7 Cara Melunasi Hutang dengan Cepat dan Halal

7 min read

cara melunasi hutang

Pernahkah Anda memikirkan mengapa Anda berhutang? Dan mengapa hutang Anda bermasalah ? Hutang telah menjangkiti banyak orang, sehingga banyak pula yang akhirnya terjebak hutang. Lembaga keuangan, baik yang resmi sampai tidak resmi, selalu menawarkan hutang secara masive dengan iming-iming yang menggiurkan, misalnya bunga rendah, satu jam cair dan lain sebagainya.

Bahkan saat ini sedang marak pinjaman online yang cukup mudah pengajuannya tetapi dengan bunga yang mencekik melebihi rentenir.  Hutang yang ditawarkan juga beragam tidak hanya sebatas uang tunai, tetapi juga berupa pembelian berbagai barang, seperti kendaraan bermotor, mobil, rumah dan barang-barang lainnya.

Meskipun hutang piutang dalam syariat Islam merupakan sesuatu yang diperbolehkan, namun pada kenyataannya banyak orang yang berhutang tetapi tidak memiliki kemampuan untuk mengembalikannya. Padahal seseorang yang telah berhutang wajib mengembalikannya..

Kita semua sadar bahwa akumulasi hutang membatasi kebebasan kita. Tapi mengapa kita masih harus berhutang? Padahal kita semua tahu bahwa hutang membawa banyak konsekuensi yang bisa menghancurkan dalam hidup kita, seperti  kehilangan aset, tekanan mental, dan bahkan bisa menghancurkan rumah tangga kita. Ini adalah masalah umum yang sering terjadi, banyak dari kita tidak berpikir dua kali saat akan berhutang, yang akhirnya mengalami banyak kesulitan karena terlilit hutang.

Ada banyak faktor yang memaksa orang untuk berhutang, ini karena banyak yang tidak menyadari penyebabnya. Meskipun ada banyak program Cara Melunasi Hutang dengan cepat dan halal, kita harus menyadari hal yang menyebabkan masalah keuangan menjadi besar sehingga kita dapat menghindari untuk berhutang.

Berikut adalah pembahasan Jurnal Manajemen mengenai cara melunasi hutang dengan cepat, khususnya cara melunasi hutang yang menumpuk, cara melunasi hutang rentenir maupun cara melunasi hutang yusuf mansur. Tetapi sebelum itu ada baiknya jika Anda mengetahui alasan-alasan yang sering membuat orang suka berhutang.

Alasan Berhutang

Penjelasan paling sederhana adalah bahwa hutang terjadi ketika pengeluaran Anda melebihi dari apa yang Anda hasilkan. Tetapi sebenarnya tidak sesederhana itu ketika masuk dalam kehidupan nyata. Peristiwa yang tidak terduga, perencanaan yang buruk, dan bahkan keputusan untuk membiayai pendidikan dapat membuat Anda menghadapi hutang besar yang mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melunasinya.

Orang berhutang karena berbagai alasan. Memahami alasan-alasan ini membantu menghilangkan secara efektif atau setidaknya mengendalikan hutang dan keuangan kita.

1. Manajemen Uang yang Buruk

Sebagian besar dari kita memiliki anggaran keuangan yang buruk sehingga menyebabkan hutang. Jika tidak memiliki anggaran bulanan yang baik, maka Anda tidak akan dapat melacak pengeluaran Anda. Saat menuliskan semua pengeluaran Anda selama sebulan penuh, Anda dapat melihat dengan tepat di mana uang Anda mengalir.

Menghabiskan lebih dari apa yang Anda hasilkan akan mengorbankan pendapatan Anda di masa depan. Anda akan tergoda untuk menutup kekurangan dengan cara berhutang. Dan jika dibiarkan akan menjadi kebiasaan sehingga hutang Anda akan terakumulasi lebih banyak melalui bunga.

2. Pengurangan / Kehilangan Penghasilan

Kehilangan sumber penghasilan utama akan sangat mengganggu keuangan. Mungkin Anda diberhentikan atau dipecat, atau tiba-tiba mengalami penurunan pendapatan untuk bisnis Anda. Mungkin Anda perlu berhenti bekerja untuk merawat anak atau saudara yang lebih tua. Atau mungkin kesehatan Anda berubah, dan Anda terpaksa pensiun dini atau berhenti bekerja paruh waktu. Ketika hal tersebut terjadi, biasanya seseorang akan lebih mudah untuk berhutang.

3. Tidak Ada Dana Darurat

Dana darurat adalah uang yang Anda tabung untuk membayar keadaan darurat seperti kondisi medis yang serius, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, atau musibah lainnya.

Karena Anda mengalami pengeluaran yang tidak terduga, tidak memiliki dana cadangan yang siap digunakan, dan tidak dapat mengatasi beban keadaan darurat ini, maka Anda akhirnya berhutang untuk mengatasi keadaan tersebut.

Jika Anda memiliki tabungan yang layak, Anda dapat menggunakannya untuk keadaan darurat seperti sakit parah, kehilangan pekerjaan atau perceraian tanpa menambah hutang Anda. Percayalah, tidak ada yang pernah menyesal menabung untuk keadaan darurat.

4. Hidup Di Luar Kemampuan

Tetangga Anda baru saja membeli mobil baru. Teman-teman Facebook Anda berbagi foto liburan terbaru mereka. Hal ini seringkali dapat mempengaruhi Anda untuk mengikuti gaya hidup mewah teman-teman Anda.

Mengejar gaya hidup yang tidak mampu Anda bayar akan membuat Anda menggunakan kartu kredit atau hutang lainnya untuk mendanai gengsi Anda. Tidak ada yang melarang Anda untuk memanjakan diri sendiri dengan hal-hal baik atau sesekali liburan di akhir pekan. Tetapi jika Anda benar-benar tidak mampu membeli barang-barang tersebut, apakah Anda tetap memaksanya?

Masih ada banyak alasan lain yang menyebabkan orang berhutang.  Tetapi penyebab orang berhutang yang disebutkan di atas sangat umum untuk orang Indonesia. Namun jika Anda mengembangkan keterampilan pengelolaan uang dan melakukan anggaran keuangan dengan baik, Anda dapat menghindari hutang. Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa penting untuk membelanjakan sesuai kemampuan Anda, yang selanjutnya akan mencegah pengurangan kekayaan Anda.

Dengan mengambil langkah hati-hati menuju tanggung jawab keuangan, Anda akan dapat sangat mengurangi kemungkinan tenggelam dalam hutang yang semakin banyak. Dengan memahami beberapa penyebab utama hutang, kita dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik untuk menghindarinya.

Bagaimana Cara Melunasi Hutang Dengan Cepat ?

Berikut ini adalah cara membuat rencana untuk melunasi hutang dengan cepat, baik cara melunasi hutang bank, cara melunasi hutang riba, cara melunasi hutang kartu kredit yang sudah lama dan cara melunasi hutang tanpa berhutang, sehingga Anda dapat menggunakan uang lebih baik serta mulai membangun kekayaan lebih cepat.

1. Hitung Semua Hutang Anda

Langkah awal untuk cara melunasi hutang yang menumpuk adalah menghitung semua hutang  yang Anda miliki. Meskipun bisa sangat menakutkan, tetapi dengan menghitung total hutang maka Anda dapat mengambil tindakan terhadapnya. Jika Anda memiliki banyak sumber hutang, langkah pertama adalah membuat daftar masing-masing bersama dengan saldo terhutang, suku bunga, pembayaran minimum, dan pembayaran yang jatuh tempo.

Ini bisa menjadi latihan yang merepotkan bagi orang-orang dengan banyak hutang, tetapi tidak ada cara untuk membuat rencana yang jelas untuk menanganinya tanpa melihat angka-angkanya.

2. Hindari Mengambil Lebih Banyak Hutang

Mengambil lebih banyak hutang saat Anda mencoba membayar hutang lain dapat memperumit masalah. Cara gali lubang tutup lubang ini sering dilakukan banyak orang yang akhirnya justru malah menggali lubang yang lebih besar alias hutangnya semakin besar dan berakhir pada keterpurukan. Anda bisa melihat contoh ini pada pinjaman online, di mana satu orang bisa mempunyai puluhan pinjaman pada aplikasi yang berbeda dalam rangka gali lubang tutup lubang yang akhirnya macet total.

Penting untuk dimengerti bahwa anda harus bisa menolak semua penawaran hutang yang dilakukan para pemasar, meskipun dengan banyak iming-iming yang menggiurkan. Anda bahkan mungkin harus memotong semua kartu kredit yang Anda miliki. Karena yang Anda butuhkan adalah ketenangan finansial.

3. Atur Pengeluaran Lebih Ketat

Jika saat ini Anda memiliki pendapatan yang lebih rendah dari pengeluaran Anda, masalah melunasi hutang tepat waktu tentu merupakan tantangan yang lebih besar. Anda harus bisa mengalokasikan pos-pos pengeluaran dari penghasilan yang Anda terima setiap bulannya secara ketat. Temukan pos-pos di mana Anda dapat mengurangi  pengeluaran sambil sebisa mungkin untuk tetap menikmati hidup.

Dalam hal ini Anda harus bisa berhemat dan stop semua pengeluaran yang tidak terlalu penting. Anda harus benar-benar melakukan perencanaan keuangan dengan baik dan berkomitmen melunasi hutang sesuai target waktu bahkan bisa mempercepatnya.

Ambil selembar kertas dan tuliskan penghasilan Anda setelah pajak dan semua pengeluaran Anda dalam satu bulan, termasuk pembayaran minimum untuk semua hutang Anda.

Lihatlah pengeluaran Anda dan rangking berdasarkan urutan kebutuhannya. Putuskan pos-pos mana yang bisa Anda kurangi bahkan dihapus dari daftar pengeluaran. Tujuannya adalah untuk membuat rencana pengeluaran strategis sehingga pengeluaran Anda bisa lebih rendah dari pendapatan Anda.

4. Prioritaskan Pembayaran Hutang Berbunga Tinggi

Buat daftar semua hutang Anda dan urutkan mulai dari yang mempunyai tingkat bunga paling tinggi. Kemudian prioritaskan pembayaran mulai dari hutang yang berbunga tinggi untuk melunasi hutang secepat mungkin. Dengan cara ini Anda menghemat uang seiring waktu dengan membayar bunga lebih sedikit. Ini paling masuk akal bagi banyak orang karena bunga adalah untuk kepentingan bank, bukan Anda.

Bunga adalah senjata yang ampuh dan saat ini bank atau lembaga keuangan lain menggunakannya untuk menekan Anda. Bunga secara signifikan meningkatkan jumlah yang harus Anda bayar dan sering kali Anda sama sekali tidak menyadari seberapa banyaknya.

Dengan prioritas pembayaran hutang berbunga tinggi, maka akan menghemat uang lebih banyak untuk pembayaran bunga, meskipun mungkin butuh waktu lama untuk melunasinya.

5. Hubungi Kreditor Anda dan Negosiasikan Pembayaran

Kebanyakan orang tidak tahu bahwa kita bisa membicarakan dengan bank tempat kita berhutang untuk memberi keringanan dalam pelunasan hutang, misalnya dengan penurunan bunga atau reschedule hutang, dan lain sebagainya.

Saat hutang Anda bermasalah, Anda dapat melakukan negosiasi dengan kreditor untuk mendapatkan keringanan bunga.  Tanyakan apakah mereka menawarkan program bantuan atau rencana pembayaran untuk bisa melunasi hutang Anda.

Anda mungkin dapat menegosiasikan sejumlah pembayaran yang mampu Anda bayar sehingga tidak harus membayar penuh. Anda bisa mendapatkan diskon bunga tanpa perlu membayar seluruh bunga pinjaman. Atau mungkin saja kreditor mau menghapuskan seluruh bunga sehingga Anda hanya membayar pokoknya saja. Jika mereka menerima, Anda melakukan pembayaran sejumlah yang telah disetujui dan kewajiban Anda kepada kreditor untuk hutang bisa segera diselesaikan sesuai target.

Ketika Anda menegosiasikan pembayaran dengan bunga lebih rendah, hutang Anda diberi label dibayar sesuai kesepakatan pada laporan kredit Anda dan bukan dibayar penuh. Hal ini jauh lebih baik daripada cicilan Anda macet, sehingga akan membantu mulai mengurangi hutang-hutang Anda dengan cepat.

6. Tingkatkan Penghasilan Atau Jual Aset

Ketika Anda mencoba melunasi hutang, salah satu hal paling ampuh yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan pendapatan. Meskipun hal ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi di sinilah kreativitas muncul.

Ada banyak hal kecil yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan uang tambahan. Manfaatkan waktu luang untuk mendapatkan tambahan penghasilan, misalnya dengan berbisnis online dan bisnis lainnya yang saat ini informasinya tersebar luas di internet.

Namun jika tidak memungkinkan untuk mendapatkan tambahan penghasilan, karena misalnya tidak ada waktu atau hal lainnya, maka Anda bisa segera menjual aset untuk melunasi hutang dengan cepat.  Dengan hutang yang lunas lebih cepat maka selanjutnya Anda bisa hidup lebih tenang dan nyaman tanpa pusing mikir cicilan tiap bulan. Daripada aset banyak tapi hutangnya juga banyak, lebih baik dijual untuk melunasi hutang.

7. Carilah Konseling Hutang Yang Berpengalaman

Anda mungkin pernah mendengar atau melihat penawaran untuk layanan yang bisa membantu pelunasan hutang. Anda bisa menggunakan jasa mereka untuk melakukan beberapa hal yang dapat membantu Anda bebas dari hutang.

Carilah konseling hutang dari organisasi nirlaba lokal yang sudah berpengalaman, agar Anda dapat menghemat lebih banyak waktu dan juga uang.

Bagaimana Cara Menghindari Hutang ?

Anda baru saja melunasi hutang dan bersumpah untuk tidak akan berhutang lagi selamanya. Pada awalnya mungkin terasa lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Godaan selalu ada dan Anda harus menghindarinya. Anda harus mengubah kebiasaan jika ingin menghindari hutang.

Keluar dari hutang membutuhkan banyak motivasi dan pengendalian diri serta didukung oleh rencana yang baik. Ini adalah proses mengubah hidup yang dapat mengajarkan Anda banyak hal tentang diri Anda dan keuangan Anda.

Agar terhindar dari hutang, penting untuk mengidentifikasi serta mengubah kebiasaan yang membuat Anda berhutang.

1. Gunakan pola pikir hemat

Jadikan kebiasaan sehari-hari untuk memanfaatkan sebaik mungkin pendapatan Anda dan menghemat pengeluaran sehingga tidak melebihi dari yang Anda hasilkan. Jika sesuatu dapat dilakukan dengan lebih murah dan tidak memiliki efek negatif langsung pada kebahagiaan atau kesejahteraan Anda, pertimbangkan untuk membuat perubahan dalam hidup dan anggaran Anda.

Hal ini dapat Anda lakukan dengan mengurangi sebagian pengeluaran Anda, misalnya mengurangi frekuensi makan di luar, beralih menggunakan paket telepon yang lebih murah dan lain sebagainya. Selain bisa menghindari Anda untuk berhutang, cara ini juga memungkinkan Anda bisa menyisihkan uang untuk ditabung atau untuk tujuan finansial lainnya seperti berinvestasi di masa pensiun.

2. Tingkatkan jumlah tabungan Anda

Salah satu cara terbaik untuk menghindari hutang adalah dengan mengumpulkan banyak uang tabungan untuk mengatasi seandainya ada biaya tak terduga yang muncul. Semakin banyak uang yang Anda tabung, semakin siap untuk hal-hal tak terduga yang akan terjadi dalam hidup Anda.

Sekalipun Anda hanya menabung satu atau dua persen lebih banyak setiap bulan, uang itu akan membuat perbedaan dan memungkinkan Anda mempunyai dana darurat, sehingga Anda tidak perlu mengambil hutang.

3. Jangan membeli barang yang tidak mampu Anda beli

Jika Anda tidak mampu membelinya, cobalah untuk tidak membelinya meskipun Anda sangat tergoda. Ketika tergoda untuk melakukan pembelian besar, pikirkanlah selama setidaknya 24-48 jam untuk memastikan bahwa Anda benar-benar membutuhkannya. Pertimbangkan apakah barang atau layanan yang akan Anda beli bisa menambah nilai dalam hidup Anda.

4. Mulailah menghasilkan lebih banyak

Menghasilkan lebih banyak uang adalah kebiasaan yang baik, terutama jika Anda tidak meningkatkan gaya hidup Anda. Jika Anda sudah memangkas pengeluaran, tetapi masih merasa seperti Anda tidak memiliki banyak sisa untuk ditabung setiap bulan, mungkin sudah waktunya untuk meningkatkan penghasilan Anda. Anda bisa memanfaatkan waktu luang untuk memperoleh tambahan penghasilan.

Bebas dari hutang memang tidak mudah dan menghindari hutang mungkin lebih sulit. Tetapi jika Anda bisa mengubah pola pikir dan kebiasaan, maka Anda tidak akan jatuh ke dalam pola lama yang menempatkan kebiasaan berhutang. Meskipun sulit pada awalnya, kebiasaan ini akan membantu Anda bebas dari hutang.