Pasar Oligopoli : Pengertian, Jenis, Karakteristik, Struktur, Contoh, Dll

6 min read

Pasar Oligopoli

Pernahkah terpikir dalam kepala Anda tentang merek-merek sabun mandi, sabun cuci atau produk rumah tangga yang sehari-hari Anda gunakan? Apakah Anda merasa bahwa hanya itu-itu saja produk yang dapat Anda temukan di supermarket atau tempat perbelanjaan di sekitar Anda? Jika Anda pernah memikirkannya, maka hal tersebut merupakan contoh nyata dari pasar oligopoli.

Secara garis besar, pasar tersebut adalah sebuah pasar yang menguasai Pangsa Pasar melalui produk-produk ternama saja. Lantas, apakah sesederhana itu saja?

Pada kesempatan kali ini Jurnal Manajemen akan membahas secara lengkap mengenai pasar oligopoli mulai dari definisi, jenis, ciri, hingga contoh-contohnya. Informasi selengkapnya sebagai berikut : 

 

Baca Juga : Jenis Jenis Pasar Beserta Contohnya | Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Dll

 

Pengertian Pasar Oligopoli

Salah satu jenis pasar persaingan yang tidak sempurna dan banyak disoroti oleh berbagai pihak ialah Pasar Oligopoli. Pasar yang juga populer dengan nama oligopoly market ini merupakan sebuah pasar yang mana di dalamnya terdapat beberapa produsen maupun penjual yang menguasai pasar dengan banyak konsumen maupun pembeli.

Tahukah Anda bahwa pasar satu ini termasuk ke dalam jenis pasar persaingan tidak sempurna, yang mana barang yang dijual di pasar ini bersifat homogen atau sukar dibedakan walaupun produsennya ada beberapa atau lebih dari satu produsen. Jumlah produsen yang mendominasi pasar ini maksimal adalah 10 produsen saja.

Persaingan yang terjadi di dalam salah satu jenis pasar persaingan tidak sempurna ini begitu ketat dan membuat para produsennya harus terus mampu bertahan di tengah persaingan yang sengit tersebut. Persaingan-persaingan yang terjadi di dalam pasar tersebut amat berpengaruh pada penentuan harga produk yang dijual.

Cara kerja pengaruh dalam pasar persaingan tidak sempurna tersebut ialah apabila salah satu perusahaan atau produsen barang melakukan penurunan harga, maka perusahaan maupun produsen barang lainnya pun akan melakukan penurunan harga pula demi tetap mendapatkan perhatian konsumennya.

Jenis Pasar Oligopoli

Pasar persaingan oligopoli terdiri atas beberapa jenis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Jenis-jenis dari pasar persaingan oligopoly di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Pasar persaingan oligopoli terdiferensiasi

Pasar persaingan oligopoli terdiferensiasi adalah salah satu jenis pasar persaingan oligopoli yang mana di dalamnya terdapat beberapa produsen, yang mana produk yang dijualnya bersifat homogen. Pasar yang juga familiar dengan nama differentiated oligopoly ini memiliki produk pasar yang sukar dibedakan kualitasnya. Lantas, bagaimana cara membedakannya?

Untuk membedakan barang atau produk yang dijual pada pasar persaingan oligopoli terdiferensiasi ini adalah dengan melihat corak barang tersebut. Contoh barang yang dimaksud ialah sabun, rokok, motor dan lainnya.

2. Pasar persaingan oligopoli murni

Pasar persaingan  oligopoli murni merupakan salah satu jenis dari pasar persaingan oligopoli yang juga akrab dipanggil dengan pure oligopoly. Jenis pasar persaingan ini memiliki beberapa produsen dimana produk yang dijual bersifat identik, serupa atau sama serta membuatnya begitu sulit untuk dibedakan satu sama lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Oligopoli

Di samping terdiri atas 2 jenis, pasar persaingan oligopoli juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan maupun kekurangan dari pasar persaingan oligopoli tersebut di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Kelebihan pasar persaingan oligopoli

  • Secara umum produsen yang terdapat di pasar persaingan oligopoli senantiasa selalu melakukan inovasi terhadap produk atau barang berikut dengan pelayanan yang diberikan. Hal ini membuat produk atau barang yang dihasilkan tersebut senantiasa mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.
  • Ketatnya persaingan yang terjadi di antara produsen memberikan keuntungan tersendiri bagi konsumen. Adapun keuntungan yang dimaksud ialah kesadaran produsen mengenai betapa pentingnya memiliki produk berkualitas dengan harga yang begitu terjangkau.
  • Konsumen dapat memilih produk yang menyesuaikan dengan keinginan mereka masing-masing. Hal ini dikarenakan bahwa pada pasar persaingan oligopoli menjual begitu banyak pilihan produk atau barang.

2. Kekurangan pasar persaingan oligopoli

  • Sering terdapat kejadian atau peristiwa berupa perang harga antar produsen atau perusahaan guna memikat lebih banyak konsumen baru.
  • Memerlukan modal yang cukup besar guna melakukan promosi atau pengiklanan. Adapun promosi atau pengiklanan tersebut harus dilakukan secara kontinyu atau terus-menerus demi mudah diingat konsumen dan produk atau barang yang dipromosikan tersebut menjadi berbeda dari produk atau barang lainnya.
  • Produsen baru dalam pasar persaingan oligopoli tersebut akan mengalami kesulitan guna memasuki pasar persaingan oligopoli tersebut kerena memiliki persaingan pasar yang begitu ketat.
Artikel Terkait Artikel Terkait
Pasar Monopoli : Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Contoh, Dll Pasar Persaingan Sempurna | Pengertian, Ciri, Struktur, Contoh, Dll
Pengertian Riset Pasar : Jenis-Jenis dan Contoh Riset Pasar Harga Keseimbangan Pasar : Pengertian, Konsep, Rumus, Contoh Soal

Ciri Ciri Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli seyogyanya merupakan jenis pasar yang bisa dikatakan cukup berbeda dari pasar-pasar lainnya walaupun masih dalam cakupan pasar persaingan yang tidak sempurna. Sebagaimana dengan pasar lainnya, ada beberapa ciri khusus yang membedakan antara pasar tersebut dengan pasar-pasar lainnya. Adapun ciri pasar oligopoli tersebut di antaranya dapat dijelaskan sebagai berikut.

1. Promosi melalui iklan dilakukan secara kontinyu

Karakteristik pertama yang menjadi ciri khas dari pasar persaingan oligopoli ialah promosi barang dilakukan melalui iklan secara terus-menerus. Produsen atau perusahaan dalam pasar persaingan oligopoli yang menghasilkan barang atau produk harus selalu melakukan promosi secara kontinyu melalui media iklan.

Dengan melakukan promosi melalui iklan secara terus-menerus, maka akan membuat produsen atau perusahaan penghasil produk atau barang tersebut harus mengalokasikan dana yang cukup besar demi biaya promosi atau pengiklanan tersebut. Terlebih lagi untuk promosi di televisi swasta yang tayang pada jam premium. Bisa dibayangkan betapa banyak dana yang harus dikeluarkan demi promosi tersebut.

Adapun tujuan dari promosi atau pengiklanan tersebut ialah agar menarik minat pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama (konsumen tetap). Selain itu, pengiklanan juga dilakukan demi menjaga hubungan baik dengan masyarakat luas.

2. Pasar persaingan oligopoli memiliki sedikit penjual

Karakteristik pasar oligopoli berikutnya ialah hanya memiliki sedikit penjual. Penjual yang terdapat pada pasar persaingan tidak sempurna ini biasanya hanya berjumlah antara tiga hingga sepuluh penjual atau produsen barang substitusi saja.

Pasar persaingan oligopoli ini memiliki kurva permintaan dengan elastisitas silang atau cross elasticity of demand yang terbilang relatif tinggi.

3. Keputusan harga dalam pasar persaingan oligopoli harus dipertimbangkan bersama

Karakteristik berikutnya dari pasar persaingan oligopoli ialah keputusan harga yang diambiloleh suatu perusahaan harus dipertimbangkan bersama oleh perusahaan yang lain. Jadi, bisa dikatakan bahwa kekuatan harga bergantung pada cara harga itu ditentukan.

Apabila harga yang ada bukan merupakan harga yang harus disepakati bersama, maka kekuatan harga akan menjadi lemah. Jika sebuah perusahaan melakukan penurunn harga, maka perusahaan lainnya cenderung akan mengikutinya untuk melakukan penurunan harga juga.

Apabila harga dibuat dengan cara kesepakatan antar perusahaan yang ada dalam pasar persaingan oligopoli, maka harga tersebut cenderung kuat dan tidak mudah diturunkan harganya oleh perusahaan lainnya.

4. Adanya kesulitan perusahaan lain untuk memasuki pasar persaingan oligopoli

Ciri berikutnya yang terdapat dalam pasar persaingan oligopoli ialah terdapay kesulitan yang dihadapi oleh perusahaan lain guna memasuki pangsa pasar persaingan oligopoli. Hal ini tidak lain karena perusahaan tau produsen yang ada di dalam pasar persaingan oligopoli tersebut berjumlah sedikit.

5. Barang yang dihasilkan adalah barang standar dan barang dengan corak beragam

Ciri berikutnya dari pasar persaingan oligopoli ialah barang atau produk yang dihasilkan merupakan barang atau produk dengan kualitas standar serta barang atau produk yang memiliki corak atau jenis yang beragam. Adapun industri dengan kualitas standar yang dimaksud di antaranya ialah industri baja, semen, bensin, kimia hingga bahan bangunan.

Perusahaan yang menjual barang atau produk dengan corak atau jenis yang beragam di antaranya ialah industri otomotif, sabun, ponsel serta industri elektronik lainnya.

Struktur Pasar Oligopoli

Di samping memiliki karakteristik atau ciri khusus yang membedakannya dengan pasar yang lain, pasar oligopoli juga memiliki beberapa sturktur yang membuatnya berbeda dari pasar-pasar lainnya. Adapun struktur yang dimiliki oleh oligopoly market di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Skala ekonomi

Secara umum, produsen atau perusahaan yang di pasar persaingan oligopoly tersebut didukung oleh teknologi padat modal dalam proses produksi barangnya. Hal ini menjadikan efisiensi biaya rata-rata minimum dapat terpenuhi apabila output hasil produksi barang tersebut berjumlah banyak.

Jadi, dapat dikatakan bahwa guna dapat membangun suatu industri yang ada di dalam sistem pasar persaingan oligopoli senantiasa membutuhkan dana yang terbilang cukup besar dengan berbagai dukungan sumber daya yang tidak kalah besar pula.

2. Investasi modal yang besar

Selaras dengan skala ekonomi yang ada pada pasar persaingan oligopoli, perusahaan atau produsen yang memproduksi barang atau produk perlu melakukan investasi yang besar demi tetap mampu bertahan di pasar tersebut.

3. Proses produksi yang dipatenkan

Bagi perusahaan atau produsen yang bergelut di pasar persaingan oligopoli, maka perlu mematenkan proses produksi barang tersebut. Hal ini demi menghindari risiko plagiarisme dari perusahaan lain yang ingin meniru ide bisnis perusahaan tersebut.

4. Loyalitas merek

Merek membawa pengaruh penting dalam pasar persaingan oligopoli tersebut. Ketika merek suatu barang telah melekat di hati masyarakat luas, maka perusahaan atau produsen yang menghasilkan produk atau barang tersebut seakan-akan telah memenangkan begitu banyak konsumen.

5. Mengendalikan bahan baku

Salah satu struktur dari pasar persaingan oligopoli yang tidak kalah penting ialah mengendalikan bahan baku. Dengan bahan baku produk yang berhasil dikendalikan tersebut, maka akan meminimalisir persaingan bisnis dari perusahaan atau produsen barang lainnya. Hal ini akan menjadikan produk atau barang Anda menjadi satu-satunya yang ada di pasaran.

 

Baca Juga : Mengenal Apa Itu Segmentasi Pasar, Manfaat dan Contohnya

 

Contoh Pasar Oligopoli

Untuk memperjalas informasi Anda terkait pasar oligopoli, maka ada baiknya Anda menyimak beberapa contoh dari pasar tersebut. Adapun contoh dari pasar tersebut ialah sebagai berikut.

1. Pasar penyedia jasa sambungan telepon seluler

Contoh pertama dari pasar persaingan oligopoli yang mendominasi masyarakat di Indonesia ialah pasar penyedia jasa sambungan telepon. Pasar penyedia jasa sambungan telepon seluler di Indonesia banyak didominasi oleh beberapa operator di antaranya sebagai berikut.

  • Telkomsel
  • Indosat Ooredoo
  • XL Axiata
  • 3
  • Smartfren

2. Pasar semen

Contoh berikutnya dari pasar persaingan oligopoli ialah pasar semen. Adapun pasar semen yang banyak mendominasi masyarakat di Indonesia di antaranya sebagai berikut.

  • Holcim
  • Indocement
  • Semen Baturaja
  • Semen Indonesia
  • Semen Padang
  • Semen Gresik
  • Semen Tonasa

3. Pasar mobil

Pasar mobil juga tidak mau kalah untuk masuk ke dalam pasar persaingan oligopoli. Adapun contoh dari pasar mpbil yang begitu banyak mendominasi masyarakat Indonesia di antaranya ialah sebagai berikut.

  • Toyota
  • Honda
  • Daihatsu
  • Suzuki
  • Nissan

4. Pasar motor

Tidak hanya pasar mobil saja, pasar motor juga turut memasuki pasar persaingan oligopoli Indonesia.. Adapun contoh pasar motor yang ada di Indonesia di antaranya sebagai berikut.

  • Honda
  • Yamaha
  • Suzuki
  • Kawasaki

5. Pasar baja

Pasar baja juga merupakan salah satu contoh pasar persaingan oligopoli yang ada di Indonesia. Adapun contoh dari pasar baja yang banyak mendominasi masyarakat di Indonesia di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Betonjaya Manunggal
  • Gunawan Dianjaya Steel
  • Krakatau Steel

Untuk memperoleh penjelasan secara rinci terkait materi pasar oligopoli, maka ada baiknya Anda menyimak makalah pasar oligopoli yang dapat Anda temukan dalam kajian bidang ekonomi mikro.