Kebutuhan Manusia : Pengertian, Jenis, Faktor, Contoh, Teori, Dll

7 min read

5. Kebutuhan Manusia

Manusia membutuhkan berbagai hal untuk mencukupi hidupnya. Kebutuhan manusia tersebutlah yang membuat manusia dapat bertahan hidup dan mempertahankan hidupnya. Mungkin kebutuhan yang akrab ditelinga Anda adalah tiga kebutuhan pokok seperti sandang, pangan, dan papan.

Di artikel Jurnal Manajemen ini, Anda akan menemukan penjabaran yang lengkap serta memahami bahwa kebutuhan manusia sejatinya cukup kompleks.

Pengertian Kebutuhan Manusia

Kebutuhan Manusia adalah suatu hal yang harus dipenuhi—sifatnya bisa berupa keinginan maupun keharusan, yang mana berbentuk barang maupun jasa, dan kebutuhan tersebut akan membuat rohani serta jasmaninya merasakan puas.

Semua manusia yang bernyawa tentu memiliki kebutuhan minimal setidaknya sehingga ia dapat bertahan hidup. Salah satu kebutuhan yang mudah untuk diamati adalah kebutuhan manusia akan oksigen. Tanpa adanya oksigen, maka manusia tidak bisa bernafas sehingga organ-organ dalam tubuhnya tidak bisa befungsi sebagaimana seharusnya itu berfungsi.

Tetapi berdasarkan definisi diatas, maka Anda dapat menyimpulkan bahwa sejatinya kebutuhan juga erat kaitannya dengan keinginan manusia. Anda pasti pernah mendengar istilah kemakmuran, bukan? Itu adalah dimana kondisi kebutuhan manusia amat tercukupi sehingga kepuasan manusia itu sangat tinggi.

Mengapa Kebutuhan Manusia Tidak Terbatas

Ada pendapat ahli mengatakan bahwa kebutuhan dari manusia sifatnya amat tak terbatas. Mengapa hal itu bisa terjadi? Hal ini bertalian erat dengan pengertian yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sebenarnya keinginan manusia sendiri sifatnya tidak ada batasannya. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan manusia pun demikian halnya.

Sifat kebutuhan tidak terbatas ini muncul karena Anda telah memenuhi salah satu kebutuhan Anda, maka kebutuhan lainnya akan muncul mengiringinya. Sebagai contoh, Anda membutuhkan handphone untuk berkomunikasi. Setelah handphone itu terpenuhi, kemudian Anda membutuhkan paket data, power bank, dan lain sebagainya.

Yang perlu Anda ingat adalah, alat pemuas kebutuhan manusia sendiri sifatnya terbatas. Dikarenakan dua hal ini bertabrakan, hal inilah yang menjadi penyebab adanya Kelangkaan.

Jenis jenis Kebutuhan Manusia

Sudah disinggung diawal bahwa kebutuhan manusia itu sejatinya sangat banyak sekali. Ada macam macam kebutuhan manusia yang diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis kebutuhan tersebut yakni:

1. Berdasarkan Intensitas Kebutuhannya

Apabila dilihat dari sudut pandang seberapa sering atau intensitas suatu kebutuhan itu diperlukan, maka setidaknya jenis tersebut dapat dibedakan lagi menjadi empat. Empat jenis intensitas antara lain ialah:

a. Kebutuhan yang mutlak

Untuk kebutuhan manusia yang diklasifikasikan berdasarkan intensitasnya adalah kebutuhan mutlak. Kebutuhan ini sifatnya wajib dan tidak bisa dihindari. Jika manusia tidak memenuhi kebutuhan mutlak ini, maka tentu ia tidak bisa bertahan hidup dan mempertahankan hidupnya.

Misalnya, sebagai manusia Kita membutuhkan air. Air adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh manusia karena sebagian besar tubuh sendiri tersusun atas air. Jika manusia tidak mengkonsumsi air dalam jangka waktu tertentu, Ia akan mengalami dehidrasi dan bisa meninggal dunia.

Contoh yang lain dari kebutuhan mutlak ini merupakan oksigen untuk kita bernafas. Sudah pasti ini merupakan kebutuhan yang sifatnya mutlak. Manusia yang tidak menerima asupan oksigen dalam sepersekian detik saja akan meninggal setelah jantungnya berhenti berdetak.

b. Kebutuhan primer

Posisi kebutuhan yang kedua adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia jika ingin hidup setidaknya dalam standar yang layak. Kebutuhan inilah yang sering disebutkan Kebutuhan Primer oleh banyak orang yakni sandang, pangan, dan papan. Manusia memang bisa hidup meskipun tidak memiliki tempat tinggal tapi tidak bisa dikatakan layak.

Kebutuhan sandang merupakan sebutan untuk kebutuhan manusia akan pakaian. Pakaian selain fungsi fashion sebenarnya memiliki fungsi utama untuk melindungi tubuh manusia dari dingin, debu, panas, dan lain sebagainya yang sifatnya eksternal.

Sedangkan kebutuhan pangan adalah makanan. Makanan tersebut bisa didapatkan dari sumber nabati maupun hewani. Makanan yang dimaksut adalah makanan pokok dan yang sehat. Sedangkan papan secara sederhana adalah tempat tinggal Kita. Fungsi dari papan adalah menjadi tempat bernaung dari panas dan hujan serta untuk mengistirahatkan diri.

c. Kebutuhan sekunder

Posisi kebutuhan yang ketiga dalam klasifikasi berdasarkan intensitas adalah kebutuhan sekunder. Pada kebutuhan ini muncul ketika kebutuhan primer telah berhasil dipenuhi seluruhnya. Sifat dari kebutuhan sekunder pun antara orang satu dan lainnya bisa berbeda. Hal ini karena sesuai dengan selera dan juga kemampuan finansialnya masing-masing.

Sebagai contoh, seorang remaja wanita membutuhkan skincare dan makeup untuk memenuhi kebutuhan perawatan kulitnya. Antara kebutuhan skincare wanita satu dan lainnya bisa berbeda. Ada yang misalnya menggunakan produk lokal atau produk skincare luar negeri.

d. Kebutuhan Tersier

Kebutuhan ini akan muncul setelah antara kebutuhan primer dan sekunder telah tercukupi. Sifatnya umumnya adalah barang yang berharga mahal atau mewah dan fungsinya kebanyakan hanya sebagai hiburan semata.

Contoh dari kebutuhan tersier misalnya adalah kalung emas. Kalung emas yang dikenakan dileher tersebut bukanlah kebutuhan yang penting, dan sifatnya hanya untuk mempercantik penampilan. Contoh lainnya adalah koleksi mobil sport, jam tangan mewah, dan lain sebagainya.

2. Kebutuhan manusia berdasarkan waktu diperlukannya kebutuhan tersebut

Jika ditinjau dari kapan keperluan atau kebutuhan tersebut harus dipenuhi, maka dapat diklasifikasikan menjadi tiga. Pengklasifikasian tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

a. Kebutuhan manusia yang sekarang

Kebutuhan manusia yang satu ini harus segera dipenuhi dan tidak dapat dibuat lama pemenuhannya—atau dengan kata lain harus dipenuhi sekarang juga. Contohnya adalah kebutuhan obat yang harus segera diminum ketika tubuh Anda dilanda sakit yang menyerang.

b. Kebutuhan manusia yang mendesak

Kebutuhan ini sifatnya sangat tiba-tiba dan harus dipenuhi dengan sangat segera. Jika tidak segera dipenuhi, maka dapat menghilangkan nyawa seseorang. Misalnya, dibutuhkannya donor ginjal untuk penderita gagal ginjal.

c. kebutuhan manusia yang sifatnya mendatang

Jenis kebutuhan ini tidak ada sifat urgensinya sehingga bisa ditunda dalam pemenuhannya. Tetapi jika dilakukan dari sekarang akan lebih bagus dan matang. Misalnya, menyiapkan tabungan untuk perkuliahan sejak di bangku SMA.

3. Kebutuhan manusia jika dilihat dari sifatnya

Pengklasifikasian berikutnya adalah digolongkan berdasarkan sifatnya. Kebutuhan tersebut dapat dibedakan menjadi dua yakni:

a. Kebutuhan rohani

Sifat kebutuhan ini adalah batiniyah atau yang dibutuhkan oleh jiwa seseorang sehingga mampu merasa bahagia dan puas. Kebutuhan ini sering dikaitkan secara besar dengan kebutuhan manusia terhadap agama.  Contohnya yakni menjalankan ibadah, melaksanakan berbagai hal yang menyenangkan, melakukan sosialisasi, dan sebagainya.

b. Kebutuhan jasmani

Kebutuhan ini sifatnya ragawi, yang mana harus dipenuhi supaya raga bisa merasakan puas. Contoh dari kebutuhan ini adalah baju, berolahraga agar sehat, menggunakan berbagai produk perawatan rambut, dan lain sebagainya.

4. Berdasarkan Subjek

Kebutuhan manusia jika diklasifikasikan berdasarkan subjeknya ada dua. Antara lain yakni:

a. Individu

Kebutuhan ini akan berbeda antara orang satu dengan yang lainnya. Misalnya, penulis membutuhkan seperangkat laptop untuk mengetik sedangkan dokter membutuhkan berbagai peralatan dokter seperti jarum suntik.

b. Kolektif

Jenis kebutuhan ini adalah kebutuhan bersama untuk mencapai tingkat kepuasan masyarakat akan hal tersebut. Misalnya adalah pembangunan rumah sakit, jalan raya, pos keamanan, dan lain sebagainya.

5. Berdasarkan sosio-budaya lingkungannya

Jika ditilik dari segi sosio budaya lingkungan, kebutuhan manusia diklasifikasikan lagi menjadi dua. Dua hal tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

a. Kebutuhan sosial

Kebutuhan ini erat kaitannya dengan tingkat dan kedudukan individu yang terdapat pada masyarakat sehingga merasakan kepuasan dan kebanggaan diri. Contoh kebutuhan manusia satu ini misalnya, ingin menjabat jadi ketua OSIS.

b. Kebutuhan psikologis

Ini merupakan kebutuhan yang erat kaitannya dengan kondisi batin antara manusia dengan lingkungan tempat tinggalnya. Sebagai permisalan, kebutuhan rasa aman dan juga kebebasan yang ada.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia

Ada berbagai faktor yang memberi pengaruh signifikan terhadap kebutuhan manusia. Faktornya yakni:

1. Kondisi alam

Kondisi alam akan mempengaruhi kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh seseorang. Misalnya, orang yang tinggal di daerah pantai akan memiliki kebutuhan sandang yang berbeda karena membutuhkan pakaian yang tipis, dibandingkan  dengan mereka yang tinggal di pegunungan karena butuh pakaian yang tebal.

2. Kepercayaan agama

Agama juga menjadi pembeda atau mempengaruhi kebutuhan antara individu satu dengan yang lainnya. Misalnya, agama islam tidak memperbolehkan umatnya untuk mengkonsumsi babi sehingga ia tidak menjadikan babi sebagai kebutuhannya. Contoh lainnya adalah kebutuhan umat hindu akan dupa untuk berbagai perayaan keagamaan.

3. Adat istiadat

Faktor yang ketiga ini adalah masalah adat dan istiadat. Secara tidak langsung, ia akan memberi pengaruh terhadap perilaku dan juga tujuan hidup, sehingga kebutuhan manusianya kemudian menjadi berbeda pula.

Misalnya, adat Jawa mewajibkan upacara pernikahan menggunakan pakaian adat jawa yang tentunya berbeda dengan upacara pernikahan yang terdapat pada suku Sasak. Contoh lainnya adalah upacara Kasada yang membutuhkan banyak seserahan yang tentunya berbeda dengan upacara adat yang lainnya.

4. Profesi

Faktor profesi juga sangat mempengaruhi kebutuhan antara satu dengan yang lainnya. Seorang guru membutuhkan banyak buku untuk bahan ajar, sedangkan seorang make up artist membutuhkan berbagai perlengkapan makeup untuk menjalankan profesinya.

5. Tingkat peradaban

Tingkat peradaban juga mempengaruhi kebutuhan masyarakat didalamnya. Makin modern suatu jaman, maka makin kompleks kebutuhannya. Sebagai contoh, misal ketika jaman purba peralatan hanya seadanya berbeda dengan sekarang yang serba canggih dan modern.

6. Pendapatan

Pendapatan seseorang juga memegang peranan penting dalam memengaruhi kebutuhan orang. Misalnya orang yang penghasilannya tinggi mempunyai kebutuhan yang sangat beragam pula untuk mengikuti gaya hidupnya. Berbeda dengan mereka yang penghasilannya dapat dikatakan terbatas, maka mereka menghabiskan uangnya hanya sekedar untuk kebutuhan pokoknya saja.

7. Usia

Usia juga mempengaruhi kebutuhan manusia. Hal ini dikarenakan tiap jenjang usia mempunyai kebutuhan yang berbeda pula. Misalnya, seorang bayi membutuhkan popok dan susu sedangkan remaja membuthkan lebih banyak lagi kebutuhan makanan dan sandangnya.

8. Tingkat kepuasan

Antar individu memiliki tingkat kepuasan yang satu dengan lainnya tidaklah sama. Misalnya A dapat puas dengan suatu barang, belum tentu berlaku kepada manusia yang lainnya.

9. Hobi

Faktor ini juga memengaruhi kebutuhan manusia. Seseorang yang berhobi mendaki gunung, memiliki kebutuhan seperti tas carrier, sepatu gunung, dan lain sebagainya. Sedangkan bagi mereka yang berhobi melukis, kebutuhannya antara lain adalah kanvas, cat, dan juga kuas.

Kebutuhan Manusia Menurut Sifatnya

Kebutuhan manusia juga dapat dilihat dari sifatnya. Jika dilihat dari sifatnya, kebutuhan manusia dibagi menjadi dua yakni:

1. Kebutuhan rohani

Sifat kebutuhan ini adalah batiniyah atau yang dibutuhkan oleh jiwa seseorang sehingga mampu merasa bahagia dan puas. Kebutuhan ini sering dikaitkan secara besar dengan kebutuhan manusia terhadap agama.  Contohnya yakni menjalankan ibadah, melaksanakan berbagai hal yang menyenangkan, melakukan sosialisasi, dan sebagainya.

2. Kebutuhan jasmani

Kebutuhan ini sifatnya ragawi, yang mana harus dipenuhi supaya raga bisa merasakan puas. Contoh dari kebutuhan ini adalah baju, berolahraga agar sehat, menggunakan berbagai produk perawatan rambut, dan lain sebagainya.

Kedua kebutuhan ini harus dipenuhi sehingga manusia dapat normal. Jika manusia kebutuhan jasmaninya kurang, maka ia akan sakit secara fisik. Sedangkan jika kebutuhan rohaninya kurang, maka ia akan tidak puas secara mental atau mungkin bahkan terganggu mentalnya.

Kebutuhan Manusia Menurut Abraham Maslow

Abraham Marslow adalah seorang ilmuan yang meneliti tentang kebutuhan manusia. Ia membuat suatu teori hirarki yang mana menjelaskan tentang tingkatan kebutuhan manusia. Kebutuhan Manusia Menurut Maslow dibagi menjadi setidaknya lima kebutuhan dasar yang antara lain adalah:

1. Kebutuhan fisiologis

Menurut Maslow mebutuhan fisiologis menjadi bagian paling bawah dari hirarkinya. Kebutuhan ini sifatnya mendasar sekali. Misalnya, kebutuhan manusia akan oksigen, makanan, minuman, untuk istirahat, untuk mandi, dan juga kebutuhan seksual. Pada hirarki terbawah ini harus terpenuhi untuk dapat bertahan hidup.

2. Kebutuhan rasa aman serta perlindungan

Untuk Kebutuhan rasa aman dan perlindungan menempati hirarki Maslow nomer dua dari bawah. Kebutuhan rasa aman ini dikategorikan menjadi dua, yakni perlindungan fisik dan juga psikologis. Perlindungan fisik artinya adalah merasakan keamanan dari kejahatan yang menyakiti tubuh, kecelakaan, penyakit, bahaya lingkungan, dan lain sebagainya.

Sedangkan kebutuhan rasa aman dan perlindungan dari segi psikologis artinya adalah ancaman dari berbagai peristiwa yang mampu mengganggu kondisi mental seseorang. Misalnya aman dari rasa takut, merasa terasingkan, merasa dibully, dan lain sebagainya.

3. Kebutuhan rasa cinta dan saling memiliki

Pada hirarki diatas kebutuhan rasa aman, kebutuhan selanjutnya menurut Marslow adalah kebutuhan akan rasa cinta. Kebutuhan yang membuat manusia tersebut saling memiliki. Misalnya dirasakan pada pertemanan, kekeluargaan, bersama kekasihnya, dan lain sebagainya.

Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, biasanya manusia akan merasa kesepian dan tidak memiliki semangat untuk hidup meskipun dua hirarki sebelumnya telah terlaksana. Rasa cinta yang ada akan membuat orang semakin bergairah menjalani hidup.

4. Harga diri

Kebutuhan pada hirarki berikutnya adalah masalah harga diri, yang mana perasaan tidak ingin diremehkan dan meminta dihargai oleh orang lain. Pada hirarki ini, ada meminta pengakuan dari orang lain atas keberadaan dan kemampuan.

5. Aktualisasi diri

Hirarki paling tinggi pada segitiga Marslow ini adalah kebutuhan akan pengaktualisasian diri. Ini merupakan tahapan tertinggi yang mana jika sudah terlaksana akan membuat seseorang sangat bahagia dan puas akan hidupnya.

Bentuk aktualisasi diri itu dapat diwujudkan dalam melakukan sesuatu sesuai dengan passion dan bakatnya serta mampu berkontribusi kepada orang lain. Misalnya, seorang atlet yang menjuarai perlombaan dan membawa nama baik negaranya. Contoh lainnya adalah seorang pelukis yang mampu membuat lukisan dan hasil karyanya dinikmati oleh banyak orang.

Meskipun teori Marslow ini kemudian menuai kritik, tetapi apa yang ada pada hirarkinya mampu mengungkap sebenarnya kebutuhan manusia. Kelima kebutuhan tersebut menurut Marslow adalah saling berkelanjutan.