Pasar Valuta Asing (VALAS) : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Pelaku, Dll

7 min read

Valuta Asing

Vauta Asing atau dikenal dengan VALAS adalah sebuah istilah yang sangat umum di dengar di masyarakat. Terlebih lagi pada dunia bisnis, ekonomi dan pasar saham. Istilah valas ini sudah tidak asing lagi bagi mereka.

Namun bagi orang awam meski pernah bahkan sering mendengar kata valuta asing, banyak diantaranya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan valuta asing ? apa fungsinya ? Dan siapa saja pemain bisnis valas ini ?

Valuta Asing di Mata Masyarakat

Di Masyarakat yang sering ada di masyarakat selalu diidentikan dengan kurs mata uang asing yang digunakan bersama-sama pada transaksi Internasional.

Contoh saja pada perdagangan antar negara. Contoh kurs valuta asing yang sering digunakan oleh dunia internasional adalah U.S Dollar (US$) karena dinilai sebagai mata uang internasional. Akan tetapi masih banyak lagi kurs yang dapat digunakan dan disepakati di transaksi internasional. Contohnya Pound Sterling (GBP), Euro (EUR), Japanese Yen (JPY), Chinese Yuan (CNY), Singapore Dollar (SGD), dan masih banyak lainnya.

Jika anda ke luar negeri dan membeli produk berupa barang atau jasa maka kemungkinan besar Rupiah tidak akan berlaku. Oleh karenanya anda harus konversi mata uang rupiah ke kurs valas yang berlaku di negara anda berada.

Selain untuk transaksi, valuta asing ini biasa juga digunakan sebagai alat Investasi. Banyak masyarakat yang terjun di dunia investasi valas dan memperoleh keuntungan karena tingkat returnnya yang tinggi. Namun adapula yang rugi besar karena pergerakan dari perubahan harga yang super cepat serta resiko yang tinggi.

Saking menariknya membahas mengenai valuta asing maka pada artikel kali ini Jurnal Manajemen akan menyajikan ulasan mengenai Valuta Asing secara lengkap. Simak penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Valuta Asing

Secara umum seperti yang telah dibahas sebelumnya mengemukakan bahwa valuta asing atau valas adalah mata uang yang disepakati untuk digunakan dan diterima sebagai alat transaksi pada pembayaran suatu perdagangan antar negara/perdagangan internasional.

Namun untuk melengkapi pengertian umum di atas, para ahli banyak mengemukakan pendapat mengenai definisi valuta asing ini. Beberapa diantaranya :

Menurut Para Ahli

Jose Rizal Joesoef – Valas adalah mata uang yang dipergunakan sebagai alat transaksi internasional

Hamdy Hadi – Pengertian valuta asing adalah mata uang asing yang memiliki fungsi sebagai alat transaksi pada pembayaran transaksi internasional dan memiliki pencatatan kurs resmi dari Bank Sentral Dunia.

Eng, Les, dan Mauer – Valas merupakan mata uang asing yang bisa diklaim sebagai aset keuangan oleh perusahaan.

Valas ini juga masuk ke dalam kategori Devisa Negara yang bisa digunakan sebagai cadangan kekayaan suatu negara. Sehingga keberadaan valas sangat penting bagi perekonomian suatu negara.

Kurs Valutas Asing

Setelah memahami mengenai valuta asing terdapat kurs valuta asing yang harus dimengerti sebelum menggunakannya. Karena perubahan harga yang sangat cepat pada nilai mata uang. Namun apa itu kurs valuta asing ?

Kurs mata uang asing atau kurs Valuta Asing adalah nilai rasio atau perbandingan antar suatu mata uang dengan mata uang yang lain. Intinya kurs valas ini menunjukkan adanya perbedaan diantara dua mata uang yang berbeda.

Sebagai contoh pada awal bulan Juli 2019 Kurs Dollar terhadap Rupiah adalah Rp 14.100 per 1 USD. Namun pada awal Juli 2017 nilai 1 USD adalah Rp 13.200. Melihat ilustrasi tersebut kita jadi tau perbedaan kurs dollar terhadap rupiah dan terjadi perubahan pada setiap waktunya.

Sehingga bagi yang ingin berinvestasi ke valas terlebih dahulu harus mengerti pegerakan dan kurs valas hari ini yang sedang berlaku. Jangan sampai nilai tukar terhadap mata uang asing lainnya justru merugikan investasi anda.

Fungsi Valuta Asing

Menggunakan valas dalam setiap transaksi internasional memberikan manfaat yang memudahkan transaksi. Setidaknya terdapat manfaat yang menjadi fungsi valas itu sendiri. Ada 4 fungsi valuta asing diantaranya :

  1. Alat Tukar Internasional
  2. Pengendali Kurs Mata Uang
  3. Alat Pembayaran Antar Negara
  4. Mempermudah Perdagangan Internasional

Untuk lebih jelasnya mengenai 4 fungsi valas dapat dicermati pembahasan berikut :

1. Alat Tukar Internasional

Sebagai alat tukar internasional bagi masyarakat tentu akan memudahkan kita semua dalam bertransaksi terlebih saat sedang berkunjung di luar negeri. Seperti yang kita ketahui bahwa Rupiah hanya berlaku di Indonesia secara umum. Adapun jika sedang berada di luar negeri maka harus menyesuaikan dengan mata uang yang berlaku di negara tempat kita berada.

2. Pengendali Kurs Mata Uang

 Seperti pembahasan sebelumnya bahwa rasio perbandingan mata uang suau negara dengan negara lain disebut dengan kurs valas.

Jika kurs rupiah terhadap kurs Dollar Amerika semakin melemah maka menyebabkan nilai tukar rupiah semakin tinggi terhadap Dollar Amerika.

Kondisi di atas disebut dengan apresiasi dollar Amerika pada rupiah dan sebaliknya depresiasi rupiah terhadap dollar Amerika.

Adapun sebaliknya jika kurs rupiah menguat maka nilai tukar rupiah ke dollar Amerika semakin turun.

Oleh karenanya dari kondisi tersebut maka diperlukan pengendalian. Penggunaan dengan pengelolaan valas yang baik maka dapat mengendalikan pergolakan kurs atau nilai mata uang. Biasanya perubahan kurs valas ini dipengaruhi beberapa faktor seperti cadangan devisa, hutang luar negeri, nilai pasar valuta asing dan pasar modal, situasi politik, dan lain sebagainya.

3. Alat Pembayaran Antar Negara

Tidak hanya pada tingkat masyarakat saja yang dapat menggunakan valas atau mata uang asing. Valas dapat juga digunakan sebagai alat pembayaran antar negara. Sebagai contoh pembayaran disini seperti pembayaran hutang piutang luar negeri, investasi di dalam maupun luar negeri, pembangunan di dalam negeri dan luar negeri yang berkaitan dengan diplomasi (ex : Kedubes), dan lain sebagainya.

Pada kasus ini tentu saja pengetahuan akan kurs valas sangat diperlukan agar sesuai dengan nilai mata uang yang berlaku saat itu.

4. Mempermudah Perdagangan Internasional

Fungsi yang tidak kalah penting dari pergunakannya valuta asing adalah untuk memperlancar perdagangan internasional.

Perdagangan internasional seperti ekspor dan impor dimudahkan dengan adanya valas ini. Tidak perlu selalu menggunakan sistem barter namun dengan alat tukar valas akan membuat kegiatan ini menjadi lebih sederhana.

Sebagai contoh pada perdagangan hasil perkebunan di Indonesia ke luar negeri. Maka terdapat standard harga Internasional menggunakan kurs Valuta Asing pada setiap produk perkebunan tersebut.

Namun jika tidak ada Valas maka penentuan harga tentunya akan menjadi lebih rumit.

Jenis Valuta Asing

Sama halnya dengan devisa, valuta asing dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori pertama adalah berdasarkan jenisnya, kemudian kategori kedua adalah menurut bentuknya.

Menurut Jenis

Valas menurut jenisnya dibagi kembali menjadi 2 yaitu :

Valuta Asing Fisik yaitu sebagai mata uang dalam bentuk kertas atau logam yang biasa masyarakat gunakan sebagai alat tukar.

Valuta Asing Non-Fisik merupakan mata uang dalam bentuk uang giral atau surat-surat berharga seperti wesel, cek, travelers, dan lain-lain.

Berdasarkan Bentuk

Jika dilihat berdasrkan bentuknya maka valas dibagi menjadi :

  • Mata Uang Asing (IDR, USD, EURO, JPY, dan lain-lain)
  • Surat Wesel Luar Negeri (Wesel Ekspor-Impor)
  • Saldo Kredit (Kredit Bank Devisa suatu negara)
  • Hak penerima pembayaran (Berbeda pada tiap negara)

Faktor yang Mempengaruhi Nilai Valuta Asing

Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan perubahan valas ini. Beberapa diantaranya adalah :

  • Kondisi ekonomi suatu negara
  • Perkembangan ekonomi
  • Situasi Politik
  • Perubahan harga barang-barang ekspor-impor
  • Inflasi
  • Selera Masyarakat
  • Tingkat Bunga

Pasar Valuta Asing

forex trading
forex trading

Selain mengetahui mengenai valuta asing, selanjutnya adalah mempelajari mengenai pasar valuta asing. Apa itu pasar valuta asing ?

Pasar Valuta Asing atau yang lebih dikenal dengan Foreign Exchange Market (FOREX) adalah pasar keuangan internasional yang didalamnya memperdagangkan antar mata uang satu dengan mata uang lainnya.

Keberadaan pasar ini menghubungkan pasar-pasar uang di seluruh dunia selama 24 jam terus menerus. Pasar uang ini terdesentralisasi di setiap pasar uang di setiap negara. Adapun fungsi pasar valuta asing ini sebagai “HUB” atau tempat bertemunya penjual dan pembeli valas sepanjang waktu kecuali pada weekend.

Forex juga merupakan pasar uang yang paling besar di dunia. Bagaimana tidak, perputaran setiap hari saja mencapai 5,3 Triliun Dollar Amerika.

Kelebihan Pasar Valuta Asing

Terdapat beberapa kelebihan dari pasar valas ini. Secara singkat kelebihan dari pasar valas diantaranya :

  • Operasional pasar valas berlangsung selama 24 jam sehingga transaksi dapat dilakukan kapanpun kecuali weekend.
  • Harga jual terbilang stabil pada setiap kurs mata uang.
  • Biaya transaksi tergolong murah.
  • Naik turun nilai tukar mata uang dapat dimanfaatkan sebagai keuntungan yang kita peroleh pada timing yang tepat.
  • Pada umumnya daya beli dari investor lebih tinggi dari modal yang tersedia.

Kekurangan Pasar Valuta Asing

Adapun kekurangan dari pasar valas yaitu :

  • Pergolakan nilai tukar dan resikonya sulit untuk diprediksi.
  • Sulit untuk dimasuki oleh masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.
  • Asal negara pelaku di pasar valas sangat menentukan keberhasilan. Hal ini dikarenakan adanya peran pemerintah pada nilai mata uang yang sedang diperdagangkan.

 

Baca Juga : Tips & Cara Belajar Investasi Saham Bagi Pemula Terlengkap

 

Pelaku di Pasar Valuta Asing

Valuta asing memang menarik untuk dijadikan ladang bisnis. Terlebih bila seorang pelaku ekonomi mengetahui dan mempelajari pergerakan nilai tukar dari setiap kurs mata uang. Tapi siapa saja yang membutuhkan valuta asing  dan melakukan aktifitas bisnis valas tersebut ?

Berikut Pelaku Ekonomi yang ikut andil dalam pasar valuta asing :

  1. Dealer (Bank Seluruh Dunia)
  2. Dunia Usaha
  3. Bank Sentral
  4. Pialang
  5. Arbitrator dan Spekulan
  6. Pemerintah

Setiap pelaku memiliki perannya masing-masing di dalam bisnis valas.

1. Dealer (Bank Seluruh Dunia)

Pengertian lain dari dealer adalah market maker dimana dealer adalah pihak yang mendorong agar pasar valas tertentu menjadi lebih bergairah. Delaer juga memiliki kemampuan untuk mengatur persediaan pada beredarnya mata uang. Keuntungan dealer biasanya diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli valas.

Pelaku dealer ini kebanyakan dari bank-bank yang ada di seluruh dunia. Oleh karenanya terdapat Pasar Uang Antar Bank (PUAB). PUAB ini berfungsi untuk menyediakan keperluan sebagian besar dari perputaran uang di dunia bisnis dan juga kebutuhan dari spekulan akan transaksinya. SAlah satu kebijakan terhadap beredarnya mata uang disebut dengan Kebijakan Moneter.

Transaksi yang dilakukan di pasar valas ini biasa menggunakan nama nasabah ataupun kepentingan pada seitiap bank.

2. Dunia Usaha

Karena kelebihan dan keuntungan yang diperleh maka pasar valas ini merupakan kebutuhan dari individu yang berkecimpung di dunia usaha ataupun perusahaan. Khusus untuk perusahaan dengan transaksi internasional maka akan sering menggunakan pembayaran dengan valas (ex : ekspor-impor).

Dibandingkan dengan perbankan, spekulan ataupun dengan perdagangan valas maka nilai yang berputar terlihat kecil dan berdmapak kecil pada arus kurs mata uang.

Meskipun demikian dalam jangka panjang, perputaran valas di sekitar dunia usaha akan menjadi faktor yang berperan penting pada nilai tukar mata uang antar negara. Sebagai contoh apabila perusahaan internasional atau multinasional melakukan transaksi dan menutup (jual atau beli) dengan jumlah yang besar. Maka perubahan kurs bisa saja terjadi tanpa adanya prediksi dari pemain-pemain pasar valas yang lainnya.

3. Bank Sentral

Meski terdapat Bank Sentral Dunia atau sering disebut dengan Bank International for Settlement (BIS)., Bank sentral yang dimaksud disni adalah bank sentral pada setiap negara. Bank sentral memiliki peran penting pada pasar valas. Peran bank sentral adalah sebagai pengendali pasar atau pengendali suplai uang dan suku bunga.

Sebagai pengendali pasar, bank sentral biasanya memanfaatkan cadangan devisa untuk menstabilkan kondisi di pasar valas. Kekuatan bank sentral dalam mengendalikan kurs mata uang memang cukup kuat namun bukan berarti tidak bisa diganggu. Apabila intervensi terhadap pasar uang dengan melakukan penarikan atau penjualan valuta asing dalam jumlah besar dilakukan maka dapat menimbulkan ketidakstabilan.

Contohnya yang terjadi pada tahun 1992 -1993 di Eropa dan Asia Tenggara dimana nilai tukar mata uang di eropa dan asia tenggara jatuh.

4. Pialang

Pihak yang bertugas sebagai perantara antara penjual dan pembeli pada transaksi mata uang asing disebut dengan perusahaan pialang. Keuntungan pialang adalah dengan menawarkan jasa tersebut yang biasanya sekian % dari transaksi yang ada.

Pialang seringkali memiliki akses informasi dari dealer dan bank di hampir di seluruh dunia. Dilansir dari CNN bahwa 2% dari nilai transaksi di seluruh dunia yang berkisar 25 – 50 triliun USD dilakukan oleh pialang.

5. Arbitrator dan Spekulan

Istilah arbitrator didefinisikan sebagai pihak ketiga yang terlibat pada suatu kesepakatan dan dapat memaksakan suatu kehendak dalam rangka mendapatkan keuntungan yang berasal dari selisih harga.

Adapun Spekulan merupakan pihak yang melakukan spekulasi terhadap perubahan nilai mata uang dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang berasal dari perubahan/fluktuasi harga secara umum.

Arbitrator dan Spekulan bergerak secara independen atas kemauan mereka sendiri. Sehingga tidak memiliki tugas dalam melayani pembeli dan tidak menjamin berlangsungnya pasar valas yang baik.

6. Pemerintah

Sudah pasti pemerintah merupakan pelaku ekonomi di pasar valas. Pemerintah dengan insturmen negaranya mengikuti pasar valas dengan tujuan memperoleh keuntungan untuk meningkatkan pendapatan nasional, devisa dan membayar hutang luar negerinya. Perolehan keuntungan dari pasar valas ini nantinya akan dikonversi ke kur mata uang di setiap negaranya.

 

Demikian penjelasan mengenai valuta asing yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk terus update informasi dari Jurnal Manajemen.