Belajar Trading Saham

3 min read

trading saham

Pertumbuhan perekonomian dunia membuat pergerakan saham menjadi semakin menjanjikan. Hal inilah yang mendorong banyak orang yang mulai terjun ke dalam dunia trading saham untuk mendapatkan keuntungan. Meskipun demikian, banyak pula yang masih takut-takut untuk mencoba karena caranya yang tidak mudah dan ketakutan akan resiko yang besar. Meskipun demikian, apabila Anda mempelajari dengan serius, maka belajar trading saham bukanlah hal yang sulit.

Apa Itu Trading Saham?

Pertama, perlu Anda ketahui bahwa pengertian trading saham dan investasi saham itu berbeda. Keduanya memang sama-sama metode keuangan yang bertujuan memperoleh keuntungan dengan cara membeli atau menyimpan portofolio atau kumpulan aset dalam jangka waktu tertentu. Perbedaannya dilihat dari sisi manajemen, apabila investasi saham adalah metode transaksi aset dalam jangka waktu yang panjang, sebaliknya trading saham hanya berlangsung dalam jangka waktu yang pendek.

Secara lebih detail, trading saham adalah transaksi saham yang berlangsung dengan memanfaatkan fluktuasi harga guna mendapatkan keuntungan dari selisih jual beli tersebut. Jadi, prinsip para trader adalah buy and sell dengan memanfaatkan analisa teknikal terhadap pergerakan harga saham. Intinya, trader akan membeli saham pada harga yang rendah dan menjualnya kembali pada harga yang tinggi. Karena pergerakan harga sangat cepat, maka transaksi ini bisa berlangsung dalam waktu yang sangat singkat seperti 15 menit, 30 menit, hingga 1 minggu.

Strategi Bermain Trading Saham

Bagi Anda yang ingin belajar trading saham, maka Anda perlu belajar mengenai trading saham harian. Hal ini dikarenakan rentang waktu trading saham yang sangat cepat, bahkan tidak sampai satu hari.Ada 3 strategi trading saham yang bisa Anda pelajari, sebagai berikut.

  1. Strategi scalping

Strategi yang pertama ini merupakan cara trading saham harian yang paling populer. Dengan memanfaatkan time frame harian hingga mingguan, trader biasanya menetapkan target keuntungan pada angka 5% untuk kemudian dijual.

Persyaratan dalam menggunakan strategi ini adalah memilih Emiten Blue Chip (LQ45) agar fluktuasi bisa terkontrol. Selanjutnya, trader menetapkan maksimum 15% dari modal dalam 1 emiten dan menggunakan cut loss dengan rasio umum 3% dari nilai entry. Selain itu, ketika harga berada diposisi atas, maka trader tidak direkomendasikan untuk entry melainkan menunggu ketika posisi harga berada di middle low.

  1. Strategi swing trader

Trader yang berada di posisi sideways biasanya memanfaat teknik swing trader dengan strategi average down. Time frame-nya lebih lama yaitu bisa mencapai mingguan hingga beberapa bulan.Namun, keuntungan yang diincar lebih besar yaitu 15-30%.

Cara trading saham dengan strategi swing trader adalah memilih emitten yang sehat dalam hal Manajemen dan kondisi keuangan perusahaannya.Trader bisa mengambil maksimum 25% dari modal dalam satu emitten yang kemudian dibagi menjadi 4 langkah lanjutan. Sebagai contoh, apabila harga 1 lembar saham Rp 1000, maka Anda bisa memasukkan 25 lot yaitu Rp 2.5 juta. Selanjutnya, apabila harganya menjadi Rp 800, maka masuk 50 lot yaitu Rp 4 juta, Rp 600 masuk 100 lot yaitu Rp 6 juta, terakhir Rp 400 masuk 200 lot yaitu Rp 8 juta. Trader bisa menyesuaikan angka sesuai kebutuhan.Kelebihan dari teknik ini adalah trader dapat mengukur emitten dan siap jika suatu waktu terdiskon hingga 60%.

  1. Strategi rally

Terakhir adalah strategi rally yang sering digunakan oleh para trend hunter. Sebutan ini berlaku bagi trader yang sabar untuk memulai entry ketika emitten benar-benar terdiskon. Jadi, mereka menggunakan konsep buy low – sell high dengan analisa jangka panjang dari mingguan hingga bulanan.

Entry dengan teknik ketiga ini biasanya berlangsung pada bulan Juni hingga Agustus ketika IHSG benar-benar terdiskon.Sebelumnya pastikan terlebih dahulu bahwa harga berada pada posisi Low Year to Date atau di posisi area low dalam 5 tahun terakhir. Setelah itu, ketika trader sudah menetapkan emitten-nya, maka ia bisa melakukan entry dengan konsep Dollar Cost Averaging yaitu maksimum 20% dari total modal.

Belajar Simulasi Trading Saham Online

Apabila ini baru pertama kalinya Anda bermain trading saham, ada baiknya jangan menggunakan uang Anda secara langsung.Bagi pemula, Anda bisa mempelajari tentang trading saham lewat simulasi trading saham online yang tersedia secara gratis.Berikut ada 3 jenis trading saham online terbaik yang bisa Anda coba di rumah.

  1. Saham dalam negeri

Bagi Anda yang ingin mencoba trading saham Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka 2 simulasi trading saham yang tersedia, yaitu:

  • IDX Virtual Trading

IDX (Indonesian Stock Exchange) atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan simulasi lewat aplikasi IDX Virtual Trading.Aplikasi ini bisa digunakan selama 30 hari dengan modal awal dalam bentuk uang virtual sebesar Rp 5 milyar.

  • Simulasi Trading Kontan

Selain dari BEI, ada juga aplikasi simulasi dari Majalah Kontan yang berbasis web. Simulasi ini cocok bagi Anda yang tidak mau repot mendownload aplikasi ke perangkat Anda. Cukup mengaksesnya lewat website, Anda bisa berlatih trading secara langsung.Di beberapa kesempatan, penyelenggara juga mengadakan kompetisi trading saham melalui simulasi tersebut.Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan hadiah uang tunai.

  1. Saham luar negeri

Setelah belajar trading saham di pasar dalam negeri, tidak ada salahnya untuk mencoba trading saham online di pasar luar negeri. Ada 3 simulasi yang bisa Anda coba, yaitu:

  • Investopedia Stock Simulator

Simulasi yang satu ini menyediakan uang virtual sebesar $100.000 bagi investor yang ingin menjajal trading.

  • Virtual Stock Exchange Game

Aplikasi Virtual Stock Exchange Game merupakan simulasi yang dikembangkan oleh Marketwatch. Aplikasi trading saham ini hadir dalam bentuk game, bahkan Anda bisa ikut membuat game trading sendiri.

  • How The Market Works

Uang virtual yang ditawarkan How The Market Works sebesar $25.000 sampai $500.000. Anda bisa terjun untuk simulasi trading di saham seperti ETF dan reksadana pasar saham AS.

  1. Game lewat smartphone

Nah, Anda juga bisa memanfaatkan smartphone berbasis iOS atau Android untuk belajar trading saham.Ada aplikasi trading saham online gratis yang bisa Anda untuk di Google Playstore secara gratis, yaitu TradeHero. Aplikasi ini merupakan game simulasi trading saham yang memberikan Anda uang virtual sebesar $100.000 untuk bertransaksi di pasar BEI maupun luar negeri.

Dengan belajar trading saham online, Anda bisa mengetahui bagaimana pergerakan saham dan merasakan bagaimana mendapatkan profit atau losssecara real time, walaupun keuntungan dan kerugiannya hanya berbentuk virtual saja.

Nah, setelah Anda memahami secara detail bagaimana cara bermain di trading saham, Anda bisa memulai dengan trading saham online modal kecil. Saat ini, Anda tidak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah.Untuk menunjang investor-investor kecil, pemerintah menerbitkan kebijakan baru dimana harga jual beli saham per-lot adalah 100 lembar.Kini, investor bisa membuka rekening awal untuk trading saham hanya dengan Rp 100 ribu saja.Jadi, siapa bilang trading saham itu mahal dan sulit?

2 Replies to “Belajar Trading Saham”

    1. Terima Kasih atas Pertanyaannya.

      Jika ingin belajar trading sebenarnya sudah banyak aplikasi gratis di playstore dan bisa dilakukan secara offline guna menyediakan fasilitas pembelajaran terlebih dahulu. Karena diharapkan orang yang terjun di trading sudah benar-benar paham betul. Selain resikonya tinggi juga untuk menghindari “gambling”.

      Sebaiknya saudara mulai membaca terkait trading atau lebih aman untuk belajar saham secara umum yang dibantu oleh perusahaan sekuritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *