Pengertian Konsep Pemasaran Dalam Perekonomian Terbaru

3 min read

Konsep Pemasaran

Apa yang Anda ketahui tentang pemasaran? Pada umumnya orang akan menjawab kegiatan menjual dan membeli. Ya, mungkin itu bisa masuk ke dalam sebuah konsep pemasaran yang diartikan oleh orang awam.

Bila ditelisik lebih lanjut, pengertian Konsep Pemasaran adalah suatu strategi atau dasar dalam melakukan Manajemen dalam pemasaran baik produk ataupun jasa pada sebuah organisasi ataupun perusahaan. Intinya, konsep ini sangat berkaitan erat dengan dunia jual-beli yang dilakukan sebagai tindakan perekonomian yang ada di suatu Negara.

Setiap Negara sudah pasti mempunyai konsep ini dalam kelangsungan perekonomiannya agar tetap terjaga. Konsep ini juga sangat mempengaruhi tentang kebutuhan konsumen untuk memenuhi setiap yang mereka butuhkan.

Dalam pengertian lain tentang konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang yang menyatakan bahwa semua pemuasan aspek kebutuhan konsumen merupakan salah satu syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan suatu perusahaan.

Konsep pemasaran itu sendiri memang sudah diterapkan sejak lama untuk bisa menjaga integritas perekonomian. Jika suatu pemasaran tidak terkonsep, tentu saja nantinya kegiatan tersebut akan kacau karena tidak memiliki aturan yang berlaku.

Untuk itu, dengan pengkonsepan seperti ini, diharapkan semua kegiatan pemasaran dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang telah diatur. Fokus yang ada di dalam konsep ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pembeli, agar setiap konsumen dapat terpenuhi kebutuhan kesehariannya.

Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran

Mungkin bagi orang yang belum mengetahui perihal konsep pemasaran, akan mengira bahwa konsep ini sama halnya dengan konsep penjualan. Padahal ada sisi yang berbeda antara kedua konsep tersebut. Karena keduanya sama-sama bergerak di pusaran perekonomian, tentu tidak salah banyak yang menganggap kedua aspek tersebut sama. Jika Anda ingin tahu perbedaannya, berikut adalah perbedaan konsep penjualan dan konsep pemasaran :

Jika konsep penjualan memiliki klarifikasi seperti ;

  1. Konsumen mempunyai kecenderungan untuk tidak membeli barang-barang yang menurut mereka tidak penting. Misalnya saja untuk membeli sebuah baju. Jika masih banyak baju yang layak dipakai, mereka lebih memilih untuk membeli kebutuhan pokok saja dibandingkan baju tersebut.
  2. Konsumewn dapat didorong untuk membeli suatu barang dalam jumlah yang cukup banyak melalui berbagai peralatan atau usaha-usaha yang bisa memacu para pembeli untuk mau membelinya.
  3. Perusahaan mempunyai tugas untuk mengorganisasi bagian yang sangat berpusat pada penjualan, hal itu sebagai kunci agar bisa menarik pelanggan dan mempertahankannya. Misalnya dengan mengadakan berbagai promo menarik, dan juga memprioritaskan pelanggan yang mempunyai kartu keanggotaan.

Sedangkan untuk konsep pemasaran sendiri, memiliki klasifikasi yang cukup berbeda, yaitu :

  1. Perencanaan dan cara kerjanya berpusat pada kebutuhan dan keinginan para pelanggan terutama untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Contoh konsep pemaran misalnya saja, suatu perusahaan memasok kebutuhan pokok dengan jumlah yang banyak agar pelanggan bisa kebagian semua.
  2. Semua aktivitas pemasaran yang ada diberbagai sektor, dilakukan secara terpadu atau terintegritas karena hanya memikirkan kebutuhan pelanggannya saja.
  3. Tujuan adanya konsep pemasaran ini adalah untuk mewujudkan tujuan perusahaan untuk memberikan kepuasan semaksimal mungkin kepada para pelanggannya karena bisa memenuhi apa yang mereka inginkan dan butuhkan.

Mana Yang Lebih Unggul “Konsep Pemasaran atau Konsep Penjualan” ?

Pada intinya, jika konsep penjualan itu tidak mementingkan bagaimana pelanggan itu butuh atau tidak, yang mereka pikirkan adalah barang-barang yang mereka jual itu laku dan bisa dibeli oleh para pelanggan meski barang yang dijual sebenarnya tidak begitu penting. Berbeda sekali dengan konsep pemasaran, mereka yang terpenting adalah memikirkan bagaimana keinginn pelanggan mereka bisa terpenuhi kemudian menstok barang-barang yang banyak diinginkan oleh mereka. Konsep ini memang lebih merakyat dibandingkan dengan konsep penjualan.

 

Baca Juga : Strategi Promosi Penjualan Produk Beserta Tujuan dan Klasifikasi

 

Kemudian, jika menilik mana yang lebih unggul antara kedua konsep tersebut? Sebenarnya keduanya memiliki keunggulan tersendiri pada bidangnya. Bagi pelanggannya sendiri juga bisa menilai sendiri menurut individu masing-masing. Akan tetapi, konsep penjualan memang terbilang cukup kaku dibandingkan dengan konsep pemasaran yang cenderung lebih fleksibel karena mengikuti apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya saja yang dibutuhkan masyarakat untuk saat ini adalah beras, maka dengan konsep ini, perusahaan akan menstok lebih banyak beras untuk kebutuhan para pelanggannya.

Lima Konsep Pemasaran

Belajar tentang perekonomian memang tidak ada habisnya. Sudah pasti ada saja cabang ilmu dari ekonomi yang bisa dipelajari dengan fenomena yang terjadi di masyarakat. Bahkan banyak juga anak sekolahan terutama mahasiswa membuat makalah konsep pemasaran sebagai bahan penelitiannya. Di Indonesia sendiri, keadaan ekonominya tidak terlalu baik. Karena bahan-bahan pokok yang ada, sering terjadi kenaikan dan untuk mengalami penurunan itu sangat sulit. Pemerintah sendiri juga telah melakukan konsep pemasaran dengan cukup baik agar semua kebutuhan yang paling pokok di masyarakat bisa terwujud dan bisa dibeli oleh mereka.

Sebenarnya, dalam kegiatan perekonomian ini, 5 konsep pemasaran menjadi elemen yang bisa menjalankan putaran perekonomian yang biasa kita kenal dalam pemasaran tersebut. 5 konsep tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Konsep Produksi

Konsep ini membahas seputar bagaimana suatu perusahaan menghasilkan barang ataupun jasa bagi para pelanggannya. Biasanya, suatu perusahaan jika menghasilkan suatu produk harus meminimalisir biaya produksinya dengan membuatnya dalam skala besar dan menguatkan distribusinya ke berbagai penjugu negeri agar produknya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

  1. Konsep Produk

Meski konsep pemasaran ini adalah konsep merakyat, akan tetapi produk yang dihasilkan perusahaan tidak akan memberikan kualitas yang buruk. Mereka akan memberikan produk-produk terbaik meski harga jualnya tidak terlalu mahal.

  1. Konsep Penjualan

Perusahaan membuat suatu produk itu tujuannya untuk dijual. Perusahaan mencoba untuk menarik para pelanggannya agar mau membeli produknya dan tidak membiarkan pelanggannya sendiri dalam menenuhi kebutuhannya tersebut.

  1. Konsep Pemasaran

Jika penjualan terpusat pada apa yang mereka jual, jika pemasaran ini berpusat pada kebutuhan konsumen. Perusahaan menganggap bahwa kepuasan pelanggan adalah segalanya, sehingga barang dan jasa yang mereka buat atas keinginan pelanggan atau konsumen itu sendiri.

  1. Konsep Pemasaran Umum

Pada konsep ini, mereka memang selalu memprioritaskan para pelanggannya. Mereka menjual barang dan jasa sesuai kebutuhan konsumen dan memberikan kepuasan serta manfaat yang baik untuk mereka.

Artikel Terkait Artikel Terkait
10 Perencanaan Strategi Pemasaran Produk Baru 3 Fungsi Manajemen Pemasaran Dalam Perusahaan
Contoh Tugas Manajemen Pemasaran Pada Perusahaan Aspek Pemasaran dalam Pengelolaan Usaha

Dan yang satu lagi, ada konsep yang mungkin bisa dipakai ataupun tidak, yaitu konsep pemasaran global. Konsep ini dianjurkan agar para perusahaan tahu semuanya tentang faktor-faktor yang terjadi di masyarakat pada keinginan dan kebutuhan mereka. Sebenarnya sama halnya dengan konsep pemasaran holistik yang harus mengerti perncanaan, pengembangan dan implementasi tentang pemasaran secara luas untuk meningkatkan kebutuhan masyarakat dan juga perusahaan itu sendiri.

Semakin berkembangnya perekonomian yang ada di Indonesia, kini telah ada juga konsep pemasaran syariah. Konsep ini tentu saja berdasarkan tentang hukum jual-beli dalam Islam seperti yang sering dipelajari dalam Muamalah. Konsep ini sekarang sedang lebih dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat.