Desain Kandang Ayam Bambu : Harga dan Cara Membuatnya

5 min read

Kandang Ayam Bambu

Cara Membuat Kandang Ayam Bambu dan Informasi Harganya di Pasaran

Memelihara ayam pasti membutuhkan area khusus sebagai tempat ayam beraktivitas walau banyak dari pemilik ayam yang membiarkan ayam-ayamnya beraktivitas bebas di halaman. Namun tetap keberadaan kandang akan sangat dibutuhkan untuk menghindari berbagai risiko. Jenis Kandang Ayam Bambu misalnya. Jenis kandang satu ini banyak dipilih.

Karena dari segi harga tergolong terjangkau dan tingkat ketahanannya pun bisa diandalkan. Selain itu bahan dasar bambu dirasa lebih mudah dibersihkan, serta mudah menyesuaikan suhu udara. Berikut ulasan Jurnal Manajemen seputar kandang bamboo :

 

Baca Juga : Desain dan Model Kandang Ayam Beserta Gambarnya [Recommended]

 

Dasar Pembuatan Kandang Ayam Bambu

Membangun sebuah kandang ayam tentu tidak bisa sembarangan karena umumnya kondisi kandang ini mempengaruhi kesehatan ayam itu sendiri. Ayam merupakan hewan yang mudah mengalami stress. Mereka juga mudah terserang penyakit bila lingkungannya tidak bersih. Ayam menjadi unggas yang aktif hingga membutuhkan perawatan rutin. Termasuk persediaan tempat tinggalnya yaitu kandang.

Khususnya bagi ayam ternak seperti jenis broiler, besar kandang biasanya harus luas dengan peralatan yang lengkap. Sebab ayam broiler akan menjadi bahan makanan dan diperdagangkan. Jadi kualitas dari ayamnya pun wajib diperhatikan. Berbeda dengan ayam hias atau ayam peliharaan biasa.

Jika Anda memiliki keinginan membangun kandang bambu untuk ayam-ayam Anda, ada empat dasar yang harus dirancang dan dipertimbangkan dari awal. Keempat dasar pembuatan kandang tersebut meliputi:

1. Ukuran

Variabel ukuran ini akan sangat penting apalagi bila jenis ayam yang Anda pelihara bertubuh besar dan jumlahnya tidak sedikit. Ukuran kandang ayam dari bambu yang berisi satu ekor idealnya sekitar 75cm x 75cm x 75cm. Ini pun khusus tempat ayam peliharaan biasa, bukan ayam petelur atau pun ayam ternak. Bisa juga buat jenis ayam petarung berukuran sedang.

2. Material

Selain bahan dasar bambu, kandang untuk ayam bisa dibuat dari berbagai material lain seperti kayu bekas dan triplek. Sementara untuk bagian atap Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang mampu melindungi ayam dari sinar matahari berlebih dan air hujan seperti seng, ijuk, dan terpal. Bisa menggunakan bambu asalkan dipastikan bisa menahan air hujan untuk tidak masuk.

3. Desain

Secara umum bentuk desain kandang untuk ayam ini dibagi menjadi dua macam yaitu kandang tipe postal, tidak adanya sekat atau pemisah. Kandang tipe ini banyak digunakan sebagai kandang anak ayam atau ayam hias yang ukurannya kecil.

Tipe kedua ialah tipe baterai. Pada tipe ini sebaliknya, menggunakan sekat dan pemisah di setiap bagiannya. Tipe ini bisa dibangun dengan ukuran yang besar hingga mencapai ukuran rumah manusia. Digunakan untuk beternak. Jenis ayam yang umumnya menggunakan kandang baterai ialah ayam pejantan, broiler, petelur, dan sejenisnya.

4. Menyesuaikan Kebutuhan

Dasar keempat ialah penyesuaian terhadap kebutuhan. Masing-masing peternak atau pun pemelihara unggas ayam harus mengerti kebutuhan masing-masing. Bisa disesuaikan dengan jenis ayamnya, jumlah ayamnya, luas lahan yang dimiliki, dan sebagainya. Sehingga dalam membangun kandang harus bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Desain Kandang Ayam Bambu

Seperti yang disebutkan di atas, desain kandang ayam  berbahan dasar bambu bisa dibagi menjadi dua tipe, yang menggunakan sekat atau pemisah, serta tidak. Berikut ada beberapa contoh desain kandang ayam berbahan dasar bambu dengan beragam bentuk, baik memakai sekat atau pun tidak.

1. Kandang Ayam Kurung

Kandang AYam Kurung
Gambar Kandang AYam Kurung | sumber : 123rf.com

Bentuk kandang ayam satu ini pasti sangat familiar bagi Anda, Desain kandang memang umum digunakan untuk ayam hias dan ayam peliharaan di rumah-rumah. Ukurannya berbeda-beda, namun biasanya hanya cukup menampung satu hingga dua ekor ayam saja. Kekurangannya jika ayam terlalu aktif, kandang bisa terbuka.

2. Kandang Ayam Lipat

Gambar Kandang Ayam Lipat dari Bambu
Gambar Kandang Ayam Lipat dari Bambu | sumber : bukalapak.com
Kandang Ayam Lipat
Gambar Kandang Ayam Lipat | sumber : chickencoopsdirect.com

Desain yang ini tidak hanya untuk ayam saja, tetapi banyak digunakan juga untuk kandang peliharaan hewan peliharaan berukuran kecil lain seperti kelinci dan marmut. Disebut kandang lipat karena setiap sisinya bisa dibongkar pasang. Rata-rata dijual dalam bentuk lipat yang nantinya pemilik akan merakit sendiri. Kandang ayam bambu unik seperti ini banyak dijual melalui internet.

3. Kandang Ayam Tingkat

Gambar Kandang ayam tingkat
Gambar Kandang ayam tingkat | sumber : 99.co

Selanjutnya adalah desain kandang bertingkat. Jenis ini termasuk tipe baterai. Terdapat sekat-sekat antara kandang dan dibuat bertingkat untuk mengurangi pemakaian ruang. Ada banyak jenis ayam yang biasa menggunakan kandang ini termasuk ayam-ayam ternak.

4. Kandang Ayam Panggung

Gambar Kandang ayam panggung
Gambar Kandang ayam panggung | sumber : steemit.com

Bentuk kandang panggung banyak digunakan untuk pemeliharaan ayam dalam jumlah terbatas. Selain pastinya dari segi bobot tidak akan mampu menahan jumlah banyak, ukuran kandangnya pun tidak bisa terlalu besar. Tipe yang diterapkan ialah tipe kandang postal tanpa sekat.

Cara Membuat Kerangka Kandang dari Bambu

Anda berminat membangun atau membuat kandang ayam sendiri? Jika memang lebih gemar merancang kandang sendiri, Anda bisa memulainya membuat kerangka dasar yang dilanjutkan dengan aplikasi bahan pelengkap. Ini dia beberapa langkah membuat kerangkan kandang berbahan dasar bambu berskala kecil.

1. Kumpulkan Peralatan dan Bahan

Langkah petama ialah dengan mengumpulkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan. Jika ingin menggunakan bambu, kumpulkan bambu yang sudah diukur dan dipotong-potong. Sesuaikan jumlah bahan dan alat sesuai desain yang dipilih. Walau menggunakan bambu, Anda pasti membutuhkan banyak bahan lain untuk melengkapinya.

Anda bisa mencoba membuat kandang berukuran kecil lebih dulu bila merasa ragu membuat berukuran besar. Kemudian pilihlah bambu berusia tua karena akan lebih tahan lama saat digunakan. Untuk bagian atap, pilih bahan tahan air dan anti bocor, tetapi masih bisa mendukung masuk keluarnya saluran udara yang baik.

2. Buat Kerangka Dasar

Setelah memilih desain yang pas dan mempersiapkan peralatan serta bahan yang dibutuhkan, selanjutnya Anda harus membuat kerangka dasar. Kerangka dasar ini nantinya menjadi pondasi yang akan mempengaruhi bentuk dan kesempurnaan kandang buatan Anda. Kerangka ini harus menyeluruh, mulai dari alas sampai atap.

Semakin lebar kandang, maka jumlah kakinya juga harus lebih banyak agar seimbang. Selain itu juga semakin tinggi kandang, maka bagian kakinya harus dibuat semakin kokoh. Perhitungan kerangka bagian atap pun harus dirancang matang. Karena akan mendatangkan masalah bila kandang ayam bambu milik Anda pada bagian atapnya dipasang kurang tepat.

3. Awali dengan Buat Lantai Alas Kandang

Berikutnya, Anda bisa mulai membangun kandang dengan membuat bagian alas lebih dulu. Selain pada bagian kaki-kaki kandang, alas ini wajib dibuat dalam bentuk yang praktis. Agar nanti ketika harus dibersihkan menjadi mudah. Kandang ayam wajib dibersihkan maksimal 2 – 3 hari sekali. Kalau bisa dibersihkan setiap hari jika Anda memiliki waktu yang cukup.

Bagian alas yang menggunakan bahan dasar bambu lebih baik diamplas lebih dulu agar pemurkaannya lebih halus dan tidak melukai kaki ayam. Anda bisa memasang dua macam alas, pertama alas sebagai pijakan ayam yang, lalu kedua alas di bawahnya yang menampung kotoran ayam.

Tidak hanya bambu, Anda pun bisa memadupadankan bahan lain agar kandang kokoh seperti menaruh balok kayu di beberapa bagian sebagai penopang utama.

4. Pemasangan Kerangka Sisi Demi Sisi

Langkah keempat, pasanglah kerangka sisi demi sisi setelah memasang bagian alas. Bila jumlah bambu yang dimiliki terbatas dan tidak cukup menjadi bahan untuk bagian sisi, gunakanlah ram kawat Jangan lupa buat juga bagian pintu di bagian depan.

Pada bagian atap kandang, usahakan memasang dengan posisi miring. Pastikan kandang yang Anda bangun ini memiliki bagian yang baik sebagai saluran keluar dan masuknya udara. Karena hal ini juga tidak kalah penting.

Harga Kandang Ayam Bambu

Merasa repot dan sulit membuat kandang untuk ayam sendiri? Anda bisa membelinya di tempat penjualan kandang-kandang ayam. Biasanya mereka yang menjual ayam dan burung pun menyediakan produk kandang ayam dengan berbagai bentuk. Semakin mewah dan dibuat dari material berkualitas, maka harganya bisa sangat mahal.

Jenis kandang seperti ini banyak dipilih para pemilik ayam hias atau ayam petarung yang pada dasarnya harga dari ayam itu sendiri tergolong sangat mahal. Bahkan harga ayam petarung super yang terkenal bisa dibandrol hingga seratus juta rupiah. Mengapa bisa begitu? Karena kandang dibuat dari material yang lebih aman dan kuat.

Jenis ayam petarung tentu akan lebih aktif dan tidak bisa disatukan dengan sesama ayam lainnya. Mereka cenderung menyerang sehingga akan sangat berbahaya. Belum lagi dari segi keamanan, jenis ayam ini memiliki risiko lebih besar untuk dicuri. Harga jualnya yang cukup mahal membuat ayam petarung memiliki nilai tersendiri. Begitu pun dalam penyediaan kandangnya.

Daftar Harga Kandang Bambu

Ini dia informasi singkat harga dari tempat jual kandang ayam bambu di pasaran.

No.

Bentuk Desain Kandang

Harga

1. Kandang Kurungan Rp 150.000 s/d Rp 250.000
2. Kandang Lipat Rp 90.000 s/d Rp 200.000
3. Kandang Ayam Bambu Tingkat Rp 250.000 s/d Rp 500.000
4. Kandang Panggung Rp 500.000 s/d Rp 2.000.000
5. Kandang Kualitas Super Rp 1.000.0000 s/d Rp 2.500.000

Harga di atas akan lebih berbeda dan beragam di pasaran karena jenis serta tingkat kualitasnya berbeda-beda pula. Untuk kandang kurung atau kurungan misalnya, ada yang menjual dengan harga terjangkau di kisaran 100 ribu saja, tetapi ada juga yang menjual di atas 200 ribu dengan material bahan lebih tahan lama. Diameter dan tingginya pun lebih besar.

Begitu juga dengan kandang ayam bambu lipat. Ada yang menjualnya dalam jumlah borongan sehingga harganya dipasarkan berdasarkan paketan. Kandang bambu lipat sendiri memang bisa dipasang secara bertumpuk bila dibutuhkan. Kekurangannya tidak terlalu tahan lama dan pada bagian atap tidak tertutup dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *