Ikan Sidat : Budidaya, Manfaat, Jenis, Siklus Hidup, Dll [Terlengkap]

6 min read

Budidaya Ikan Sidat

Bagi sebagian orang mungkin belum terlalu familiar dengan ikan sidat. Sepintas ikan ini lebih mirip seperti belut. Sidat memiliki ciri khas dengan adanya sirip punggung, sirip dada, dan juga sirip dubur yang tidak dimiliki oleh belut. Ada juga yang menyebutnya belut sidat. Habitat ikan ini adalah di perairan air tawar dan akan kembali ke laut ketika proses pemijahan. Sidat ini memiliki harga yang cukup mahal sehingga banyak pihak yang mulai untuk budidaya jenis sidat ini.

Masyarakat Indonesia belum begitu mengambil peluang budidaya ikan ini. Padahal apabila di kembangkan dengan baik, budidaya ini akan sangat menguntungkan. Banyak cara tentang budidaya dengan cara yang baik untuk pemula. Perawatan sidat juga cukup mudah dan perkembangannya yang cepat sehingga mudah untuk menaikkan pendapatan bagi petani tambak agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Ulasan lengkap mengenai ikan sidat ini dapat disimak pada artikel Jurnal Manajemen berikut ini :

Ciri Ikan Sidat
Ciri Ikan Sidat | sumber : Ig @minaindonesia

Budidaya Ikan Sidat

Ikan Sidat adalah merupakan kelompok ikan yang secara fisik memiliki tubuh yang ramping serta ukurannya yang memanjang. Bagi Anda yang ingin memulai untuk mencoba budidaya sidat ada beberapa metode yang dapat Anda lakukan, tentunya harapannya adalah dengan biaya produksi yang tidak terlalu besar bisa mendapatkan hasil dan keuntungan yang berlipat. Beberapa langkah praktis yang bisa Anda ikuti adalah:

Budidaya Sidat
Budidaya Sidat | sumber : gresik.co

1. Menyiapkan Kolam Budidaya

Langkah awal yang harus dilakukan adalah menyiapkan kolam sebagai tempat untuk menampung bibit sidat. Ukuran kolam yang harus Anda miliki minimal mempunyai ukuran lebar 7 meter dan panjang 9 meter dengan kedalaman 1 hingga 1,5 meter. Kedalaman ini adalah ukuran ideal untuk membuat sidat dapat tumbuh dengan baik dan cepat.

Material kolam dapat dibuat dengan bahan beton atau hanya menggunakan terpal. Untuk menekan pengeluaran Anda bisa menggunakan terpal agar lebih murah. Buatlah dinding terlebih dahulu dengan menggunakan bambu yang kokoh sebagai alat untuk menahan genangan air. Buatlah sistim aerasi dan juga kanopi untuk menjaga suhu air tetap terjaga dan agar ikan tidak stres.

2. Pemilihan dan Penyebaran Ikan Sidat

Pemilihan benih adalah langkah penting yang harus Anda perhatikan dalam melakukan budidaya. Anda harus memilih bibit ikan sidat yang baik dengan ciri-ciri sehat, bagus, tidak cacat, dan juga memiliki berat yang ideal. Untuk glass eels sidat yang akan dimasukkan pada kolam harus memiliki berat minimal 80 – 150 gram. Perhitungan mudahnya adalah setiap 5-6 liter pada 1 meter persegi dapat ditempati untuk 4-5 ekor benih.

Larva sidat dapat Anda peroleh dari para petani yang telah melakukan budidaya atau dari hasil memijah sendiri. Cara untuk memijah sidat adalah dengan memelihara sidat dewasa yang telah memiliki umur 7-10 tahun. Bibit betina harus sudah sering dibuahi oleh induk jantan. Larva yang telah dihasilkan lebih baik dipelihara hingga usia 1 tahun lebih 2 bulan untuk bisa mendapatkan glass eels yang berkualitas.

3. Cara Pemberian Pakan

Agar bisa mendapatkan hasil yang baik, penebaran larva lebih baik dilakukan pada pukul 07.00. setelah larva ditebar, biarkan berada didalam kolam selama 9 jam sebelum Anda memberikan makanan ikan sidat yang mengandung protein tinggi. Contoh jenis pakan yang baik antara lain plankton. Anda bisa memberikan plankton untuk larva sidat dan mempuasakan larva selama 2-3 hari.

Setelah masa puasa, Anda dapat memberikan pakan dengan cara membuat campuran antara dedak, tepung ikan, kedelai, bekatul, minyak ikan, dan juga pakan tambahan yang berupa pur halus dicampur dengan cacing sutera. Bahan tersebut diblender hingga halus dan dicampur dengan rata. Waktu untuk pemberian pakan yang ideal adalah pukul 07.30, 16.30, dan 21.00.

Banyaknya pakan sidat yang dimasukkan kedalam kolam memiliki takaran 1 kg pakan untuk 1000 ekor larva sidat. Agar menjaga kesehatan sidat, Anda perlu membuat saluran air untuk melakukan penggantian air paling tidak 2 minggu sekali demi menjaga kualitas suhunya. Ketika sidat sudah mencapai umur 3 bulan, Anda dapat menambahkan volume pakan hingga 2kg/hari dan pakan lain seperti cincangan cacing tanah dan cacing sutera.

4. Cara Panen Ikan Sidat

Setelah Anda melakukan tahapan budidaya ini, Anda bisa melakukan panen ketika sidat telah mencapai umur yang cukup yaitu 6-8 bulan. Berat ideal sidat ketika dipanen adalah 5 ons/sidat. Penjualan sidat yang telah dipanen dapat dikemas dengan menggunakan box maupun plastik. Selain dijual, Anda juga dapat memilah sidat yang berkualitas untuk dijadikan indukan kembali nantinya

5. Harga Ikan Sidat

Berdasarkan beberapa survey yang dilakukan, harga ikan sidat dipasaran saat ini cukup mahal. Anda bisa mendapati harga jual sidat dapat mencapai Rp. 900.000 – Rp. 1.000.000 per kilogram di wilayah Jakarta. I kilogram sidat dapat berisi sekitar 6000 ekor. Sedangkan untuk sidat jenis elver dijual dengan harga Rp. 550.000 yang berisi sekitar 100 ekor sidat. Dengan harga yang cukup tinggi, ternak sidat ini sangat menguntungkan buat Anda.

 

Baca Juga : Harga Ikan Sidat Per Kg : Bibit Maupun Konsumsi [Terlengkap & Terbaru]

 

Manfaat Ikan Sidat

Dibalik  mahalnya harga ikan sidat,ternyata menyimpan banyak manfaat yang penting untuk tubuh. Tidak heran jika ikan jenis ini banyak sekali dicari oleh orang-orang dari luar negeri. Populasi sidat di Indonesia masih cukup banyak sehingga masih mampu untuk di ekspor ke luar negeri. Manfaat sidat ini mulai dari kesehatan hingga kecerdasan otak. Berikut adalah beberapa manfaat yang didapat dengan mengkonsumsi sidat.

1. Mampu Meningkatkan Kecerdasan Otak dan Daya Ingat

Berdasarkan penelitian, sidat ini memiliki kandungan EPA dan DHA yang cukup tinggi. Seperti yang telah Anda ketahui kedua zat tersebut sangat berguna untuk menunjang perkembangan otak terutama pada masa pertumbuhan. Selain baik bagi anak yang sedang berkembang, ikan ini juga baik dikonsumsi oleh orang dewasa untuk menjaga daya ingat dan terhindar dari kepikunan dini.

2. Memperpanjang Umur

Ada juga yang mengatakan bahwa sidat mampu untuk memperpanjang usia. Hal ini bisa masuk akal karena sidat memiliki kandungan omega 3 yang dapat berguna untuk mengatur imunitas dalam tubuh manusia. Imunitas ini akan bekerja untuk melawan beberapa bibit penyakit yang akan masuk kedalam tubuh seperti lupus, penyakit-penyakit yang akan merusak sel-sel dalam tubuh, juga colitis ulserativa.

Selain kandungan omega 3, sidat juga memiliki kandungan zat yang terdapat pada bagian lemak dimana zat tersebut terbukti mampu mengobati gejala penyakit kejiwaan termasuk depresi. Dengan adanya zat ini maka mental Anda akan terjaga kesehatannya sehingga terhindar dari stress dan depresi yang dapat menurunkan usia hidup Anda.

3. Menurunkan Kandungan Lemak Jahat

Saat Anda sedang menjalani program diet, Anda tentu akan lebih selektif dalam memilih makanan yang baik untuk tubuh. Sidat ini adalah salah satu jenis makanan yang patut Anda masukkan dalam daftar diet Anda. Lemak baik yang terkandung dalam sidat ini akan ikut membantu Anda untuk mengurangi jumlah lemak jahan dalam tubuh Anda, sehingga diet akan lebih berhasil.

4. Kandungan Gizi yang Penting Untuk Pertumbuhan

Salah satu kandungan gizi yang ada dalam sidat ini adalah zink. Kandungan zink ini lebih banyak 9 kali lipat dibandingkan yang ada pada susu sapi. Kandungan ini lah yang membuat sidat menjadi ikan yang penting untuk di konsumsi agar memperoleh gizi yang cukup bagi perkembangan tubuh. Zink juga memiliki peranan pada fungsi otak, respon imun, dan kemampuan reproduksi sel.

5. Mencegah Penyakit Jantung

Memiliki masalah dengan jantung atau kardiovaskuler, cobalah untuk mengkonsumsi ikan ini. Kandungan dalam sidat ini dipercaya mampu untuk menjaga kesehatan jantung agar terhindar dari serangan jantung hingga stroke. Ikan ini juga aman di konsumsi karena memiliki kadar kolesterol yang rendah sehingga sehat untuk jantung.

6. Menjaga Tekanan Darah

Masih seputar kandungan zink dalam ikan sidat yang memiliki fungsi untuk mengatur endotelin dan juga angiotensin. Zat tersebut dipercaya mampu untuk mempengaruhi kerja tekanan darah dalam tubuh. Bagi Anda yang memiliki keluhan dengan tekanan darah yang tinggi cobalah untuk rajin mengkonsumsi ikan ini agar tekanan darah tetap stabil.

7. Kandungan Vitamin yang Penting

Beberapa kandungan vitamin yang yang terdapat pada ikan ini antara lain vitamin B1, B2, dan juga A. aneka vitamin tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh dan menghindarkan Anda dari masalah kekurangan vitamin yang mungkin akan terjadi.

8. Menjaga Kesehatan Mata

Kesehatan mata sangat ditunjang dengan kecukupan vitamin A dalam tubuh. Untuk mencukupi kebutuhan vitamin A harian anda, cukup dengan mengkonsumsi sidat ini. Selain baik untuk mata, vitamin A juga bagus untuk mencegah paparan radikal bebas yang dapat merusak retina dan lensa mata sehingga mencegah katarak pada retina.

9. Antioksidan

Uniknya, ikan ini juga mengandung beta karoten yang baik untuk tubuh. Senyawa antioksidan juga memiliki peran dalam menangkal radikal bebas. Dengan tubuh yang terbebas dari radikal bebas ini maka Anda akan memiliki sistim imun yang baik serta jauh dari bibit penyakit yang akan masuk ke dalam tubuh.

Jenis-Jenis Ikan Sidat

1. Anguilla Marmorata

Ikan Sidat Anguilla Marmorata
Gambar Ikan Sidat Anguilla Marmorata | sumber : phuthinh.en.ec21.com

Adalah jenis sidat yang bisa tumbuh dengan ukuran mencapai panjang 200 cm dan bobot hingga 27 kg. Ciri sidat ini adalah memiliki tulang punggung yang terdiri dari 100-107 ruas dengan badan yang transparan berwarna coklat kemerahan dan terdapat bintik hitam pada bagian ekor. Sayangnya sidat jenis ini lebih banyak ditemukan di Taiwan dan belum ada di perairan Indonesia.

2. Anguilla Bicolor

Ikan Sidat Anguilla Bicolor
Gambar Ikan Sidat Anguilla Bicolor | sumber : jayakartanews.com

Jenis sidat ini sering disebut dengan sidat Indonesia. Anguilla bicolor yang telah dewasa dapat hidup dengan ukuran panjang mencapai 110 cm dan berat 3 kg. Badan ikan ini berwarna coklat kehitaman dengan kepala yang tumpul. Ikan ini juga memiliki tulang punggung sejumlah 107 ruas. Untuk usia elver memiliki berat 0,13 gram atau sekitar 6000 – 7000 ekor untuk setiap kilogramnya.

3. Angullla Japonica

Ikan Sidat Anguilla japonica
gambar Ikan Sidat Anguilla japonica | sumber : en.wikipedia.org

Jenis sidat ini lebih banyak dikenal dengan nama sidat jepang. Tubuhya memiliki warna kelabu dengan bagian perut memiliki warna putih. Bentuk kepalanya berujung dan bulat dengan sirip dada terdapat di bagian depan tubuhnya. Ukuran ikan ini maksimal adalah 125 cm dengan bobot 6 kg bagi ikan betina. Penyebaran sidat jenis ini lebih banyak berada di Cina dan Jepang.

4. Anguilla Anguilla

Ikan Sidat Anguilla Anguilla
Gambar Ikan Sidat Anguilla Anguilla | sumber : naturephoto-cz.com

Banyak juga yang menyebutnya dengan sidat eropa karena memang penyebarannya lebih banyak berada di pantai barat Eropa, Islandia Barat dan juga Afrika Utara. Warna tubuhnya sama dengan sidat jepang namun memiliki kepala yang lancip dan kecil. Keunikan sidat ini adalah ketika makan maka tubuhnya akan berubah menjadi kehijauan dari sebelumnya yang berwarna hitam kekuningan.

5. Anguilla Rostrata

Ikan Sidat Anguilla Rostrata
Gambar Ikan Sidat Anguilla Rostrata | sumber : en.wikipedia.org

Penyebaran ikan sidat ini lebih banyak berada di perairan pantai timur Amerika, Greenland, dan juga Kanada. Oleh sebab itu sidat ini sering dijuluki dengan sidat amerika. Ukuran sidat betina dewasa adalah 125 cm dengan berat sekitar 6kg. Untuk tingkatan larva, sidat ini dapat mencapai bobot 5,24 hingga 6,35 gram/ekornya atau sekitar 7000 – 8000 ekor pada setiap kilogram.

Siklus Hidup Sidat

1. Masa Larva

Ikan sidat merupakan jenis ikan yang dapat hidup di dua tempat yaitu perairan air tawar dan juga perairan air laut. Pada saat sidat masih dalam bentul larva akan hidup di air laut. Larva sidat ini memiliki badan yang tembus cahaya dengan bentuk seperti daun yang lebar, dan lebih banyak dikenal dengan istilah leptochepalus. Larva ini akan hidup di tengah Samudra dan hidup sebagai plankton yang akan terbawa oleh arus samudera untuk mendekati pantai.

2. Masa Elver

Ketika sidat sudah berkembang dan menjadi elver, maka sidat akan hidup kembali ke muara sungai. Panjang elver saat itu adalah sekitar 5-7 cm dengan badan yang tembus cahaya. Anak sidat ini akan terus berenang untuk mencari tempat yang dalam dan luas seperti bendungan, rawa, danau, atau lubuk. Anak sidat akan menetap di perairan tersebut hingga tumbuh menjadi dewasa.

3. Masa Dewasa

Sidat yang telah berkembang menjadi dewasa akan kembali ke perairan laut lepas untuk kawin dan juga berkembang biak. Sidat akan melewati masa pemijahan didalam laut lepas. Ketika pemijahan telah selesai maka induk sidat akan mati. Larva sidat akan hidup di tengah laut sebagai plankton hingga terbawa kembali oleh ombak untuk kembali ke pantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *