Penting Diketahui Sebelum Melakukan Pinjaman Online !!!

5 min read

pinjaman online

Apakah anda merupakan orang yang memerlukan pinjaman dana ? Anda sudah mengajukan dana pinjaman ke berbagai kreditur dari bermacam-macam lembaga keuangan namun belum disetujui ? Mungkin di benak anda mulai berpikir “bagaimana memperoleh pinjaman online di era digital ini?”

Desakan kebutuhan hidup memang memaksa banyak orang untuk memperoleh dana dengan cara yang lebih praktis. Apalagi ditambah dengan kemudahan teknologi saat ini diharapkan mampu memfasilitasi banyak orang untuk mencari kredit pinjaman secara online. Disinilah pinjaman online mulai dilirik sebagai salah satu alternatif disamping penyedia pinjaman dari lembaga keuangan secara konvensional.

Namun yang perlu diperhatikan sebelum anda mengajukan dana pinjaman online adalah anda mengerti dan memahami terlebih dahulu seluk beluk dari pinjaman dana secara elektronik ini. Disamping kemudahan yang diberikan adapula hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pinjaman.

Pengertian Pinjaman Online

Pinjaman dana online sudah mulai berkembang di Indonesia sejak pertengahan 2014 yang diawali oleh perusahaan Financial Technology atau sering disebut dengan Fintech. Mulai dari awal inilah banyak lembaga keuangan termasuk perbankan mencoba mengintegrasikan sistem operasionalnya pada teknologi informasi yang berkembang seperti smartphone ataupun komputer yang terkoneksi internet. Sejak itulah pelayanan kredit pinjaman online bank mulai tumbuh subur di Indonesia.

Melihat dari latar belakang tersebut dapat dikatakan bahwa Pinjaman Online merupakan layanan produk berupa kredit pinjaman yang memiliki integrasi langsung dengan teknologi informasi. Pelayanan yang diberikan mulai dari proses pengajuan dana pinjaman, acceptance, hingga pencairan dana pinjaman online melalui email, sms, maupun telefon.

Dilihat dari konteks di atas, kebanyakan kreditur dan debitur sama sekali tidak bertatap muka secara langsung. Pada kasus tertentu memang dilakukan survey lapang namun jika nominal pinjaman online yang diajukan dalam jumlah yang sangat besar. Perlu diketahui pada pinjaman online biasanya terdapat minimal dana yang diajukan. Oleh karena itu seringkali tidak dilakukan survey lapang. Hal inilah yang dianggap masyarakat sebagai pinjaman online tanpa survey.

Jenis Pinjaman Online

Lembaga keuangan seperti perbankan banyak menyediakan jenis pinjaman dana atau tipe kredit pinjaman. Hal tersebut dibedakan berdasarkan jumlah pinjaman yang diajukan, lama pelunasan dan tingkat bunga yang ditetapkan. Adapun beberapa jenis pinjaman online yang sangat digemari di Indonesia diantaranya sebagai berikut :

 

Jenis pinjaman online

Keunggulan dan Kelemahan Pinjaman Online

Tentunya sebelum mencari pinjaman online dibandingkan dana pinjaman bank secara konvensional, hal yang perlu anda lakukan adalah melihat kelebihan dan kekurangan dari sistem pinjaman online itu sendiri. Secara singkat plus minus dari pinjaman online dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

 pinjaman online 2

Keunggulan

Syarat Administrasi Tergolong Mudah

Seperti pada pinjaman dana secara offline, pengajuan pinjaman online juga akan mengajukan syarat peminjaman dana. Jika anda biasa mengajukan pinjaman dengan mengisi formulir identitas dan data-data penunjang di beberapa lembar kertas. Maka pada pinjaman online anda akan mengisi form secara digital atau dilakukan melalui komputer atau smartphone. Bedanya adalah jika anda meminjam memerlukan data penunjang yang lengkap seperti Kartu Keluarga, dokumen terkait agunan, laporan keuangan usaha lengkap dll, maka pada pinjaman online lebih sederhana. Seringkali anda hanya perlu upload fotokopi KTP/identitas  lainnya, rekening di tabungan anda ataupun slip gaji/penghasilan, dan foto diri serta tanda tangan digital. Hal inilah yang membuat banyak orang tertarik pada pinjaman online.

Kemudahan Akses dan Luas Cakupan

Selain mudahnya persyaratan, daya tarik dari pencarian dana pinjaman online adalah kemudahan akses. Selama anda memiliki akses di internet maka anda mampu mengakses website penyedia jasa pinjaman online dimanapun dan kapanpun tanpa harus antri dan menunggu prosedur yang berbelit-belit.

Kecepatan Pencairan

Salah satu keunggulan yang paling diminati oleh para peminjam dana online adalah durasi dari pengajuan pinjaman hingga pinjaman itu cair. Dari berbagai macam pengalaman kecepatan dari pencairan dana pinjaman online biasanya kurang dari satu minggu bahkan ada beberapa diantaranya hanya dalam waktu 1 x 24 jam atau kurang dari satu hari.

Transparansi

Sebelum anda memulai pengajuan pinjaman dana secara online pastikan terlebih dahulu terms and condition atau peraturan dan informasi yang berlaku dari calon kreditur anda. Biasanya pada pinjaman online semua informasi telah disediakan pada menu tertentu. Informasi yang disajikan pada umumnya seperti opsi pinjaman, jumlah nominal dana yang dapat dipinjam, biaya administrasi, jangka jatuh tempo pinjaman dan bunga yang ditetapkan.

Tanpa Agunan

Syarat yang satu ini tentunya menjadi angin segar bagi para calon debitur atau calon peminjam dana. Pinjaman online memiliki ciri khas yaitu selain mudahnya syarat administrasi juga syarat pinjaman itu sendiri. Jika pada pinjaman secara offline agunan merupakan salah satu syarat yang diutamakan maka tidak pada pinjaman online. Anda tidak perlu memiliki agunan atau jaminan saat anda akan mengajukan dana pinjaman. Tentu saja hal ini selaras dengan jumlah dana pinjaman yang dapat diberikan kepada anda.

Kelemahan

Tingkat Suku Bunga Tinggi

Banyaknya kemudahan bukan berarti tidak memiliki kelemahan atau sisi kekurangan. Biasanya pinjaman online memiliki tingkat suku bunga pinjaman yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman dana bank secara offline. Hal inilah yang biasanya memberatkan para debitur ketika sudah berkecimpung pada pinjaman online. Mereka yang pada awalnya merasa akan mudah namun banyak yang terjebak pada kredit macet karena bunga yang diberikan tergoolong tinggi.

Black List Bagi Kredit Macet

Bagi penyedia jasa pinjaman online yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti perbankan resmi tentu saja memiliki standard peraturan bagi para kreditur yang macet dalam pembayaran hutangnya. Begitu pula pada sistem yang terintegrasi secara online. Kreditur pinjaman online yang macet akan masuk pada Black List Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK karena historical report yang jelek. Sehingga akan berdampak pada pengajuan pinjaman anda di masa yang akan datang.

Cara Penagihan Yang Kurang Baik

INGAT !!! yang bermain sebagai kreditur di penyedia jasa pinjaman online tidak hanya yang terdaftar di OJK. Setiap orang dan setiap lembaga mampu bermain disitu. Jadi hal yang perlu diperhatikan adalah kejelasan dari jasa pinjaman online yang akan dibahas berikutnya. Biasanya pada kreditur-kreditur tertentu ada yang melakukan penagihan hutang secara tidak lazim. Memasang bunga yang sangat tinggi dan menagih pinjaman dengan cara yang tidak menyenangkan. Anda bisa cari sendiri pengalaman orang yang pernah terjerat permasalahan dengan penyedia pinjaman online di youtube untuk lebih jelasnya. Bahkan beberapa kasus telah diangkat di Televisi Nasional.

 

Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Mencari Pinjaman Online

  1. Pastikan Kredibilitas Kreditur/ Pemberi Pinjaman

Hal yang harus anda lakukan sebelum melakukan pinjaman online adalah melihat kredibilitas dan track record dari calon kreditur. Perhatikan sepak terjang krediitur selama ini. Sudah berapa lama mereka berkecimpung di lembaga keuangan khususnya bagian pinjaman baik offline maupun pinjaman online. Lihat bagaimana pengalaman para nasabah yang telah melakukan pinjaman online terhadap kreditur tersebut. Apakah banyak yang memberikan kesan positif atau sebaliknya.

  1. Kenali Verifikasi Resmi Dari Pemberi Pinjaman/Kreditur

Selain kredibilitas dari kreditur pinjaman online, jangan lupa pula untuk mengecek legalitas dari lembaga keuangan tersebut. Pastikan calon kreditur yang akan anda ajukan pinjaman terdaftar di lembaga resmi pemerintah seperti Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini untuk meminamilisir resiko jika terjadi hal yang diluar peraturan yang ada. Anda dapat melaporkannya di lembaga yang terkait. Namun jika calon kreditur tidak masuk atau terdaftar di lembaga resmi pemerintah sebagai penyedia layanan pinjaman dana resmi tentunya akan lebih sulit untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

  1. Pahami Cara Kerja Mekanisme Dari Pinjaman Online

Pastikan anda memahami seluruh mekanisme yang ditetapkan oleh kreditur sebelum melakukan pinjaman online. Jangan sampai ada satu point pun yang anda lewatkan dan terburu-buru untuk menyepakati keseluruhan aturan yang ada. Hal ini untuk menghindari resiko di kemudian hari seperti terjebaknya debitur pada bunga yang besar dalam jangka waktu yang cepat.

Ciri-Ciri Penipuan yang Sering Ditemui Pada Pinjaman Online

  1. Meminta Jaminan (Uang) Sebagai Syarat

Saat anda akan melakukan pinjaman tentu saja terdapat persyaratan yang harus dipenuhi. Namun jika ada calon kreditur dari pinjaman online yang meminta syarat jaminan berupa transfer uang dalam jumlah tertentu pastinya perlu dicurigai. Memang terdapat biaya administrasi tetapi hal tersebut sudah dibahas di bagian awal persyaratan pinjaman. Oleh karena itu jika terdapat syarat yang tidak dituliskan dengan meminta uang sebagai jaminan lebih baik dihindari.

  1. Mengabaikan Riwayat Pinjaman Sebelumnya

Sebagai kreditur profesional tentu saja riwayat dari debitur sangat berpengaruh terhadap pinjaman-pinjaman berikutnya tidak terkecuali pada pinjaman online. Kreditur dapat melihat historis dari status pinjaman calon debitur pada Sistem Informasi Debitur (SID) yang didata secara baik di Bank Indonesia. Sehingga jika calon debitur memiliki riwayat pinjaman yang buruk seperti kredit macet, menunggak pelunasan kartu kredit dll maka kemungkinan besar pinjaman yang anda ajukan akan ditolak.

Nah…jika anda melihat ada yang menawarkan pinjaman online dengan mengabaikan raport merah dalam riwayat pinjaman anda maka perlu berhati-hati. Meski hal ini pasti sangat menarik bagi calon debitur namun pada dasarnya semua tidak ada yang gratis. Pastilah memiliki modus tertentu yang jika anda tidak berhati-hati akan menjadi permasalahan di kemudian hari.

  1. Adanya Paksaan

Semua debitur pastilah akan menawarkan produk pinjaman dana atau kredit pinjaman kepada calon debiturnya dengan strateginya masing-masing. Berbagai cara dan aktivitas persuasif dilakukan secara berkala untuk meyakinkan para debitur dan ini merupakan hal yang sangat wajar. Namun jika anda merasa follow-up yang dilakukan sudah berlebihan dan terkesan memaksa ditambah dengan janji atau  iming-iming yang di luar nalar maka perlu diwaspadai jika pinjaman online tersebut merupakan penipuan.

Demikian sedikit informasi mengenai pinjaman online dan berbagai tips sebelum melakukan pinjaman dan cara agar terhindar dari penipuan pinjaman online. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua dan membuat kita semua semakin bijak sebelum melakukan mengajukan dana pinjaman online. Baca Artikel seputar manajemen lainnya di jurnalmanajemen.com