Tahapan Dan Sistem Dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

3 min read

materi siklus akuntansi perusahaan dagang

Pembuatan laporan keuangan dalam sebuah perusahaan memang bukan hal yang mudah dalam Manajemen perusahaan. Proses inilah yang disebut sebagai siklus akuntansi perusahaan dagang yang selalu dilakukan selama satu periode. Pembuatan sebuah laporan keuangan dimulai saat perusahaan melakukan transaksi keluar hingga adanya pemasukan hingga laporan keuntungan akhir. Contoh siklus akuntansi perusahaan dagang ini ditunjukkan dengan adanya jurnal penutup dan tentunya pembalik.

Perusahaan dagang dan jasa biasanya memiliki siklus yang tidak terlalu berbeda. Namun hal yang paling bisa dilihat adalah perusahaan dagang biasanya memasok barang yang tidak diolah kembali atau langsung diberikan ke konsumen secara langsung. Bagian terkecil dari perusahaan dagang seperti supermarket dan tentunya toko kelontong yang ada di pasaran. Setiap pembelian inilah yang akhirnya akan dicatat dan pembukuan di sebuah buku besar.

Tahapan Setiap Siklus Akuntansi Pada Perusahaan

 

siklus akuntansi perusahaan dagang
siklus akuntansi perusahaan dagang

Tahap Awal

Bagan siklus akuntansi perusahaan dagang yang pertama yaitu melakukan identifikasi setiap transaksi dalam akun perusahaan. Bagan yang pertama dapat Anda ketahui dari transaksi penjualan barang dalam perusahaan dagang. Setiap melakukan penjualan dan secara langsung mendapatkan uang untuk perusahaan, maka buku besar akan langsung mencatatnya sebagai transaksi penjualan yang dilakukan secara tunai.

Tahap Penyesuaian

Bagi perusahaan dengan  transaksi yang kecil mungkin menggunakan jurnal penyesuaian yang umum sangat mudah dilakukan. Namun apabila perusahaan dagang tersebut memiliki transaksi yang besar, maka Anda harus menggunakan jurnal khusus. Jurnal khusus tersebut sangat mengefisienkan waktu karena buku besar tersebut dapat mengelompokkannya dalam transaksi tertentu. Siklus akuntansi perusahaan dagang terangkum pada jurnal pembelian, penjualan, pengeluaran kas perusahaan, dan tentunya penerimaan kas saat melakukan transaksi.

Apabila Anda sudah selesai melakukan pencatatan pada jurnal umum atau jurnal khusus, buku besar yang berisi jurnal pembantu akan merangkum pemasukan dan pengeluaran secara garis besar atau umum. Fungsi dari jurnal pembantu ini agar setiap penanggung jawab melakukan pengecekan, akan dapat membaca transaksi dengan lebih mudah. Pencatatan yang diberikan hanya akun piutang, utang, dan tentunya pemasukan pada sebuah perusahaan.

Setelah mengetahui jenis yang diberikan, Anda juga harus melihat materi siklus akuntansi perusahaan dagang. Hal yang pertama adalah menulis laporan dengan harga pokok penjualan, atau menghilangkan setiap laba dan rugi yang diterima. Cara ini dilakukan untuk melihat apakah modal kembali dalam setiap pembelian transaksi yang dilakukan. Posisi debit dan kredit haruslah stabil dalam setiap laporan, maka dari itu materi tentang neraca saldo wajib menjadi acuan nomor satu.

Tahap Akhir

Materi yang selanjutnya adalah melakukan penyelesaian dengan sejumlah akun termasuk akun baru yang terkadang muncul di akhir periode ketika pencatatan pada buku besar telah selesai. Setelah semua hal telah dibutuhkan tinggal laporan dengan jurnal penutup. Jurnal ini sudah tidak dapat diubah lagi dalam periode tersebut, apabila terdapat perubahan maka secara otomatis akan masuk ke dalam jurnal yang ada di periode nerikutnya.

Contoh Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Banyak sekali contoh siklus akuntansi perusahaan dagang yang dapat Anda kenali lebih jauh dari beberapa sumber, namun Anda harus mengenali setiap detail definisi dari akuntansi agar dapat melakukan pengolahan basis data perusahaan dagang dengan pengambilan keputusan yang tepat.

Terdapat beberapa masalah yang sering terjadi dalam proses siklus akuntansi perusahaan dagang. Hal yang paling sering adalah kesalahan dalam pencatatan dan rekonsiliasi. Keadaan ini terjadi karena beberapa perusahaan dagang sering memberikan alasan tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pencatatan. Hal ini akan membuat efek negatif dan dan akhirnya peringkat kredit terus menjadi menurun.  Tentunya soal siklus akuntansi perusahaan dagang dan penyelesaiannya tersebut hanya dapat dipecahkan dengan ketepatan waktu yang tepat. Sebagai salah satu penyelesaian yang ringan, Anda dapat menulis laporan keuangan secara bertahap dalam beberapa minggu tidak setiap hari ketika terdapat transaksi. Setidaknya hal tersebut akan meringankan beban Anda yang sibuk.

 

Baca Juga : Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

 

Hal yang paling fatal adalah menghilangkan bukti transaksi. Bahkan di perusahaan yang kecil sekalipun, kehilangan bukti akan menimbulkan kerugian yang besar. Tentu akan sangat berbahaya bagi perusahaan dagang bila menghilangkan bukti dari satu transaksi saja. Setiap  tahunnya akan terdapat lembaga audit yang akan mencocokkan pemasukan dan pengeluaran dengan kuitansi transaksi. Maka dari itu hati-hati dengan permasalahan yang satu ini.

Kesalahan matematis adalah hal yang wajar bahkan bisa dilakukan oleh akuntan yang sudah profesional. Namun tenang saja untuk masalah yang satu ini masih ada penyelesaian yang dapat dilakukan dengan cepat. Caranya tentu saja dengan memperbaiki saat itu juga sebelum masuk dalam pencatatan yang berikutnya. Siklus akuntansi sangatlah beruntun, apabila Anda melakukan kesalahan pada beberapa sisi, maka sisi yang baru secara otomatis akan mendapati kesalahan juga. Apabila Anda melanjutkan hingga selesai meskipun setelah mengetahui adanya kesalahan, maka bisa dipastikan perhitungan Anda akan sia-sia.

Cara Memahami Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang Dengan Cepat Dan Tepat

Sebelum Anda memulai pekerjaan atau mencari tahu tentang akuntansi lebih jauh, silahkan ikuti beberapa contoh makalah siklus akuntansi perusahaan dagang lengkap yang ada di beberapa situs internet. Terdapat teori, pengertian menurut beberapa ahli, dan bahkan beberapa kesalahan yang terkadang terjadi pada siklus tersebut. Referensi tersebut akan membantu Anda dalam memberikan performa terbaik untuk melakukan perhitungan dengan baik dan benar.

Sebenarnya cara mengerjakan siklus akuntansi perusahaan dagang tidak mengalami perubahan dalam setiap teori hanya saja semakin hari akan semakin banyak inovasi perhitungan terbaru yang akan membantu Anda mengerjakan secara cepat. Selain itu di zaman kecanggihan teknologi sekarang ini semakin banyak software baru yang akan membantu pencatatan dengan basis komputer. Namun meskipun sudah lebih mudah, pencatatan dalam buku besar serta bukti transaksi secara langsung masih menjadi acuan yang utama. Jangan sampai karena munculnya banyak software Anda menghilangkan teori-teori dan kewajiban lama yang sangat penting untuk dilakukan.

Setelah mengetahui teori dan setiap materi siklus yang ada di dalam sistem akuntansi, Anda tinggal memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan dagang dengan baik dan melaksanakannya dengan urut. Apabila penyusunan sudah tidak memiliki masalah, maka bisa dipastikan debit dan kredit dalam perusahaan Anda dapat berjalan dengan baik. Penulisan transaksi yang tepat tentu akan meningkatkan transaksi penjualan dalam perusahaan Anda, karena Anda dapat melihat setiap sisi peningkatan beberapa produk dengan baik dan tepat.

Siklus akuntansi memiliki pengertian dasar penulisan laporan pertanggungjawaban dalam perusahaan. Apabila laporan tersebut sudah diajukan dan diterima oleh pihak yang melakukan audit, maka Anda sudah dapat lega untuk melakukan siklus terbaru di pergantian periode. Selalu pastikan bahwa Anda tidak mengalami kesalahan berlarut-larut dan langsung memperbaikinya, gunakan software yang juga tepat untuk menjadi bantuan dalam mempercepat proses perhitungan dan membandingkan keakuratan dalam jurnal akuntansi perusahaan dagang.