tepung tapioka, Anda juga bisa menggunakan tepung gaplek dan tepung onggok.
  • Setelah itu, Anda perlu memasukkan bahan dasar sumber protein, yaitu tepung ikan yang telah Anda buat sebelumnya. Komposisi tepung ikan yang dibutuhkan minimal sebesar 20 persen dari total campuran pellet ikan gabus yang Anda butuhkan. Selain menggunakan tepung ikan, Anda juga dapat menggunakan tepung kepala udah, tepung jeroan atau tepung tulang.
  • Lanjutkan dengan memasukkan bahan pelengkap lain. Mulai dari dedak halus dengan komposisi maksimal sebesar 30 persen dari total campuran pellet yang akan Anda buat. Selain dedak Anda juga dapat memasukkan bungkil kedelai namun dengan komposisi maksimal sebesar 40 persen.
  • Setelah itu, masukkan juga bahan pelengkap lainnya. Bahan tersebut mulai dari minyak ikan yang komposisi maksimalnya sebesar 10 persen, 1-2 persen kalsium karbonat (kapur), serta 1-3 persen vitamin B komplek dan beragam jenis vitamin lainnya. Selanjutnya, blender semua bahan selama 10 menit.
  • Sebagai langkah terakhir keringkan adonan tersebut dengan menggunakan mesin ekstruder sistem kering. Hal ini agar pellet yang Anda buat tadi sudah dalam keadaan kering dan telah bersifat pakan apung.