Pengertian Kewirausahaan dan Penjelasannya Secara Lengkap

11 min read

kewirausahaan

Seputar Kewirausahaan yang Perlu Anda Ketahui

Bagi anda yang sudah berada di dunia bisnis dan sejenisnya tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kewirausahaan. Kata tersebut hampir pasti anda temui jika Anda mengikuti ataupun belajar tentang bisnis dan tentang dunia usaha. Bahkan dalam dunia pendidikan baik sekolah maupun bangku perkuliahan sudah banyak yang menjadikan hal tersebut menjadi salah satu mata kuliah.

Namun untuk Anda yang masih baru atau awam, mungkin sering muncul pertanyaan apa itu kewirausahaan. Sebenarnya banyak sekali definisi dan pengertiannya, baik itu pengertian secara umum ataupun pengertian menurut para ahli dalam dunia bisnis dan dalam bidang usaha yang mengemuka di dunia. Beberapa pendapat para ahli mungkin bisa menjadi pegangan Anda dalam dunia usaha.

Menariknya pembahasan mengenai dunia kewirausahaan ini membuat Jurnal Manajemen ingin mengulasnya secara lengkap. Pada artikel ini kami akna membahas mengenai konsep kewirausahaan mulai dari pengertian, tujuan, sifat, manfaat, dan berbagai contoh di masyarakat. Pembahasan selengkapnya dapat disimak pada penjelasan berikut ini :

 

Baca Juga : 25 Peluang Usaha Rumahan yang Menjanjikan Modal Kecil

 

Pengertian Wirausaha dan Kewirausahaan

Wirausaha merupakan sebutan untuk seseorang yang memiliki keberanian untuk berusaha sendiri dan mandiri serta mengerahkan segala daya dan upaya mencangkup kepintaran mengidentifikasi produk baru, menemukan cara baru produksi, melakukan penyusunan operasi dalam menciptakan produk baru, menjual dan memasarkan, serta manajemen modal operasi guna menghasilkan produk atau sesuatu yang memiliki nilai yang lebih baik.

Sedangkan pengertian kewirausahaan secara umum adalah kebisaan seseorang risiko manajer dalam memaksimalkan semua sumber daya, baik material, waktu, kreatifitas, dan intelektual untuk membuat sesuatu yang berguna bagi masyarakat banyak dan juga dirinya sendiri. Selain pengertian tersebut terdapat juga pengertian lain menurut para ahli.

Perbedaan Wirausaha dan Kewirausahaan

Secara umum, perbedaan kedua hal tersebut adalah pada subjek yang melakukannya. Yang pertama merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan usaha, sedangkan yang satunya adalah orang yang yang melakukan usaha tersebut. Hal tersebutlah yang menjadi perbedaan yang paling mendasar di antara kedua kata tersebut.

Setelah membaca pengertian diatas tentu akan sangat terlihat sekali perbedaan kedua hal tersebut. Terutama bagi Anda yang masih duduk di bangku pendidikan sekolah ataupun perkuliahan, tentu ini mulai membuka pengetahuan Anda apabila sewaktu ujian nanti muncul soal seperti jelaskan pengertian kewirausahaan, perbedaannya, serta siapa saja ahli yang mempunyai definisi sendiri.

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli

Definisi Kewirausahaan menurut para ahli tentu memiliki keberagaman. Banyak tokoh yang mengemukakan pendapat mereka mengenai definisi dan pengertian ini. Akan tetapi inti dari semua pendapat ahli tersebut dapat ditarik garis besar yang memiliki maksud dan arah yang sama. Berikut adalah pendapat beberapa ahli tersebut.

  1. Edy Soeryanto Soegoto

Menurut Edy Soeryanto Sorgoto apa yang dimaksud kewirausahaan adalah suatu usaha yang kreatif dan berdasar cara yang inovatif untuk memproduksi hal baru, punya manfaat, nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan produknya bermanfaat bagi banyak orang.

  1. Drs. Joko Untoro

Menurut drs. Joko Untoro arti kewirausahaan adalah keberanian dalam melakukan upaya guna mencukupi kebutuhan hidup seseorang yang berdasar kemampuan untuk memanfaatkan potensi diri untuk menciptakan suatu hal yang mempunyai manfaat untuk orang lain dan dirinya sendiri.

  1. Soeharto Prawiro

Menurut Soeharto Prawiro adalah suatu nilai yang sangat dibutuhkan dalam memulai suatu usaha dan mengembangkannya.

  1. Ahmad Sanusi

Menurut Ahmad Sanusi adalah nilai yang dicerminkan dalam berperilaku yang menjadi sumber daya, tujuan, kiat, siasat, proses, penggerak, dan juga produk usaha.

  1. Peter Drucker

Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan menurut Peter adalah kemampuan untuk menciptakan hal yang baru dan memiliki perbedaan dengan lainnya.

  1. Siswanto Sudomo

Definisi kewirausahaan menurut Siswanto Sudomo merupakan semua hal penting tentang wirausaha, yaitu orang yang mau berkorban, pekerja keras, mengerahkan segala daya upaya, serta berani dalam mengambil risiko dalam merealisasikan gagasan yang dipercayanya.

  1. Zimmerer

Pengertian menurut Zimmerer kewirausahaan merupakan proses pengaplikasian inovasi dan kreatifitas untuk mengatasi permasalahan dan menemukan cara untuk memperbaiki peluang bisnis.

Tujuan Kewirausahaan

tujuan kewirausahaan
tujuan kewirausahaan | source : virgin.com

Seseorang dalam melakukan suatu hal pastilah memiliki tujuannya sendiri. Dengan adanya tujuan maka proses yang Anda lalui tidak akan melebar dan melenceng ke mana-mana ke arah yang tidak jelas. Hal tersebut juga berlaku dalam Hal usaha. Pasti juga terdapat tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam hal tersebut baik untuk diri sendiri ataupun orang banyak.

  1. Memajukan dan mensejahterakan orang banyak

Usaha yang semakin maju dan besar tentu akan menyerap berbagai tenaga kerja baik asing ataupun tenaga kerja yang berasal dari sekitar lingkungannya. Hal ini tentu akan menyerap orang-orang yang belum memiliki pekerjaan untuk masuk ke dalam suatu usaha tersebut. Dengan demikian hal itu akan mengangkat dan juga meningkatkan perekonomian warga di sekitar kawasan usaha tersebut.

Oleh karena itu, membuka usaha di daerah asal ataupun di dekat daerah yang kondisi ekonominya masih lemah tentu memberikan dampak yang bagus bagi warga sekitar yang masih menjadi pengangguran ataupun berpenghasilan tidak tetap dengan jumlah yang rendah. Hal ini tentu sejalan dengan tujuan yang diimpikan dalam ilmu berwirausaha.

  1. Meningkatkan enterprenur yang memiliki kualitas

Menjadi entrepeneur tentu tidak boleh asal saja. Harus pula dibekali dengan ilmu berwirausaha yang baik. hal tersebut karena dengan ilmu berwirausaha yang baik tentunya akan memunculkan entrepeneur yang berkualitas dan memiliki jiwa sosial kemanusiaan yang baik. Pembekalan tersebut bisa berupa pelatihan ataupun kursus keilmuan tentang berwirausaha.

Entrepeneur yang berkualitas tentu akan menularkan ilmunya kepada karyawan mereka sehingga apabila karyawan tersebut sudah bisa mandiri diharapkan untuk bisa membuka usaha sendiri di daerah asalnya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warganya. Hal itulah salah satu tujuan utama adanya ilmu berwirausaha yang baik dan berkualitas dalam membangun usaha.

  1. Menyebar kemauan di masyarakat untuk menjadi entrepeneur

Pada saat ini, masih sedikit kesadaran orang-orang untuk membuka usahanya sendiri. kebanyakan orang-orang akan menyekolahkan anaknya hingga lulus kuliah untuk kemudian mendaftar kerja ke perusahaan orang. Tentu stigma ini tidak salah, namun bukankah akan lebih baik jika kita bisa menjadi pemimpin dari perusahaan atau usaha sendiri.

Kebanyakan alasan orang adalah karena mereka takut merugi jika memilih untuk membuka usaha sendiri. Padahal dengan berwirausaha hasil yang didapat tidak kalah dengan para pekerja kantoran asalkan didampingi dengan ilmu usaha yang baik juga. Hal inilah yang sedang digalakkan oleh para entepreneur untuk menyadarkan masyarakat bahwa berwirausaha merupakan jalan hidup yang menjanjikan.

  1. Menumbuhkan semangat berwirausaha

Tujuan berikutnya adalah untuk menumbuhkan semangat berwirausaha pada masyarakat. Hal itu dilakukan dengan keteladanan sifat-sifat positif yang dimiliki oleh seorang entrepeneur yakni gigih, semangat, inovatif, kreatif dan sebagainya. Dengan diimbangi dengan sikap yang low profile dengan usahanya tentu akan membuat banyak orang tertarik dan semangat dalam memulai berwirausaha.

  1. Menyebarkan semangat berinovasi

Salah satu hal yang dimiliki oleh seorang entrepreneur adalah inovasi. Dengan berwirausaha tentunya diharapkan dapat menyebarkan semangat dan memancing minat warga ataupun orang lain untuk mulai mencoba untuk berinovasi dalam hal usaha. Hal ini merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai dengan adanya kemampuan berwirausaha di masyarakat. Diharapkan nantinya bermunculan enterpreneur baru di berbagai tempat di Indonesia.

  1. Memberikan manfaat sosial

Dalam hal ini para enterpreneur diharapkan dapat memberikan manfaat sosial baik secara materi ataupun fisik dari hasil usahanya. Manfaat sosial secara materi bisa berupa sumbangan dana untuk mendirikan sekolah ataupun bangunan lainnya yang bermanfaat. Sedangkan dalam bentuk fisik yaitu para entreprenur ikut terjun langsung membantu dalam memberikan bantuan sosial di masyarakat.

Sifat Kewirausahaan yang Baik

ciri ciri kewirausahaan
ciri ciri kewirausahaan | source : entrepreneuryork.com

Entreprenur yang baik harus memiliki sifat-sifat yang baik. Hal tersebut karena akan berpengaruh pada sukses atau tidaknya suatu usaha dan juga bermanfaat atau tidakkah usaha tersebut bagi orang banyak. Menurut McClelland ada 9 ciri-ciri kewirausahaan. Berikut adalah sifat yang wajib dimiliki oleh seorang enterpreneur menurut McClelland.

  1. Ingin berprestasi

Ciri yang pertama adalah memiliki keinginan untuk berprestasi. Seorang pengusaha haruslah memiliki sifat ini untuk mencapai tujuannya. Dengan memiliki rasa ingin berprestasi tentu akan memotivasi seorang pengusaha untuk terus berusaha berkreasi dan berinovasi dalam usahanya untuk mencapai tujuan dan juga keuntungan bagi dirinya sendiri dan juga orang lain.

  1. Bertanggung jawab

Ciri berikutnya adalah bertanggung jawab. Tentu sifat ini harus dimiliki seseorang yang sedang membangun ataupun sudah mempunyai usaha. Tanggung jawab disini meliputi tanggungjawab dalam pengelolaan usaha dan juga tanggungjawab terhadap hasil usaha tersebut. Karena jika seseorang sudah memutuskan menjadi pengusaha harus siap dengan segala konsekuensi dan tanggung jawab yang ada..

  1. Manajemen risiko

Dalam membina usaha tentu akan ada potensi untung dan juga rugi yang akan anda terima. Akan tetapi hal kerugian bisa diminimalisir dengan memiliki sifat tanggap terhadap manajemen risiko. Manajemen risiko ini sangat penting dalam upaya mencapai tujuan anda dalam berwirausaha. Selain itu harus juga dipahami mengenai hal yang menghambat dan membuat gagal suatu usaha.

  1. Optimistis

Seorang pengusaha haruslah memiliki sifat optimis. Bagaimana bisa suatu usaha akan sukses dan mencapai tujuan apabila pengusahanya sendiri tidak yakin dengan keberhasilannya. Oleh sebab itu seorang pengusaha wajib memiliki sifat yang optimistis terhadap usaha agar usaha yang dia jalankan akan berhasil mencapai tujuan walaupun banyak rintangan yang akan menghadangnya.

  1. Realistis menerima hasil

Ciri berikutnya adalah pengusaha harus memiliki sifat yang menerima ataupun realistis terhadap hasil yang dia peroleh. Dalam membina usaha tentu akan anda temui untung dan juga rugi. Hasil itu haruslah ditanggapi dengan bijak. Apabila hasil yang diterima baik maka lanjutkan dan lakukanlah inovasi untuk meningkatkannya dan jika hasil yang diperoleh berupa kerugian lakukanlah introspeksi dan kembali melangkah maju.

  1. Energik

Ciri berikutnya dari seorang pengusaha yang baik adalah memiliki semangat dan juga sifat yang energik. Dalam berbisnis atau usaha dibutuhkan sekali mobilitas yang tinggi, apalagi jika anda baru dalam tahap membangun usaha anda. Tentu sangat dibutuhkan semangat dalam menjalaninya agar tetap fokus dan tidak menyerah dalam mengejar tujuan dalam Anda berbisnis dan berwirausaha.

  1. Visioner

Hal yang harus dimiliki oleh pengusaha selanjutnya adalah pandangan dan pemikiran yang visioner. Dalam hal ini dimaksudkan bahwa seorang pengusaha tidak boleh hanya memikirkan yang sedang terjadi saat itu akan tetapi juga harus memiliki gambaran dan pandangan ke depan akan usahanya tersebut. Dengan demikian usaha tersebut dapat terus berkembang dan semakin maju lagi di masa yang akan datang.

  1. Kemampuan organisir

Bagi Anda yang memiliki usaha yang sudah besar tentu keterlibatan karyawan tidak bisa dihindarkan. Disinilah kemampuan organisir sumberdaya manusia anda diperlukan. Dengan banyaknya manusia yang terlibat dalam bisnis Anda, Anda harus mengorganisirnya dengan bagus. Hal tersebut dengan perekrutan karyawan dan sebagainya.

  1. Kelola keuntungan

Sifat atau karakteristik yang terakhir adalah sikap seorang usaha dalam mengelola uang hasil keuntungan dan juga cara mengelola usaha. Pengusaha yang memiliki jiwa yang baik tentu akan mengelola uang hasil keuntungannya untuk hal yang bermanfaat baik untuk dirinya sendiri ataupun orang lain. Selain itu juga cara seorang pengusaha memperoleh keuntungannya juga harus diperhatikan. Tidak boleh seorang pengusaha menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan pribadinya.

Manfaat Kewirausahaan

manfaat kewirausahaan
manfaat kewirausahaan | source : zonamuslim.net

Selain mendapatkan keuntungan, berwirausaha juga memiliki berbagai manfaat bagi diri sendiri ataupun orang lain. Manfaat ini tentu hanya akan dirasakan oleh para pengusaha yang mengambil jalur yang sehat dalam berusaha dan tidak melakukan segala cara untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Apabila Anda nekad memilih hal tersebut, bukan keuntungan yang Anda dapat melainkan kerugian besar.

  1. Bebas mengejar impian

Menyalurkan ide dan juga inovasi dapat anda salurkan dengan berwirausaha. Dengan berwirausaha Anda bebas mengejar apa yang anda impikan selama ini. Akan tetapi tetap harus ada batas-batas yang harus diperhatikan dalam mengejar impian tersebut. Tidak boleh Anda menghalalkan segala cara untuk memperoleh dan mencapai impian tersebut.

  1. Terus berkembang

Dengan menjadi pengusaha, Anda akan selalu dituntut untuk berkembang dan berinovasi. Hal itu tentu untuk tetap menjaga usaha yang Anda rintis untuk tetap dapat bersaing sering berjalannya waktu. Dengan demikian secara tidak sadar Anda akan memiliki kemampuan untuk selalu berkembang dan menjadi lebih baik dengan menjalankan bisnis Anda.

  1. Dapat mengatur jam kerja

Dengan berwirausaha salah satu manfaat yang akan Anda peroleh adalah memiliki manajemen waktu yang baik. Mengurus usaha dan juga merintisnya tentu akan banyak menyita waktu anda untuk kegiatan yang lain. Hal itu membuat Anda mengharuskan memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar anda dapat bekerja tanpa meninggalkan kegiatan-kegiatan yang lainnya.

  1. Karier terarah sendiri

Berwirausaha tentunya akan memberikan anda peluang untuk berkembang sesuai dengan yang Anda inginkan tanpa harus bekerja dengan orang lain. Hal ini membuat karier yang ada pada hidup Anda ditentukan oleh Anda sendiri. Untuk mendukung karier Anda tersebut, Anda dapat mengikuti pelatihan dan juga kursus untuk mengembangkan usaha anda ke arah yang lebih baik.

  1. Keuntungan yang maksimal

Berwirausaha merupakan salah satu jalan bagi seseorang untuk memperoleh penghasilan. Mungkin masih banyak orang yang berpikir jika menjadi karyawan atau pekerja kantoran memiliki gaji yang besar. Namun menjadi pengusaha justru akan membuat Anda memiliki penghasilan yang besar apabila bisnis yang Anda rintis berhasil berkembang dan maju.

  1. Bangga

Menjadi wirausahawan sukses akan memberikan rasa puas dan juga bangga dalam diri Anda. Semua rasa lelah dan juga keringat yang Anda curahkan semasa merintis usaha tersebut akan terasa terbayar semuanya. Dengan demikian Anda akan mendapatkan hidup yang penuh dengan energi positif dan juga memotivasi Anda untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha Anda.

  1. Banyak relasi

Dalam berbisnis dan berwirausaha tentu tidak bisa dipisahkan dari kerjasama dengan pihak lain. Hal ini tentu akan semakin menambah relasi Anda. Memiliki banyak relasi tentu akan sangat berguna bagi bisnis anda ataupun bagi diri Anda apabila anda membutuhkan sesuatu untuk kerjasama baik dalam bentuk suntikan modal ataupun promosi produk bisnis Anda.

  1. Jeli terhadap peluang

Dalam berwirausaha anda terlatih untuk terus mencari peluang dan potensi-potensi dimana Anda akan mendapatkan keuntungan. Inovasi dan juga kreatifitas akan mengikuti Anda dalam mengembangkan bisnis Anda. Hal tersebut akan membuat bisnis Anda dapat bertahan lama dan juga dapat bersaing dengan perkembangan zaman di Era Globalisasi ini.

Konsep Kewirausahaan

Bagi Anda yang baru ingin memulai usaha tentu harus tahu dan punya konsep dasar supaya usaha yang akan Anda jalankan atau rintis dapat berjalan sesuai keinginan, diberi kelancaran, dan dapat melewati segala macam ujian di masa yang akan datang. Konsep dasar menjadi suatu pondasi seseorang untuk memulai usaha dan mengembangkan usahanya kelak.

  1. Ilmu tentang berwirausaha

Ilmu ini adalah disiplin ilmu yang mendalami tentang, kemampuan, nilai, dan juga tingkah laku seseorang ketika bertahan menghadapi tantangan dalam hidup guna mendapatkan peluang dengan risiko yang mungkin akan menghadang. Sedangkan dalam bisnis, ilmu ini merupakan ilmu tentang proses keteraturan pengaplikasan inovasi dan kreasi untuk memenuhi peluang dan kebutuhan pasar. Pendidikan tentang ilmu ini sendiri telah menjadi suatu disiplin ilmu yang independen.

Perkembangan ilmu ini mengalami evolusi yang cepat dengan perkembangannya juga meliputi bidang industri, dagang, kesehatan, pendidikan, dan juga institusi lain seperti pemerintahan, perguruan tinggi, dan sebagainya. Padahal awalnya ilmu ini hanya seputar pada dunia perdagangan saja. Dalam beberapa bidang, ilmu ini bahkan telah menjadi kompetensi utama dalam memunculkan pembaharuan, kemajuan, dan perubahan.

  1. Objek Studi tentang berwirausaha

Objek studi yang dimaksud disini adalah nilai dan kebisaan orang yang direalisasikan dalam bentuk tingkah laku. Kemampuan untuk menjadi objek tersebut antara lain adalah bisa menentukan tujuan, mampu menyalakan motivasi dalam diri sendiri, inisiatif, inovatif, kreatif, mampu memanajemen waktu dengan baik, memiliki mental yang bepondasikan agama, dan kemampuan untuk menerima hasil yang baik atau buruk.

  1. Hakikat berwirausaha

Konsep yang harus Anda pahami selanjutnya adalah mengenai hakikat dari berwirausaha. Berdasarkan dengan berbagai konsep dari para ahli secara singkat bisa dikatakan bahwa ilmu berwirausaha ini sebagai kemampuan inovatif dan kreatif yang ditempatkan sebagai sumber daya, proses, pondasi dan perjuangan dalam memunculkan atau menaikan nilai dari barang dan jasa yang dikerjakan dengan berani menghadapi risiko.

  1. Nilai hakiki dan karakteristik

Karakteristik ini sendiri ada 5 yaitu bersyukur, bersemangat dalam bekerja, jujur, melakukan zakat dan berinfaq, dan terakhir adalah toleransi. Untuk nilai hakiki terdapat 4 orientasi yaitu orientasi untuk maju mendapatkan materi, orientasi mengejar kemajuan tetapi tidak untuk materi, berorientasi materi tetapi hanya berpedoman pada yang telah ada sebelumnya, dan terakhir orientasi bukan materi hanya bekerja seperti kebiasaan.

  1. Kreatif dalam berfikir

Ada 7 langkah kreatif yang bisa Anda lakukan menurut seorang ahli yaitu Zimmerer. Ketujuh langkah tersebut adalah preparation, transformation, investigation, illimination, incubation, implementation dan verivication. Ketujuh langkah tersebut dapat anda lakukan untuk menjadi seorang yang kreatif dalam pemikirannya.

  1. Kepribadian dan sikap

Konsep berikutnya adalah mengenai kepribadian dan juga sikap. Yang dimaksud disini adalah sikap manusia modern yang bermanifestasi berupa tingkah laku, nilai, dan sikap dalam kehidupan bersosial. Hal tersebut memiliki ciri diantaranya adalah open minded, mampu baca perubahan, realistis pada fakta dan opini, orientasi masa kini dan juga mendatang, perencana, beraspirasi, konfiden, terpelajar dan punya keahlian, dan sebagainya.

  1. Motif berprestasi

Untuk menjadi pengusaha yang sukses tentu dibutuhkan motivasi dalam diri untuk selalu maju dan berkembang. Selain hal tersebut ada beberapa hal yang memacu untuk maju diantaranya adalah tanggung jawab, berkomitmen, terbuka akan masukan, visioner, motivasi untuk jadi yang terbaik, dan juga motivasi berprestasi. Salah satu yang termasuk konsep adalah motif berprestasi.

Pengusaha yang memiliki motif berprestasi memiliki ciri diantaranya adalah dapat mengatasi kesulitan yang dialami, perlu feedback yang cepat, bertanggung jawab, berani menghadapi risiko, dan terakhir adalah menyukai akan tantangan. Dengan memiliki motif berprestasi akan membuat usaha yang dijalankan akan tetap terjaga dan terus berkembang.

Macam-Macam Kewirausahaan

Berwirausaha atau memulai usaha kini sudah banyak sekali macam yang bisa anda coba. Dari mulai teknologi sampai dengan menjual kemampuan diri sendiri. Dari yang dimulai dengan modal yang kecil hingga usaha yang dimulai dengan modal yang fantastis. Berikut adalah contoh kewirausahaan yang sering kita temui di sekitar kita.

1.Usaha kuliner atau makanan

Semua orang di dunia ini pasti butuh untuk mengkonsumsi makanan guna memenuhi kalori hariannya. Tentu hal ini menjadi salah satu peluang bisnis dan usaha yang tidak pernah sepi. Banyak sekali contoh usaha dalam bidang kuliner ini seperti soto, bakso, nasi goreng, makanan padang, dan semacamnya selalu menghiasi pinggiran jalan manapun.

Selain produk yang mainstream tersebut kini juga mulai muncul inovasi di bidang kuliner. Beberapa diantaranya bahkan sempat menjadi viral di media sosial, sebut saja el kepal milo, indomie donat, sate taichan dan masih banyak lagi inovasi lain di bidang kuliner. Hal tersebut menunjukkan begitu berkembang pesatnya industri kuliner saat ini.

  1. Usaha jasa

Usaha dengan menjual jasa mungkin merupakan usaha yang tidak butuh modal yang cukup besar. Namun Anda juga harus memiliki kemampuan atau ahli dalam hal jasa tertentu. Pada usaha bidang jasa yang sering kita jumpai adalah usaha pijat, potong rambut, rias pengantin, servive elektronik dan masih banyak lagi contoh lainnya.

  1. Usaha jual beli

Menilik pada usaha jual beli termasuk usaha yang cukup menjanjikan. Komoditi yang bisa diperdagangkan biasanya adalah motor, handphone, laptop dan semacamnya. Yang dibutuhkan dalam memulai usaha ini adalah cukup dengan retail kecil sebagai tempat untuk melakukan pemesanan ataupun pelayanan. Letak toko juga harus memperhatikan kestrategisannya juga untuk mendapatkan pelanggan yang banyak.

  1. Usaha bidang pertanian dan peternakan

Pada usaha ini merupakan usaha yang memanfaatkan atau memperjualbelikan komoditi hasil tani dan juga hasil ternak. Usaha yang biasa kita temui adalah membuka peternakan sapi, kambing atau juga peternakan ayam. Hasil dari ternak ini nantinya akan bisa diperjualbelikan yakni dagingnya, susu, telur, ataupun kulitnya. Usaha pertanian biasanya seperti membuka lahan perkebunan baik itu sawit, karet dan sebagainya untuk kemudian dijual ke pengepul ataupun penadah.

Sumber Ilmu Berwirausaha

Setelah semua pengertian dan penjelasan diatas, mungkin Anda masih merasa kurang jelas dan ingin mendalami ilmu berwirausaha dengan dalam. Banyak sekali tempat ataupun cara anda untuk mendapatkan materi kewirausahaan. Apabila Anda merupakan seorang mahasiswa atau pelajar, Anda bisa mencoba mengambil matakuliah tersebut di perkuliahan Anda.

Akan tetapi apabila anda ingin belajar berwirausaha secara otodidak, Anda bisa browsing di internet dan download makalah kewirausahaan secara gratis. Selain itu anda juga bisa membaca buku tentang berwirausaha di perpustakaan terdekat yang ada di sekitar anda. Kemudahan-kemudahan tersebut tentu membuat tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak berwirausaha.