Pancasila Sebagai Ideologi Negara : Pengertian, Fungsi, Makna, Dll

6 min read

pancasila sebagai ideologi negara

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Negara, Makna Dan Fungsinya

Permasalahan tentang ideologi Pancasila bukan hanya sebuah permasalahan yang berkadar kefilsafatan karena bersifat cita-cita dan normatif namun juga bersifat praktis karena menyangkut operasionalisasi dan strategi. Hal ini karena ideologi Pancasila juga menyangkut hal-hal yang mendasarkan suatu ajaran menyeluruh tentang makna dan nilai-nilai hidup, ditentukan secara kongkrit bagaimana manusia harus bertindak.

Sebagai ideologi nasional dan negara Indonesia, Pancasila diharapkan bisa menuntun setiap warga negara agar bertindak adil, saling tolong menolong antar sesama, saling menghormati antar sesama manusia, lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau kepentingan golongan dan sebagainya. Selain itu ideologi Pancasila akan menuntut ketaatan kongkrit, dan bahkan seringkali menuntut secara mutlak agar seseorang bersikap dan bertindak tertentu.

Untuk menjawab pertanyaan tentang Pancasila Sebagai Ideologi Negara, Jurnal Manajemen akan menjelaskan Pancasila sebagai ideologi negara, Pancasila sebagai ideologi nasional, pengertian, makna, fungsi Pancasila sebagai ideologi Negara, yang mungkin bisa membantu Anda dalam menyusun makalah Pancasila sebagai ideologi Negara atau membuat Pancasila sebagai ideologi negara pdf.

 

Baca Juga : Kedudukan Pancasila Sebagai Dasar Negara : Arti, Fungsi, Sejarah, Dll

 

Pengertian Ideologi

Dalam Bahasa Yunani, ideologi berasal dari kata eidos yang berarti gagasan, pengertian dasar, konsep atau cita-cita dan logos yang memiliki arti ilmu pengetahuan.

Maka secara singkat dapat dikatakan bahwa ideologi merupakan ilmu pengetahuan tentang gagasan, pengertian dasar, konsep atau cita-cita. Jika dihubungkan dengan negara, ideologi dapat diartikan sebagai gagasan, cita-cita atau sesuatu yang diharapkan oleh suatu bangsa dan masyarakatnya dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ideologi dipercaya mampu memberi semangat dan arahan positif bagi kehidupan masyarakat, sehingga mampu berjuang melawan berbagai penderitaan, kemiskinan dan kebodohan. Dengan pemahaman yang baik mengenai ideologi, maka seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik dan tidak baik.

Ideologi negara merupakan nilai-nilai dasar negara yang ingin diwujudkan melalui kehidupan negara oleh mayoritas warga negara. Ada beberapa ideologi yang berkembang di dunia antara lain liberalisme, komunisme, sosialisme, anarkisme, konservatisme, kapitalisme, komunitarianisme, nazisme, nasionalisme, monarkisme, fasisme dan demokrasi.

Sedangkan Pancasila sendiri merupakan lima dasar yang dijadikan sebagai ideologi dan panutan masyarakat Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Fungsi Ideologi Suatu Negara

Dalam suatu negara, ideologi memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai unsur kognitif, yaitu keseluruhan pengetahuan yang dapat menjadi landasan untuk memahami serta menafsirkan dunia dan kejadian di dalamnya.
  • Sebagai orientasi dan wawasan, yang dapat menunjukkan tujuan hidup bagi manusia.
  • Sebagai norma atau nilai, dimana menjadi pedoman dan juga pandangan hidup bagi seseorang dalam bertindak atau melangkah.
  • Sebagai bekal dan pembuka jalan bagi seseorang untuk menemukan identitas diri.
  • Sebagai kekuatan, semangat dan motivasi seseorang untuk mencapai tujuan yang diharapkan dan untuk menjalankan berbagai kegiatan.
  • Sebagai pendidikan untuk menghayati, memahami, serta mempengaruhi pola dan tingkah laku masyarakat agar sesuai orientasi dan nilai atau norma yang terkandung dalam suatu ideologi tersebut

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan pula bahwa ideologi mampu membentuk identitas atau ciri khas kelompok atau suatu bangsa yang bertujuan untuk mempersatukan masyarakat bangsa.

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pancasila merupakan suatu dasar negara dan/atau ideologi yang dianut oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tak hanya harus dihafal, ideologi Pancasila sebagai dasar negara juga harus dimengerti dan dipahami maknanya oleh seluruh negara Indonesia. Dengan demikian makna yang terkandung dalam Pancasila mampu dirasakan dan diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ideologi negara merupakan perkembangan dari ideologi bangsa. Pancasila sebagai ideologi bangsa artinya setiap warga negara Republik Indonesia terikat oleh ketentuan-ketentuan yang sangat mendasar yang tertuang dalam lima sila. Dan kedua istilah tersebut seringkali disatukan menjadi Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila pada hakikatnya bukan merupakan suatu hasil pemikiran atau perenungan seseorang atau sekelompok orang seperti ideologi-ideologi lain di dunia. Namun Pancasila terbentuk dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan serta nilai-nilai relegius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara.

Dengan kata lain unsur-unsur pembentuk Pancasila diangkat berdasarkan pandangan hidup dan nilai-nilai yang berada dalam masyarakat Indonesia sendiri, sehingga bangsa ini merupakan kausa materialis (asal bahan) Pancasila.

Unsur-unsur pembentuk Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara hingga terbentuk Pancasila yang berkedudukan sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia.

Dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa Pancasila adalah dasar negara, sehingga Pancasila merupakan nilai dasar yang normatif terhadap seluruh penyelengaraan negara Republik Indonesia.

Dengan kata lain Pancasila merupakan Dasar Falsafah Negara atau Ideologi Negara, karena memuat norma-norma yang paling mendasar untuk mengukur dan menentukan keabsahan bentuk-bentuk penyelenggaraan negara serta kebijaksanaan-kebijaksanaan penting yang diambil dalam proses pemerintahan.

Pancasila sebagai ideologi negara berarti Pancasila merupakan ajaran, doktrin, teori dan/atau ilmu tentang cita-cita (ide) bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya, disusun secara sistematis serta diberi petunjuk dengan pelaksanaan yang jelas.

Makna Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pancasila sebagai ideologi negara mempunyai makna yaitu merupakan keseluruhan pandangan, keyakinan, cita-cita serta nilai bangsa dan negara Indonesia, yang secara normatif perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat serta berbangsa dan bernegara. Makna ideologi Pancasila secara umum adalah sebagai berikut :

  • Nilai-nlai yang tercantum dalam Pancasila menjadi cita-cita bersifat normatif dalam penyelenggaraan negara.
  • Nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila merupakan nilai yang telah disepakati bersama sehingga dapat menjadi salah satu pemersatu masyarakat dan bangsa Indonesia.

Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara

Pancasila sebagai ideologi nasional adalah Pancasila sebagaimana yang dirumuskan secara definitif dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila bukan hanya sebatas lima kalimat dalam pasal-pasalnya saja, karena sejatinya Pancasila merupakan suatu pedoman bagi kita dalam melaksanakan tata perilaku yang sesuai dengannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Berikut ini adalah fungsi Pancasila sebagai ideologi negara :

1. Pemersatu Bangsa

Pancasila bukan hanya sekedar lima kalimat yang tersusun bersama dengan lambang garuda di atas kalimat tersebut. Lebih dari itu, Pancasila merupakan sebuah filosofi mulia tentang bagaimana negara ini akan dijalankan dan akan mengarah kemana.

Fungsi Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang pertama adalah sebagai pemersatu bangsa, yang merupakan sebuah tugas berat bagi Pancasila.

Bangsa Indonesia mempunyai ratusan juta jiwa penduduk, artinya terdapat ratusan juta pola pikir yang berbeda di Indonesia. Jika semua pola pikir tersebut tidak disatukan, bukan tidak mungkin jika hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya disintegrasi nasional.

Sebenarnya setiap sila dalam Pancasila sudah menunjukkan adanya keberadaan semangat persatuan. Sedangkan sila ketiga lebih spesifik lagi dalam membahas tentang persatuan, yang mengarahkan kita untuk senantiasa selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan di antara seluruh rakyat Indonesia.

Karena dengan adanya semangat persatuan dan kesatuan, maka semua cita-cita yang telah dicanangkan bangsa ini akan dapat tercapai dengan mudah.

2. Pembimbing Bangsa

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, Pancasila merupakan sebuah ideologi yang dimiliki oleh negara ini sejak merdeka. Para pendiri bangsa telah merumuskan Pancasila sehingga sejarah Pancasila seharusnya membuat kita semakin bersemangat dalam mengamalkannya. Keberadaan Pancasila sebagai ideologi negara dapat mempersatukan bangsa yang pada masa lalu telah diceraiberaikan oleh penjajahan.

Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki beberapa fungsi turunan. Fungsi pertama yaitu sebagai pemersatu bangsa, sedangkan fungsi kedua adalah sebagai pembimbing bangsa.

Salah satu fungsi ideologi adalah sebagai norma yang menjadi pedoman seseorang (dalam hal ini negara) untuk bekal dan jalan bagi negara untuk menentukan identitasnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sejatinya Pancasila merupakan pembimbing bangsa. Hendak seperti apa bangsa ini mengelola dan mengisi kemerdekaannya agar cita-cita negara seperti tercapainya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai ?

Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat kita temui di dalam Pancasila. Setiap kebijakan publik yang dibuat oleh pemerintah harus senantiasa berpedoman pada Pancasila, yang merupakan pembimbing bangsa Indonesia.

3. Pemberi Tekad

Ketika suatu bangsa telah menentukan ideologinya, maka ideologi tersebut haruslah dapat menjadi pemberi tekad atau semangat bagi bangsa untuk bergerak ke arah yang lebih baik.

Salah satu fungsi dari sebuah ideologi adalah mampu memberikan sebuah semangat serta dorongan kepada seseorang (dalam hal ini negara) untuk dapat mencapai tujuan yang dicita-citakan.

Cita-cita bangsa biasanya bisa terwujud jika tujuan pembangunan nasional dapat tercapai. Sama halnya dengan bangsa Indonesia, fungsi Pancasila sebagai ideologi negara adalah sebagai pemberi tekad.

Dengan tekad yang berlandaskan Pancasila, maka bangsa Indonesia dapat lebih bersemangat dan terstruktur dalam hal strategi sehingga cita-cita bangsa yang mulia dapat terwujud.

Pancasila juga dapat memberikan tekad kepada bangsa agar senantiasa menjaga dan mengembangkan identitas bangsa. Artinya Pancasila menjadi dasar bagi pengembangan karakter bangsa agar setiap rakyat Indonesia dapat memiliki karakter Pancasila yang mulia.

4. Kontrol Sosial

Dalam menyelenggarakan kedaulatan rakyat, tentu pemerintah tidak dapat berbuat sewenang-wenang dan harus memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Setiap bangsa di dunia ini tentunya pernah merasakan kepahitan dari pemerintah yang berbuat kesewenangan. Indonesia pun pernah merasakan hal yang sama, mulai dari pemerintah yang otoriter, hingga pemerintah yang berbuat Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Maka dari itu, dibutuhkan sebuah instrumen yang dapat mengawasi jalannya pemerintahan agar senantiasa bersesuaian dengan jati diri bangsa. Fungsi Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang selanjutnya adalah sebagai kontrol sosial, yaitu berperan dalam menyoroti kenyataan pelaksanaan Pancasila yang terjadi di masyarakat (termasuk pemerintahan), sekaligus mengkritisi setiap upaya perwujudan cita-cita yang terdapat di dalam Pancasila.

Dengan kontrol sosial maka juga dapat menjadi ukuran untuk menyampaikan kritik mengenai kondisi yang sedang terjadi di Negara Indonesia. Apabila terdapat upaya-upaya yang bertentangan dengan Pancasila, maka setiap upaya tersebut harus dikembalikan agar sesuai dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila.

Disisi lain, apabila segala hal tersebut tidak dapat dikembalikan kepada Pancasila, maka harus dimusnahkan agar tidak membahayakan pelaksanaan fungsi Pancasila sebagai ideologi negara ini.

5. Dasar Pengetahuan

Di dunia ini terdapat banyak sekali pengetahuan yang berseliweran dan dapat membantu kita agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik. Di sisi lain, terdapat pula banyak pengetahuan yang dapat berakibat buruk jika diketahui oleh khalayak ramai, atau dapat kita katakan pengetahuan tersebut sebaiknya tidak diketahui. Maka dari itu, sebagai manusia kita membutuhkan suatu dasar pengetahuan.

Dasar pengetahuan ini bermanfaat agar kita dapat membedakan yang mana pengetahuan yang baik bagi kita dan yang mana pengetahuan yang buruk bagi  kita.

Fungsi Pancasila sebagai dasar pengetahuan bagi segenap rakyat Indonesia mencakup salah satu fungsi ideologi, yaitu suatu pengetahuan yang menjadi dasar untuk dapat memahami setiap kejadian ataupun kondisi yang ada di sekitar kita.

Dengan adanya dasar pengetahuan ini, maka setiap kali rakyat Indonesia hendak bersikap, maka ia akan memperhatikan apakah sikapnya telah bersesuaian dengan pengetahuan yang terdapat di dalam Pancasila.

Jika ternyata kurang atau tidak sesuai, maka orang lain dapat mengingatkannya agar senantiasa bersikap seperti yang seharusnya.

6. Pengarah Bangsa

Fungsi Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang terakhir adalah Pancasila sebagai pengarah bangsa. Maksudnya adalah Pancasila dapat memberikan gambaran mengenai cita-cita yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sekaligus dapat menggerakkan setiap komponen bangsa untuk dapat melaksanakan pembangunan nasional sebagai suatu bentuk dari pengamalan Pancasila.

Pengamalan Pancasila sendiri harus diuraikan dengan jelas agar setiap rakyat Indonesia dapat memahaminya dengan baik dan dapat melaksanakannya dengan baik dan benar.

Tanpa adanya suatu pengarah, maka suatu bangsa akan linglung dalam menentukan tujuannya, tentang akan seperti apa roda kehidupan dari bangsa tersebut dijalankan, dan bahkan bangsa tersebut dapat kehilangan identitasnya hingga dapat tergilas oleh roda globalisasi.

Oleh karena itu penting agar setiap warga negara dapat memahami Pancasila dan meyakini bahwa Pancasila merupakan satu-satunya pengarah bangsa yang tepat.

Untuk mewujudkan hal ini, maka setiap kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah haruslah memperhatikan Pancasila. Ini merupakan suatu bukti bahwa perjalanan bangsa ini telah diarahkan oleh Pancasila.

Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pancasila sebagai ideologi negara mempunyai sifat dinamis dan terbuka, bukan bersifat kaku dan tertutup. Pancasila sebagai ideologi terbuka artinya bahwa ideologi Pancasila bersifat aktual, dinamis, dan mengandung nilai dasar yang selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi negara adalah sebagai berikut :

  • Nilai Dasar, merupakan sila-sila Pancasila yang bersifat universal, sehingga di dalamnya terkandung cita-cita, tujuan, serta nilai-nilai yang baik dan benar
  • Nilai Instrumental, berupa strategi, kebijakan, arahan, sasaran dan lembaga pelaksananya, serta merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar ideologi Pancasila.
  • Nilai Praktis, di mana nilai-nilai Pancasila dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara nyata.