Contoh Bagan Struktur Organisasi Sekolah dan Tugasnya

3 min read

Struktur Organisasi Sekolah

Struktur Organisasi Sekolah yang Baik

Organisasi adalah sesuatu kelompok yang terdiri atas individu yang mempunyai visi dan misi yang sama. Tujuan tiap anggota pun juga harus sama yaitu untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan tujuan dan peraturan Manajemen dari organisasi tersebut. Dalam tiap organisasi dibutuhkan sturktur agar organisasi bisa berjalan dengan baik, contohnya kali ini struktur organisasi sekolah.

Organisasi adalah sebuah kata yang diambil dari bahasa Yunani yaitu “organon” yang artinya anggota suaru badan. Organisasi menurut Max Weber artinya adalah suatu hubungan yang tersturktur dimana tiap anggota yang bergabung dalam suatu organisasi mempunyai tugasnya masing-masing dan harus sesuai dengan fungsinya.

Adapun teori struktur organisasi pertama kali muncul pada abad 19. Teori tersebut muncul pada Zaman Revolusi di Inggirs dan kemudian mulai menyebar di banyak perusahaan di Amerika Serikat. Dalam suatu organisasi, tiap anggotanya harus bisa menjalankan tugasnya masing-masing.

Struktur organisasi yang baik juga harus mempunyai tujuan bersama. Jadi, tiap orang tentu saja mempunyai visi dan misi yang sama untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Dengan cara inilah maka mereka bisa melibatkna dirinya ke dalam organisasi. Mereka menyatukan kepentingan jga tujuan yang awalnya berbeda-beda menjadi satu sebagai tujuan bersama dari organisasi tersebut. Jadi, bagaimana contoh Struktur Organisasi Sekolah ?

 

Baca Juga : Tugas-Tugas Manajer dan Tanggung Jawabnya

 

Struktur Organisasi Sekolah yang Tepat

Pada artikel kali ini kami juga akan menyampaikan bagan struktur organisasi sekolah. Jadi, di sekolah tentu saja tiap anggota sekolah mempunyai tugasnya masing-masing. Siswa dan guru melakukan kegiatan belajar-mengajar. Kepala sekolah dan staff TU atau Tata Usaha juga melakukan kegiatan lain seperti meningkatkan kinerja sekolah agar menjadi lebih baik dan masih banyak lagi yang harus dilakukan agar sekolah tersebut bisa menjadi sekolah terbaik. Sebenarnya semua struktur organisasi di tiap sekolah itu sama. Jadi, struktur organisasi sekolah SMK, struktur organisasi sekolah SMA, dan struktur organisasi sekolah SD pada dasarnya sama. Bagan yang akan kami sampaikan akan mewakili tiap tingkatan sekolah.

Struktur organisasi di tiap sekolah memang dipelrukan agat terlihat lebih terstruktur. Organisasi memang merupakan hubungan antara orang-orang dimana ada atasan dan bawahan. Sama halnya di sekolah dimana Kepala Sekolah berlaku sebagai atasan atau pemimpin. Sedangkan anggota atau bawahannya adalah guru, karyawan, dan juga siswa. Dalam SK struktur organisasi sekolah, tiap anggota dari sekolah mempunyai tugasnya masing-masing. Berikut ini contoh struktur organisasi sekolah dasar.

bagan struktur organisasi sekolah SD SMP SMA SMK
bagan struktur organisasi sekolah SD SMP SMA SMK
  1. Kepala Sekolah

Tugas pokok dari seorang kepala sekolah ada bertangggung jawab secara penuh terhadapa semua kegiatan yang berlangsung di skeolah. Tugas kepala sekolah juga harus bisa berperan seperti educator, manajer, innovator, dan leader motivator yang baik dari dalam dan juga luarJadi, tugas Kepala Sekolah yaitu menyusun program kerja sekolah, sebagai Pembina bagi siswanya, mengawasi kegiatan belajar mengajar, mengawasi pelaksaan belajar mengajar, mengawasi penilaian belajar mengajar, melaksanakan hubungan yang baik dengan anggota sekolah dan masyarakat, melaksanakan penilaian dan bimbingan untuk para guru dan karyawan sekolah, serta menyelenggaraka administrasi sekolah seperti administrasi keuangan, ketenagaan, perlengkapan, kesiswaan, dan kurikulum.

  1. Wakil Kepala Sekolah

Struktur organisasi sekolah dan tugasnya selanjutnya adalah dari Wakil Kepala Sekolah. Sebagai wakil, tentu saja tugas orang yang menduduki jabatan ini adalah membantu semua tugas Kepala Sekolah. Jadi, Wakil Kepala Sekolah juga turut membantu, menyusun, membuat, dan melaksanakan rencana dan kegiatan di sekolah. Adapun tugas Wakil Kepala Sekolah juga meliputi penilaian, pengkoordinasian, pengorganisasian, pengawasan, ketenagakerjaan, pengidentifikasi dan pengumpulan data

  1. Bagian Kurikulum

Guru ataupun anggota yang berada di bagian kurikulum juga mempunyai tanggung jawab yang besar untuk kegiatan belajar mengajar. Jadi, guru dan bagian kurikulum lainnya akan menyusun jadwal evaluasi, mengelola semua program belajar mengajar, menyusun pembagian tugas para anggota di bagian kurikulum, menyusun pelaksanaan ujian seperti ulangan harian, UTS, dan UAS, menyusun kegiatan ekstrakulikuler, menyusun instrumen untuk program belajar mengajar, dan juga menyusun kriteria untuk kenaikan kelas serta kurikulum.

  1. Bagian Kesiswaan

Anggota yang berada di bagian kesiswaan tentu saja mempunyai tanggung jawabnya masing-masing. Bidang kesiswaan tentu saja mengurusi semua hal yang berkaitan dengan kesiswaan. Jadi, mereka semua juga ikut bertanggung jawab atas semua program belajar mengajar. Contoh struktur organisasi sekolah SMP untuk bagian kesiswaan antara lain pengadakan kegiatan pembinaan dan pengarahan kegiatan OSIS, melaksanakan kegiatan kesiswaan, merencanakan dan melaksanaka kegaiatn ekstrakurikuler, merencanakan kegaiatn siswa setelah mereka lulus, menilai semua siswa yang mewakili sekolah jika ada kegiatan diluar sekolah seperti lomba, menginventarisasikan pelanggaran dan absensi yang dilakukan siswa.

  1. Bagian Wali Kelas

Jika Anda melihat gambar struktur organisasi sekolah, maka Anda akan melihat bahwa dalam struktur organisasi sekolah akan ada wali kelas. Wali kelas bukan hanya sekedar guru yang akan hadir di kelas siswa di jam-jam tertentu untuk memberikan informasi seputar sekolah. Namun wali kelas juga mempunyai tuganya tersendiri yaitu membuat catatan khusus tentang siswa dari kelasnya, mengisi daftar kumpulan nilai siswa kelasnya, membagian buku laporan hasil belajar siswa kelasnya, mencatat mutasi siswa kelasnya, mengisi buku laporan penilaian hasil belajar siswa kelasnya, dan menyelenggaraan administrasi kelas seperti buku absensi siswa, daftar pelajaran kelas, papan absensis kelas, tata tertib siswa, dan buku kegiatan pembelajaran/buku kelas, dan tata tertib siswa

  1. Bagian Pustakawan

Di setiap sekolah pasti ada perpustakaan. Tentu saja akan ada orang yang bertugas di perpustakaan untuk mengurus segala hal yang menyangkut tentang kepustakaan. Jadi, tugas seorang pustakawan antara lain, mengurus pelayana perpustaakn, membuat peraturan di perpustaakn, membuat perencanaan untuk mengadakan buku, media elektoroni, atau bahan pustaka lainnya, memberikan pelayanan bagi para anggota sekola baik itu dari siswa dan karyawan sekolah di perpustaakn, memeliharan buku-buku, media elektronik, dan bahan pustaka, serta menyimpan buku-buku, bahan pustaka, dan media elektronik yang ada di perpustakaan.

  1. Bagian Sarana dan Prasarana

Sesuai dengan namanya, bagian sarana dan prasaran tentu saja akan mengurusi hal apapun yang terkait dengan kegiatan belajar mengajar serta sarana dan prasarana. Jadi, apa yang dilakukan oleh bagian sarana dan prasarana? Mereka akan mengelola inventarisasi barang seperti mencatat alat peraga olahraga, mencatat semua barang atau alat yang masuk, mencatat inventaris kelas, mencatat alat laboratorium yang telah masuk, menyusun aturan anggaran sekolah, mengadakan saran dan prasaran sekolah.

  1. Bagian Hubungan Masyarakat

Di sekolah pun juga ada Humas atau Hubungan Masyarakat. Anggota yang berada di bidang ini mempunyai tanggung jawab untuk semua kegiatan belajar mengajar. Tanggung jawab mereka adalah Mmembantu pelaksanaan tugas BP3 dan membina kerjasama dengan masyarakat yang ada di sekitar sekolah. Terkadag kegiatan sekolah bisa melibatkan masyarakat di sekitar sekolah sehingga bagian Humas harus mengurus bagian ini.

Pada setiap anggota dari sekolah harus mematuhi struktur organisasi sekolah agar kegiatan di sekolah bisa berjalan dengan baik. Khususnya menyesuaikan garis hirarki yang ada.