Perbedaan Ikan Nila dan Mujair Paling Mendasar Yang Perlu Diketahui

3 min read

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair

Sebagian masyarakat yang sering konsumsi ikan air tawar sebagai lauk-pauk sehari-hari mungkin masih banyak yang belum bisa membedakan antara ikan nila dengan ikan mujair. Hal ini biasanya karena sekilas tampilan keduanya tidak jauh berbeda. Cita rasa dagingnya pun serupa. Sebenarnya terdapat perbedaan ikan nila dan mujair yang bisa dilihat dari tampilannya.

Seperti ukuran ikan nila yang cenderung lebih besar dan lebar. Serta akan terlihat terdapat garis-garis di bagian sirip ikan nila, sementara ikan mujair tidak memiliki. Jenis dari ikan nila dan mujair memang cukup banyak dengan tampilan yang beragam. Simak ulasan Jurnal Manajemen di bawah ini untuk lebih paham perbedaan antara keduanya.

Permintaan Ikan Nila dan Mujair yang Tinggi di Indonesia

Daya konsumsi secara keseluruhan masyarakat Indonesia begitu tinggi. Bahkan Indonesia masuk dalam jajaran atas sebagai negara dengan sampah makanan terbanyak di dunia. Hal ini membuktikan bagaimana masyarakat Indonesia sangat gemar melakukan kegiatan makan dan mudah tertarik mengonsumsi beragam jenis makanan.

Termasuk konsumsi ikan air tawar yang sangat mudah didapatkan di pasaran. Ikan yang dijadikan lauk-pauk pun tergolong dipasarkan dengan harga terjangkau dan cocok menjadi bahan makanan berbagai kalangan. Ada banyak sekali jenis dan rupa ikan tawar yang sering dikonsumsi masyarakat. Di antaranya ikan nila dan juga ikan mujair. Oleh sebabnya, dari segi permintaan pada keduanya sama-sama tinggi.

Membuat peluang bisnis kedua jenis ikan tersebut ikut tinggi pula. Sehingga budidaya ikan air tawar baik ikan nila, ikan mujair, atau pun ikan tawar lainnya menjadi lahan bisnis yang cukup menjanjikan. Jika Anda tertarik terjun bisnis budidaya ikan nila atau ikan mujair, tentunya Anda harus bisa membedakan keduanya.

Tidak hanya itu, tetapi juga bagi Anda yang gemar mengonsumsi ikan air tawar, lebih baik pahami apa perbedaan di antara keduanya. Agar tidak salah ketika memilih dan bisa mengolahnya lebih tepat lagi sebagai makanan Anda beserta keluarga.

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair Paling Dasar

Paling mendasar, Anda bisa memerhatikan bentuk fisik ikan yang berupa ikan nila umumnya memiliki ukuran badan lebih besar dan lebar. Ikan nila juga bisa berukuran sangat besar, tergantung dengan jenis atau asal ikan tersebut diambil. Bila diolah dan dicoba, ikan nila memiliki duri yang juga besar. Daginya terkenal bercita rasa gurih.

Sedangkan ikan mujair ukuran dan bentuk badannya tidak terlalu besar. Badannya cenderung lebih memanjang daripada melebar seperti ikan nila. Ukuran mata ikan mujair pun lebih kecil dengan bagian mulut yang lebih besar. Bila diolah, cita rasa ikan mujair tidak segurih ikan nila. Namun pastinya semua tergantung dengan kualiutas ikan yang Anda olah.

Perbedaan Antara Ikan Nila dan Ikan Mujair Lebih Lengkap

Agar lebih paham dan mudah membedakannya, Anda bisa mempelajari tabel perbedaan antara ikan nila dengan ikan mujair di bawah ini:

Ikan Nila

Ikan Mujair

1 Ukuran tubuh lebih besar dibanding ikan mujair. Ukuran tubuh yang lebih kecil dari ikan nila.
2 Bentuk tubuh lebar dan membulat. Bentuk tubuh cenderung memanjang.
3 Bentuk mulutnya kecil. Bentuk mulut besar dan tebal.
4 Terdapat totol pada area pipi di bagian wajah. Tidak bertotol.
5 Mata lebih lebar. Mata lebih kecil.
6 Sirip pada bagian punggung memanjang dan bentuknya lebih tajam. Sirip lebih pendek dan berwarna sedikit kemerahan.
7 Sirip bagian belakang bergaris dan memotong tulang sirip. Tidak bergaris.
8 Sirip bagian bawah melebar. Sirip bagian bawah berbentuk lonjong warna hitam.
9 Ekor bergaris memotong bagian tulang ekor. Berwarna hitam dan tidak bergaris.

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair sebenarnya bisa lebih mudah ditemukan jika membandingkan bentuk fisik keduanya. Baik nila, mau pun mujair, masing-masing memiliki jenis beragam yang bisa saja dari segi fisik tampilan berbeda jauh.

Gambar Perbedaan Ikan Nila dan Mujair
Gambar Perbedaan Ikan Nila dan Mujair

Memelihara Ikan Air Tawar di Rumah

Menjadikan ikan air tawar sebagai ikan peliharaan sudah sangat umum dan banyak diminati. Selain dalam cara pemeliharaan yang cukup mudah dan bisa disesuaikan, memelihara air tawar juga bisa menjadi salah satu hobi. Banyak sekali ikan air tawar yang terkenal dengan tampilan indahnya, hingga memiliki harga yang tidak murah bila dijual.

Bila ingin pelihara ikan air tawar di rumah seperti ikan hias, atau juga ikan untuk dikonsumsi pribadi, Anda wajib memerhatikan beberapa point dasar berikut:

1. Kapasitas Tempat

Bayak jenis kolam, mulai dari kolam aquarium kaca, sampai kolam besar yang sengaja dibangun di sebuah lahan. Keberadaan kolam ini berhubungan dengan kapasitas tempat yang kita siapakan. Setiap ikan air tawar mempunyai karakter berbeda-beda. Termasuk bagaimana mereka tumbuh. Tidak sedikit yang tumbuh dengan ukuran badan besar serta sangat aktif.

Sehingga kolam berbentuk aquarium berkapasitas kecil tentu tidak disarankan. Begitu pun bila ingin budidaya ikan skala kecil di rumah yang fokus dengan indukan dan anakan ikan. Anda pasti akan membutuhkan lebih dari satu kolam yang memiliki kapasitas cukup besar.

2. Indukan yang Mudah Bertengkar

Setiap ikan memang memiliki karakter masing-masing. Meski sekilas mirip seperti halnya perbedaan ikan nila dan mujair yang walau sekilas tampak serupa. Karakter berbeda-beda ini sering mendatangkan masalah.

Contohnya indukan betina dan jantan yang mudah bertengkar. Atau pun bila menggabungkan beberapa jenis ikan air tawar di satu kolam yang sangat memungkinkan terjadi pertengkaran. Pertengkaran ini sering memicu ikan mengalami luka, hingga ikan mengalami kematian. Maka Anda harus pahami karakter dan perbedaan ikan-ikan yang akan Anda pelihara.

Pisahkan kolam bila perlu. Selain itu juga ada lebih baik memahami bagaimana setiap indukan betina serta jantan melakukan aktivitas pembuahan. Karena terkadang ikan air tawar jantan sering membuat ikan betina stress dan malah membuat ikan be\tina mudah mati.

4. Pemilihan Makanan

Selanjutnya, memelihara ikan di rumah mulai dari ikan hias sampai ikan untuk dikonsumsi juga wajib tahu soal pemberian makan. Setiap ikan memiliki makanan favoritnya. Tidak hanya itu, makanan ikan akan berbeda-beda mengikuti usianya. Jenis makanan atau pakan ikan sangat banyak. Seperti pelet khusus ikan, dedak, makanan alami, makanan alternatif, dan banyak lagi.

Biasanya bila ikan air tawar dipelihara untuk dikonsumsi, ikan akan diberi pakan yang membantunya agar bisa cepat tumbuh besar. Jenis makanan yang membuat ikan air tawar bisa tumbuh besar lebih cepat ialah yang kaya akan karbohidrat, lemak, dan protein. Di pasaran seperti toko penjual ikan hias dan ikan air tawar, umumnya tersedia berbagai macam pakan ikan.

Terpenting ketika ingin coba pelihara ikan air tawar, pahami perbedaan setiap karakter dan bentuk fisik setiap ikan, seperti perbedaan ikan nila dan mujair serta ikan air tawar lainnya. Kemudian wajib tahu cara pelihara hingga budidaya ikan jenis air tawar pilihan Anda tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *