By | October 8, 2017

Pembahasan mengenai manajemen logistik tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manajemen secara umum terlebih pemasaran. Pengertian manajemen logistik dan berbagai penjelasannya sudah banyak disajikan dalam buku manajemen logistik ataupun jurnal manajemen logistik. Studi kasus mengenai manajemen logistik rumah sakit, perusahaan nirlaba, dan lainnya juga telah banyak diuraikan di berbagai refrensi.

Perlu diketahui bahwasanya manajemen logistik berarti manajemen yang fokus pada aktivitas logistik. Menurut perkembangannya logistik atau disebut juga dengan distribusi fisik terdiri dari dua aktivitas pokok. Kedua aktivitas tersebut yaitu pengangkutan dan penyimpanan.

Menurut pandangan umum kedua kegiatan tersebut dilihat sebagai kegiatan terpisah. Sehingga adanya kedua aktivitas pokok tersebut maka logistik dipandang menjadi sistem operasi yang komperhensif dan meliputi berbagai bagian.

Pengertian logistik sendiri sering diartikan sebagai pengadaan. Sehingga manajemen logistik acapkali dihubungkan dengan manajemen persediaan.

Pentingnya pengaturan persediaan khususnya bagi barang baku dalam proses produksi menuntut adanya manajemen yang fokus pada hal tersebut. Oleh karena itu timbulah manajemen logistik yang akan dibahas pada artikel ini.

 

Baca Juga : Pengertian Distribusi, Saluran, Fungsi, Kegiatan dan Contohnya

 

Pengertian Manajemen Logistik

Terdapat Pengertian Manajemen Logistik dari berbagai sudut pandang. Berikut disajikan berbagai pengertian manajemen logistik :

  1. Manajemen logistik adalah bentuk tanggung jawab dalam pembuatan dan pengaturan sistem untuk menangani aliran bahan baku dan barang jadi.
  2. Manajemen logistik merupakan aplikasi dari prinsip manajemen pada aktivitas operasional disektor logistik supaya barang dan personalia bekerja secara efektif dan efisien.
  3. Pengertian manajemen logistik yaitu proses pengaturan strategis pada pengangkutan dan penyimpanan barang baku, suku cadang, dan raw material yang diperoleh dari penyedian, dan fasilitas yang tersedia.

Tujuan Manajemen Logistik

Manajemen logistik memiliki beberapa tujuan yang perlu diketahui. Tujuan manajemen logistik yaitu :

  1. Tujuan Umum

Terdapat dua tujuan umum dari manajemen logistik yaitu tujuan operasional dan keuangan. Tujuan Operasional yaitu supaya persediaan barang tersedia dengan ketepatan jumlah dan kualitas. Sedangkan tujuan keuangan menekankan pada efisiensi biaya yang digunakan.

  1. Tujuan Khusus

Pada intinya tujuan khusus menitikberatkan pada pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

 

Tugas Manajemen Logistik

Logistik adalah salah satu bagian dari aktivitas penyaluran. Secara global tugas manajemen logistik adalah menjaga keseimbangan diantara biaya dan pendapatan dalam rangka meraih profit. Tugas ini sangatlah sulit. Pengusaha biasanya menginginkan biaya pengangkutan yang rendah dan juga ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dalam penyaluran barang.

Disamping tugas umum tersebut, tugas manajemen logistik yang lain adalah :

  1. Menetapkan sistem manajemen logistik yang digunakan
  2. Menentukan penggunaan logistik secara privat atau agen
  3. Pemilihan moda transportasi
  4. Merancang organisasi logistik
  5. Memutuskan area pergudangan
  6. Menetapkan operasi gudang
  7. Merancang bauran logistik

Baca Juga10 Perencanaan Strategi Pemasaran Produk Baru

 

Fungsi Manajemen Logistik

Manajemen logistik memiliki fungsi yang saling berkaitan satu dan lainnya. Berbeda dengan sektor lain dalam manajemen pemasaran. Manajemen logistik memiliki setidaknya 7 fungsi. Adapun fungsi manajemen logistik adalah sebagai berikut :

  1. Fungsi Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan

Pada fungsi pertama, manajer logistik harus mampu merancang dan menentukan keperluan dari setiap program organisasi. Manajer wajib melakukan analisis terkait barang yang akan digunakan dengan skala prioritas dan ketersediaan.

Penentuan dan perancanangan tersebut harus disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Selain itu juga mennjau aspek ketersediaan dan kemudahan akses pada barang yang dimaksud.

  1. Fungsi Penganggaran

Langkah selanjutnya adalah manajemen logistik adalah melakukan penganggaran. Barang yang telah direncanakan sebelumnya perlu dihitung secara finansial sehingga diketahui jumlah dana yang akan dikeluarkan. Tujuan dari penganggaran logistik adalah supaya budget yang dimiliki dapat disesuaikan dengan keperluan yang diinginkan. Apabila penganggaran logistik terjadi ketimpangan atau ketidak sesuaian antara anggaran yang ada dengan keperluan maka akan dilakukan perubahan pada perencanaan.

  1. Fungsi Pengadaan

Sejatinya manajemen logistik adalah fokus pada pengadaan barang. Apabila terjadi ketidaksesuaian anggaran dan sulit untuk merubah perencanaan.

Maka harus ada solusi alternatif yang harus diusahakan. Hal ini dikarenakan dalam manajemen logistik pengadaan barang adalah hal wajib. Pada titik inilah manajer logistik diuji kepiawaiannya dalam mengelola aktivitas logistik meski anggaran tidak mencukupi.

  1. Fungsi Penyimpanan dan Penyaluran

Proses penyimpanan dilakukan setelah barang diperoleh. Kemudian barang tersebut didistribusikan kepada pihak yang berkepentingan selanjutnya. Proses distribusi ini harus melibatkan orang yang memiliki kepentingan dengan aktivitas logistik tersebut. Peraturan tersebut untuk menjaga keamaan dair proses manajeme logistik.

  1. Fungsi Pemeliharaan

Pada manajemen logistik pemeliharaan barang  logistik merupakan hal yang sangat penting. Pemeliharaan barang dilakukan agar tidak cepat rusak. Barang logistik dapat ditemukan yang telah terpakai, belum terpakai bahkan barang pinjaman. Sehingga fungsi pemeliharaan sangat dibutuhkan pada manajemen logistik.

  1. Fungsi Penghapusan

Fungsi manajemen logistik juga ada kegiatan penghapusan. Apabila ditemukan barang yang rusak maka barang tersebut harus segera diperbaiki atau diganti dengan barang yang mirip. Inilah yang dimaksud fungsi penghapusan dalam manajemen logistik.

  1. Fungsi Pengendalian

Manajer logistik memiliki tugas dalam melaksanakan fungsi pengendalian. Pengendalian dilaksanakan pada setiap tahapan fungsi sebelumnya. Tujuannya adalah agar keberjalanan fungsi manajemen logistik berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

 

Baca Juga : Contoh Tugas Manajemen Pemasaran Pada Perusahaan

 

10 Manfaat Manajemen Logistik

Selain memiliki fungsi, manajemen pada logistik juga memberikan manfaat khususnya bagi organisasi atau perusahaan. Manfaat manajemen di bidang logistik dibagi menjadi 10 bidang. Adapun manfaat manajemen logistik adalah sebagai berikut :

  1. Persediaan

Pengaturan pada aktivitas yang berkaitan logistik akan memberikan keuntungan akan ketersediaan barang. Melalui manajemen tersebut perusahaan dapat melaksanakan kegiatan operasionalnya dengan baik. Akibat manajemen pada aktivitas logistik perusahaan juga dapat fokus pada bidang manajemen yang lain karena kebutuhan akan barang telah tersedia.

  1. Transportasi

Sepsifikasi pada aktivitas logistik membuat perusahaan lebih aware terhadap kegiatan tersebut. Salah satunya adalah dengan penyediaan alat transportasi. Perusahaan dengan manajemen logistik yang baik akan menyediakan transportasi untuk distribusi persediaan.

  1. Fasilitas

Transportasi menjadi salah satu hal utama. Kemudian penyediaan fasilitas khususnya tempat penyimpanan juga merupakan pengembangan dari spesialisasi pada manajemen ini. Melalui fasilitas yang baik maka akan mendukung manajemen persediaan.

  1. Layanan

Merupakan bagian dari manajemen pemasaran maka manajemen logistik juga menyediakan pelayanan yang baik. Pelayanan ditujukan tidak hanya keapda pelanggan atas ketepatan waktu pengantaran. Akan tetapi terhadap stakeholder yang terkait lainnya seperti supplier.

  1. Manajemen dan Administrasi

Keberjalanan dalam setiap proses manajemen adalah dengan adanya administrasi. Pada manajemen persediaan, selain menjaga ketersediaan barang juga memiliki keteraturan dan pencatatan yang baik dan teratur.

  1. Inbound Trasnportasi

Inbound transportasi menangani distribusi barang dan raw material dari supplier ke dalam perusahaan. Melalui penerapan manajemen yang terfokus pada persediaan barang tersebut maka perusahaan akan lebih mudah memperoleh suplier dengan kualitas barang yang baik. Selain itu brang yang diperoleh juga dapat disesuaikan dengan keperluan perusahaan.

  1. Outbond Trasnportasi

Berbeda dengan inbound maka outbond transportasi lebih menangani distribusi ke luar dari perusahaan ke konsumen. Spesialisasi inilah yang membuat pelayanan khususnya pengantaran terhadap konsumen berjalan dengan baik.

  1. Problem Solving

Permasalahan dalam proses manajemen adalah hal yang biasa tidak terkecuali pada bagian penyediaan. Melalui manajemen yang diterapkan pada bidang logistik maka permasalahan yang akan terjadi dapat segera diantisipasi dan diatasi dengan cepat, tepat dan akurat.

  1. Penyedia infromasi Kepada konsumen

Konsumen maupun calon konsumen memiliki hak untuk mengakses track pengiriman terhadap barang yang dipesannya. Melalui manajemen logistik maka pemberian informasi tersebut menjadi lebih terorganisir. Terogranisisr itulah yang membuat pelayanan terhadap pemberian informasi berjalan lancar.

  1. Kepercayaan Konsumen

Melalui berbagai pelayanan yang diberikan kepada konsumen maupun pelanggan baik pemberian informasi, ketepatan distirbusi, dan pelayanan yang baik. Maka faktor tersebutlah yang membangun kepercayaan konsumen terhadap perusahaan. Faktor itu pula yang akan menumbuhkan loyalitas konsumen terhadap perusahaan.

Incoming search terms:

  • fungsi logistik
  • tujuan logistik
  • manajemen logistik
  • manfaat logistik
  • Manfaat transportasi logistik yaitu
  • manfaat transportasi logistik
  • tujuan dan sasaran logistik kwh sma
  • manfaat manajemen logistik
  • fungsi manajer logistik
  • tujuan manajemen logistik terkait6Rs

One Reply to “10 Manfaat Manajemen Logistik Beserta Tujuan, Fungsi, dan Manfaat”

  1. Pingback: Strategi Promosi Penjualan Produk Beserta Tujuan dan Klasifikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *