Norma Kesopanan : Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Contoh, Dll

6 min read

10. norma kesopanan

Norma kesopanan merupakan salah satu aturan yang harus dimiliki oleh setiap orang dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Norma sendiri merupakan kaidah yang akan berguna untuk mengatur tingkah laku seseorang untuk menjalani hidup yang lebih baik. Tidak hanya itu adanya norma juga memiliki peran penting dengan tujuan dan fungsi yang beragam. 

Umumnya setiap norma memiliki sanksi atau hukuman yang berlaku untuk setiap pelanggaran yang dilakukan oleh seseorang. Mengingat bahwa norma kesopanan memiliki hubungan yang erat dengan perbuatan seseorang, dan juga kultur pada masyarakat. Sehingga tidak heran jika pelanggaran pada norma ini memiliki pengaruh terhadap kebudayaan masyarakat. 

Pada artikel Jurnal Manajemen berikut ini akan dibahas mengenai norma kesponanan yang ada di masyarakat baik secara teori maupun contohnya. Berikut :

 

Baca Juga : Macam Macam Norma : Pengertian, Sanksi, Contoh, Dll

 

Pengertian Norma Kesopanan 

Dalam pengertiannya, norma ini merupakan sebuah peraturan yang ada dan berasal dari adat budaya, tingkah laku dan juga tradisi yang ada di masyarakat. Norma ini terus dikembangkan dan dijadikan sebagai tuntutan peraturan yang biasa digunakan untuk berinteraksi dengan sesama. Jenis norma ini juga dikenal sebagai sopan santun dengan sifat relatif. 

Sifat tersebut didapat karena pada umumnya setiap wilayah yang berbeda, memiliki peraturan yang berkaitan dengan sopan santun sendiri. Tanpa adanya norma ini di dalam lingkungan yang mengatur setiap perbuatan seseorang, maka akan timbul banyak masalah dan perselisihan. Sehingga norma ini wajib untuk diterapkan dalam pergaulan dan kehidupan. 

Sehingga setiap tingkah laku seseorang di lingkungan masyarakat ini mendapatkan respons yang positif, dari sudut pandang orang lain. Sopan santun juga memiliki beberapa sanksi dan juga respons yang negatif untuk setiap perbuatan yang melanggar kesopanan. Norma ini juga merupakan salah satu peraturan yang berfungsi untuk menjadi panduan seseorang. 

Norma Kesopanan ini juga merupakan akhlak yang perlu untuk diketahui dan diterapkan, karena dapat mencerminkan perilaku yang menjadi pandangan seseorang. Sopan santun akan membawa Anda untuk bertingkah sewajarnya dan tidak berlebihan.  Peran penting dalam norma ini berkaitan dengan cara bicara, tingkah laku, pergaulan dan juga interaksi sesama. 

Contoh Norma Kesopanan 

Ada banyak contoh contoh dari norma yang berkaitan dengan sopan santun baik dalam lingkungan di masyarakat, pada pergaulan, dan juga tindakan. Penerapan tersebut dilakukan untuk mendapatkan nilai atau tanggapan yang baik dari orang lain yang melihatnya. Agar lebih jelas berikut ada beberapa contoh mengenai norma tersebut yang bisa Anda simak dan teladani untuk menerapkannya.

1. Tidak Membuang Sampah Sembarangan 

Dalam hal ini, membuang sampah pada tempatnya merupakan peraturan yang telah ditetapkan di seluruh daerah. Selain untuk menerapkan norma yang ada pada kesopanan, dampak baik lainnya juga bisa didapatkan dengan mematuhi norma tersebut. Pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya akan membuat lingkungan tercemar dan penyakit. 

Selain itu, perilaku dari contoh penerapan ini dapat menjadikan Anda sebagai orang yang peduli dengan lingkungan sekitar. Serta ikut berpartisipasi untuk menjaga kebersihan wilayah atau tempat Anda berada dan tinggal. Tindakan ini juga dapat mencegah terjadinya banjir ketika musim hujan tiba. 

2. Menghormati Orang yang Lebih Tua

Menghormati dan juga menghargai orang lain merupakan hal yang penting untuk diterapkan. Tindakan tersebut bisa berupa perkataan yang tidak kasar, tingkah laku yang tidak berlebihan kepada orang tua, dan sebagainya. Menghindari perbuatan yang kurang menyenangkan yang dapat menyakiti hati dan juga orang yang lebih tua seperti bertingkah tidak sopan. 

3. Memberi Salam

Salam bukan hanya diberikan ketika hendak memulai suatu kegiatan di sekolah atau di tempat bekerja saja, namun juga di mana Anda berada. Salam merupakan bentuk keramahan dengan cara menegur sapa kepada seseorang yang bertatap mata dan bertemu oleh Anda. Orang yang tidak memiliki sikap seperti ini cenderung dikenal sebagai orang yang sombong dan cuek. 

4. Berkata Baik 

Memiliki tutur kata yang lembut dan baik adalah salah satu hal yang banyak disukai oleh orang lain yang sedang berinteraksi dengan Anda. Berkata baik yaitu senantiasa memberi nasihat, dan tidak mengeluarkan kata-kata yang mencela dan menyakiti seseorang dalam berbicara. Sehingga orang akan lebih nyaman dan senang untuk berbicara kepada Anda. 

5. Baik Dalam Bertindak

Ada banyak orang yang menganggap bahwa dirinya adalah orang yang sopan, namun saat melakukan sesuatu seperti orang yang tidak memiliki tata krama. Baik dalam bertindak dan bertingkah adalah seperti melakukan kegiatan yang baik, saling tolong menolong, dan memiliki sikap respek terhadap sesama. Adanya sikap ini akan menjadikan seseorang lebih dekat dengan masyarakat. 

6. Makan dengan Cara yang  Baik 

Setiap orang tentu pernah makan bersama dengan orang lain atau keluarga dan teman, dalam hal ini adab makan juga menjadi peran penting dalam penerapan norma. Salah satunya yaitu makan dengan menggunakan tangan kanan, dan bersikap sewajarnya saat di meja makan. Selain baik di mata masyarakat, hal ini juga merupakan hal yang berkaitan dengan sopan santun. 

7. Berpakaian yang Pantas dan Sesuai

Berpakaian juga merupakan hal yang perlu diperhatikan untuk dapat menerapkan norma ini di kalangan masyarakat. Pakaian yang tidak sopan akan memicu kejahatan, dan juga akan mendapat nilai yang buruk bagi lingkungan sekitar, karena dinilai tidak pantas. Sehingga penting untuk menggunakan pakaian yang sopan, tertutup dan juga baik dipandang. 

8. Meminta Ijin Kepada Orang Tua

Ijin adalah restu yang diberikan kepada orang tua atau seseorang untuk melakukan kegiatan. Salah satu contohnya yaitu berpamitan saat akan pergi sekolah, dan meminta ijin untuk melakukan aktivitas yang lain. Orang yang berbuat sembarangan tanpa adanya ijin adalah perbuatan yang tidak memiliki sopan santun dalam bertingkah. 

Artikel Terkait Artikel Terkait
Norma Kesusilaan Norma Sosial
Norma Hukum Norma Agama

Sanksi Norma Kesopanan 

Ada beberapa sanksi yang dimiliki oleh jenis norma ini yang berkaitan dengan sopan santun seseorang dalam bertingkah. Sanksi ini diberikan kepada setiap individu yang melakukan  pelanggaran norma kesopanan, dan juga melakukan pelanggaran terhadap aturan tersebut. Adapun jenis sanksi yang akan didapatkan adalah seperti pada penjelasan hukuman berikut ini. 

1. Mendapat Penilaian yang Buruk 

Seseorang yang melanggar norma ini akan dinyatakan sebagai orang yang tidak memiliki tata krama dalam berinteraksi dengan masyarakat dan juga saat bertindak. Sehingga lingkungan akan memberikan nilai yang negatif dan juga buruk kepada orang tersebut, agar ia menjadi sadar. Penilaian tersebut didapatkan dari perbuatan, ucapan, dan juga sikap yang ditunjukkan. 

2. Mendapat Sindiran Teman

Tidak jarang warga yang menggunakan kalimat sindiran untuk orang lain yang berbuat tidak sesuai dengan sopan santun yang ada di lingkungan. Sindiran tersebut berupa ucapan yang halus dalam pembicaraan atau ucapan kasar yang ditujukan langsung kepada pelanggar. Sehingga orang yang bersalah akan merasa malu dan mencoba untuk berbenah diri. 

3. Mendapat Teguran 

Jika sudah disindir dan juga dinilai dengan buruk tidak dapat mengubah pendirian orang tersebut maka sanksi yang pantas adalah teguran. Teguran ini bisa dilakukan dengan baik atau dengan menggunakan emosi, yang biasa disebut sebagai teguran keras kepada seseorang. Nasihat juga merupakan teguran untuk orang yang melanggar, namun dengan cara yang lembut. 

4. Diasingkan Oleh Masyarakat Sekitar

Tidak ada yang menyukai orang yang bertindak tidak sopan dan berbuat tidak baik kepada lingkungan sekitar masyarakat. Sehingga tidak heran jika orang yang tidak memiliki sopan santun kerap menjadi penyendiri dan tidak memiliki teman, serta merasa diasingkan. Hal tersebut semata-mata agar dirinya berubah menjadi orang yang lebih menghargai dan bersikap positif. 

5. Mendapat Balasan yang Sama 

Banyak sekali pelanggar yang bersikap tidak sopan kepada orang lain, dan mendapatkan perlakuan yang sama dari individu yang lain. Hal ini merupakan sanksi yang dilakukan dengan cara membalas, agar orang tersebut merasakan yang sama, sehingga nantinya orang tersebut akan sadar. Cara ini bukan bertujuan untuk membalaskan dendam namun, untuk memberinya sedikit pelajaran. 

Contoh Pelanggaran Norma Kesopanan

Banyak contoh dari pelanggaran norma ini yang beredar, walaupun sudah menggunakan gambar norma kesopanan sebagai contoh untuk penerapannya. Pelanggaran tersebut bermacam-macam, dan cenderung membuat orang lain merasa kesal dengan tingkah tersebut. Berikut ini adalah beberapa contoh pelanggaran yang perlu untuk diperbaiki. 

1. Berkata Kasar dan Tidak Baik

Memiliki tutur kata yang baik merupakan salah satu bentuk dari penerapan norma yang penting untuk dilakukan pada saat berinteraksi dengan siapa saja. Berkata kasar sendiri terdiri dari beberapa contoh seperti menggunakan nara keras, mencaci maki, dan juga berbicara yang tidak seharusnya. Hal seperti ini harus dihindari agar tidak menyakiti perasaan orang lain. 

2. Memotong Pembicaraan Orang Lain

Saat orang lain berbicara ada baiknya untuk Anda mendengarkannya hingga selesai, dan menerima apa yang diucapkannya. Terkadang seseorang akan memotong pembicaraan orang lain saat dirinya kurang setuju dengan ucapan tersebut. Hal ini memang perkara ringan, namun menyela ucapan orang lain bukanlah hal yang sopan, melainkan tidak benar dan kurang sopan. 

3. Menggunakan Pakaian Sesuka Hati

Dalam kasus seperti ini, cenderung orang lebih senang menggunakan pakaian yang membuatnya senang tanpa memikirkan adab berpakaian yang baik. Sehingga menggunakan pakaian yang tidak tertutup, dan juga tidak sesuai, baik dalam bekerja atau pada acara tertentu. Menggunakan pakaian yang tidak tepat akan menimbulkan kritik dari seseorang dan berdampak yang lain. 

4. Memberi dan Menerima dengan Tangan Kiri

Saat Anda diberikan atau memberikan hadiah kepada orang lain hendaklah menggunakan tangan kanan untuk melakukannya agar lebih sopan. Jika menggunakan tangan kiri saat memberi, Anda akan dinilai tidak ikhlas dan tidak sopan yang akan membuat orang lain enggan untuk menerimanya. Mengingat bahwa segala perbuatan memang harus dimulai dengan tangan kanan. 

5. Menghina dan Merendahkan Orang Lain 

Perbuatan seperti ini tidak pantas untuk diteladani, karena dapat melukai hati orang lain, serta membuat orang merasa tidak dihargai kehadirannya. Perbuatan menghina, akan membuat orang merasa dipermalukan dan enggan untuk berteman dengan Anda. Sehingga tidak heran jika orang yang sering menghina akan dijauhi oleh teman sebaya dan lingkungannya. 

6. Tidak Memiliki Etika 

Dalam hal ini biasa disebut sebagai  kurang ajar, di mana orang tersebut bertindak sesuka hati, dan tidak memikirkan orang lain. Ia hanya memikirkan kesenangan diri sendiri, dan mengabaikan setiap teguran yang diberikan kepadanya. Bahkan bersikap tidak baik, seperti tidak menghargai orang lain, merendahkan  orang, dan sebagainya. 

7. Membuang Sampah Sembarangan 

Perbuatan ini bukan hanya melanggar norma melainkan dapat memberikan pengaruh buruk pada lingkungan sekitar. Walaupun banyak contoh gambar pelanggaran norma kesopanan ini beserta dampaknya, tetap saja banyak yang tidak memperdulikannya. Tindakan ini harus dihapuskan, agar tidak terjadi kerugian di masa yang akan datang akibat pelanggaran tersebut. 

Fungsi Norma Kesopanan 

Norma ini memiliki beberapa fungsi yang menguntungkan dan juga bermanfaat untuk lingkungan dan juga masyarakat. Norma sopan santun ini difungsikan secara khusus dan disesuaikan dengan pengertian dari norma tersebut yang berlaku di masyarakat. Berikut ini adalah rangkaian penjelasan mengenai fungsi pada norma tersebut. 

1. Sebagai Pedoman untuk Perilaku 

Mengingat bahwa pada norma ini terdapat kaidah dan aturan yang berguna untuk pedoman masyarakat agar memiliki tata krama yang baik dan sesuai dengan pergaulan, serta budaya. Sopan santun mengajarkan seseorang untuk bersikap baik sesuai dengan contoh gambar norma kesopanan yang ada di lingkungan sebagai contoh teladan yang baik. 

2. Menciptakan Masyarakat yang Selaras

Penerapan norma tersebut akan berdampak baik dan memiliki pengaruh yang akan berperan untuk menjaga kedamaian dan ketenteraman di lingkungan. Sehingga dapat menciptakan perasaan yang tenteram, nyaman dan juga membantu menumbuhkan sikap yang lebih baik. Serta membangun kebersamaan masyarakat dengan sikap saling menghargai dan memberi pendapat. 

3. Sebagai Peraturan yang mengikat 

Walaupun sanksi yang diberikan tidak besar dan tegas, namun peraturan dalam norma ini cenderung mengikat. Hal ini karena fungsinya yang juga sebagai acuan masyarakat untuk senantiasa menaati norma tersebut agar tidak mendapat sanksi. Serta agar masyarakat lebih patuh, dan tidak mengabaikan segala sanksi dan peraturan yang telah ditetapkan dalam norma kesopanan. 

4. Membatasi Tingkah Laku dan Mempertahankan Budaya

Fungsi ini dapat dilihat dari contoh penerapannya yang mengajak seseorang untuk bisa mengontrol diri dan tidak bertindak berlebihan. Sehingga tidak heran jika peraturannya cenderung mendorong masyarakat agar bertindak sewajarnya sesuai dengan ajaran budaya. Hal ini juga memiliki peran untuk mempertahankan budaya yang sudah ada sejak dahulu mengenai tata krama. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *