Ikan Kerapu : Jenis, Cara Budidaya, Manfaat, Makanan, Dll [Terlengkap]

12 min read

ikan kerapu

Bagi Anda yang menyukai aneka olahan dari ikan tentu sudah tidak asing dengan jenis ikan yang satu ini. Ikan kerapu adalah termasuk pada jenis ikan laut dalam. Habitat hidupnya memang berada di laut dalam atau hampir mendekati dasar laut. Jenis kerapu ini juga ada bermacam-macam. Saat ini spesies kerapu ini mulai sulit untuk didapatkan karena banyaknya pencemaran laut dan juga penangkapan liar tanpa pelestarian kembali.

Sulitnya untuk mendapatkan jenis ikan ini membuat harga kerapu juga menjadi mahal. Apalagi adanya proyek reklamasi pantai yang semakin membuat sempit area hidup kerapu karena laut yang ditimbun. Walaupun demikian masih banyak nelayan yang setia untuk mencari kerapu sebagai komoditas penjualan mereka. Tentunya dengan harga tinggi membuat nelayan semakin semangat untuk mencarinya.

Berkaitan dengan ikan kerapu berikut informasi yang diperoleh Jurnal Manajemen :

 

Baca Juga : Daftar Harga Ikan Kerapu Per Kg Berbagai Jenis Terbaru [UPDATE]

 

Jenis – Jenis Ikan Kerapu

Pada Jenis Kerapu ini pada dasarnya dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu ikan kerapu hibrida dan non hibrida. Jenis ikan hibrida adalah jenis ikan yang dihasilkan dari rekayasa genetik atau perkawinan silang. Sedangkan jenis ikan non hibrida adalah jenis ikan asli yang belum mengalami persilangan apapun. Sebagian besar merupakan ikan kerapu laut yang habitatnya memang di laut lepas. Beberapa jenis ikan kerapu yang banyak tersedia di pasaran antara lain:

1. Kerapu Macan

gambar Ikan Kerapu Macan
gambar Ikan Kerapu Macan | sumber : agapituscy.blogspot.com

Ikan Kerapu macan ini termasuk pada jenis kerapu non hibrida atau termasuk jenis varietas aslinya. Nama lain dari kerapu ini adalah Epinephelus fuscoguttatus yang memiliki habitat hidup di perairan dasar yang terdapat banyak terumbu karang. Ikan ini disebut dengan kerapu macan karena memiliki corak tubuh yang persis seperti corak pada tubuh macan.

Kerapu macan ini mempunyai permukaan kulit yang berwarna kuning. Hal ini akan memudahkan untuk menangkap mangsanya karena mudah dalam mengelabui mangsanya. Pertumbuhan ikan ini juga cukup cepat sehingga jumlah kerapu macan ini tergolong cukup banyak. Namun sisi lainnya adalah dengan banyaknya jumlah ikan menjadikan harganya menjadi lebih murah dibandingkan yang lainnya.

2. Kerapu Tikus

gambar Ikan Kerapu Tikus
gambar Ikan Kerapu Tikus | sumber : tokopedia (kawan sukses abadi)

Jangan salah membayangkan ikan ini seperti tikus. Namanya memang ikan kerapu tikus namun banyak juga yang menyebutnya dengan nama kerapu bebek. Kerapu tikus ini merupakan salah satu jenis dari kerapu asli. Kebanyakan habitat kerapu tikus ini adalah di perairan laguna atau perairan yang memiliki terumbu karang besar.

Ciri fisik kerapu tikus ini adalah memiliki corak totol-totol berwarna hitam. Para nelayan banyak yang menjual ikan ini untuk di konsumsi atau dijual dalam kondisi hidup untuk dipelihara dalam akuarium. Nama latin dari kerapu tikus ini adalah Chromileptes altivelis yang harganya cukup mengejutkan yaitu mencapai Rp. 4.000.000 untuk ikan dengan kualitas grade 1.

3. Kerapu Cantang

gambar : Ikan Kerapu Cantang
gambar : Ikan Kerapu Cantang | sumber : penyuluhpi.blogspot.com

Kerapu jenis ini merupakan kerapu dari hasil persilangan kerapu jenis lainnya. Ikan yang digunakan untuk persilangan ini adalah kerapu macan dengan kerapu kertang. Banyak petani budidaya kerapu yang menjadikan kerapu kertang sebagai indukan ketika akan disilangkan dengan jenis yang lainnya. Kerapu ini memiliki tekstur daging yang bersih, empuk dan juga nikmat.

4. Kerapu Merah

gambar Ikan Kerapu merah
gambar Ikan Kerapu merah | sumber : tokopedia (modern life)

Kerapu merah ini termasuk kerapu yang paling banyak diminati oleh konsumen pencinta ikan. Rasa dagingnya yang enak dan nikmat, diimbangi dengan harganya yang tidak terlalu mahal membuat ikan ini banyak penggemarnya. Namun kerapu merah ini lebih sulit untuk dibudidayakan dibandingkan dengan jenis yang lainnya.

Habitat ikan kerapu merah ini berada di dalam lautan yang memiliki banyak terumbu karang. Fungsinya adalah untuk tempat persembunyian ketika mengawasi mangsanya. Kerapu merah ini juga menggunakan terumbu karang untuk menghindari serangan dari ikan predator lainnya yang dapat memangsanya. Keberadaannya yang jauh di dalam laut inilah yang membuat kerapu ini memiliki harga yang mahal.

5. Kerapu Batu

gambar Ikan Kerapu batu
gambar Ikan Kerapu batu | sumber : ahsanfile.wordpress.com

Kerapu batu memiliki ciri khas dengan warna tubuhnya dominan warna hitam seperti batu. Sama dengan habitat hidup kerapu jenis lainnya, kerapu batu ini juga hidup di sekitar terumbu karang dilautan dalam. Ciri fisiknya hampir sama dengan kerapu tikus, hanya saja pada kerapu batu ini memiliki ukuran kepala yang lebih besar.

Jenis ikan kerapu batu ini paling mudah untuk dibudidayakan bagi par petani sehingga ketersediaan ikan ini cukup banyak. Apabila Anda termasuk orang yang hobi memancing, maka ikan ini sering dijadikan target favorit untuk memancing.

6. Kerapu Kertang

gambar Ikan Kerapu kertang
gambar Ikan Kerapu kertang | sumber : fadilahwitri.blogspot.com

Kerapu jenis ini banyak ditemui di dalam perairan laut dengan kedalaman 100 meter. Ciri fisik dari kerapu kertang yang dominan adalah memiliki warna hitam dengan totol-totol yang berwarna putih. Spesies ini banyak terdapat di hampir seluruh perairan Indonesia. Kebanyakan ikan ini hidup di ekosistem muara. Jenis ikan ini juga banyak di budidayakan oleh petani sebagai indukan.

7. Kerapu Batik

gambar Ikan Kerapu batik
gambar Ikan Kerapu batik | sumber : dictio.id

Seperti Namanya tentunya kerapu ini adalah kerapu Indonesia yang hidup di perairan Indonesia. Hampir sama dengan jenis yang lainnya, kerapu ini lebih banyak hidup di sekitar terumbu karang. Habitatnya di perairan dangkal yang mudah untuk didapatkan. Namun banyaknya penangkapan yang tanpa diimbangi dengan pelestarian yang ada membuat kerapu ini menjadi langka dan hampir punah.

8. Kerapu Giant Grouper

gambar Ikan Kerapu giant grouper
gambar Ikan Kerapu giant grouper | sumber : lak-ai.blogspot.com

Jenis kerapu ini banyak yang menjulukinya dengan ikan monster. Ukuran kerapu ini bisa tumbuh besar hingga seperti ikan paus. Nama latin ikan kerapu ini adalah Epinaphelus lanceolatu. Giant grouper ini memang jarang ditemukan di Indonesia karena lebih banyak hidup di perairan Australia. Bobot Giant Grouper ini setelah dewasa dapat mencapai bobot 150 kg dengan harga jual yang dapat mencapai jutaan rupiah.

9. Kerapu Cantik

gambar Ikan Kerapu cantik
gambar Ikan Kerapu cantik | sumber : aquatec.co.id

Kerapu jenis ini merupakan persilangan antara kerapu macan dan juga kerapu batik. Bagi petani yang sedang mencoba budidaya kerapu, jenis ini cukup mudah untuk dibudidayakan dan memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat. Permintaan akan kerapu cantik ini juga cukup tinggi karena harganya juga cukup terjangkau dan tidak terlalu mahal.

10. Kerapu Nipah

gambar Ikan Kerapu nipah
gambar Ikan Kerapu nipah | sumber : humasbblbatam.wordpress.com

Kerapu ini hampir sama dengan kerapu giant grouper yang dapat hidup hingga mencapai bobot 50 – 150 kg. Besarnya bobot ikan juga tergantung dari umur ikan tersebut. Kerapu nipah yang sudah memiliki umur yang tua akan secara otomatis memiliki badan yang bobotnya berat juga. Kerapu jenis ini banyak dijumpai di perairan muara dan sering disebut ikan muara raksasa.

11. Kerapu Balong

gambar Ikan Kerapu balong
gambar Ikan Kerapu balong | sumber : dictio.id

Kerapu jenis ini sering juga dinamakan dengan kerapu muara. Hal ini karena memang habitat ikan ini ada di perairan muara. Ada juga yang menyebutnya dengan ikan kerapu air tawar. Ikan ini sering berenang mendekati perairan yang dekat degan hutan mangrove. Ciri khas kerapu balong ini adalah memiliki tubuh yang gempal dan terdapat corak khas loreng-loreng di seluruh permukaan tubuhnya.

12. Kerapu Lumpur

gambar Ikan Kerapu lumpur
gambar Ikan Kerapu lumpur | sumber : foss-seafood.com

Nama lain dari kerapu ini adalah Epinephelus tauvina. Kenapa dinamakan kerapu lumpur karena memang habitat hidupnya lebih banyak di dasar pasir laut. Ikan ini memang banyak dijumpai di dasar perairan laut atau sekitar 50 meter dari permukaan laut.


Budidaya Ikan Kerapu

gambar budidaya ikan kerapu
gambar budidaya ikan kerapu | sumber : upacaya.com

Sejalan dengan banyaknya permintaan ikan kerapu ini, maka beberapa orang mulai untuk melakukan budidaya kerapu. Selain untuk ikan konsumsi, kerapu juga bisa diperjualbelikan sebagai bibit kerapu. Cara budidaya kerapu ini tidaklah sulit dan tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit. Kerapu yang cukup usia untuk dijual sebagai ikan konsumsi juga memiliki harga yang cukup tinggi sehingga menguntungkan.

1. Menyiapkan Bibit Kerapu

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan budidaya kerapu, langkah pertama yang harus Anda persiapkan adalah penyediaan bibit kerapu. Anda bisa membeli bibit pada petani lain namun bisa juga dengan merawat kerapu dewasa yang akan digunakan sebagai indukan. Ikan indukan perlu diperhatikan perawatannya dengan menyediakan air bersih yang harus diganti setiap harinya.

Pemberian pakan untuk kerapu indukan ini juga harus Anda awasi dengan baik. Berikan pakan secara rutin dan diselingi dengan pemberian makanan tambahan seperti cincangan daging ikan agar pertumbukan kerapu lebih baik dan menghasilkan bibit yang berkualitas. Ketika sudah menjadi indukan, untuk pemijahan harus dilakukan di laut.

2. Pemijahan Kerapu

Walaupun pada saat perawatan dan pemeliharaan ikan kerapu dilakukan di air tawar, namun ketika akan terjadi pemijahan maka habitat ikan harus dipindah ke laut. Untuk menghindari ikan akan berenang ke tengah laut dan hilang, Anda dapat membatasi area ikan dengan kurungan apung. Indukan yang dapat Anda lepaskan jangan terlalu padat atau sekitar 7,5-10 kg/ m3.

Selama dalam proses pemijahan, ikan bisa akan berikan makanan berupa ikan cacah dengan kadar lemak yang rendah. Selain itu Anda juga bisa memberikan tambahan vitamin E dengan dosis 10 – 15 mg satu kali seminggu. Jangan lupa untuk menjaga keseimbangan antara jumlah kerapu betina dan jantan. Walaupun jenis kelamin baru bisa dilihat setelah usia 2 tahun namun Anda bisa mempercepat dengan penggunaan hormon.

3. Mengawinkan Kerapu

Ketika kerapu sudah siap memasuki masa kawin, Anda bisa memindahkan ikan dari air tawar ke perairan laut yang memiliki kedalaman 1,5 m dengan sanitasi diatas 32%. Setiap pukul 9 pagi hingga pukul 14.00 Anda harus menurunkan kedalaman air hingga 40 cm. Setelah pukul 14.00 kedalaman air laut harus dikembalikan seperti semula. Pemijahan akan berlangsung ketika kedalaman air berubah.

Anda bisa memberikan tambahan hormon HGG dengan takaran 1000 – 2000 IU/kg indukan. Selama proses pemijahan, Anda juga harus mengamati pemijahan setiap harinya pada kisaran waktu 22.00 – 24.00. Kebanyakan proses pemijahan ini terjadi pada bulan November hingga Januari.

4. Pakan Ikan Kerapu

Setelah mengalami pemijahan, maka induk kerapu akan melahirkan larva kerapu yang akan tetap hidup di laut hingga cukup umur untuk kembali ke perairan tawar. Siklus hidup larva ini juga pasti berbeda dengan ikan dewasa. Pemberian pakan pada larva juga berbeda dengan pakan pada ikan dewasa. Untuk anakan kerapu Anda bisa memberikan pakan seperti rotifer, gonad tiram, chlorella, dan emulsi kuning telur.

Seiring dengan perkembangan ikan yang semakin besar, maka jenis dan banyaknya pakan yang diberikan kepada anakan kerapu juga akan berbeda. Setelah larva berubah menjadi ikan dewasa, Anda bisa memberikan pakan seperti daging ikan agar bisa segera lekas besar. Selain itu Anda juga bisa memberikan makanan tambahan lainnya seperti ikan rucah atau pelet.

5. Perawatan Kolam Kerapu

Salah satu inti dari berhasilnya budidaya kerapu ini adalah perawatan kolam ikan. Mulai dari kebersihan hingga sirkulasi air. Kolam ikan ini harus benar-benar terjaga dari pencemaran agar ikan dapat bertahan hidup dalam air. Salah satu indikator bahwa air yang ada di kolam bersih atau tidak dapat dilihat dari warna airnya. Air harus berwarna bening dan jangan sampai berwarna coklat karena menAndakan adanya limbah.

Penggunaan filter juga diperlukan untuk menyaring air yang masuk kedalam kolam dari berbagai macam senyawa kimia yang dapat membahayakan ikan. Contoh cat berbahaya ini adalah ammonia, apabila zat ini masuk kedalam kolam maka akan menjadi racun bagi ikan. Air yang dihasilkan dari proses penyaringan tersebut diuji tingkat kebersihannya dan tingkat pH yang harus mendekati normal.

6. Masa Panen Ikan Kerapu

Setelah kerapu ini telah memasuki masa dewasa, Anda dapat memanennya untuk dijual kembali atau untuk dibudidayakan sebagai indukan. Masa panen ini menyesuaikan dengan kebutuhan Anda, apakah Anda akan menjual ikan yang sudah layak untuk dikonsumsi atau ketika ikan masih dalam bentul larva sebagai bibit kerapu.

Pemanenan ikan ini lebih baik dilaksanakan pada sore hari ketika suhu tidak terlalu tinggi. Sebelum melakukan panen, ambillah sekitar 5% dari jumlah total yang dihasilkan dimana hal ini berguna untuk meneliti kualitas kerapu yang Anda hasilkan. Jika  Anda ingin menjual dalam bentuk benih maka Anda bisa mengambil ikan saat berusia 30 hari atau ketika mencapai bobot 4-5 gram.


Kendala Dalam Budidaya Kerapu

Dalam setiap budidaya tentunya ada kendala yang akan dialami oleh para petani atau pembudidaya. Seperti halnya budidaya kerapu ini. Walaupun keuntungan yang didapatkan cukup tinggi sekitar Rp. 40.000.000 hingga Rp. 70.000.000 per keramba, tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa ada kendala yang harus diap dihadapi selama proses budidaya terseebut. Adapun kendala yang mungkin terjadi adalah:

1. Persiapan Kolam Benih

Sebelum Anda melepas semua benih ikan dalam kolam, Anda harus memastikan terlebih dahulu tentang jaring, tali jangkar, pelampung, jaring apung, dan semua hal yang berhubungan dengan kondisi keramba. Pastikan semuanya dapat berfungsi dengan baik. Ukuran kolam juga menjadi patokan dalam menebar benih jangan sampai terlalu banyak sehingga ikan kurang berkembang.

Dalam persiapan kolam dan penebaran bibit ini juga akan menghadapi kendala ketika benih ikan telah dimasukkan dalam kolam untuk pertama kalinya. Tidak semua benih dapat hidup dengan baik, akan ada sebagian benih yang mati. Anda harus memperhitungan kerugian di awal mengingat harga benih yang juga tidak murah. Benih akan mulai hidup dengan jumlah lebih banyak ketika penebaran kedua dan seterusnya.

2. Mahalnya Harga Pakan

Kerapu ini memerlukan pakan segar yang jumlahnya cukup banyak. Agar ikan dapat berkembang dengan baik maka dibutuhkan pakan yang cukup dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Harga pakan untuk kerapu ini tidaklah murah, baik itu pakan segar seperti cacahan daging ikan maupun pakan buatan misalnya pelet.

3. Sering Ditemukan Parasit

Ikan yang dibudidayakan pada tambak tidak selalu dalam kondisi sehat. Terkadang ikan bisa terkena parasit yang masuk dalam air kolam. Untuk menangani hal ini, Anda harus melakukan pembersihan tubuh ikan yang terkena parasit dengan menggunakan air tawar bersih selama 10 menit agar parasit lepas dari tubuh ikan.

Selain itu kebersihan kolam juga menjadi hal yang penting untuk Anda lakukan secara rutin, termasuk saluran atau filter airnya. Anda harus memantau dengan benar agar air dalam kolam tidak mengandung parasit yang akan membuat ikan menjadi sakit dan mati. Bisa juga memasukkan sejenis obat untuk membunuh parasit yang sudah terlanjur masuk dalam air.


Penyakit dan Hama yang Sering Menyerang Kerapu

Bagaimanapun kondisi suatu kolam budidaya, terkadang memang masih muncul penyakit atau hama yang menyerang ikan. Contoh ancaman yang sering muncul adalah predator, competitor, dan juga perusak keramba tempat ikan dibudidayakan. Maksud dari competitor dalam hal ini adalah sejumlah organisme yang akan merebut stok makanan, oksigen dan juga ruang gerak kerapu dalam keramba. Contoh mudahnya adalah kepiting atau siput.

Sedangkan yang masuk dalam ketegori predator adalah pelican, burung camar, hingga hiu. Predator ini bisa memakan ikan yang ada pada keramba dengan cepat. Selain itu ada juga organisme yang dapat merusak keramba, contohnya adalah ikan buntal. Ancaman lainnya yang bisa menyerang kerapu budidaya adalah parasit. Serangan parasit ini selain menyebabkan ikan sakit juga bisa menyebabkan ikan menjadi mati.


Pencegahan Penyakit Pada Ikan Kerapu

Terjun di dunia budidaya kerapu, membuat Anda harus siap dalam hal penanganan dan pencegahan penyakit pada ikan. Hal ini akan sangat berpengaruh pada jumlah ikan yang dapat hidup hingga dewasa. Semakin banyak penyakit yang tidak tertangani maka akan semakin banyak ikan yang mati. Semakin banyak ikan yang mati maka semakin banyak juga kerugian yang dialami, sehingga penting untuk mencegah penyakit tersebut..

Salah satu cara untuk menanggulangi hama penyakit adalah dengan cara mengganti jaring pada keramba secara berkala. Jaring-jaring ini sering ditumbuhi oleh parasit yang dapat membuat ikan sakit dan mati. Sedangkan untuk mengantisipasi burung pemangsa, Anda dapat menutup keramba dengan menggunakan jarring penutup pada bagian atasnya. Jauhkan juga keramba dari dasar perairan agar tidak didatangi ikan buntal yang bisa memangsa kerapu.


Memancing Ikan Kerapu

Kerapu selain dijadikan komoditas budidaya yang menguntungkan juga merupakan jenis ikan yang banyak dicari ketika memancing. Bagi Anda yang hobi memancing pasti tidak asing dengan ikan ini. Banyak orang yang telah berhasil mendapatkan kerapu dengan ukuran yang besar ketika memancing di lautan lepas. Selain kemampuan memancing yang telah terlatih Anda juga harus memperhatikan umpan ikan kerapu yang cocok sebagai pancingan.

Kerapu merupakan ikan yang hidupnya tersembunyi dibalik terumbu karang. Namun jenis ikan ini merupakan ikan yang rakus dimana akan memakan apapun ketika lapar. Umpan yang cocok ketika memancing adalah potongan ikan tongkol, daging cumi-cumi, atau gunakan jenis ikan apa saja yang memiliki aroma amis. Selain itu bisa juga menggunakan umpan hidup seperti udang, ikan jenaha, ikan selar dan ikan banyar.


Manfaat Dari Ikan Kerapu

Banyak orang yang telah mengetahui bahwa ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang memiliki banyak manfaat khususnya untuk kesehatan tubuh Anda. Sama dengan manfaat ikan yang lainnya, apabila Anda mengkonsumsi ikan ini secara teratur akan meningkatkan kualitas kesehatan Anda. Hal ini karena kandungan lemak yang terdapat dalam ikan mudah dicerna dan bersifat lemak tak jenuh.

Dalam ikan kerapu ini terkandung beberapa nutrisi penting untuk tubuh antara lain Asam lemak, vitamin D, omega 3, vitamin B2 atau riboflavin, kalsium, mineral, dan fosfos. Sedangkan kandungan mineral dalam daging kerapu ini antara lain seng, besi, yodium, kalium, dan magnesium. Manfaat ikan kerapu untuk menjaga kesehatan tubuh dapat Anda lihat dari ulasan berikut ini:

1. Mencegah Sakit Jantung

Semua orang tentu sudah mengetahui bahwa penyakit jantung adalah suatu penyakit yang mematikan serta penyebab kematian terbanyak selama ini. Ada baiknya Anda menjaga kesehatan jantung Anda dengan benar. Salah satunya adalah memilih menu makanan yang rendah lemak dan rendah kolesterol. Contohnya adalah kerapu ini yang aman untuk dikonsumsi.

Orang yang rutin mengkonsumsi ikan dalam menu harian mereka ternyata mampu mengurangi risiko terjadinya masalah dengan kardiovaskuler penyebab penyakit jantung ini. Ketika Anda bermasalah dengan jantung, akan mengakibatkan beberapa penyakit lain penyertanya seperti stroke. Penyebabnya adalah tingginya kandungan lemak atau kolesterol yang ada dalam darah.

2. Mencegah Kolesterol Jahat

Banyak sekali penyakit yang diderita karena disebabkan oleh banyaknya tumpukan kolesterol dalam darah yang mengakibatkan aliran darah dan oksigen menjadi tidak lancar. Salah satunya adalah timbulnya penyakit jantung coroner. Orang dinyatakan mengidap penyakit ini apabila kadar kolesterol dalam darahnya sudah mencapai 300 mg.dl.

Pencegahan dari timbulnya penyakit ini dapat Anda antisipasi dengan rajin mengkonsumsi ikan. Kandungan minyak ikan dalam daging kerapu cukup tinggi. Minyak ikan ini memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang akan membantu mengatur kadar kolesterol jahat dalam darah dan menghindarkan Anda dari ancaman penyakit jantung dan penyakit karena kolesterol lainnya.

3. Cocok Untuk Program Diet

Bagi orang yang sedang menjalani masa diet biasanya akan memilih makanan yang sesuai dengan jenis dietnya. Ikan adalah makanan yang cocok untuk Anda jadikan pendamping menu diet harian Anda. Kandungan vitamin, nutrisi, dan mineral yang ada dalam ikan ini akan membantu Anda untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol sehingga berat badan Anda menjadi ideal.

Vitamin dalam ikan membantu Anda untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama diet sehingga tidak mudah terkena penyakit. Cobalah untuk memasukkan menu ikan pada makanan Anda selama diet karena ikan ini tidak akan membuat diet Anda menjadi rusak. Justru kerapu akan membantu suksesnya diet Anda secara sehat dan benar.

4. Menyehatkan Sistim Kardiovaskuler

Dalam tubuh Anda terdapat ribuan sel darah yang sangat penting untuk kelangsungan hidup Anda. Saluran darah ini akan membawa oksigen menuju beberapa organ penting agar bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Apa jadinya jika ada gangguan pada sel darah dan saluran darah sehingga membuat organ Anda berhenti untuk bekerja.

Konsumsi ikan secara teratur mampu untuk mengurangi pengumpulan trigliserida dan memperbanyak HDL untuk mencegah adanya pembekuan darah pada tubuh. Dengan cara ini maka kinerja sistim kardiovaskuler menjadi lebih baik. Organ dalam tubuh juga dapat melakukan tugasnya dengan baik sehingga peredaran darah lancar tanpa gangguan yang merusak kesehatan.


Tips Mengolah Ikan Kerapu

gambar masakan ikan kerapu
gambar masakan ikan kerapu | sumber : IG @claudiathe70

Mungkin sebagian orang merasa tidak suka mengolah ikan karena bau amis ikan yang cukup kental. Apalagi untuk jenis ikan seperti kerapu ini. Namun dengan kandungan gizi yang cukup banyak akan sangat sayang jika Anda melewatkan olahan dari ikan. Ada tips khusus tentang cara masak ikan kerapu agar tidak amis dan dagingnya terjaga kelezatannya. Teknik dasar ini akan memberikan Anda cita rasa ikan untuk diolah kembali sesuai selera Anda.

1. Gunakan Jahe

Siapkan terlebih dahulu jahe yang sudah Anda bersihkan kemudian di parut atau dihaluskan. Cuci bersih ikan dan buang kotoran dalam perut ikan kemudian bilas dengan air yang mengalir. Setelah dipastikan bersih, balurkan jahe yang sudah dihaluskan tadi ke seluruh permukaan ikan. Khasiat jahe ini mampu untuk menghilangkan bau amis pada ikan sehingga lebih enak untuk dimasak.

2. Gunakan Cuka

Jika cuka lebih banyak digunakan untuk perasa makanan, Anda bisa memanfaatkan cuka untuk menghilangkan bau amis pada kerapu. Setelah ikan dibersihkan dan di cuci bersih kemudian direndam pada larutan cuka yang telah dicampur dengan air. Cukup rendam selama 5 menit saja kemudian bilas pada air yang mengalir. Kerapu siap diolah sesuai selera Anda.

3. Gunakan Asam Jawa

Asam jawa ini selain enak untuk dijadikan minuman juga bermanfaat untuk menghilangkan bau amis ikan sebelum dimasak. Caranya cukup mudah, hanya dengan membalurkan asam jawa yang telah diremas ke seluruh permukaan ikan dan diamkan selama 20 menit. Bersihkan ikan dengan menggunakan air yang mengalir dan bau amis telah hilang.

4. Gunakan Garam

Cara ini mungkin sudah banyak orang yang mengetahuinya. Ikan yang telah bersih dapat Anda taburi garam secukupnya. Diamkan sebentar paling tidak selama 5 menit saja dan segera bilas dengan air bersih yang mengalir. Namun perlu diingat karena kerapu adalah ikan yang juga hidup di laut maka jangan memberikan garam terlalu banyak agar rasa ikan tidak terlalu asin.

5. Gunakan Mentimun

Mentimun selama ini lebih sering dikenal sebagai bahan lalapan. Khasiat lain mentimun ini juga bisa untuk menghilangkan bau amis yang ada pada ikan. Anda cukup membalurkan tubuh ikan dengan parutan mentimun hingga merata. Diamkan ikan selama kurang lebih 20 menit kemudian bilas hingga bersih.

6. Gunakan Jeruk Nipis

Tips ini mungkin adalah tips stAndar yang sudah dilakukan oleh banyak orang sebelum mengolah ikan. Perasan jeruk nipis yang dibalurkan pada tubuh ikan memang ampuh untuk mengusir bau amis. Jangan lupa untuk membilas ikan menggunakan air mengalir agar rasa jeruk nipis tidak tertinggal pada tubuh ikan.