Pengantar Ekonomi Mikro : Pengertian, Ruang Lingkup, Contoh, Dll

8 min read

pengantar ekonomi mikro

Kajian Ilmu Ekonomi merupakan kajian ilmu yang terbilang cukup luas. Dalam kajian tersebut terdapat dua istilah yang cukup populer yakni ilmu makro ekonomi dan ilmu ekonomi mikro. Ilmu ekonomi makro memiliki kajian yang cukup luas sementara itu ilmu mikro ekonomi memiliki kajian yang cukup spesifik.

Terdapat tidak sedikit kasus terkait ilmu mikro ekonomi yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami apa itu ilmu mikro ekonomi. Adapun uraian informasi terkait ilmu mikro ekonomi yang bisa Anda ketahui untuk menjawab pertanyaan apa itu ekonomi mikro di antaranya akan dibahas para artikel Jurnal Manajemen sebagai berikut :

 

Baca Juga : Pengantar Ekonomi Makro : Pengertian, Teori, Contoh, Dll

 

Pengertian Ekonomi Mikro

Ilmu Ekonomi Mikro atau yang kerap disebut sebagai mikro ekonomi merupakan salah satu cabang dari ilmu ekonomi yang mana ditujukan untuk mempelajari perilaku-perilaku konsumen serta perusahaan atau pelaku bisnis berikut dengan urusan penentuan harga pasar maupun kuantitas faktor input hingga barang dan jasa yang diperjualbelikan.

Ilmu mikro ekonomi sejatinya meneliti dan melakukan analisis terkait berbagai macam keputusan maupun perilaku dari subjek mikro ekonomi tersebut dalam hal mempengaruhi harga hingga termasuk dalam hal penawaran dan permintaan barang atau jasa. Hal tersebut tentu berbanding terbalik dengan rekannya yakni ilmu makro ekonomi yang memiliki cakupan kajian lebih luas dan menyeluruh.

Ilmu ekonomi mikro adalah suatu kajian ilmu ekonomi yang sejatinya memiliki tujuan dalam upaya melakukan analisis pasar beserta mekanismenya guna membentuk harga yang relatif pada produk dan jasa serta alokasi atau suplay dari sumber terbatas di antara banyaknya penggunaan relatif. Di samping itu, ilmu mikro ekonomi juga digunakan untuk melakukan analisis terkait kegagalan pasar.

Adapun kegagalan pasar yang dapat Anda pahami dalam cakupan ilmu mikro ekonomi ialah ketika suatu pasar gagal dalam upaya melakukan produksi hasil yang efisien berikut dengan tata cara menjelaskan berbagai macam kondisi teoretis yang diinginkan bagi suatu kondisi persaingan pasar.

Hal-hal yang sebenarnya dikaji maupun dianalisis lebih jauh dalam cakupan ilmu mikro ekonomi di antara ialah general equilibrium atau keseimbangan umum, pilihan dalam kondisi yang tidak pasti, kondisi pasar dalam informasi asimetris serta adanya berbagai macam aplikasi yang berasal dari teori permainan.

Pengertian Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli

Beberapa ahli di bidang ekonomi juga turut serta dalam memberikan opini mereka terkait ilmu mikro ekonomi. Adapun pengertian dari ilmu ekonomi mikro yang dijelaskan oleh mereka dan dapat Anda gunakan sebagai pengantar ekonomi mikro di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Pengertian ilmu mikro ekonomi menurut David Ricardo

Seorang ahli ilmu ekonomi bernama David Ricardo turut serta dalam memberikan opininya terkait pengertian ilmu mikro ekonomi tersebut. Menurut David Ricardo ilmu mikro ekonomi merupakan suatu kondisi yang mana para Pelaku Ekonomi sudah memiliki informasi terkait seluk beluk sebuah pasar

2. Pengertian ilmu mikro ekonomi menurut NG Mankiw

Ahli ilmu ekonomi berikutnya yang turut serta dalam memberikan opini terkait pengertian ilmu mikro ekonomi ialah NG Mankiw.

Menurut ahli ekonomi tersebut, ilmu mikro ekonomi merupakan suatu kajian studi ekonomi yang membahas tentang peran individu-individu pelaku ekonomi, bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat suatu keputusan serta bagaimana mereka berinteraksi di dalamnya.

3. Pengertian ilmu mikro ekonomi menurut Sadono Sukirno

Ahli ilmu ekonomi berikutnya yang ikut serta dalam memberikan opini terkait pengertian ilmu mikro ekonomi ialah Sadono Sukirno.

Menurut ahli ilmu ekonomi dari Indonesia tersebut ilmu mikro ekonomi merupakan suatu cabang dari ilmu ekonomi yang mengkaji perlaku konsumen maupun perusahaan serta melakukan penentuan harga-harga pasar berikut dengan kuantitas faktor input, barang maupun jasa yang hendak atau tengah diperjualbelikan. 

4. Pengertian ilmu mikro ekonomi menurut Marshal dan Piqou

Ahli ekonomi berikutnya yang ikut dalam mendeskripsikan tentang apa itu ilmu mikro ekonomi ialah Marshal dan Piqou.

Menurut kedua ahli ekonomi tersebut ilmu mikro ekonomi merupakan suatu tingkatan mobilitas yang tinggi dalam pasar sehingga mampu membuat para pelaku ekonomi yang ada untuk dapat langsung melakukan adaptasi atau menyesuaikan perubahan-perubahan yang senantiasa progresif di pasaran tersebut.

5. Pengertian ilmu mikro ekonomi menurut Adam Smith

Ahli ekonomi berikutnya yang turut serta dalam memberikan opini tentang ilmu mikro ekonomi ialah Adam Smith. Menurut Adam Smith ilmu mikro ekonomi adalah suatu subjek dalam kajian ilmu mikro ekonomi yang senantiasa bersifat ekonomis rasional serta menyebabkan para pelaku ekonomi harus mempertimbangkan hal-hal rasional tersebut sebelum akhirnya membuat suatu keputusan.

 

Baca Juga : Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro : Teori dan Contohnya [Lengkap]

 

Teori Ekonomi Mikro

Sebagaimana dengan ilmu makro ekonomi, ilmu mikro ekonomi juga memiliki beberapa teori yang menjadikannya sebagai ciri khas dari cabang ilmu ekonomi tersebut. Teori-teori tersebut pun memuat perbedaan ekonomi mikro dan makro karena memiliki kajian yang begitu berbeda. Adapun teori dari ilmu mikro ekonomi yang dapat Anda ketahui di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Teori harga

Teori ilmu mikro ekonomi yang pertama ialah teori harga. Teori harga merupakan suatu tahapan awal dari sebuah proses permintaan maupun penerimaan terhadap suatu barang atau produk dan jasa yang mana nantinya akan berpengaruh pada harga produk atau barang dan jasa yang hendak dijual tersebut.

Berangkat dari definisi tersebut maka sebelum melakukan penentuan harga alangkah lebih bijaknya kalau melakukan riset atau analisis terlebih dahulu mengenai apakah harga yang hendak dibandrol tersebut merupakan harga yang cukup tinggi, terlampau tinggi atau jsutru terlalu rendah.

Apabila berdasarkan riset maupun analisis terkait teori harga tersebut ditemukan bahwa harga barang atau produk dan jasa cenderung tidak sebanding maka akan terjadi kesulitan dalam upaya melakukan pemasaran terhadap produk atau barang dan jasa tersebut. Hal buruk lainnya yang dapat terjadi ialah ketika konsumen mulai tertarik dengan produk atau barang dan jasa dari kompetitor.

Jadi, dalam melakukan bisnis atau usaha jual beli produk atau barang dan jasa janganlah semata-mata hanya mencari laba maupun keuntungan saja. Pertimbangkan juga kepuasan pelanggan dan konsumen dalam setiap hasil produk atau barang dan jasa yang Anda perjualbelikan tersebut.

2. Teori produksi

Teori ilmu mikro ekonomi yang kedua ialah teori produksi. Teori produksi sebenarnya merupakan suatu tahapan lebih awal dalam proses permintan maupun penerimaan terhadap suatu produk atau barang dan jasa yang akan memberikan pengaruh pada transaksi jual-beli produk atau barang dan jasa tersebut.

Teori produksi akan menimbulkan suatu persepsi bagi Anda yang mana persepsi tersebut mengatakan bahwa sudah seharusnya Anda memikirkan terlebih dahulu teori produksi tersebut sebelum melakukan penentuan harga. Tujuan dari teori produksi tidak lain adalah guna menyesuaikan antara pendapatan serta pengeluaran serta presentasi laba yang seharusnya didapatkan.

Adapun perhitungan antara kualitas maupun kuantitas bahan dasar guna membuat produk juga perlu Anda perhatikan. Hal ini demi mengantisipasi risiko kerugian yang bisa menimpa usaha Anda tersebut.

3. Teori distribusi

Teori ilmu mikro ekonomi selanjutnya ialah Teori Distribusi. teori distribusi sejatinya merupakan suatu tahapan lebih lanjut dalam proses permintaan maupun penerimaan terhadap suatu produk atau barang dan jasa yang akan memberikan dampak bagi transaksi jual-beli barang atau produk dan jasa tersebut.

Apabila Anda telah melakukan riset maupun analisis terhadap jumlah pengeluaran atau output berikut dengan pendapatan, maka selanjutnya Anda bisa menentukan harga dan terakhir barulah Anda bisa merealisasikan teori distribusi.

Teori distribusi sejatinya membahas tentang pengeluaran oleh pemilik badan usaha atau pebisnis seperti halnya dalam hal pembayaran upah karyawan yang telah melakukan pekerjaannya sesuai dengan kesepakatan yang ada, pembagian hasil dengan rekan bisnis serta kebutuhan-kebutuhan lainnya yang bertujuan untuk memajukan serta mengembangkan usaha tersebut.

Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Selaras dengan ilmu makro ekonomi, ilmu mikro ekonomi juga memiliki ruang lingkup atau materi ekonomi mikro yang menjadikannya sebagai karakteristik kajian  bidang ilmu ekonomi tersebut. Adapun ruang lingkup yang termasuk ke dalam ilmu ekonomi mikro di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Permintaan, penawaran dan keseimbangan harga pasar

Permintaan atau yang familiar dengan demand merupakan seberapa banyak jumlah barang atau produk dan jasa yang diminta pada berbagai tingkatan harga pada waktu dan tempat tertentu.

Sementara itu, Penawaran atau yang familiar dengan supply merupakan seberapa banyak jumlah barang atau produk dan jasa yang dijual pada berbagai tingkatan harga pada kurun waktu dan tempat tertentu.

Adapun keseimbangan harga pasar atau equilibrium merupakan suatu kondisi atau keadaan pada suatu pasar yang mana jumlah yang ditawarkan penjual pada suatu harga tertentu serupa atau sama dengan jumlah yang diminta para pembeli atau konsumen pada harga tersebut.

2. Teori pelaku konsumen

Teori pelaku konsumen ialah suatu teori yang mempelajari atau menganalisis proses yang dilalui oleh seseorang (pelaku konsumen) dalam upaya mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi serta membuang produk atau barang dan jasa setelah dikonsumsi guna mencukupi segala kebutuhannya.

3. Teori produksi, biaya produksi, penerimaan produsen dan laba

Teori produksi adalah suatu kajian studi terkait produksi maupun proses ekonomi yang bertujuan mengubah faktor produksi (input) menjadi hasil produksi (output). Sementara itu, biaya produksi ialah suatu jumlah akumulasi dari keseluruhan biaya produksi atau biaya-biaya lainnya yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk barang atau jasa.

Peneriman produsen atau revenue merupakan penerimaan yang dieproleh berdasarkan hasil penjualan outputnya. Kemudian laba atau keuntungan maksimal (profit) merupakan suatu keuntungan yang diperoleh dari suatu perusahaan dengan ketentuan kurva MR = MC atau TR1-TC1.

4. Elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran

Elastisitas permintaan merupakan suatu cara untuk mengukur seberapa besar kepekaan terhadap perubahan jumlah permintaan suatu produk atau barang dan jasa terhadap perubahan harga. Sementara itu, elastisitas penawaran ialah suatu ukuran terhadap kepekaan jumlah penawaran terhadap suatu produk atau barang dan jasa dengan harga produk atau barang dan jasa itu sendiri.

5. Pasar persaingan sempurna

Pasar persaingan sempurna ialah suatu bentuk pasar yang mana penjual dan pembeli tidak bisa mempengaruhi harga, sehingga membuat harga di pasar tersebut benar-benar merupakan harga yang telah disepakati sesuai dengan interaksi antara penawaran dan permintaan.

6. Pasar monopoli

Pasar monopoli iala suatu pasar yang mana hanya terdapat satu saja penjual yang telah menguasai pasar. Jadi, penentu harga pasar tersebut adalah seorang penjual atau yang sering disebut sebagai monopolis.

7. Pasar oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu pasar yang mana penawaran terhadap satu jenis barang atau produk dan jasa dikuasai oleh beberapa perusahaan saja.

8. Pasar persaingan monopolistik

Pasar persaingan monopolistik sejatinya merupakan suatu bentuk pasar yang juga terkenal dengan pasar monopolistis yang mana adalah bentuk pasar di mana terdapat begitu banyak produsen yang menghasilkan barang atau produk serupa akan tetapi menghasilkan perbedaan dalam berbagai macam aspek.

9. Permintaan akan input

Permintaan akan input adalah suatu sumber daya yang bergantung pada permintaan output yang mana memakai perminataan atas produksinya .

10. Mekanisme harga dan distribusi pendapatan

Mekanisme harga adalah suatu proses yang berjalan atas dasar gaya tarik-menarik yang terjadi pada konsumen dan produsen baik itu yang berasal dari pasar output maupun yang berasal dari input. Sementara itu distribusi pendapatan adalah suatu ukuran atau indikator yang digunakan guna melihat seberapa banyak pembagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh masyarakat itu sendiri.

Masalah Ekonomi Mikro

Tiap-tiap ilmu ekonomi sejatinya senantiasa memiliki persoalan yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Adapun contoh dari masalah ekonomi mikro khususnya yang terjadi di negara Indonesia di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Adanya harga dasar dan harga tinggi

Permasalahan seputar ilmu mikro ekonomi pertama yang muncul di negara Indonesia ialah adanya harga dasar dan harga tinggi.

Harga dasar sebenarnya merupakan harga yang disesuaikan guna membantu para produsen maupun orang-orang yang melakukan penjualan terhadap barang atau produk dan jasa. Harga tinggi merupakan harga yang diberikan bagi konsumen setelah melampaui berbagai macam tahapan pengeluaran biaya.

Seringkali persoalan harga dasar dan harga tinggi mendapatkan pengaruh dari keseimbangan permintaan serta penawaran yang tidak mampu mencapai targetnya. Kemudian, kemunculan kebijakan pemerintah guna membantu para produsen dan konsumen dalam memberikan harga dasar dan harga tinggi dapat menimbulkan ancaman terjadinya inflasi.

2. Adanya permintaan beras yang meningkat drastis

Permasalahan berikutnya yang sering muncul dalam persoalan ilmu mikro ekonomi yang ada di negara Indonesia ialah adanya permintaan beras yang meningkat drastis. Naiknya permintaan beras tersebut seringkali terjadi karena adanya suatu kondisi maupun peristiwa yang dapat menciptakan kegagalan panen dan bisa menyebabkan kenaikan harga besar semakin tinggi.

Jika harga beras didapati semakin tinggi maka akan memberikan beban yang terbilang cukup berat bagi masyarakat luas untuk dapat mencukupi seluruh kebutuhannya. Guna mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah dapat melakukan upaya Impor beras dari negara-negara tetangga.

3. Adanya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik

Permasalahan terkait ilmu mikro ekonomi yang ada di negara Indonesia ialah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut yang sering terjadi sejatinya begitu memberatkan banyak masyarakat. Hal tersebut karena apabila harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut naik maka akan mempengaruhi harga-harga kebutuhan pokok lainnya.

4. Adanya permasalahan monopoli

Permasalahan selanjutnya terkait ilmu mikro ekonomi yang terjadi di Indonesia ialah permasalahan terkait monopoli. Permasalahan monopoli biasanya terjadi akibat adanya penguasaan oleh satu perusahaan dalam suatu pasar sehingga menyebabkan kerugian usaha maupun produk atau barang dan jasa lainnya.

Seringkali pemilik usaha yang melakukan monopoli akan menentukan harga semaunya sendiri dan dapat memberatkan masyarakat untuk dapat memiliki barang atau produk tersebut.

5. Adanya distribusi

Permasalahan distribusi merupakan permasalahan terkait ilmu mikro ekonomi yang terjadi di Indonesia berikutnya. Adanya permasalahan terkait distribusi yang terjadi di negara Indonesia membuat harga barang atau produk dan jasa terus mengalami kenaikan. Semakin lama proses distribusi suatu barang atau produk dan jasa, maka akan semakin mahal pula harganya.

Contoh Ekonomi Mikro

Agar semakin memperjelas pengetahuan Anda terkait ilmu ekonomi mikro, maka ada baiknya Anda menyimak beberapa contoh dari kajian ilmu mikro ekonomi tersebut yang di antaranya ialah sebagai berikutt.

1. Penawaran dan permintaan

Penawaran adalah jumlah keseluruhan barang yang tersedia guna ditawarkan pada berbagai tingkatan harga dalam kurun waktu dan tempat tertentu.Sedangkan permintaan merupakan jumlah barang yang dibeli atau diminta dalam satu satuan harga dan waktu tertentu.

2. Monopoli pasar

Monopoli pasar adalah salah satu contoh dari ilmu mikro ekonomi selanjutnya. Monopoli pasar memiliki definisi sebagai suatu bentuk atau wujud pasar di mana hanya terdapat satu saja penjual atau produsen yang melakukan penguasaan terhadap pasar. Adapun penentu harga pasar dalam monopoli pasar ialah monopolis.

3. Pasar

Contoh berikutnya dari ilmu mikro ekonomi ialah pasar itu sendiri. Anda tentu sudah mengetahui bahwa pasar merupakan tempat bertemunya dan tempat dilakukannya transaksi jual-beli antara produsen dan konsumen. Maka tidak heran jika pasar merupakan conto dari ilmu mikro ekonomi berikutnya.

4. Penetapan harga terendah dan harga tertinggi

Penetapan harga ialah suatu strategi maupun rencana yang menjadi suatu kunci dalam perusahaan sebagai bentuk konsentrasi deregulasi serta persaingan atau kompetisi pasar secara global secara menyeluruh yang semakin sengit.

Adapun yang termasuk ke dalam penetapan harga ialah penetapan harga terendah dan harga tertinggi. Penetapan harga terendah mengacu pada harga terendah antara harga pokok dengan harga pasar. Sementara itu penetapan harga tertinggi mengacu pada harga tertinggi antara harga pokok dengan harga yang ada di pasaran.

5. Penerimaan

Penerimaan atau revenue merupakan jumlah unit moneter yang diperoleh berdasarkan penjualan output produksi.

6. Biaya

Biaya merupakan seluruh pemberian keuangan yang perlu dilakukan dalam proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan unit harga tertentu atau menurut harga pasar yang berlaku baik itu yang telah terjadi maupun yang akan terjadi.

7. Perilaku konsumen dan produsen

Perilaku konsumen ialah merupakan suatu proses yang berasal dari berbagai macam aktivitas saat seseorang berhubungan dengan pemilihan, pencarian, penggunaan serta pengevaluasian terhadap produk atau barang dan jasa demi melakukan pemenuhan terhadap kebutuhan maupun keinginan.

Adapun perilaku produsen adalah suatu kegiatan pengaturan produksi yang mana membuat produk atau barang dan jasa yang dihasilkan menjadi lebih bermutu tinggi dan dapat menghasilkan laba yang relevan.

8. Pembangunan infrastruktur

Pembangunan infrastruktur merupakan suatu pembangunan yang ditujukan bagi fasilitas-fasilitas fisik yang dikembangkan atau dibutuhkan oleh agen-agen publik guna berbagai macam fungsi-fungsi pemerintahan seperti halnya penyediaan air, tenaga listrik, transportasi, pembuangan limbah dan sebagainya.

Untuk mengetahui contoh dari ilmu mikro ekonomi yang terdapat di Indonesia, maka ada baiknya Anda juga membaca pada makalah ekonomi mikro maupun buku ekonomi mikro yang bisa Anda temukan baik di perpustakaan maupun toko buku terdekat.