Jenis Jenis Pasar Beserta Contohnya | Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Dll

9 min read

Jenis-jenis Pasar

Pasar merupakan salah satu lokasi, dimana memudahkan penjual dan pembeli untuk bertemu. Pasar juga membantu untuk dapat memudahkan, dilakukannya transaksi yang ada, yaitu jual dan beli dari barang hingga jasa. Bukan hanya satu, namun Jenis-Jenis Pasar sendiri juga beragam. Bahkan macam macam pasar, juga dibedakan sesuai dengan tujuan, dan kebutuhan dari para pengguna pasar tersebut.

Hal yang perlu digarisbawahi bahwa pembahasan mengenai berbagai jenis pasar sebagai landasan ilmu pemasaran dan bisnis sangatlah penting. Oleh karena itu Jurnal Manajemen secara khusus akan mengupas tuntas mengenai jenis jenis pasar beserta contohnya dan juga jenis pasar beserta ciri cirinya. Pembahasan selengkapnya dapat disimak berikut ini :

 

Baca Juga : Harga Keseimbangan Pasar : Pengertian, Konsep, Rumus, Contoh Soal

 

Pengertian Pasar

Pasar sendiri tidak memiliki batasan dalam geografis yang dimilikinya, hal ini juga yang membuat definisi atau pengertian yang dimiliki pasar tidak pernah merujuk atau berdasarkan dengan tempat atau bahkan lokasi tertentu. Selain itu, saat ini dengan adanya internet sebagai pelengkap hidup juga semakin membuat pengertian dari pasar semakin meluas dan tidak dapat dijelaskan secara spesifik.

Pengertian pasar yang dimaksudkan, adalah seluruh kegiatan ekonomi yaitu jual dan beli. Hal ini juga termasuk baik dilakukan di pasar tradisional ataupun secara online sekalipun. Dalam ilmu ekonomi, dijelaskan bahwa pasar merupakan jumlah dari banyaknya permintaan yang ada dan juga jumlah untuk penawaran pada barang atau beberapa jasa tertentu. Intinya adalah kegiatan yang merujuk permintaan dan penawaran.

Pendapat lain juga mengungkapkan, bahwa pasar merupakan tempat untuk bertemunya penjual dan juga pembeli. Hal ini dilakukan guna untuk melakukan transaksi ekonomi yang ada yaitu untuk menjual atau bahkan membeli suatu barang atau bahkan jasa atau bahkan beberapa sumber daya ekonomi lainnya dan faktor produksi yang ada. Namun ada beberapa hambatan geografis yang terjadi.

Hambatan ini muncul, karena adanya sistem komunikasi yang lebih modern dan memungkinkan untuk penjual atau bahkan pembeli dapat melakukan transaksi tanpa harus melihat wajah satu sama lainnya. Namun secara lebih lengkapnya lagi, definisi yang dimiliki oleh pasar sendiri memiliki hubungan yang kuat dengan permintaan dan juga penawaran yang ada dan bersifat menyeluruh untuk jasa dan barang.

Namun memang pada prinsip yang dimilikinya, aktivitas perekonomian yang terjadi di pasar sendiri terjadi dengan adanya kebebasan dalam bersaing. Hal ini bukan hanya terjadi antara pembeli saja, namun juga berlaku untuk penjual. Penjual juga memiliki kebebasan, untuk dapat memutuskan dengan baik barang atau jasa apa yang seharusnya di produksi dan juga akan di pasarkan dengan baik.

Sedangkan untuk konsumen sendiri, diharuskan memiliki kebebasan untuk dapat membeli dan memilih barang atau bahkan jasa apa saja yang sesuai dengan tingkat daya beli yang dimilikinya.

Ciri-ciri Pasar

  1. Salah satu ciri-ciri yang dimiliki oleh pasar adalah terdapatnya calon pembeli dan juga penjual.
  2. Adanya jasa ataupun barang yang akan dilakukan perjual belikan.
  3. Terdapat sebuah proses, dimana terjadinya permintaan dan juga penawaran yang dilakukan oleh kedua belah pihak.
  4. Adanya interaksi yang terjadi, antara pembeli dan juga penjual. Hal ini dapat terjadi secara langsung atau bahkan tidak langsung.

Klasifikasi Pasar

1. Pasar Tradisional

Bentuk bentuk pasar lainnya juga saat banyak. Salah satu jenis-jenis pasar yang juga cukup populer adalah pasar tradisional. Dalam hal ini pasar tradisional merupakan pasar dimana merupakan tempat untuk bertemunya semua penjual dan juga pembeli untuk melakukan transaksi jual beli secara langsung. Hal ini juga sangat umum untuk terjadinya tawar dan menawar.

Biasanya untuk bangunan yang dimiliki oleh pasar tradisional ini, dapat berupa kios, los, gerai dan masih banyak lagi. Tempatnya juga pada umumnya berbentuk dengan bangunan yang memiliki dasaran terbuka yang mana dimiliki oleh beberapa penjual dan juga pengelola pasar sendiri. Untuk pasar tradisional sendiri, biasanya juga menjual banyak barang kebutuhan.

Dalam hal ini anda dapat menemukan berbagai barang kebutuhan sehari-hari atau bahkan jasa. Di Indonesia, anda dapat menemukan pasar tradisional dengan mudah di berbagai daerah yang ada. Bahkan saat ini walaupun memiliki banyak pesaing, namun pasar tradisional masih bertahan untuk mempertahankan keberadaannya.

2. Pasar Modern

Berbeda dengan pasar tradisional, pasar modern tidak memiliki perbedaan yang begitu jauh dengan adanya pasar tradisional. Dalam hal ini pasar modern, merupakan salah satu pasar dimana penjual dan juga pembelinya, tidak melakukan transaksi secara langsung. Namun dalam hal ini si pembeli atau bahkan konsumen dapat melihat label harga yang sudah di cantumkan.

Pasar modern juga merupakan pasar yang berada di dalam bangunan, pasar ini juga memiliki pelayanan yang sangat mandiri atau bahkan swalayan yang dapat juga dilayani dengan bantuan pramuniaga. Untuk barang-barang yang dijual di pasar modern ini, juga sangat beragam seperti salah satunya makanan. Anda dapat menemukan berbagai bahan makanan yang dijual di pasar ini.

Beberapa contoh pasar modern yang saat ini masih menjadi pilihan banyak orang, adalah swalayan, minimarket dan masih banyak lagi.

Jenis-jenis Pasar

1. Jenis-jenis pasar menurut kegiatannya

 a. Pasar nyata

Jenis-Jenis pasar menurut kegiatannya, adalah pasar nyata. Pasar ini merupakan salah satu pasar, dimana anda dapat menemukan berbagai jenis barang yang dapat diperjualbelikan dan juga dapat dimiliki oleh pembeli dengan cara dibeli. Salah satu contoh nyata dari adanya pasar nyata, adalah dengan adanya swalayan dan juga pasar tradisional.

b. Pasar abstrak

Pasar lainnya yang termasuk ke dalam salah satu jenis pasar, adalah pasar abstrak. Pasar yang satu ini merupakan pasar dimana semua pedagang yang tidak melakukan tawar menawar untuk berbagai jenis barang yang dijualnya. Selain itu, juga tidak ada transaksi beli secara langsung. Dalam hal ini, pasar hanya dilakukan menggunakan surat dagang saja.

Salah satu contoh dari adanya pasar abstrak, adalah pasar modal, pasar saham dan juga pasar valuta asing.


2. Jenis-jenis pasar menurut cara transaksinya

a. Pasar tradisional

Pasar yang satu ini, merupakan jenis jenis pasar ekonomi yang mana memiliki sifat tradisional. Dalam hal ini, semua pembeli dan juga penjual yang ada, dapat melakukan tawar dan juga menawar secara langsung. Bahkan anda juga dapat menemukan berbagai jenis barang yang di perjual belikan yang mana barang tersebut biasanya merupakan kebutuhan pokok untuk sehari-hari.

b. Pasar modern

Berbeda dengan pasar tradisional, dalam hal ini pasar modern sesuai dengan namanya yaitu pasar yang memiliki sifat modern. Bahkan pasar ini juga merupakan tempat untuk anda menemukan berbagau macam barang yang di perjualbelikan dengan harga yang memang sudah di tetapkan atau pas. Selain itu, layanan yang dilakukan juga cukup mandiri.

Anda dapat melakukan layanan sendiri, seperti mencari barang dan mengambil barang yang dibutuhkan sendiri. Tempat dari berlangsungnya pasar modern, biasanya berlokasi di plaza, mal dan juga tempat-tempat yang sejenis lainnya.


3. Jenis-jenis pasar menurut jenis barangnya

a. Pasar barang konsumsi

Pasar barang konsumsi, merupakan salah satu pasar yang mana dilakukan untuk memperjualbelikan berbagai jenis barang yang ada. Barang yang dijual, juga biasanya merupakan barang yang dapat dikonsumsi guna untuk dapat memenuhi segala kebutuhan yang dibutuhkan dan diinginkan oleh manusia.

b. Pasar sumber daya produksi

Pasar yang satu ini, merupakan pasar sumber daya produksi yang mana merupakan salah satu pasar yang memiliki tugas untuk dapat memperjualbelikan. Barang yang dipejualbelikan dalam hal ini juga terkait dengan faktor produksi yang ada. Salah satu contohnya yaitu tenaga kerja, mesin-mesin, tanah hingga tenaga ahli sekalipun.


 

Baca Juga : Mengenal Apa Itu Segmentasi Pasar, Manfaat dan Contohnya

 

4. Jenis-jenis pasar menurut waktunya

a. Pasar harian

Pasar harian merupakan salah satu pasar, yang mana merupakan tempat untuk pertemuan antara pembeli dan juga penjual. Tentunya kegiatan ini juga dilakukan setiap harinya. Pasar harian memang pada umumnya, merupakan pasar yang menjual berbagai jenis barang kebutuhan untuk konsumsi, kebutuhanm untuk jasa, kebutuhan mentah hingga berbagai kebutuhan produksi lainnya.

b. Pasar mingguan

Pasar yang satu ini merupakan salah satu pasar, yang mana memang diadakan setiap seminggu sekali. Bahkan dalam hal ini, pasar mingguan merupakan pasar yang berlokasi di daerah yang memang penduduknya masih seperti pedesaan.

c. Pasar bulanan

Pasar bulanan merupakan pasar yang sesuai dengan namanya, yaitu diadakan sekitar sebulan dalam sekali. Pasar ini juga hanya berlokasi di beberapa daerah tertentu. Pasar ini memang biasanya terdapat pembeli, yang mencari barang-barang tertentu lalu memang diniatkan untuk dijual kembali. Dalam hal ini salah satu contoh pasar bulanan adalah pasar hewan.

d. Pasar tahunan

Pasar tahunan merupakan pasar, yang mana memang di selenggarakan setiap satu tahun dalam sekali. Dalam hal ini pasar tahunan pada umumnya memang memiliki sifat yang nasional. Pasar ini juga hanya diperuntukan untuk tujuan dilakukannya promosi, terhadap suatu produk yang baru. Tidak heran jika diadakannya pasar tahunan, menarik banyak perhatian.

Salah satu contoh dari adanya pasar tahunan, adalah pameran oembangunan, pekan raya Jakarta dan juga masih banyak lagi.

e. Pasar temporer

Pasar yang satu ini, merupakan pasar yang mana diselenggarakan pada waktu tertentu saja. Bahkan pasar temporer ini, memang diadakan secara tidak rutin. Namun memang pada umumnya, pasar yang satu ini dibuka guna untuk merayakan beberapa peristiwa tertentu. Salah satu contoh dari pasar temporer, adalah bazar.


5. Jenis-jenis pasar menurut keluasaan distribusi

a. Pasar daerah

Pasar daerah, merupakan salah satu pasar yang mana dilakukan untuk dapat membeli dan juga menjual produk yang ada di dalam satu daerah. Namun memang produk tersebut dihasilkan secara khsusus. Pasar ini juga dapat dikatakan, sebagai pasar daerah yang hanya melayani permintaan dan juga beberapa penawaran namun dalam ruang lingkup satu daerah saja.

b. Pasar lokal

Pasar lokal merupakan salah satu pasar, yang mana dilakukan untuk dapat membeli dan juga menjual suatu produk di dalam kota saja yang menghasilakn produk tersebut. Namun pasar lokal ini, juga dapat melayani berbagai permintaan dan juga penawaran namun dalam ruang lingkup 1 kota saja.

c. Pasar nasional

Pasar nasional ini, merupakan suatu pasar yang mana dapat dilakukan untuk membeli dan juga menjual sebuah prodduk, yang hanya ada di dalam 1 negara saja yang menghasilkan produk tersebut. Dapat juga dikatakan sebagai salah satu pasar nasional yang mana melayanai berbagai permintaan dan juga penawaran yang ada di dalam negeri saja.

d. Pasar internasional

Berbeda dengan pasar nasional, pasar yang satu ini merupakan pasar yang membeli dan juga menjual produk namun hanya dalam 1 negara saja yang menghasilkan produk tersebut. Dalam hal ini juga dapat dikatakan, bahwa pasar internasional memiliki jangkauan yang luas bahkan hampir di seluruh dunia, seperti pasar kopi Santos, Brazil.


6. Jenis-jenis pasar menurut bentuk dan strukturnya

a. Pasar persaingan sempurna

Diantara banyaknya jenis-jenis pasar yang ada, Pasar Persaingan Sempurna ini merupakan pasar yang juga disebut sebagai pasar persaingan murni. Pasar ini merupakan pasar yang mana banyak ditemukan pembeli dan juga penjual, serta banyak dari mereka atau orang-orang yang sudah mengetahui keberadaan dari pasar yang ada.

ciri-ciri pasar persaingan sempurna yaitu:

  • Barang yang digunakan untuk di perjual dan belikan, memilimi sifat yang homogen atau sejenis.
  • Pembeli atau bahkan penjual, sama-sama memiliki informasi yang lengkap mengenai keberadaan pasar.
  • Terdapatnya banyaknya pembeli dan juga penjual.
  • Harga yang ada sudah ditentukan oleh pasar tersebut.
  • Semua faktor produksi yang dimiliki dapat bebas untuk keluar dan masuk pasar.
  • Tidak semua mendapat campur tangan dari pemerintah.

Kelebihan pasar persaingan sempurna, yaitu:

  • Pembeli tentunya dapat dengan bebas, untuk dapat memilih produk yang ada.
  • Tidak adanya hambatan dalam kobilitas yang terjadi. Bahkan akan ada beberapa macam sumber ekonomi yang di dapatkan dari usaha yang satu dengan usaha yang lainnya.
  • Dapat memaksimalkan dengan efesiensi.
  • Kebebasan dalam memilih dan juga bertindak.

Kekurangan pasar persaingan sempurna, yaitu:

  • Tidak dapat mendorong adanya inovasi
  • Membatasu berbagai pilihan yang dimiliki oleh konsumen atau bahkan pembeli, dalam suatu barang tertentu.
  • Persaingan yang sempurna juga memberikan ongkos sosial.
  • Distribusi pada pendapatan yang memang dilakukan tidak merata

b. Pasar persaingan tidak sempurna

Pasar yang satu ini, merupakan salah satu pasar yang merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna. Pasar ini bahkan merupakan pasar yang terdiri dari sedikit penjual atau hanya terdiri dari beberapa penjual saja namun memiliki banyak pembeli. Pada pasar yang satu ini, semua penjual yang ada bebas untuk dapat menentukan harga barang yang diinginkan.

Selain itu, barang yang juga di perjualbelikan, tentunya memiliki jenis yang berbeda-beda, tidak seperti dengan barang yang diperjualbelikan di pasar sempurna. Bahkan anda juga dapat menemukan berbagai jenis barang yang anda butuhkan. Untuk pasar persaingan tidak sempurna ini, bentuk pasarnya antara lain yaitu:

1) Pasar monopoli

Pasar Monopoli, merupakan salah satu pasar yang terjadi disaat seluruh penawaran yang di lakukan terhadap barang yang ada di pasar, telah di kuasai oleh salah satu penjual yang ada atau di beberapa penjual tertentu saja.

Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:

  • Hanya terdapat 1 penjual saja, dimana penjual tersebut bertugas sebagai pengambil keputusan dalam persoalan harga yang ada. Hal ini dilakukan untuk dapat melakukan monopoli pasar.
  • Penjual lainnya tidak dapat menyaingi dagangan yang dimilikinya.
  • Pedagang lainnya, tidak dapat masuk. Hal ini dikarenakan, adanya beberapa hambatan yang terjadi dengan undang-undang atau memang beberapa teknik yang digunakan dikatakan canggih.
  • Jenis barang yang di perjualbelikan, hanya sejenis atau bahkan semacam saja.
  • Tidak ada campur tangan yang di dapatkan dari pemerintah, baik dalam masalah untuk penentuan harga sekalipun.

Kelebihan dari pasar monopoli, yaitu:

  • Keuntungan yang di dapatkan oleh penjual, bahkan relative tinggi.
  • Bagi produk yang memang dapat menguasai keinginan oleh banyak orang, memang pada umumnya akan diatur oleh pemerintah.

Kelemahan dari pasar monopoli, yaitu:

  • Pembeli atau bahkan konsumen, tidak memiliki pilihan apapun untuk dapat membeli barang yang ada.
  • Keuntungan yang di dapatkan, hanya akan terpusat untuk satu perusahaan saja.
  • Terjadinya beberapa eksploitasi kepada pembeli itu sendiri.
2) Pasar persaingan monopolistik

Jenis pasar yang satu ini, merupakan salah satu jenis dimana banyak penjual yang menjual barangnya namun memiliki corak yang cukup berbeda. Pasar dengan jenis ini, memang merupakan pasar yang cukup mudah untuk ditemukan dimanapun terutama di sektor perdagangan yang ada pada bidang eceran dan juga jasa.

Salah satu contoh pasar persaingan monopolistik ini, adalah toko kelontong, angkutan dan juga toko obat.

Ciri-ciri yang dimiliki oleh pasar persaingan monopolistik ini, yaitu:

  • Adanya banyak penjual dan juga banyaknya pembeli.
  • Barang yang dihasilkan, biasanya sejenis atau homogeny. Dalam hal ini biasanya juga barang memiliki corak yang berbeda, seperti sabun, minyak goreng, pasta gigi dan masih banyak lagi.
  • Adanya banyak penjual yang mana memiliki besaran yang sama, sehingga dalam hal ini tidak terdapat hanya satu penjual saja yang menguasai pasar yang ada.
  • Penjual memiliki kemudahan untuk dapat menawarkan barang yang dimilikinya di pasar.
  • Penjual juga memiliki sediit kekuasaan, dimana tentunya hal ini akan memengaruhi dan juga menentukan harga yang ada di pasar.
  • Adanya peluang untuk dapat bersaing, dalam berbagai jenis barang yang ada saat dijual di pasaran.

Kelebihan pasar persaingan monopolistik, yaitu:

  • Penjual memang tidak banyak ditemukan, seperti layaknya pasar persaingan sempurna.
  • Produsen akan lebih terpacu dengan kreativitas yang dimilikinya.
  • Pembeli atau yang sering disebut dengan konsumen, juga tidak akan mudah untuk dapat berpindah dari produk yang satu ke produk yang lainnya.

Kelemahan pasar persaingan monopolistik, yaitu:

  • Biaya yang dikeluarkan akan lebih mahal, untuk bisa masuk ke pasar monopolistik. Hal ini memang dikarenakan, untuk dapat masuk ke Pangsa Pasar yang ada dibutuhkan adanya Riset Pasar dan juga cara untuk data mengembangkan sebuah produk.
  • Persaingan yang akan dialami cukup berat, hal ini memang dikarenakan pasar tersebut yang pada umumnya sangat di dominasi oleh berbagai jenis produk yang sudah ternama.
3) Pasar oligopoli

Satu dari jenis jenis pasar yang satu ini, merupakan pasar yang terdiri dari beberapa penjual yang mana hanya menjual satu barang tertentu saja. Sehingga dengan adnaya hal ini, penjual yang satu dengan yang lainnya juga dapat memberikan pengaruh terhadap harga yang ada. Contoh salah satu Pasar Oligopoli adalah perusahaan rokok, mobil, motor dan lainnya.

Ciri-ciri dari pasar oligopoli, yaitu:

  • Hanya terdapat beberapa penjual saja, bahkan hanya sedikit. Hal ini juga yang mengakibatkan kputusan dari salah satu penjual yang ada di pasar akan memengaruhi penjual yang lainnya.
  • Produk-produk yang dimilikinya juga sudah berstandar.
  • Kemungkinan adanya penjual lain, yang mana masuk ke dalam pasar yang memang masih terbuka.
  • Adanya peran dari iklan yang cukup besar, untuk membantu penjualan berbagai produk yang di pasarkan.

Kelebihan pasar oligopoli, yaitu:

  • Memang selain mengetahui jenis-jenis pasar beserta ciri-cirinya, kelebihan pasar yang satu ini juga menghasilkan banyak barang yang memiliki banyak corak.
  • Adanya efisiensi yang ada di dalam menggunakan sumber daya.
  • Pengembangan teknologi yang juga ikut serta, dalam memunculkan inovasi.