Cara Membuat Kandang Ayam Potong : Model, Ukuran, Biaya, Contoh

5 min read

Kandang Ayam Potong

Ayam menjadi salah satu komoditas peternakan yang sangat besar hasil ekonomisnya bagi para peternak. Hal ini lantaran tingginya permintaan daging ayam. Salah satu jenis ayam yang nilai ekonomisnya tinggi adalah ayam potong atau ayam pedaging. Dalam memulai Beternak Ayam Potong maka hal yang harus disiapkan adalah Kandang Ayam Potong tersebut.

Sebelum memutuskan untuk membuat kandang yang sesuai, Anda terlebih dahulu harus memahami apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang ayam potong. Berikut ini ulasan Jurnal Manajemen terkait kandang ayam potong :

Artikel Terkait
Harga Ayam Potong
Bibit Ayam Potong

Cara Membuat Kandang Ayam Potong

1. Tentukan Tipe Kandang Ayam yang Akan Dibuat

Cara buat kandang ayam potong yang pertama yaitu pemilihan tipe kandang sesuai dengan kebutuhan. Terdapat dua tipe kandang ayam potong, yaitu:

a. Kandang Terbuka

kandang ayam terbuka
gambar kandang ayam terbuka | sumber : bisnisonlineusaharumahan.com

Desain kandang terbuka adalah tipe kandang ayam yang memiliki sirkulasi terbuka, proses pertukaran udara yang keluar masuk kandang juga secara alami. Kandang tipe ini paling banyak diterapkan oleh peternak ayam di Indonesia.

b. Kandang Tertutup

kandang ayam potong modern
gambar kandang ayam potong modern

Model kandang tertutup merupakan kandang ayam potong yang sepenuhnya tertutup tanpa adanya lubang untuk sirkulasi udara alami. Kandang ini menggunakan sirkulasi udara buatan, tipe kandang ini biasa digunakan di negara maju dan memiliki daya tampung yang sangat besar.

2. Perhatikan Bentuk Konstruksi Kandang yang Akan Dibuat

Selain mempertimbangkan pemilihan tipe kandang, konstruksi dari kandang ayam yang akan dibuat juga harus dipertimbangkan dengan baik. Sesuaikan konstruksi kandang dengan bentuk kandang dan ketersediaan modal.

Perhitungkan juga kekuatan kandang yang akan dibuat, karena kandang tidak hanya akan diisi oleh ayam, tetapi juga para pekerja kandang dalam proses perawatan ayam. Berikut adalah penjelasan dari beberapa konstruksi kandang ayam:

a. Bagian Atap

Atap tipe monitor memiliki kelebihan pertukaran udara yang baik, sehingga pembuangan gas beracun seperti NH3, CO2, dan H2S bisa lebih maksimal. Selain itu, bahan atap juga bisa dari asbes, seng, genteng, ijuk/rumbia. Dalam memilih bahan atap sesuaikan dengan lokasi kandang dan ketersediaan bahan.

Kemiringan atap dianjurkan antara 30 – 45 derajat. Hal ini bertujuan agar ketika turun hujan air tersebut tidak menggenang di atap dan tidak merembes masuk ke dalam kandang.

b. Dinding

Untuk kandang panggung tunggal/ postal tinggi dindingnya minimal 1,8 meter. Untuk kandang tingkat tinggi dinding lantai bawah minimal 2 meter dan dinding bagian lantai atas minimal 1,7 meter.

Bahan pembuatan dinding kandang bisa berupa bambu ataupun kawat. Sedangkan bagian tiangnya bisa menggunakan kayu atau cor.

c. Lebar Kandang

Lebar dari kandang panggung maksimal 8 meter. Sedangkan untuk kandang postal maksimal lebarnya adalah 7 meter.

d. Jarak antar Kandang

Jarak antar kandang yang dianjurkan yaitu minimal satu lebar kandang atau 8 meter yang diukur dari bagian terluar kandang. Usahakan juga agar setiap jarak antar kandang tersebut tidak ada tanaman yang menghalangi sirkulasi udara.

e. Arah Kandang

Arah kandang sebaiknya membujur barat – timur agar kandang mendapatkan sinar matahari yang cukup namun tidak langsung mengenai ayam.

Apabila terlalu banyak cahaya matahari yang masuk ke kandang, maka suhu kandang akan menjadi tinggi serta akan menyebabkan kepadatan semu atau kondisi ayam yang mengumpul di salah satu sisi kandang yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Kondisi kepadatan semu akan mengakibatkan suhu dan gas beracun pada salah satu sisi kandang meningkat lantaran sisi tersebut dipadati oleh ayam yang berkumpul menjadi satu. Selain itu distribusi tempat pakan dan minuman menjadi tak seimbang.

Karena pendistribusian makanan dan minuman yang tidak seimbang maka akan terjadi adanya gangguan pertumbuhan dan kesehatan ayam.

3. Buatlah Sketsa Gambar Rancangan Kandang

Sebelum memulai membuat kandang Anda perlu untuk membuat sketsa gambar model kandang ayam potong yang Anda kehendaki, agar mempermudah dalam proses pembangunannya. Sketsa gambar kandang tidak harus memiliki tampilan yang bagus, karena yang terpenting gambar tersebut bisa menunjukkan bentuk kandang ayam potong yang akan dibuat.

4. Pembangunan Kandang Ayam

Setelah mempersiapkan semua kebutuhan untuk pembangunan kandang, maka langkah selanjutnya adalah proses pembangunan kandang. Cara bikin kandang ayam potong harus benar-benar disesuaikan dengan tipe kandang yang telah diinginkan dan sesuai kebutuhan. Dalam hal ini Anda juga harus menyewa tukang dalam proses pembuatannya.

Ukuran Kandang Ayam Potong

Perlu dipahami bagi para peternak ayam potong, setiap kandang memiliki ukuran ideal. Bahkan terdapat standar ideal ukuran kandang untuk ayam potong yang dibudidayakan di daerah tropis.

Anda tentu sudah memahami bahwa daerah tropis seperti di Indonesia memiliki dua musim, dan suhu udaranya juga tinggi. Hal tersebut tentu akan memengaruhi pertumbuhan ayam. Standarnya setiap meter persegi (m2) kandang diisi 8-12 ekor ayam dengan tinggi kandang antara 2,25 – 2,5 meter, sedangkan lebarnya adalah 4 – 8 meter.

Penting untuk diketahui, bahwa apabila melebihi ukuran kandar yang telah dijadikan standar ideal tersebut, maka suhu kandang akan cepat meningkat dan secara otomatis akan memengaruhi pertumbuhan ayam potong.

 

Baca Juga : Analisa Usaha Ayam Potong Bagi Pemula [Hal Teknis hingga Keuangan]

 

Ukuran Ideal Kandang Berdasarkan Kapasitas/Populasi Ayam

Berikut ini adalah tabel tingkat kepadatan atau populasi ayam potong yang disesuaikan dengan usianya.

Usia

Populasi/Kepadatan ayam (m2)

1 hari – 1 minggu 40 – 50 ekor
2 minggu 20 – 25 ekor
Ø  2 minggu 8 – 12 ekor

Setelah membaca tabel tersebut, tentu Anda juga harus memahami bagaimanakah cara menghitung ukuran dari kandang ayam potong yang akan Anda buat. Berikut ini penjelasan lengkapnya untuk Anda simak.

Cara Menghitung Ukuran Kandang

Diketahui

500 ekor ayam : 8 = 62,5 m2

1000 ekor ayam : 5  = 16 m2

Hasil akhirnya adalah:

Ukuran kandang ayam potong 500 ekor = P x L = 12,5 m x 5 m =  62,5 m2

Ukuran kandang ayam potong 1000 ekor = P x L = 16 m x 5 m = 80 m2

1. Menentukan Ukuran Kandang Postal

Simulasi, idealnya lebar kandang postal untuk ayam potong yakni, maksimal 7 meter, kepadatan kandang maksimal 8 ekor per meter2 (1:8) dengan asumsi extra chick 2% (200 ekor).

Luas Kandang
= 10.200 / 8 ekor x 1 m2
= 1.275 m2

Panjang Kandang
= 1.275 m2 / 7 m
= 183 m

Jadi, ukuran kandang postal untuk 10.000 ekor adalah 7 m x 183 m.

2. Menentukan Ukuran Kandang Panggung

Simulasi, idealnya lebar kandang panggung maksimal 8 meter, kepadatan kandang maksimal 8 ekor per meter2 (1:8) dengan asumsi extra chick 2% (200 ekor).

Luas Kandang
= 10.200 / 8 ekor x 1 m2
= 1.275 m2

Panjang Kandang
=1.275 m2 / 8 m
= 160 m

Jadi, ukuran kandang postal untuk 10.000 ekor ayam adalah 8 m x 160 m.

3. Ukuran Kandang Ayam Potong Kapasitas 5.000 Ekor

Ukuran standar kandang yaitu setiap satu meter persegi (m2) diisi sebanyak 8 ekor ayam. Jadi ukuran kandang untuk ayam potong kapasitas 5000 ekor adalah 625 m2. Hasil tersebut diperoleh dari hasil perhitungan 5000 ekor ayam : 8 ekor ayam.

Beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam membuat kandang dengan kapasitas 5000 ekor, yaitu:

  1. Ukuran kandang tersebut memiliki panjang 90 meter dan lebar 7 meter
  2. Posisi kandang memanjang ke arah timur atau barat, sesuai dengan pancaran sinar matahari
  3. Kandang tersebut harus memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik

Rincian Biaya Pembuatan Kandang Ayam Potong Kapasitas 5.000 Ekor

Rincian biaya pembuatan kandang potong kapasitas 5.000 ekor yang harus kita siapkan adalah sebagai berikut:

  1. Bambu sebanyak 200 batang = Rp 2.000.000
  2. Kayu batangan dan papan = Rp 10.000.000
  3. Paku dan kawat = Rp 900.000
  4. Upah karyawan sebanyak 3 orang x Rp. 1.000.000 = Rp. 3.000.000
  5. Biaya kebutuhan lainnya Rp 2.000.000

Total perkiraannya adalah Rp. 17.900.000 Namun, hitungan tersebut hanyalah perkiraan. Untuk lebih jelas sebenarnya, perhitungan disesuaikan dengan harga bahan baku yang ada di daerah masing-masing. Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan bahan pembuatan kandang dan biaya tukang.

 

Baca Juga : Modal dan Desain Kandang Ayam Broiler [Konstruksi dan Peralatannya]

 

Contoh Kandang Ayam Potong

Cara pembuatan kandang ayam potong dan berbagai macam model kandang yang digunakan oleh para peternak ayam, memiliki berbagai keunggulan masing-masing.

1. Kandang Ayam Potong Modern / Close House

kandang ayam potong close house
gambar kandang ayam potong close house

Menggunakan kandang modern merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi ayam potong secara signifikan. Dengan adanya kandang modern, maka tidak akan ada gangguan pemeliharaan ayam, karena lingkungan kandang akan lebih baik, tempat pemeliharaan juga lebih hemat.

Selain berbagai kelebihan tersebut, dengan menggunakan kandang ayam yang modern kualitas ayam akan menjadi lebih baik, angka kematian menjadi lebih rendah, serta kondisi pertumbuhan ayam merata.

Kandang modern close house sering menggunakan sistem ventilasi tunnel, sistem ini sangatlah penting bagi kandang ayam close house. Karena sistem ini berfungsi untuk membuang panas, membuang uap air yang berlebihan, mengurangi debu dan bau, memberikan oksigen yang cukup, dan mencegah terbentuknya gas berbahaya seperti karbon dioksida dan amonia.

Terdapat dua tipe lantai yang digunakan untuk membangun kandang ayam modern, yang pertama yaitu tanah/semen (Deep Litter). Tipe kedua yaitu berbilah/berlubang (All-Slat), namun bisa juga dilakukan kombinasi antara dua tipe lantai tersebut.

2. Kandang Ayam Potong Sederhana

kandang ayam potong sederhana
gambar kandang ayam potong sederhana | sumber : cepets.info

Kandang ayam potong sederhana yaitu kandang ayam potong yang bisa digunakan untuk menampung ayam potong sebanyak 100 ekor. Bentuk dan kontruksi kandang juga bisa dibuat dengan sederhana saja, karena kapasitasnya yang hanya sedikit.

3. Kandang Ayam Potong Panggung

Kandang Ayam Petelur postal
gambar Kandang Ayam panggung | sumber : chickenfarm11.blogspot.com

Jenis kandang berbentuk panggung memiliki biaya yang lebih mahal dalam proses pembuatannya. Namun, jenis kandang ini memiliki kelebihan yaitu mudah dalam proses pembersihannya dan tidak memerlukan alas, karena kotoran ayam akan langsung jatuh ke bawah.

4. Kandang Ayam Potong Melantai

gambar kandang litter
gambar kandang litter | sumber : duniabinatang.net

Model kandang menantai merupakan jenis kandang yang paling sering digunakan oleh para peternak. Untuk kandang jenis ini proses pembuatannya mudah dan biaya pembuatannya juga tergolong murah.

Kandang melantai perawatannya jauh lebih rumit, sebab setiap selesai masa satu kali panen, alas kandang yang berupa sekam perlu diganti. Lantai kandang juga perlu dikeringkan untuk dipasang sekam yang baru.