Pengertian Norma Sosial : Fungsi, Jenis, Ciri-Ciri, Contoh, Dll

9 min read

7. norma sosial

Norma sosial merupakan salah satu norma yang berfungsi untuk mengatur tingkah laku dari setiap individu, dengan berbagai macam kaidah di dalamnya. Tanpa adanya norma-norma dalam kehidupan, tentunya hidup akan hancur, rusak, tidak beraturan, dan sebagainya. Sehingga akan banyak masalah yang timbul dan disebabkan karena tidak ada yang mengatur. 

Norma juga memiliki peran yang sangat penting untuk menjadi tatanan peraturan di dalam kehidupan yang wajib untuk dipahami dan diterapkan dalam sehari-hari. Agar tercipta masyarakat yang baik, dan taat terhadap peraturan yang berlaku di masyarakat. Serta mencegah terjadinya hal yang tidak merugikan, karena individu yang belum menerapkan norma tersebut. 

Pada artikel Jurnal Manajemen kali ini akan membahas secara mendetail mengenai norma-norma yang ada di masyarakat. Berikut ulasannya :

 

Baca Juga : Macam Macam Norma : Pengertian, Sanksi, Contoh, Dll

 

Pengertian Norma Sosial 

Norma berperan untuk menjadi pemandu yang mempunyai pengaruh serta peran yang penting untuk bisa memperbaiki sikap seseorang. Dalam norma terdapat beberapa aturan-aturan yang wajib untuk diterapkan, sebagai acuan untuk membangun individu Norma sendiri merupakan peraturan yang tumbuh di kalangan masyarakat dengan fungsi dan tujuan yang beragam. 

Norma Sosial adalah peraturan yang berisikan kaidah serta larangan untuk mengatur kehidupan bermasyarakat agar lebih baik. Selain itu pengertian lainnya juga menerangkan bahwa norma ini merupakan aturan hidup yang berisi sanksi-sanksi untuk mereka yang melanggar. Norma juga menjadi salah satu Struktur Sosial dalam kehidupan seseorang. 

Sehingga dapat dipastikan apabila norma tersebut di taati dengan baik maka hidup akan terasa lebih baik dan damai, sementara apabila norma dilanggar akan tercipta suasana yang tidak beratur. Norma seperti ini juga merupakan sebuah kebiasaan yang menjadi acuan untuk mengatur masyarakat, dan sering disebut juga sebagai peraturan sosial. 

Jika diperhatikan norma ini memiliki beberapa peraturan yang mengikat, dan juga tidak mengikat, serta terus berkembang seiring berjalannya waktu. Mengingat bahwa kekuatan seperti ini yang memiliki pengaruh, jika norma mengikat dengan kuat maka pelanggar akan sedikit, begitu juga sebaliknya. Hal ini karena telah dipastikan bahwa setiap norma memiliki kekuatan yang berbeda. 

Contoh Norma Sosial 

Dalam penerapannya norma ini telah memberikan banyak contoh yang bisa diteladani oleh masyarakat. Hal ini karena banyak sekali contoh yang sesuai dengan jenis dan juga pengertiannya sendiri. Contoh tersebut dapat diambil dari beberapa jenis norma yang ada dan umum terjadi seperti pada penjelasan berikut ini. 

1. Menghargai Diri Sendiri dan Orang Lain 

Sikap ini harusnya sudah ada sejak kecil, karena merupakan salah satu hal yang penting untuk bisa menjalani hidup yang lebih baik. Menghargai orang lain bisa berupa dengan menghormatinya, menghargai setiap nasihat dan pendapat yang diberikan orang lain kepada diri sendiri. Serta tidak melakukan hal yang menyakiti orang lain atau diri Anda sendiri. 

2. Memiliki Sopan Santun

Orang yang meneladani setiap norma, tentunya memiliki sikap yang santun dan juga bertata krama baik dan tidak bertindak sesuka hati. Selain itu, cara ini juga merupakan langkah yang baik untuk mendapatkan nilai positif dari lingkungan dan juga masyarakat serta tempat pergaulan. Sopan santun yang baik akan menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang memiliki etika. 

3. Saling Tolong Menolong

Sikap ini berhubungan dengan hati nurani seseorang dalam melakukan sesuatu untuk menolong orang lain dengan hati yang tulus. Salah satunya yaitu memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan pertolongan, seperti pada korban bencana, dan hal lainnya. Selain bagian dari norma, sikap ini juga merupakan perbuatan terpuji yang wajib untuk diterapkan di kehidupan bermasyarakat. 

4. Menghindari Perbuatan Kriminal

Tindakan kriminal dan kejahatan merupakan salah satu hal yang sangat dilarang dalam norma ini, karena dapat merugikan dan meresahkan masyarakat. Selain itu, bagi yang melanggar akan diberikan sanksi yang kuat sesuai dengan ketentuan peraturan dari tindakan yang dilakukan orang tersebut. Sehingga penting untuk Anda menghindari perbuatan yang tidak berperikemanusiaan ini. 

5. Berkata Jujur

Jujur dalam berucap dan bersikap adalah kunci utama untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Tidak hanya itu, jujur juga merupakan cerminan yang patut untuk diteladani sehingga tidak menimbulkan peristiwa yang menyebabkan perselisihan. Salah satunya yaitu jujur dalam berinteraksi dengan sesama, jujur saat mengerjakan pekerjaan, dan sebagainya. 

6. Bersikap Sesuai dengan Ketentuan Adat dan Budaya

Dalam hal ini sama saja mengajak seseorang untuk bisa menghargai ketentuan dan peraturan yang sesuai dengan adat istiadat. Serta mengikuti setiap tradisi yang biasa dilakukan pada budaya mereka untuk melestarikannya agar tidak hilang karena zaman yang semakin modern. Tidak menghina dan membedakan budaya lainnya, dengan cara mengolok dan sebagainya. 

Artikel Terkait Artikel Terkait
Norma Kesusilaan Norma Kesopanan
Norma Hukum Norma Agama

Fungsi Norma Sosial 

Setiap norma atau peraturan yang dibuat untuk masyarakat tentunya memiliki tujuan dan juga fungsi yang membuatnya penting untuk diterapkan. Selain itu fungsi ini juga memiliki hubungan yang erat dengan penjelasan mengenai berbagai macam  nilai dan norma sosial yang ada di masyarakat. Adapun fungsi yang bisa Anda pahami adalah sebagai berikut ini. 

1. Sebagai Pedoman Hidup Masyarakat 

Norma ini berfungsi untuk menjadi pedoman yang mengatur seseorang agar memiliki sikap dan kepribadian yang lebih baik dalam berinteraksi dengan sesama. Serta membantu untuk mengajarkan dan mengarahkan masyarakat pada perbuatan yang tidak melanggar hukum. Serta pedoman ini juga berlaku selamanya untuk menciptakan individu yang lebih baik. 

2. Menumbuhkan Ke stabilitas

Adanya norma akan menciptakan tingkat keseimbangan atau stabilitas dari sikap seseorang untuk berbuat sewajarnya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga peraturan dalam hidup yang berkaitan dengan norma-norma akan terus dijalankan dan diterapkan dengan sebaik mungkin. Selain itu, individu juga tidak akan mudah untuk melanggar aturan yang telah ditetapkan. 

3. Memberikan Keadilan 

Norma sosial juga berfungsi untuk menegakkan keadilan yang ada dengan cara memberikan sanksi kepada pihak individu yang melanggar. Orang tersebut akan mendapatkan hukuman yang sesuai, dan juga mendapatkan keadilan bagi yang dirugikan. Aturan ini pada umumnya bersifat mengikat dan tegas, untuk mengatur kehidupan agar tidak ada masalah. 

4. Menciptakan Suasana yang Lebih Tertib

Jika tidak ada norma yang berlaku di negara dan masyarakat maka kehidupan akan berantakan, dan tidak beraturan, serta bisa menyebabkan kehancuran di mana saja. Sehingga tidak heran jika norma ini ciptakan agar terlahir kondisi atau suasana dalam bermasyarakat yang lebih baik dan lebih harmonis. Adanya peraturan juga membuat masyarakat menjadi lebih tertib dan menjaga sikap.

5. Mempertahankan Budaya dan Leluhur 

Pada norma yang berkaitan dengan adat istiadat jika diterapkan dengan baik maka segala peraturan yang sudah ada sejak dahulu dalam budaya tidak akan hilang. Hadirnya norma-norma dalam lingkungan budaya ini akan membantu mengembangkan dan mempertahankan tradisi leluhur yang sudah ada. Tidak hanya itu, hubungan antar sesama tidak akan hancur. 

6. Mengarahkan Pada Kebaikan 

Pada umumnya norma-norma memiliki fungsi yang berguna untuk mengarahkan seseorang agar bisa menentukan hidup yang lebih baik. Hal ini terlihat dari penerapannya yang mendorong individu untuk menjauhkan perbuatan yang merugikan dengan ancaman sanksi. Sehingga masyarakat akan berpikir dua kali untuk melakukan hal buruk tersebut. 

Macam – Macam Norma Sosial 

Dalam kehidupan telah ditetapkan berbagai kaidah dan peraturan yang dituangkan dalam jenis norma sosial yang berlaku hingga saat ini. Jenis dari norma ini dapat dibedakan berdasarkan sifatnya yang terbagi menjadi dua yaitu secara resmi dan tidak resmi. Agar lebih jelasnya berikut adalah penjelasan dari beberapa norma yang ada di kehidupan masyarakat. 

1. Fashion atau Mode 

Pada jenis norma yang satu ini dapat diartikan mengenai perilaku seseorang yang meniru kegiatan orang lain. Seperti halnya dalam berpakaian yang mencoba mengikuti mode atau tren dari masyarakat luar untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari. Mode ini digunakan oleh seseorang sebagai rekomendasi atau referensi yang dapat di tiru dengan mudah. 

2. Usage 

Berbeda dengan jenis yang pertama, pada hal ini usage merupakan tindakan untuk menunjukkan dan melakukan sesuatu dalam kehidupan. Dalam penerapannya jenis ini memiliki sanksi yang tidak kuat atau lemah, sehingga jika dilanggar hanya akan mendapatkan sanksi ringan yang tidak berhubungan dengan hukum negara. Biasanya pelanggar akan mendapatkan nilai yang negatif. 

3. Folkways 

Jenis ini sering kali dikenal  dengan norma kebiasaan, dalam artian norma ini mengajarkan tentang perilaku kebiasaan yang baik. Sanksi yang ada juga tidak keras dan biasanya hanya berupa nasihat dan juga teguran untuk pelanggar agar memperbaiki sikapnya. Jenis ini penerapannya berbeda-beda sesuai dengan peraturan yang ada pada pergaulan dan lingkungan. 

4. Mores 

Jika dilihat berdasarkan dengan pengetahuan yang didapatkan dari sosiologi maka jenis ini sama dengan tata kelakuan dan juga kesusilaan. Tata kelakuan sendiri merupakan sebuah kebiasaan yang dilakukan masyarakat dalam lingkungan dan dijadikan sebagai norma yang mengatur di wilayah tersebut. Umumnya norma ini menuntut untuk berperilaku sesuai dengan kebiasaan yang ada. 

5. Costom atau Adat Istiadat

Norma ini termasuk dalam jenis yang memiliki ikatan lebih kuat dari ke empat jenis norma yang sebelumnya telah dijelaskan. Costum sendiri merupakan persamaan dari adat istiadat yang dituangkan dalam sebuah peraturan yang berlaku di kehidupan. Selain itu bagi seseorang yang telah berani melanggar norma ini pada umumnya akan mendapatkan sanksi atau hukuman yang tegas. 

Ciri-Ciri Norma Sosial 

Dalam bentuknya setiap norma dapat dilihat berdasarkan ciri-ciri yang berlaku pada setiap jenis-jenis norma sosial yang ada dilingkungan sekitar. Hal ini karena pada dasarnya setiap norma berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan seharusnya, namun tetap memperhatikan unsur utama. Adapun ciri-ciri yang ada pada setiap jenis dari norma ini adalah sebagai berikut.

1. Terdapat Tiga Unsur 

Ada tiga jenis unsur yang mendasar dari norma ini, yang membuatnya dapat menjadi peran penting untuk mengatur masyarakat. Unsur tersebut adalah perintah, larangan, dan juga sanksi yang ditetapkan untuk menjadi jaminan dalam setiap perbuatan. Selain itu, unsur ini merupakan dasar awal terbentuknya suatu norma yang berfungsi untuk kehidupan masyarakat. 

2. Tidak Tertulis 

Pada umumnya jika diperhatikan lebih dalam, norma ini banyak memiliki peraturan yang tidak tertulis secara umum. Hal ini karena banyaknya peraturan yang telah dibuat berdasarkan dengan tindakan dan ucapan yang menjadi dasar dari norma ini. Perbuatan tersebut tentunya menjadi acuan penting yang terdapat beberapa nilai penting dalam sudut pandang masyarakat. 

3. Memiliki Kesepakatan Bersama Masyarakat 

Secara umum, norma sosial  ini memiliki hubungan yang erat dengan masyarakat dan segala sesuatunya berdasarkan dengan apa yang sudah disepakati bersama. Hal ini karena norma tersebut dibuat berdasarkan pemikiran dan juga pendapat yang diberikan oleh masyarakat, untuk menentukan perbuatan yang baik dan buruk. 

4. Memiliki Tujuan dan Fungsi Utama 

Adanya norma tidak semata-mata untuk mengatur kehidupan, melainkan terdapat tujuan yang penting untuk masa yang akan datang. Norma memiliki tujuan untuk menciptakan ketertiban dalam bermasyarakat agar tidak terjadi kekacauan. Sementara fungsinya yang bertugas untuk mengatur segala sisi kehidupan masyarakat dengan kaidah yang ada dan berlaku. 

5. Terdapat Sanksi 

Adanya peraturan tentunya ada sanksi yang berfungsi untuk menjadi bentuk pertanggung jawaban seseorang yang melanggar. Sanksi ini diberikan secara adil kepada pelanggar sesuai dengan tindakan dan perbuatan yang tidak sesuai pada norma yang berlaku. Sanksi disini terbagi menjadi dua yaitu sanksi berat yang secara hukum, atau sanksi ringan yang diberikan oleh masyarakat. 

6. Terdapat Peraturan dan Larangan 

Setiap norma berisikan peraturan dan juga kaidah, seperti contoh untuk membuang sampah pada tempatnya dan larangan untuk menghindari perbuatan yang merugikan. Peraturan dan larangan ini mengajarkan seseorang untuk bisa menentukan perbuatan yang baik dengan pertimbangan dari nilai yang berlaku di masyarakat. 

Pengertian Nilai dan Norma Sosial 

Norma memang berkaitan dengan nilai-nilai sosial yang berlaku, keduanya memiliki fungsi dan juga tujuan yang sama yaitu membangun masyarakat yang lebih baik. Hal ini karena nilai berperan sebagai pertimbangan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang baik dan buruk untuk hidupnya. Keterkaitan ini didapatkan dari sisi pandang norma yang berisikan peraturan. 

Pada pengertian dari  Nilai Sosial merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan oleh masyarakat dan lingkungan untuk seseorang yang melakukan perbuatan baik. Sementara pada norma-norma sosial merupakan  peraturan yang jika dilanggar akan mendapatkan nilai yang buruk dari masyarakat. Sebagai contoh kegiatan norma baik yang mendapat nilai kebanggaan.

Nilai sosial sendiri terbagi menjadi tiga bagian yaitu nilai material, nilai vital dan juga nilai kerohanian yang berperan penting dalam penerapan norma-norma. Setiap individu yang meneladani contoh dari norma-norma tentunya memiliki nilai kehidupan yang baik. Dalam hal ini sudah memberikan bukti kuat bahwa keduanya memiliki kaitan yang tidak bisa dipisahkan. 

Sehingga apa yang dimaksud dengan norma sosial adalah sisi lain dari bentuk perbuatan yang sesuai dengan nilai sosial yang ada di kalangan masyarakat sekitar. Hal ini karena pada dasarnya nilai tersebut memiliki asumsi yang berkaitan dengan adat istiadat, kebiasaan, dan juga budaya masyarakat yang tidak memiliki peraturan tertulis, seperti ciri-ciri dari norma tersebut. 

Jika norma difungsikan sebagai pedoman maka nilai ini juga merupakan pedoman yang berfungsi untuk menjadikan seseorang agar bersikap lebih baik. Serta untuk membantu setiap individu dalam membedakan perbuatan yang baik dan yang buruk dalam bertingkah. Sikap tersebut juga diterapkan dalam berinteraksi dan juga dalam bertindak di hadapan sesama. 

Contoh Nilai dan Norma Sosial 

Ada banyak contoh dalam menerapkan nilai-nilai dan juga norma dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekitar dan juga lingkungan bermasyarakat. Mengingat bahwa contoh seperti ini akan menjadi cerminan yang baik untuk bisa dijadikan teladan seseorang. Contoh yang beredar di masyarakat pada umumnya sangat mudah, namun banyak yang belum memahaminya. 

Setelah melihat berbagai ulasan mengenai contoh dari masing-masing tindakan yang berkaitan dengan kedua hal tersebut maka Anda akan dengan mudah untuk memahami apa itu norma sosial dan juga nilainya. Hubungan antara dua hal ini juga akan lebih jelas terlihat, berikut adalah beberapa rangkaian contoh dari norma dan nilai yang sering terjadi secara umum. 

1. Mematuhi Perintah yang Ada 

Hal ini adalah bentuk contoh dari nilai yang baik untuk diterapkan, karena akan memberikan dampak yang baik untuk lingkungan. Selain itu Anda juga akan mendapatkan nilai dari masyarakat yang merasa bangga akan tindakan yang dilakukan. Mematuhi perintah juga akan mengurangi risiko terjadinya masalah yang menyebabkan perselisihan umum. 

2. Membantu Sesama 

Hal ini adalah bentuk dari penerapan norma dan juga nilai, serta kewajiban yang amat penting untuk dilakukan. Sebagai contoh ketika teman merasakan kesusahan, tidak ada salahnya untuk Anda membantu meringankan beban yang dihadapi orang tersebut. Selain mendapatkan nilai yang baik m, Anda juga sudah menjadi individu yang patuh terhadap norma. 

3. Tidak Berkata Bohong 

Berkata bohong akan hanya akan menyelamatkan Anda sementara, namun tidak dengan seterusnya. Untuk itu penting bagi setiap individu agar berkata jujur untuk bisa menerapkan norma yang ada dan juga mendapatkan nilai positif dari orang lain. Berkata bohong sendiri akan membuat Anda mendapatkan sanksi dan juga nilai yang negatif baik di lingkungan masyarakat dan sebagainya. 

4. Menghargai Pendapat dan Tidak Menyela Pembicaraan

Hal ini berkaitan dengan norma yang berhubungan dengan kesopanan dan juga sosial dimana sikap menyela merupakan hal yang buruk dan tidak baik. Dalam nilai sosial, Anda diminta untuk saling berbagi pendapat dengan cara yang baik dan tidak menjatuhkan pendapat lainnya. Begitu juga dengan norma yang berlaku, untuk menghargai dan tidak memotong pembicaraan. 

5. Patuh Terhadap Orang Tua 

Hal ini sangat berkaitan dengan nilai yang ada, patuh dengan orang tua akan menjadikan Anda sebagai anak yang baik. Sementara bersikap kasar dan tidak patuh akan masuk ke dalam pelanggaran norma, yaitu tidak menghargai orang yang lebih tua. Sehingga nantinya Anda akan mendapatkan sanksi yang berlaku untuk tindakan yang telah diperbuat tersebut. 

6. Memiliki Sikap yang Ramah 

Sikap cuek akan membuat seseorang menganggap bahwa Anda adalah orang yang sombong dan tidak sopan, sehingga orang enggan untuk dekat dengan Anda. Dalam norma Anda diwajibkan untuk ramah kepada orang lain, dengan memberikan tegur sapa dan sebagainya. Nilai sosial yang akan didapatkan dari sikap ini adalah banyaknya teman dan orang yang menyukai keramahan Anda. 

7. Tidak Mengambil Hak Orang Lain 

Mengambil hak orang lain adalah perbuatan yang tidak terpuji, dan bagi pelakunya akan diberikan hukuman setimpal sesuai dengan kaidah yang terdapat pada norma. Namun jika Anda tidak melakukannya penghargaan dari nilai seperti ini adalah mendapatkan rasa bangga dan damai pada diri sendiri. Hal itu terlihat ketika Anda memilih untuk berbagi dari pada harus mengambil hak orang. 

8. Menjaga Ketertiban dengan Mematuhi Perintah

Pada contoh yang satu ini berkaitan dengan ciri norma sosial untuk bisa menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu dengan menjauhi larangan, dan mematuhi setiap perintah. Sehingga norma dan nilai sosial yang berlaku akan tetap tumbuh dan berkembang tanpa adanya perusak dari sikap yang tidak baik.