Daftar Umpan Ikan Nila Paling Jitu dan Cara Membuatnya

9 min read

umpan ikan nila

Memancing merupakan salah satu hobi yang banyak digemari orang Indonesia. Hal itu juga dikarenakan banyaknya ragam ikan yang hidup di perairan indonesia baik itu di laut ataupun di perairan tawar. Salah satu ikan yang menjadi kesukaan untuk dipancing adalah ikan nila. Manfaat ikan nila dan rasanya yang enak menjadi daya tarik tersendiri dari ikan ini. Tentu untuk mendapatkan ikan ini tentu dibutuhkan racikan umpan ikan nila yang jitu.

Umpan mancing ikan nila kini banyak sekali ragam dan jenisnya. Dari mulai umpan yang dibuat sendiri hingga umpan yang dikeluarkan oleh pabrikan umpan ikan seperti pelet dan semacamnya. Dalam memancing ikan nila ini juga diperlukan pengetahuan tentang tingkah laku dan juga habitatnya agar hasil memancing dapat diperoleh secara maksimal.

Oleh karena itu pada artikel Jurnal Manajemen kali ini akan membahas secar tuntas mengenai umpan ikan nila. Berikut ulasannya :

 

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Nila Cepat Panen Menguntungkan

 

Asal-Usul Ikan Nila

Ikan nila pertama kali didatangkan ke Indonesia yaitu pada taun 1969 oleh Balai penelitian perikanan air tawar bogor. Mulai saat itu ikan nila ini mulai menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Untuk pemberian nama ikan ini merupakan ketetapan dari direktur jenderal perikanan pada tahun 1972. Nama nila diambil dari nama spesiesnya yaitu nilotica yang kemudian menjadi nila.

Untuk asal dari ikan nila ini sebenarnya dari hulu sungai Nil di uganda. Kemudian ikan ini menyebar ke berbagai daerah di Afrika karena bermigrasi menuju mesir melalui sungai Nil. hingga populasi terbanyaknya ditemukan di Chad dan juga Nigeria hingga kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia seperti Amerika, Eropa, Asia, dan juga Australia.  

Habitat Ikan Nila

Ikan nila memiliki habitat di perairan yang tawar seperti sungai, sawah, danau, rawa, situ dan genangan air tawar lainnya. Seiring dengan perkembangannya ikan ini juga mulai beradaptasi dan dapat hidup di kondisi air payau. Untuk daerah atau habitat paling ideal bagi ikan nila sendiri yaitu di perairan tawar dengan suhu berkisar 12 sampai dengan 38 derajat celsius atau pada suhu yang optimal.

Untuk masa berpijah ikan nila ini membutuhkan suhu diantara 22 sampai dengan 27 derajat celsius. Apabila suhu yang terlalu ekstrem baik terlalu dingin atau panas dapat mengganggu laju pertumbuhan dari ikan nila bahkan sampai mematikan untuk ikan nila dapat hidup. Untuk tingkat keasaman air, ikan nila dapat optimal dalam berkembang biak dan juga tumbuh pada pH 7 sampai dengan 8.

Jenis-Jenis Ikan Nila

  1. Nila Merah

Jenis yang pertama ini adalah ikan nila merah. Ikan nila merah ini merupakan salah satu jenis nila yang paling banyak dibudidayakan. Hal tersebut karena ikan ini memiliki warna yang bagus serta dagingnya yang enak dan juga sedap dimakan. Pertumbuhan ikan ini termasuk cepat sehinga para pembudidaya ikan nila merah ini dapat melakukan panen dengan sering.

  1. Nila GESIT

Jenis selanjutnya adalah ikan nila gesit. Nama GESIT merupakan singkatan dari Genetically Supermale Indonesia Tilapia yang dikembangkan oleh BPPT, BBPBAT, dan juga IPB pada tahun 2006. Ikan nila ini merupakan hasil rekayasa genetik dari nila GIFT dari filipina. Ikan ini didatangkan ke Indonesia oleh pemerintah pada tahun 1994 dan 1997.

Nilai hasil rekayasa genetik ini tentu memiliki keunggulan yang lebih daripada nila jenis lain. Salah satu keunggulannya adalah mampu memproduksi ikan nila jantan dengan daya dan harapan hidup mencapai 98 persen. Selain itu pertumbuhan ikan ini juga tergolong cepat dan mempunyai ukuran panjang mencapai 8 cm saat umur 4 sampai dengan 5 bulan.

  1. Nila citralada

Ikan nila citralada ini merupakan ikan yang berasal dari Thailand. Ikan ini memiliki tampilan fisik yang mempesona dengan warna merah terang dan memiliki sirip yang panjang. Kelebihan ikan ini adalah dapat menghasilkan anakan jantan yang banyak. Ikan nila jenis ini memiliki daging yang kenyal, daya tahan tubuh kuat, serta dapat memproduksi telur secara melimpah.

  1. Nila nirwana 3

Jenis nila berikutnya adalah nila nirwana. Nila ini merupakan nila hasil persilangan dari nila gesit dan juga nila gift. Ikan ini juga biasa dikenal dengan nama ikan ras wanayasa. Ikan nirwana 3 ini mampu tumbuh 30 persen lebih cepat dan masa panennya dapat dilakukan selama 2 bulan dengan presentase anakannya mencapai 80 persen.

  1. Nila BEST

Nila BEST atau Bogor Enhanced Strain Tilapia adalah nila hasil pengembangan generasi ke enam dari persilangan nila GIFT dan 3 strain nila. Ciri fisik dari ikan ini mirip dengan nila GIFT. Ukuran benih ikan BEST ini berukuran lebih besar dan dapat beradaptasi dengan lingkungan yang buruk sekalipun. Selain itu ikan ini juga memiliki daya tahan yang cukup kuat.

  1. Nila Larasati

Nila berikutnya adalah jenis ikan nila lokal yang dibudidayakan oleh balai benih ikan Janti di Klaten. Untuk pembudidayaannya, ikan ini dapat ditempatkan di berbagai lokasi seperti kolam buatan, kolam air deras, air payau, dan sebagainya. Ikan ini juga memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga mampu hidup di berbagai kondisi lingkungan airnya.

  1. Nila SRIKANDI

Jenis nila berikutnya adalah nila SRIKANDI atau salinity resistant improvement tilapia from sukamandi. Ikan ini merupakan hasil persilangan dari nila nirwana hitam betina dan juga biru jantan. Untuk waktu panennya, ikan ini membutuhkan waktu sekitar 3 sampai dengan 4 bulan dengan bobot ikan mencapai 250 gram per ekornya. Selain itu ikan srikandi ini dapat juga bertahan hidup di kondisi air payau.

Umpan Ikan Nila Kolam

umpan ikan nila di kolam
umpan ikan nila di kolam | source : pembuatumpanpancing.blogspot.com

Cara memancing ikan terdapat banyak sekali baik secara langsung di alam liar ataupun memancing di kolam pemancingan. Untuk memancing di kolam pemancingan membutuhkan trik dan juga umpan yang cocok. Berikut ini akan diberikan contoh cara pembuatan umpan jitu ikan nila terbaru di kolam pemancingan umum.

  1. Umpan yang pertama ini menggunakan bahan pelet bersama dengan kategori P 1000 dan juga air hangat seperlunya. Cara membuatnya cukup dengan mencampurkan pelet tadi dengan menggunakan air hangat. Campurkan hingga menjadi adonan. Setelah menggumpal menjadi adonan, buatlah adonan menjadi bulatan kecil yang sesuai dengan ukuran mulut nila.
  2. Umpan ikan nila berikutnya yaitu menggunakan bahan pelet dengan merek PF 1000 dan juga menggunakan kuning telur ayam kampung beserta madu secukupnya. Cara membuat umpan ini adalah dengan mencampur semua bahan tadi hingga menggumpal seperti adonan. Kemudian bentuk adonan menjadi bulatan kecil dan sesuaikan ukuran sesuai dengan ukuran mulut ikan nila.

Umpan Ikan Nila di Danau

Untuk umpan mancing nila di danau dapat menggunakan umpan dari lumut. Lumut yang digunakan adalah lumut sawah atau lumut di pinggiran sungai. Pilihlah lumut yang berukuran cukup panjang agar dapat dengan mudah dikaitkan di kail Anda. Lumut seperti ini dapat diperoleh di area sawah atau parit kecil yang tergenang air.

Lumut merupakan umpan yang cukup efektif untuk memancing nila di danau. Dengan menggunakan umpan lumut ini juga dapat untuk memancing nila babon atau nila indukan di danau. Namun apabila Anda mengalami kesulitan mendapatkan lumut, Anda juga bisa menggunakan umpan dari cacing. Cacing yang bisa digunakan adalah cacing laut atau cacing merah.

Untuk cacing laut hanyalah sebutan untuk cacing kecil dengan ukuran mirip kelabang. Cacing jenis ini dapat dijumpai pada daerah sawah atau daerah sungai kecil yang dekat dengan daerah laut. Apabila Anda sulit menemukannya, Anda juga bisa mendapatkan cacing ini di toko-toko pakan burung atau di toko pemancingan.

Dari semua umpan untuk memancing ikan nila di danau tersebut, yang paling efektif adalah cacing laut. Karena selain cacing laut ini merupakan makanan kesukaan ikan nila, cacing ini juga cukup mudah untuk dipasang di kail dan juga tidak mudah putus ketika di air. Untuk itu Anda bisa menyiapkan cacing laut yang banyak apabila memancing ikan nila di danau.

Umpan Ikan Nila Liar

  1. Lumut

Lumut merupakan salah satu umpan ikan nila paling jitu. Meskipun bagi sebagian orang mendapatkan umpan ini cukup sulit tetapi umpan ini tetaplah umpan yang efektif. Lumut yang bisa digunakan adalah rumput alami yang tumbuh pada pinggiran sungai atau parit sawah. Tekstur dari lumut ini sedikit kasar dan berwarna hijau cerah.

Untuk digunakan memancing, lumut harus dicampurkan dengan bahan lain supaya dapat dikaitkan dengan kail joran Anda. Salah satu bahan campuran tersebut adalah garam dan juga sari pandan. Cara mencampurnya adalah dengan merendam lumut di cairan garam kurang lebih selama 30 menit. Garam tersebut akan membuat lumut agak lembek dan tidak mudah lepas dari kail pancing Anda.

  1. Pelet

Umpan berikutnya yang cukup efektif adalah pelet. Pelet sendiri merupakan umpan yang bisa digunakan di berbagai lokasi seperti kolam biasa, sungai, dan juga danau. Meskipun nila liar belum terbiasa dengan pelet, namun umpan ini masih termasuk ampuh. Seperti dengan umpan lumut, umpan pelet ini juga perlu dicampurkan dengan bahan pendukung lain agar lebih efektif untuk menarik perhatian ikan nila liar.

Pada umumnya pelet dicampur dengan air panas beserta vanili. Dengan air panas, tekstur dari pelet akan lebih lembek dan akan mudah ditaruh pada kail joran Anda. Sedangkan fungsi dari vanili di sini adalah untuk memancing kedatangan ikan nila dan juga membuat ikan mau memakannya karena aroma khas dari vanili tersebut.

  1. Mie Instan

Umpan berikutnya adalah dengan menggunakan mie instan. Mungkin bagi sebagian orang memancing menggunakan mie instan terdengar cukup aneh. Namun ternyata cara ini lumayan efektif. Penggunaan umpan ini bisa digunakan saat Anda mengalami kesulitan menemukan umpan utama seperti lumut dan juga pelet.

Cara membuat umpan ini cukup siapkan kuning telur dan juga air hangat secukupnya. Kemudian campurlah mie instan dengan telur beserta air hangat. Tunggu hingga mie menjadi lembek dan kemudian campurkanlah semua bahan tadi. Kuning telur di sini berfungsi untuk menimbulkan aroma amis agar membuat ikan nila tertarik untuk memakan umpan.

  1. Cacing

Umpan berikutnya yang cocok untuk nila liar adalah cacing. Tak perlu diragukan lagi keampuhan umpan yang satu ini untuk memancing ikan. Selain ampuh untuk memancing ikan di lokasi pemancingan dan sejenisnya, umpan ini tentu sangat ampuh untuk memancing ikan nila liar pada habitatnya sendiri. Hampir pasti dipastikan umpan ini disambar oleh ikan nila liar.

Namun cacing yang digunakan ini tidaklah menggunakan cacing sembarangan. Cacing yang bisa Anda gunakan adalah cacing dari pohon pisang yang busuk, cacing sawah, dan juga cacing air. Untuk cacing tanah cukup jarang digunakan karena memiliki tekstur yang cukup alot dan berukuran cukup besar. Namun cacing tanah bisa menjadi alternatif umpan yang dengan mudah dapat ditemukan.

  1. Kroto Atau Telur Semut

Umpan yang terakhir adalah menggunakan kroto atau telur semut. Kedua hal tersebut merupakan salah satu makanan alami para ikan nila liar. Untuk menemukan bahan kroto ini Anda dapat membelinya pada toko pakan burung. Harga kroto ini dibanderol sekitar 10 ribu rupiah per ons nya. Jika Anda ingin menghemat uang, Anda dapat mencari kroto sendiri di pohon-pohon sekitar Anda.

Ada hal yang perlu diperhatikan dalam memilih kroto sebagai umpan yaitu kroto yang digunakan adalah kroto yang masih berupa telur. Karena ikan nila lebih menyukai kroto yang masih dalam telur untuk dimakan. Apabila Anda mengalami kesulitan menemukan jumlah yang cukup, Anda dapat mengakalinya dengan menambahkan getah pohon sukun atau nangka agar kroto dapat mudah dipasang di kail pancing.

 

Baca Juga : 22 Jenis Pakan Ikan Nila Agar Cepat Besar

 

Umpan Ikan Nila di Sungai

Memancing ikan nila tidak bisa asal-asalan. Dalam memancing dibutuhkan juga skill dan pengetahuan tentang ikan nila. Apalagi terkait dengan umpan yang digunakan. Untuk memancing ikan nila umpan yang digunakan tentu berbeda-beda tergantung dengan lokasi memancing. Salah satu lokasi memancing adalah sungai. Berikut ini merupakan umpan yang cocok untuk memancing nila di sungai.

  1. Cacing

Umpan yang pertama adalah menggunakan umpan cacing. Cacing yang dianjurkan adalah cacing tanah, cacing pasir sungai, dan juga cacing sampah. Ketiga cacing ini merupakan umpan yang jitu untuk memancing nila. Cara menggunakan umpan ini adalah dengan mencampurnya dengan kuning telur sebelum digunakan.

Untuk umpan cacing tanah sangat efisien untuk memancing di lokasi sungai yang mempunyai air yang keruh dibandingkan dengan memancing menggunakan umpan lumut. Dengan menggunakan umpan ini ikan nila akan sering menyambar kail Anda. Umpan cacing ini merupakan salah satu umpan yang paling efektif untuk memancing ikan nila di sungai.

  1. Lumut

Setelah umpan cacing, umpan nila yang termasuk efektif berikutnya untuk memancing nila di sungai adalah dengan menggunakan lumut. Lumut yang digunakan adalah lumut yang bertekstur kasar yang biasa berada di dinding sungai atau parit sawah. Untuk memancing dengan lumut lebih baik menggunakan lumut yang dicari sendiri daripada menggunakan lumut yang dijual di toko-toko pemancingan.

Umpan lumut ini sebenarnya memiliki kekurangan yaitu umpan ini tidak efektif digunakan pada kondisi perairan yang keruh. Selain itu mungkin bagi beberapa orang, mencari umpan lumut yang alami sudah mulai susah apalagi bagi Anda yang tinggal di kota. Kekurangan yang lain adalah dengan menggunakan umpan lumut ini tidak jarang malah disambar oleh ikan sapu-sapu yang juga menyukai lumut.

  1. Pelet

Opsi terakhir untuk umpan adalah dengan menggunakan pelet. Namun, presentase umpan pelet ini disambar ikan nila cukup kecil. Sering kali umpan pelet ini disambar juga oleh ikan sapu-sapu. Untuk penggunaan umpan pelet ini sebenarnya kurang efektif untuk memancing nila secara langsung. Untuk saat ini pelet hanya digunakan untuk memancing ikan-ikan berkumpul dengan menyebarkannya ke sungai.

Cara Membuat Umpan Ikan Nila yang Ampuh

cara membuat umpan ikan nila
cara membuat umpan ikan nila

Dalam memancing ikan nila tentu dibutuhkan umpan jitu ikan nila. Perlu digunakan umpan yang sangat disukai ikan nila agar hasil pancingan dapat sesuai yang diharapkan. Untuk umpan tersebut Anda dapat membelinya di toko ternak atau pemancingan dan juga membuat racikan pakan sendiri. Untuk membuat racikan pakan sendiri berikut ini adalah racikan umpan yang ampuh untuk memancing ikan nila.

  1. Resep umpan ikan nila ini menggunakan beberapa bahan-bahan yang termasuk mudah untuk didapatkan di sekitar lingkungan rumah Anda. Bahan-bahan tersebut adalah 250 g tepung roti, 500 g tepung tapioka, 1 kg udang rebon yang telah dicuci dan jemur hingga kering, 2 ekor ikan kembung kukus, 5 butir telur bebek, dan juga 5 sachet vanili.

Cara membuat umpan ikan nila ini adalah pertama campurkan dahulu tepung tapioka dan juga tepung roti. Kemudian masukan telur bebek beserta vanili dan aduklah hingga merata. Setelah adukan merata, kemudian campurkanlah udang rebon kering yang telah dihaluskan ke dalam adonan dan campur hingga merata. Terakhir campurkan dengan ikan kembung dan aduk hingga merata.

  1. Untuk racikan kedua ini bahan-bahan yang digunakan adalah setengah gelas pelet kategori 781-2 SP, kuning telur satu butir, 2 sendok teh madu, dan air secukupnya. Cara meracik umpan ikan nila ini cukup campurkan semua bahan tadi sambil memasukkan air secara perlahan agar adonan tidak encer. Setelah adonan menggumpal bentuklah menjadi bulatan kecil menyesuaikan dengan besar ikan nila.
Artikel Terkait Artikel Terkait
Harga Bibit Ikan Nila Per Ekor Harga Ikan Nila Konsumsi Per Kilo

Membuat Umpan Ikan Nila Babon dengan Cotton Bud

umpan ikan nila cotton bud
umpan ikan nila cotton bud | source : aliemsurya.com

Salah satu teknik memancing ikan nila babon yang efektif adalah dengan menggunakan umpan cotton bud. Teknik ini dilakukan dengan membuat rangkaian pancing dengan mata kailnya diberikan potongan cotton bud ukuran kecil. Mata kail yang digunakan pada teknik ini tidak cukup satu saja tetapi menggunakan 4 atau lebih mata kail pancing.

Cara memancingnya sama halnya dengan cara memancing yang biasanya yaitu dengan melempar umpan cotton bud tadi ke air. Untuk alat pendukung yang digunakan dalam memancing ikan nila babon dengan teknik ini adalah joran atau pancingan, senar, dan juga reel atau bisa menggunakan gulungan senar biasa. Berikut ini merupakan racikan umpan ikan nila babon menggunakan cotton bud.

  1. Pertama siapkan terlebih dahulu cotton bud dan diletakkan pada ujung senar seperti memancing biasa. Untuk teknik memancingnya Anda bisa menggunakan teknik dlosoran atau tidak menggunakan pelampung dan juga bisa menggunakan teknik yang umum dilakukan yaitu dengan menggunakan pelampung yang diletakkan pada ujung pancing.
  2. Sebelum memancing terlebih dahulu siapkan beras sebanyak 3 gelas atau menyesuaikan kebutuhan saja. Kemudian tumbuklah beras tersebut hingga hancur menjadi potongan kecil sebesar ukuran cotton bud yang Anda gunakan pada pancing Anda.
  3. Pada saat tiba di spot lokasi memancing, taburkan dan sebarkan beras tadi di air. Dalam menyebar beras jangan dilakukan terlalu luas, karena penyebaran beras ini bertujuan untuk mengumpulkan ikan babun pada lokasi tertentu terutama di tempat ikan nila babon berada.
  4. Kemudian lemparkan pancingan beserta umpan pancing di tempat beras yang Anda sebar tadi.
  5. Dengan membaurnya umpan cotton bud dengan butiran beras lama-kelamaan akan membuat ikan nila babon memakan umpan Anda. Jika pelampung pancing Anda telah bergerak-gerak, bersiaplah untuk segera menariknya.