Daftar Harga Ayam Joper Hari Ini Terupdate [Recommended]

3 min read

Harga Ayam Joper

Ayam joper merupakan hasil persilangan dari ayam petelur dan ayam kampong, sehingga memberikan sifat yang unggul, yaitu daging yang enak, daya tahan tubuh yang baik, dan cepat besar. Harga ayam joper di pasar juga lebih tinggi dibandingkan ayam broiler, sehingga bisnis ini cocok untuk Anda jalankan.

Harga ayam di pasaran dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti ketersediaan barang dan permintaan pasar. Pada saat ketersediaan barang di pasar langka atau sedikit, maka akan mendorong harga ayam jadi meningkat. Permintaan dari konsumen juga demikian. Apabila permintaan konsumen meningkat dan tidak diimbangi dengan ketersediaan barang, maka harga ayam akan naik.

Lalu bagaimana harga ayam joper hari ini ? Berikut ulasan Jurnal Manajemen mengenai harga ayam joper :

Artikel Terkait
Desain Kandang Ayam Joper
Pakan Ayam Joper
Cara Budidaya Ayam Joper

Harga Ayam Joper Hari Ini

Salah satu daya tarik dari Ternak Ayam Joper, selain rasa dan daya tahan tubuh adalah harga yang tinggi dan stabil. Harga ayam joper lebih tinggi dari ayam kampung, dengan masa panen yang lebih cepat. Ayam joper bisa dipanen saat berusia 50-60 hari, pada saat ayam kampung baru bisa dipanen setelah berusia 70-80 hari.

Harga ayam joper berbeda-beda di tiap daerah. Di beberapa kota besar, harga ayam joper lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga di daerah pinggiran. Itu disebabkan letak peternakan ada di kota-kota kecil, maka jika dijual di daerah pinggiran, tidak memerlukan biaya transportasi, sedangkan apabila dijual di pusat kota, maka biaya transportasi akan bernilai cukup besar.

Daftar Harga Ayam Joper Konsumsi

Harga Ayam Joper Hari Ini di beberapa daerah di Indonesia adalah sebagai berikut:

Daerah

Harga (Rp/kg)

DKI Jakarta Rp 38.000
Aceh Rp 37.000
Riau Rp 37.000
Bogor Rp 32.000
Bekasi Rp 37.000
Cilacap Rp 35.000
Kebumen Rp 35.000
Solo Rp 35.000
Wonogiri Rp 34.000
Klaten Rp 33.000
Karanganyar Rp 34.000
Kediri Rp 37.000
Surabaya Rp 39.000
Malang Rp 36.000
Makassar Rp 32.000

Harga tersebut adalah harga ayam dalam kondisi sudah disembelih dan siap untuk dikonsumsi. Apabila Anda menghendaki ayam joper dewasa untuk kemudian diternakkan, maka harga ayam joper dewasa berkisar dari Rp 40.000 sampai Rp 50.000 per ekor dengan bobot 1,5-2 kg per ekor.

Harga-harga di atas, adalah harga di beberapa daerah di Indonesia dan tidak sepenuhnya akurat, karena tentu ada beberapa daerah yang memiliki harga lebih tinggi atau lebih rendah dari harga di atas. Untuk mendapatkan harga yang lebih murah, Anda bisa datang langsung ke peternak atau pengepul. Tetapi umumnya pembelian hanya dilayani jika dalam jumlah besar.

Mengapa Harga Ayam Joper Dewasa lebih mahal ?

Berbeda dengan ayam DOC, ayam joper dewasa sedikit lebih susah untuk didapatkan dalam jumlah banyak, sehingga Anda perlu jeli untuk mencari peluang dan mendapatkan ayam joper dewasa yang berkualitas serta memungkinkan untuk diternakkan.

Mayoritas peternak ayam joper menggunakan bibit DOC yang dibeli dari beberapa distributor, sehingga sangat jarang peternak yang membeli ayam joper dewasa untuk dijadikan indukan. Hal itu disebabkan, metode ini memakan waktu yang cukup lama dan sulit untuk mendapatkan anakan ayam dalam jumlah banyak.

Ayam joper memang memiliki daya bertelur yang lebih unggul dibandingkan dengan ayam jawa biasa. Tetapi menggunakan bibit sendiri sangat kurang efisien, karena telur yang dierami tidak akan 100% menetas, sehingga peternak akan rugi dari segi biaya karena terus memberi makan ayam yang seharusnya bisa dijual saat berusia 2 bulan.

Kapan Harga Ayam Joper Turun ?

Meskipun harga ayam joper relatif stabil, tetapi ada beberapa momen harga ayam akan meningkat. Biasanya kondisi ini terjadi pada saat momen libur natal, tahun baru, idul fitri, dan hari raya kemerdekaan Indonesia. Anda bisa menyiasatinya dengan membeli beberapa hari sebelumnya, kemudian disimpan di lemari pendingin supaya kondisi daging masih segar.

Tingkat harga daging ayam joper juga terkadang mengalami penurunan walaupun tidak signifikan. Pada tahun 2019 dan awal tahun 2020, beberapa peternak ayam kampung di Indonesia mengalami penurunan harga ayam, tetapi penurunan harga tersebut tidak sebanyak penurunan harga ayam broiler.

Turunnya harga ayam kampung yang terjadi hanya berada pada level Rp 4.000 per kg, sedangkan penurunan harga ayam ras bisa mencapai Rp 10.000 per kg. Hal ini tentu sangat merugikan peternak ayam, sehingga sebelum menjual ayam joper, Anda perlu mengetahui kondisi harga ayam joper di pasar, supaya Anda tidak mengalami kerugian saat menjual ayam.

Penurunan harga ayam dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti tingginya supply bibit ayam dan daya beli masyarakat yang rendah. Meningkatnya supply bibit ayam dari produsen ke peternak menjadikan produksi ayam semakin meningkat, sehingga akan berimbas pada kelebihan produksi. Jumlah ayam yang berlebih membuat harga ayam di pasar menjadi menurun.

Daya beli masyarakat yang rendah bisa diakibatkan beberapa hal, seperti adanya barang pengganti daging ayam. Barang pengganti daging ayam adalah daging sapi atau kambing, sehingga apabila masyarakat mendapatkan daging sapi atau kambing dalam jumlah yang banyak dan murah, maka daging ayam tidak akan laku dan harga akan menurun.

 

Baca Juga : Harga Bibit Ayam Joper (Jawa Super) : Ciri-Ciri dan Cara Merawatnya

 

Harga Daging Ayam Joper

Harga ayam joper jika dibandingkan dengan ayam broiler masih lebih tinggi. Hal itu karena masyarakat memilih mengonsumsi daging ayam joper, karena memiliki rasa yang lebih gurih, daging yang lebih empuk, dan daging yang tidak lembek, karena memiliki otot yang lebih berkembang. Sebagai perbandingan, berikut adalah harga daging ayam broiler di beberapa wilayah di Indonesia.

Daerah

Harga (Rp/kg)

DKI Jakarta Rp 20.000
Aceh Rp 21.000
Riau Rp 19.800
Bogor Rp 19.000
Bekasi Rp 18.000
Cilacap Rp 17.500
Kebumen Rp 17.500
Solo Rp 18.000
Wonogiri Rp 17.000
Klaten Rp 17.500
Karanganyar Rp 18.000
Kediri Rp 18.800
Surabaya Rp 19.500
Malang Rp 19.300
Makassar Rp 24.000

Dari tabel di atas, diketahui harga ayam joper jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sesama ayam konsumsi yaitu ayam broiler. Tetapi, Anda tidak perlu khawatir akan tingginya harga jika berencana untuk mengembangkan bisnis ayam joper, karena ayam jenis ini memiliki segmen pasar yang berbeda, sehingga beberapa konsumen akan tetap memilih untuk mengonsumsi daging ayam joper.