Struktur Organisasi Perusahaan Beserta Tugasnya

3 min read

Struktur Organisasi Perusahaan

Mempelajari Struktur Organisasi Perusahaan dan Macam-Macam Jenisnya

Di dalam Manajemen sebuah perusahaan, struktur organisasi perusahaan memiliki fungsi yang sangat penting. Struktur tersebut menjelaskan komponen-komponen perusahaan yang harus bekerja sama secara aktif, efektif dan efisien agar visi dan misi perusahaan dapat tercapai.

Di dalam struktur ini, Anda dapat melihat dengan jelas penempatan dan pembagian tugas yang ditetapkan oleh pimpinan perusahaan atau tim yang berwenang menentukan jabatan. Setiap sumber daya manusia yang telah ditempatkan pada posisinya telah melalui proses pemikiran yang panjang, sehingga masing-masing dari mereka diharapkan mampu menggunakan keahliannya dengan maksimal. Singkatnya, dari bagan struktur organisasi perusahaan, Anda bisa melihat 4 aspek, yaitu kedudukan, fungsi, hak beserta kewajibannya.

4 Aspek Struktur Organisasi Perusahaan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebuah Struktur Organisasi Perusahaan akan menunjukkan 4 aspek penting yang bisa Anda lihat dengan seksama, yaitu kedudukan, fungsi, hak dan kewajiban dari setiap individu pada posisi-posisinya sendiri. Nah, berikut ini ulasan singkatnya agar Anda lebih memahami maksudnya :

  • Kedudukan : Struktur dalam sebuah perusahaan merupakan garis hierarki yang membentang dari komponen teratas hingga dibawah. Yang jelas, setiap komponennya memiliki kedudukan yang lebih tinggi atau lebih rendah antara satu dengan yang lain. Kedudukan ini secara langsung membedakan fungsi mereka.
  • Fungsi : Fungsi bisa dibedakan berdasarkan kedudukan setiap komponen. Fungsi juga dapat diartikan sebagai peran dari individu tersebut. Contohnya, posisi bidang keuangan dalam struktur organisasi perusahaan berada langsung dibawah direktur utama, sehingga ia memiliki fungsi dan peran yang sangat berbeda dari manager pemasaran yang berada dibawah direktur. Perbedaan kedudukan, fungsi dan peran ini juga menentukan perbedaan hak dan kewajiban setiap komponennya.
  • Hak : Hak merupakan sesuatu yang pantas didapat oleh individu sesuai dengan kewajiban yang telah ia tuntaskan selama jangka waktu tertentu. Contohnya, setiap orang pasti menerima gaji, tetapi gaji tersebut berbeda jumlahnya sesuai dengan jabatan. Mengapa begitu? Hal tersebut dikarenakan semakin tinggi kedudukan Anda di dalam struktur organisasi perusahaan, maka semakin tinggi pula tekanan dan tanggung jawab yang harus ditanggung.
  • Kewajiban : Kewajiban tentunya dapat dilihat dari kedudukan individu dalam struktur perusahaan. Setiap komponennya memiliki tugas dan kewajiban yang sesuai dengan fungsi dan peran yang dijalani.

 

Baca Juga : Tugas Tugas Manajer dan Tanggung Jawab Manajer Terlengkap

 

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi di dalam sebuah perusahaan dibaca di mulai dari atas hingga ke bawah. Di kotak teratas terisi untuk jabatan yang memimpin perusahaan, seperti Direksi. Kemudian, Direksi memberikan amanah kepada Dirut atau Direktur Utama. Sebelum Dirut memberikan tugas kepada Direktur, disana ada Direktur Keuangan yang duduk pada posisi ke-3. Setelah Direktur, ada Direktur Personalia yang nantinya beruhubungan dengan para manager.

Pada struktur organisasi perusahaan kecil, ada setidaknya 5 level kedudukan. Namun, struktur akan lebih panjang dan rumit ketika perusahaan semakin besar, seperti struktur organisasi Perusahaan Manufaktur dan lain-lain.

struktur organisasi perusahaan beserta tugasnya
struktur organisasi perusahaan beserta tugasnya

Langkah Menyusun Struktur Organisasi Perusahaan

Sementara itu, Cara membuat struktur organisasi perusahaan dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah penentuan jabatan untuk menentukan posisi setiap individu. Tentunya, hierarki teratas sudah terbentuk. Pada umumnya, tim HRD lah yang menentukan posisi para pegawai. Setelah semuanya mendapatkan peran dan fungsi yang jelas, struktur organisasipun dibuat mengunakan aplikasi seperti CorelDraw atau Photoshop. Berikut ini adalah contoh struktur organisasi:

Dari struktur organisasi diatas, Anda bisa melihat posisi-posisi yang berbeda. Setiap jabatannya tentu memiliki tugasnya masing-masing. Berikut ini adalah penjelasannya!

Macam-Macam Tugas Dalam Struktur Organisasi

Di dalam sebuah struktur organisasi perusahaan jasa maupun jenis perusahaan yang lainnya. Setiap jabatan memegang tugasnya sendiri. Tugas tersebut harus diselesaikan agar tujuan dari perusahaan tercapai secara maksimal. Berikut ini adalah penjelasan struktur organisasi perusahaan lengkap dengan tugas dari setiap posisinya.

  • Direktur

Setiap perusahaan pasti memiliki pemimpin. Pemimpin didalam sebuah perusahaan disebut dengan Direktur. Sebagai pimpinan tertinggi perusahaan, seorang direktur memiliki tanggung jawab yang besar. Ia harus memonitor kinerja seluruh karyawannya, termasuk manajer-manajer. Ia perlu memastikan bahwa seluruh karyawannya bisa bekerja sesuai dengan tujuan perusahaan. Selain itu, Direktur juga perlu berpartisipasi langsung dalam perkembangan perusahaan, terutama dalam memberikan maupun menyaring ide-ide baru.

  • Manajer Pemasaran

Setelah bagan direksi, ada manajer pemasaran. Manajer pemasaran biasa disebut juga marketing. Didalam struktur organisasi perusahaan dagang, maskering mengatur urusan penjualan. Kelangsungan hidup perusahaan juga bergantung pada kemampuan marketing dalam memasarkan produk-produk perusahaan. Salah satu tugas pokok seorang manajer pemasaran adalah membuat metode pemasaran yang strategis. Pada umumnya, di dalam struktur organisasi perusahaan, seorang manajer pasti memiliki divisi dimana ia memiliki tim sendiri. Sebagai seorang manajer, memonitor dan mengarahkan sistem pemasaran kepada anak buah juga menjadi suatu keharusan.

  • Manajer Administrasi dan Keuangan

Salah satu aspek yang mendorong maju perusahaan adalah keseimbangan antara uang yang masuk dan keluar. Tanggung jawab yang diemban oleh manajer keuangan langsung kepada direktur utama. Seringkali, pada perusahaan yang lebih besar, keuangan dan administrasi tidak dipegang oleh manajer, melainkan oleh direktur keuangan yang langsung berada dibawah direktur utama pada struktur organisasi perusahaan beserta tugasnya. Yang jelas, tugas seorang manajer atau direktur keuangan berhubungan dengan aktivitas keuangan sebuah perusahaan.

  • Manajer Gudang

Didalam sebuah struktur organisasi perusahaan juga ada yang disebut manajer gudang. Lalu apakah tugasnya hanya menjaga gudang perusahaan saja? Tentu tidak. Seorang manajer gudang bertugas mengawasi keluar masuknya barang dari gudang, melakukan pengecekan barang dan memberikan kebijaksanaan mengenai aktivitas stok di gudang.

Macam-Macam Struktur Organisasi Berdasarkan Perusahaannya

Perusahaan memiliki banyak jenis. Jenis-jenis perusahaan ini dibedakan sesuai dengan bidang dimana ia bergerak, misalnya jasa, bangunan, manufaktur, usaha kecil atau dagang. Nah, setiap jenis perusahaan ini memiliki struktur organisasi yang berbeda.

Perbedaan pada struktur organisasi perusahaanterlihat jelas pada kedudukan komponen-komponen perusahaan beserta fungsi dan perannya. Misalnya, didalam sebuah perusahaan pangan, akan ada manager pemasar dan admin gudang. Akan tetapi struktur organisasi perusahaan kontraktor tentu akan berbeda lagi. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya,

Perusahaan kontraktor bergerak dalam bidang kontruksi yang menangani masalah seperti pembangunan gedung atau jalan raya. Biasanya pengusaha yang bergerak dibidang kontruksi lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai pemborong. Bisa dibilang kalau perusahaan kontraktor merupakan perusahaan yang menyediakan jasa pembangunan.

Struktur organisasi perusahaannya pun berbeda dari contoh struktur organisasi perusahaan kecil. Didalam perusahaan kontraktor, bagan atas ditempati oleh Direktur lalu dibawahnya adalah General. General lah yang akan memimpin para manajer. Kemudian, para manajer itu akan membawahi pegawai-pegawai mereka. Nah, berikut ini adalah contoh struktur organisasi jasa dalam bidang kontruksi:

Begitulah struktur organisasi perusahaan dan penjelasannya. Anda sudah mengetahui bahwa struktur sebuah perusahaan bergantung pada bidang dimana perusahaan tersebut bergerak. Tentunya, didalam sebuah struktur, setiap posisi memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Setiap komponen yang terpampang dalam struktur organisasi perusahaan dan tugasnya memiliki kewajibannya sendiri dalam mewujudkan cita-cita perusahaan.