Produk Investasi Syariah yang Paling Menguntungkan di Indonesia

7 min read

investasi syariah

Seputar Investasi Syariah yang Mungkin Perlu Anda Ketahui

Investasi merupakan suatu kegiatan menggelontorkan modal atau dana pada waktu tertentu yang memiliki maksud untuk mendapatkan keuntungan dari modal tadi. Secara mudahnya investasi adalah kegiatan mengalokasikan dana Anda ke sesuatu untuk mendapatkan untung. Jenis investasi yang ada di Indonesia terdapat 2 macam yakni investasi yang orang lakukan pada umumnya dan juga investasi syariah.

Meskipun investasi digemari banyak orang akan tetapi masih banyak orang yang meragukan investasi itu tersebut. Hal tersebut karena masih ada stigma pada masyarakat khususnya islam bahwa investasi berpotensi memunculkan riba pada cara memperoleh keuntungannya. Terlebih lagi indonesia merupakan negara dengan penduduk islam terbesar di dunia. Namun stigma itu mulai sirna dengan munculnya investasi berbasis syariah.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini Jurnal Manajemen akan membahas secara lengkap mengenai investasi syariah. Pembahasan akan dilakukan secara sistematis mulai dari definisi investasi syariah, produk yang ditawarkan, instrumennya, hingga investasi syariah online. Selengkapnya simak pembahasan berikut ini :

Pengertian Investasi Syariah

Bagi Anda yang masih awam dalam dunia investasi tentu masih sering bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan investasi syariah ? Apakah berbeda dengan investasi yang biasanya? Investasi berbasis syariah merupakan investasi atau aktivitas tanam modal kepada suatu lembaga atau perusahaan yang kegiatan tersebut diatur dan berpedoman pada syariat islam.

Di Indonesia sendiri sudah mulai banyak lembaga ataupun perusahaan yang menggunakan prinsip syariah baik itu lembaga perbankan atau lembaga yang non perbankan. Hal tersebut tentu disebabkan oleh mulai masuknya orang-orang yang dulunya masih skeptis terhadap investasi  ke dunia investasi seiring dengan munculnya suatu sistem yang tidak bertentangan dengan kepercayaan yang mereka anut.

Dalam investasi ini menggunakan dasar hukum ijma’ yang berarti investasi ini muncul setelah melalui kesepakatan para ulama dalam menerapkan hukum dalam islam yang merujuk pada apa yang ada di alquran dan hadist. Tentunya sistem yang digunakan dalam investasi ini memiliki perbedaan dengan sistem investasi pada umumnya.

Kajian dari investasi berbasis syariah ini telah banyak dilakukan bahkan investasi berbasis syariah menjadi salah satu mata kuliah pada beberapa univesita islam di Indonesia. Apabila anda merasa kurang yakin dengan penjelasan diatas, anda bisa juga mencari tahu mengenai investasi ini di perpustakaan terdekat ataupun di internet. Di Internet juga beredar banyak sekali makalah investasi syariah yang bisa anda pelajari.

Produk Investasi Syariah yang Boleh di Indonesia

Setelah memahami pengertian investasi dengan prinsip syariah, selanjutnya Anda harus tahu bahwa tidak semua produk bisa masuk untuk investasi dengan prinsip syariah. Produk yang boleh diperdagangkan haruslah melalui persetujuan majelis ulama indonesia atau MUI terlebih dahulu, Apabila belum lolos maka barang tersebut tidak bisa untuk diperdagangkan di investasi dengan prinsip syariah.

  1. Emas

Produk pertama adalah emas. Produk ini merupakan salah satu produk bisnis investasi syariah yang paling dianjurkan. Hal tersebut karena emas memiliki harga yang cenderung stabil setiap tahunnya. Selain itu harga emas memiliki kecenderungan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Untuk melakukan investasi emas ini kamu tidak perlu melakukan hal khusus, hanya cukup dengan mendatangi pegadaian ataupun Antam.

  1. Deposito

Anda tentu bertanya-tanya apa itu deposito syariah? Deposito yang dimaksud tentu memiliki perbedaan dengan deposito yang umum. Perbedaan tersebut terletak pada penetapan laba atau untung. Jika pada deposito yang umum laba dihitung atau didapat berdasarkan bunga yang telah ditetapkan pada awal sedangkan deposito syariah laba yang didapat berasal dari pendapatan bersih pengelolaan aset untuk kemudian dilakukan bagi hasil.

Perjanjian tersebut dinamakan dengan akad mudharabah yang bermakna perjanjian yang telah disepakati oleh pihak pemodal dan pengelola aset ataupun modal. Apabila Anda ingin melakukan deposito syariah tentunya anda harus melakukannya di bank syariah juga karena suatu deposito syariah bisa dilakukan jika sertifikat deposito dikeluarkan oleh bank yang berbasis syariah juga.

  1. Properti

Produk yang satu ini merupakan salah satu investasi syariah terbaik. Bisnis properti sebenarnya merupakan bisnis yang simpel sekali, yang Anda lakukan hanyalah membeli suatu properti entah tanah atau sebagainya sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Setelah itu anda tinggal tunggu sampai harga naik ataupun bisa disewakan untuk meraih keuntungan yang besar.

Perbedaan utama investasi properti konvensional dengan syariah terletak pada cara mendapatkan properti tersebut. Dalam properti syariah, pembelian aset properti tidak boleh dilakukan dengan cara kredit karena akan ada bunga yang dikenakan pada properti tersebut dan berpotensi adanya riba. Cara lain adalah dengan metode KPR berbasis syariah yang akan mengatur pembayaran agar sesuai syariat islam.

  1. Reksadana

Produk reksadana secara umum sebenarnya sudah syariat islam dalam sistem kerjanya. Hal tersebut karena pengelolaan modal yang produktif  dan juga pengelolaan yang begitu transparan sehingga tidak menimbulkan sengketa. Namun yang perlu diperhatikan dalam reksadana agar tetapi konsisten sesuai dengan syariat islam adalah dalam memilih perusahaan atau lembaga yang tidak mengandung unsur non halal.

  1. Surat Berharga

Surat Berharga ini biasa disebut juga dengan obligasi. Dengan kata lain obligasi syariah ini merupakan surat utang yang diatur dengan cara sesuai dengan syariat islam yang berarti obligasi ini bukan dari perusahaan dan lembaga yang bergerak di bidang non halal. Yang dimaksud lembaga atau perusahaan yang non halal disini adalah perusahaan yang bergerak di produk minuman alkohol  atau judi.

Instrumen Investasi Syariah

Berinvestasi tentunya merupakan suatu kegiatan yang menjanjikan untung yang besar. Akan tetapi bagi anda yang beragama islam, tentu harus memperhatikan prinsip-prinsip syariat islam dalam melakukan investasi. Pastinya Anda tidak ingin semua pencapaian dan juga keuntungan yang anda raih ternyata berasal dari sesuatu yang tidak halal. Untuk mengatasi itu, berikut instrumen investasi syariah yang bisa anda lakukan.

  1. Sukuk

Mungkin anda masih asing dengan kata sukuk. Sukuk sendiri adalah salah satu bagian dari ritail bonds yang merupakan salah satu dari tiga jenis surat utang yang diperjualbelikan. Selain ritail bonds terdapat jenis surat utang yang lain yakni corpoorate bonds dan juga goverment bonds. Sukuk merupakan surat utang yang dimiliki oleh pemerintah ataupun swasta yang dijual belikan dengan nominal yang kecil.

Kata sukuk berasal dari bahasa arab yang berarti sertifikat. Perbedaan sukuk dengan surat utang biasanya adalah dengan penggunaan konsep sesuai dengan syariat islam. Yang dimaksud sesuai dengan syariat ini misalnya terkait dengan bagi hasil, pengelolaan dana, ataupun properti yang diperjualbelikan harus sesuai syariat islam.

  1. Reksadana Syariah

Seperti yang sudah disebutkan diatas Reksadana Syariah hampir sama dengan reksadana yang dilakukan secara konvensional. Yang membuat perbedaan paling dasar tentu dengan adanya aturan-aturan yang mengikat berdasarkan syariat islam. Reksadana sendiri merupakan investasi yang tergolong syariah. Akan tetapi perlu diperhatikan dalam memilih emiten ataupun perusahaan investasi yang tidak tergolong non halal.

  1. Saham syariah

Apa yang dimaksud dengan saham syariah? Apa bedanya dengan saham biasa? Hal tersebut merupakan pertanyaan yang sering terlontar oleh orang-orang yang masih awam dalam investasi. Halal atau haramnya investasi saham tentu bergantung dengan emiten ataupun perusahaan yang diinvestasikan. Dengan melakukan prosedur syariah dan juga memilih emiten yang halal, saham syariah merupakan pilihan yang tepat bagi Anda.

Investasi Syariah Modal Kecil

Investasi tidak melulu harus dengan modal yang besar, ada juga investasi yang hanya membutuhkan modal ratusan ribu saja. Hal tersebut termasuk juga pada investasi yang berbasis syariah. Banyak sekali investasi yang dapat Anda lakukan ketika modal yang Anda miliki hanya sedikit atau pas-pasan karena pendapatan perbulan yang tidak begitu besar.

Apabila Anda mencari investasi berbasis syariah yang murah dan hanya menggunakan modal kecil, salah satu yang cocok bagi anda adalah reksadana syariah. Investasi reksadana memang dikenal dengan modalnya yang dibutuhkan minim baik pada reksadana syariah ataupun reksadanya yang konvensional. Hanya dengan uang 100 ribu rupiah Anda bisa langsung mendaftar di reksadana.

Kelebihan reksadana yang mungkin Anda belum tahu adalah reksadana tidak mengharuskan Anda untuk melakukan setoran tiap bulan. Banyak dari orang-orang berfikir demikian sehingga menyebabkan banyak dari mereka masih enggan untuk memulai investasi dengan reksadana syariah. Padahal akan banyak sekali manfaat yang akan diperoleh.

  1. Bisa beramal

Manfaat pertama dari reksadana syariah adalah Anda dapat investasi dan dalam waktu yang bersamaan Anda juga melakukan amal. Hal tersebut karena adanya fitur pada reksadana syariah yang bernama cleansing yakni pembersihan reksadana dari kemungkinan adanya sumber pendapatan yang tidak halal atau tidak sesuai dengan syariat islam. Pendapatan tersebut kemudian dialihkan untuk amal.

  1. Risiko rendah

Investasi identik dengan untuk dan rugi. Apabila anda melakukan investasi selain mendapatkan untung tentu ada juga risiko kerugian yang akan Anda alami. Risiko tersebut bisa besar bisa juga kecil tergantung dengan investasi yang Anda lakukan. Risiko kerugian yang rendah merupakan salah satu keunggulan dari investasi berbasis syariah reksadana, jadi investasi ini sangat cocok bagi anda yang masih pemula.

  1. Modal minim

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, reksadana merupakan investasi yang hanya memerlukan modal yang sangat minim. Modal yang anda butuhkan minimal 100 ribu rupiah saja. Selain itu produk investasi reksadana syariah ini memiliki sifat likuid sama seperti dengan reksadana konvensional. Likuid disini memiliki arti yaitu dana atau keuntungan dari reksadana ini dapat anda cairkan kapanpun anda mau.

  1. Aman

Keamanan investasi merupakan hal yang paling penting bagi anda yang sedang dan ingin menanamkan modal investasi. Reksadana syariah ini memiliki keamanan yang tidak usah diragukan lagi. OJK sebagai otoritas jasa keuangan selalu mengawasi aliran dan juga jalannya investasi dan dibantu juga oleh dewan pengawas syariah yang siap memantau investasi Anda.

  1. Terbuka

Mungkin mendengar namanya syariah tentu identik dengan orang islam. Akan tetapi model produk reksadana syariah ini bersifat terbuka untuk siapapun dengan latar belakang apapun. Syarat yang utama adalah mengikuti semua syarat dan aturan yang telah disepakati dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam berinvestasi reksadana syariah ini.

Investasi Syariah yang Paling Menguntungkan

Dari semua investasi yang telah disebutkan tadi, investasi yang paling menguntungkan adalah investasi tanah. Kenapa investasi tanah? Apa saja keuntungannya? Banyak sekali keuntungan yang dapat Anda rasakan. Tidak hanya itu, keuntungan yang Anda dapatkan dengan investasi properti atau tanah ini bernilai sangat besar sehingga akan sangat menguntungkan bagi yang berinvestasi di bidang ini.

Akan tetapi perlu anda pikirkan baik-baik dan matang jika Anda ingin memulai investasi bidang tanah ini. Hal tersebut karena modal yang anda butuhkan tentu sangat besar untuk membeli tanah. Sehingga perlu ada perencanaan yang matang agar tidak mengganggu keuangan untuk kehidupan sehari-hari. Memilih tanah juga tidak boleh sembarangan dan harus memperhatikan beberapa hal.

Tips Memilih Tanah untuk Investasi

  1. Perhatikan lokasi tanah

Pemilihan lokasi tanah, merupakan hal yang penting sebelum membeli tanah. Hal tersebut berkaitan erat dengan keuntungan yang akan Anda dapat di masa yang akan datang. Pilihlah kawasan tanah yang berada di perkotaan elit yang memiliki kenaikan nilai jual tanah yang cukup menggiurkan. Selain itu, tanah yang berada di pemukiman ataupun kawasan pendidikan dan industri juga merupakan rekomendasi yang baik.

  1. Bentuk tanah

Pengertian bentuk tanah yang dimaksud disini adalah bentuk keseluruhan tanah. Bentuk yang paling dicari orang biasanya tanah yang memiliki bentuk persegi ataupun bentuk trapesium. Memikirkan bentuk tanah ini tentu juga penting, agar kelak jika ingin menjual aset tanah ini, Anda tidak mengalami banyak kesulitan dan mendapatkan harga yang bagus dari pembeli.

  1. Nego harga

Kemampuan bernegosiasi merupakan salah satu hal penting ketika melakukan jual beli tanah Anda, oleh karena itu Anda harus menguasainya. Tidak perlu ilmu negosiasi yang terlalu tinggi, cukup dengan Anda menyiapkan argumen tentang alasan Anda menetapkan harga tanah Anda. Untuk menyikapi itu, siapkanlah argumen keunggulan tanah anda baik itu secara lokasi ataupun dari segi bentuk.

  1. Kelengkapan surat

Berikutnya adalah kelengkapan surat dan legalitas tanah. Ketika Anda hendak membeli tanah tentu harus diperhatikan kelengkapan surat dan legalitasnya. Terutama jika Anda ingin memiliki tanah tersebut. Untuk mengurus hal tersebut Anda dapat memanfaatkan jasa notaris terpercaya di sekitar Anda untuk membantu terkait masalah kepengurusan surat-surat dan legalitas tanah tersebut.

  1. Keuangan

Perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa investasi tanah memang merupakan investasi yang menguntungkan tetapi investasi ini merupakan investasi jangka panjang. Oleh karena itu dalam masa menunggu keuntungan Anda semakin banyak tentu harus Anda pikirkan tentang kestabilan keuangan Anda. Keuntungan tanah apabila anda menjualnya 2 tahun kemudian tentu tidak akan besar, oleh sebab itu jangan lupa untuk mengatur keuangan anda selagi menunggu investasi tanah anda suskes.

Investasi Syariah Online

Investasi berbasis syariah juga tidak kalah dengan investasi konvensional. Terbukti dengan siap bersaingnya investasi ini secara online dalam penggunaannya. Kini telah muncul layanan investasi berbasis syariah yang menggunakan akses secara online sehingga memudahkan klien ataupun investor syariah yang ada di Indonesia.

Dengan adanya sistem online tentu mempermudah cara investasi syariah di Indonesia. Investasi berbasis syariah akan semakin menjamur dan berkembang pesat. Selain dikarenakan semakin mudahnya investasi dapat dilakukan, hal itu juga didukung dengan Indonesia sebagai negara dengan penduduk beragama islam terbanyak di dunia.

Beberapa contoh investasi syariah yang dapat anda lakukan secara online di antaranya adalah reksadana syariah online, saham syariah, emas syariah online, Valas dan forex online, dan masih banyak lagi jenisnya. Anda tinggal memilih investasi mana yang cocok dengan kegiatan dan aktivitas anda, apakah anda investasi sebagai sambilan ataukah Anda merupakan seorang total investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.