Faktur Penjualan : Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contoh

4 min read

faktur penjualan

Seputar tentang Faktur Penjualan

Faktur merupakan suatu berkas komersil yang memberikan detail transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. Transaksi yang dimaksud dalam hal ini adalah transaksi pembelian baik secara kredit ataupun tunai. Faktur yang biasa sering ditemui di masyarakat umum beberapa diantaranya dengan tagihan kwitansi atau disebut dengan faktur penjualan.

Pada kesempatan kali ini Jurnal Manajemen akan membahas mengenai faktur penjualan yang meliputi tentang pengertian, manfaat, cara membuat dan berbagai contohnya. Selain itu juga dilengkapi dengan penjelasan singkat tentang faktur pembelian. Lebih jelasnya ada pada pembahasan berikut ini :

Faktur Penjualan

contoh faktur penjualan barang
contoh faktur penjualan barang | source : zahiraccounting.com

Pengertian Faktur Penjualan merupakan suatu bukti tagihan yang diberikan atau dikeluarkan oleh PKP kepada konsumen atas pembelian terhadap sejumlah barang kena pajak atau jasa kena pajak. Hal ini pada umumnya diperoleh dan diberikan setelah serah terima barang kena pajak atau setelah konsumen menerima jasa kena pajak.

Faktur ini pada umumnya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa diantaranya adalah pada saat kita membeli peralatan kantor, alat tulis, dan orang memakai jasa tertentu. Hampir pasti setelah melakukan pembayaran atas barang dan jasa tersebut selesai pihak yang menjual jasa atau barang tersebut akan memberikan faktur kepada orang tersebut. Faktur jenis ini yang dibayar secara tunai disebut faktur penjualan tunai.

Manfaat Faktur atau Tagihan Penjualan

  1. sumber informasi mengenai jasa ataupun barang yang telah dibeli konsumen
  2. sumber informasi tentang nilai nominal tagihan yang harus dibayarkan
  3. Sebagai rujukan sah apabila sewaktu-waktu barang atau jasa dijual oleh orang lain
  4. Menjadi dasar bukti untuk koreksi
  5. Sebagai bukti yang sah untuk pembukuan transaksi perusahaan
  6. menjadi rujukan pada kasus tertentu

Cara Membuat Faktur Penjualan

Pembuatan faktur ini sebenarnya memiliki dua cara yaitu secara modern ataupun secara konvensional atau manual. Tentunya pemilihan cara tersebut harus disesuaikan dan dipilih tergantung sepenuhnya pada preferensi suatu perusahaan. Selain preferensi perusahaan tentunya juga harus dipertimbangkan hal yang berkaitan dengan kapasitas perusahaan itu sendiri.

Membuat faktur ini dengan menggunakan cara konvensional dapat dilakukan dengan cara menuliskan atau mengisi informasi. Informasi yang harus diisi tersebut diantaranya adalah detail pembelian, jumlah pembayaran, identitas diri, dan juga informasi-informasi penting lainnya yang sekiranya perlu untuk dimasukan untuk melengkapi data serinci mungkin.

Pembuatan faktur manual dapat menggunakan software yang sering kita temui. Software yang mudah ditemui yaitu microsoft excel. Untuk membuat faktur dengan excel cukup mudah. Untuk petunjuk lengkap pembuatannya dan contohnya anda dapat mencari contoh faktur penjualan excel di internet dengan mesin pencarian google atau pencarian lainnya.

Cara kedua yaitu dengan menggunakan software akuntansi. Dengan adanya software ini, bagian penjualan bisa membuat, mencetak, dan juga mengirimkan suatu faktur dalam waktu singkat. Di dalam software ini sudah terdapat berbagai macam template dan menyiapkan bentuk baku faktur. Bentuk baku ini nantinya dapat diedit sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan dan keperluan bisnis.

Software yang dapat ada coba adalah software bernama jurnal. Di dalam software ini terdapat 11 desain faktur yang profesional. Desain tersebut nantinya dapat disesuaikan dengan keperluan bisnis sehingga faktur dan invoice dapat dengan cepat dibuat. Selain hal tersebut, faktur yang disediakan di jurnal secara otomatis bisa digunakan menjadi faktur pajak.

Faktur Pembelian

Faktur ini merupakan suatu invoice yang akan diterima oleh pengusaha kena pajak atau konsumen dari penjual yang memberikan jasa kena pajak atau barang kena pajak. Pada intinya faktur ini merupakan suatu istilah bagi faktur dalam penjualan yang telah diterima pembeli barang kena pajak ataupun pemakai jasa kena pajak.

Cara kerjanya yaitu pengusaha kena pajak membuat suatu dokumen tentang pemesanan barang kena pajak ataupun jasa kena pajak yang kemudian akan diberikan ke pengusaha kena pajak penjual. Kemudian si penjual mempersiapkan barang tersebut dan juga faktur atau tagihan penjualan yang telah terjadi diantara keduanya.

Pada saat barang atau jasa kena pajak diterima pengusaha kena pajak pembeli, di saat itu juga pengusaha kena pajak pembeli memperoleh invoice yang berisi sejumlah nominal uang yang harus dibayar. Faktur atau tagihan inilah yang pada akhirnya akan diberi pengakuan oleh pengusaha kena pajak pembeli sebagai faktur atau tagihan pembelian.

Manfaat Faktur atau Tagihan Pembelian

Faktur atau tagihan pembelian memiliki berbagai macam kegunaan dan manfaat yang bisa Anda peroleh. Namun, beberapa orang seringkali tidak begitu mempedulikan dan mungkin segera membuang faktur ini setelah menerimanya. Padahal faktur ini memiliki manfaat yang bisa berguna untuk Anda. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari faktur ini.

  1. menjadi bukti secara fisik terkait hal pembelian barang atau jasa sesuai dengan yang diinginkan oleh pembeli.
  2. menjadi dokumen sah untuk pembukuan perusahaan
  3. informasi tagihan yang harus dibayar oleh konsumen
  4. menjadi bukti sah untuk melakukan klaim pada penjual tentang ketidak tepatan barang yang diterima
  5. dokumen untuk menunjukan banyak stok barang yang tersisa

Elektronik Faktur

Perkembangan zaman yang begitu pesat membuat beberapa hal yang ada di dunia ini mulai memasuki era teknologi dan juga serba online. Kegiatan atau aktivitas yang semula hanya bisa dikerjakan secara langsung atau konvensional kini semua itu mulai dapat dilakukan secara online. Hal tersebut termasuk juga dalam hal faktur yaitu e faktur.

Elektronik faktur merupakan faktur dalam hal pajak yang dibuat dengan melalui sistem atau suatu aplikasi elektronik yang disediakan dan ditentukan oleh DJP atau direktorat jendral pajak. Tujuan diluncurkannya elektronik faktur ini adalah untuk memberikan kenyamanan, kemudahan, dan juga rasa aman bagi PKP atau pengusaha kena pajak selama melaksanakan hal terkait perpajakan khususnya faktur pembuatan pajak.

Faktur elektronik ini mulai diterapkan dari 1 juli 2014 kepada pengusaha kena pajak tertentu. Para pengusaha kena pajak yang telah terdaftar di kantor pelayanan pajak bali dan jawa sudah diwajibkan menggunakan elektronik faktur dari 1 juli 2015 sedangkan untuk penggunaan secara nasional secara bebarengan dimulai pada 1 juli 2016.

Contoh Faktur Penjualan Tunai

Faktur ini merupakan faktur yang dibayar dengan transaksi secara tunai. Salah satu contoh faktur penjualan barang adalah penjualan buku dan alat tulis kepada distributor alat tulis. Untuk contoh secara detail beserta gambaran yang lengkap dapat Anda cari di mesin pencarian google atau mesin pencarian online yang lain.

Hal yang tercantum dalam faktur ini adalah indentitas perusahaan, nama konsumen, nomor transaksi, tanggal transaksi, nama beserta tanda tangan kasir, nama penerima beserta tanda tangan, stempel resmi perusahaan, keterangan lain, dan juga rincian barang-barang yang ditransaksikan. Apabila ada satu hal yang tidak tercantum dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

contoh faktur penjualan tunai
faktur penjualan tunai | source : blogakuntansi.blogspot.com
contoh faktur penjualan tunai 2
contoh faktur penjualan tunai | source : zahiraccounting.com
contoh faktur penjualan tunai 3
faktur penjualan tunai | source : kumpulan.net

Contoh Faktur Penjualan Kredit

Faktur ini merupakan faktur yang pembayarannya dilakukan secara mencicil atau kredit. Salah satu contoh faktur ini adalah faktur pada penjualan motor ataupun mobil. Untuk mendapatkan contoh faktur ini secara lebih detail dan juga lengkap, Anda dapat melakukan pencarian di google tentang macam-macam contoh faktur yang pembayarannya secara kredit.

Hal yang tercantum dalam faktur ini kurang lebih memiliki hal yang sama dengan faktur tunai yakni, nama perusahaan, nama konsumen, nomor faktur, nama kasir dan tanda tangan, nama penerima dan tanda tangan, dan berbagai hal yang berkaitan lainnya. Perbedaan faktur penjualan ini dan tunai terletak pada rincian pembayarannya yaitu pada kolom kredit .

contoh faktur penjualan kredit
contoh faktur penjualan kredit | source : hockeycomputindo.com