Pedoman Lengkap Budidaya Ikan Lele Menguntungkan

9 min read

budidaya ikan lele

Ikan lele merupakan salah satu ikan yang menjadi konsumsi makanan sehari-hari masyarakat di Indonesia yang bergizi dan penuh manfaat. Manfaat ikan lele inilah yang menjadi alasan mengapa banyak orang menyukainya. Namun, ikan lele tidak hanya memiliki manfaat konsumsi tetapi juga untuk dibudidayakan. Budidaya ikan lele adalah salah satu usaha yang cukup populer dan menjanjikan saat ini dan bisa dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia.

Dalam melakukan budidaya lele ini tidak boleh sembarangan, namun haruslah menggunakan cara dan metode yang tepat agar mendapatkan hasil yang maksimal. Akan tetapi, mungkin bagi beberapa orang masih sering mengalami kendala dan kesulitan dalam melakukan budidaya ini. Oleh karena itu dibutuhkan beberapa tips dan juga cara untuk melakukan budidaya dengan baik dan juga benar.

Kali ini Jurnal Manajemen akan memberikan beberapa panduan/pedoman dalam melakukan budidaya ikan lele dengan berbagai kondisi kolam yang berbeda. Adapun penjelasannya simak pembahasan berikut :

Cara Ternak Lele Yang Baik Dan Benar

lele sangkuriang
lele sangkuriang | source : ilmubudidaya.com

Dalam melakukan dan menjalankan budidaya ikan ini mungkin banyak yang menganggap sepele. Akan tetapi pada kenyataannya sering kali orang yang belum memiliki pengalaman atau yang baru saja terjun ke dunia budidaya ikan tentu akan mengalami banyak kesulitan. Cara ternak lele pemula pada umumnya kurang memperhatikan hal-hal dasar sebelum beternak lele. Berikut adalah tips beternak lele yang benar.

  1. Pelajari ikan lele

Sebelum Anda melakukan budidaya ini ada beberapa hal yang harus terlebih dahulu Anda pahami. Hal tersebut adalah tentang jenis lele dan juga faktor-faktor yang membuat lele bisa tetap hidup dan berkembang hingga panen. Berbagai hal ini bertujuan agar Anda dapat melakukan budidaya dengan arah dan jelas sehingga akan menghasilkan panen yang maksimal nantinya.

Hal pertama adalah Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis lele yang ingin Anda budidayakan. Salah satu jenis ikan lele yang paling populer adalah jenis lele dumbo atau biasa juga dikenal dengan nama lele sangkuriang. Lele ini merupakan jenis lele yang termasuk mudah dalam pembudidayaan serta perawatannya. Selain itu bibit lele jenis ini juga sangat mudah ditemukan di sekitar kita.

Dengan segala kemudahan tersebut ikan lele sangkuriang ini merupakan jenis budidaya ikan lele cepat panen. Ditambah lagi masa panen lele sangkuriang ini tergolong tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Dengan kata lain ikan lele sangkuriang ini merupakan jenis ikan lele yang mudah dibudidaya dan juga memiliki pertumbuhan yang cepat.

  1. Pemilihan Bibit Ikan

Hal pertama yang harus benar-benar diperhatikan dalam melakukan budidaya ini adalah dengan pemilihan bibit ikan lele Anda. Hal tersebut karena pada akhirnya nanti kualitas dari bibit lele yang Anda pilih akan menentukan hasil yang Anda peroleh ketika saat panen, apakah akan menghasilkan lele berkualitas atau malah sebaliknya yaitu ikan lele gagal berkembang dengan sempurna sehingga Anda gagal panen.

Pemilihan bibit ikan tentulah sangat penting. Dengan memilih bibit ikan yang baik dan berkualitas akan membuat kesehatan dan ketahanan si ikan lele sangat baik sehingga lele tersebut dapat berkembang dengan sempurna. Pemilihan tersebut dilakukan karena tidak semua ikan lele memiliki daya tumbuh kembang yang baik pada saat mulai disebar di kolam Anda.

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan bibit lele yang berkualitas adalah dengan membeli bibit ikan dari tempat yang telah memiliki sertifikat resmi dalam pembudidayaan ikan lele. Hal lain yang harus diperhatikan juga ketika memilih bibit adalah tentang pergerakan bibit ikan tersebut. Pilihlah bibit ikan yang memiliki pergerakan yang lincah dan juga aktif sebagai bibit ikan Anda.

Selain hal tersebut perlu diperhatikan pula mengenai ukuran dan juga usia bibit lele yang akan Anda beli. Dengan menyeragamkan usia dan juga ukuran lele akan membuat Anda tidak akan merugi pada saat musim panen tiba. Hal tersebut karena pada saat panen nanti ikan-ikan Anda akan memiliki ukuran yang sama sehingga akan memudahkan dalam penyortiran untuk kemudian dijual.

 

Baca Juga : Harga Bibit Ikan Lele, Lokasi Penjualan dan Cara Budidayanya

 

  1. Pembuatan Kolam

Dalam melakukan budidaya ikan ini tentu membutuhkan suatu media untuk pembudidayaannya. Pada umumnya pembudidayaan ikan ini menggunakan media kolam. Namun dalam pembuatan kolam ikan ini tidaklah dengan sembarangan dan juga asal-asalan. Perlu adanya pengaturan ukuran kolam dengan banyaknya ikan yang akan dibudidayakan.

Selain itu, dalam melakukan pengisian air juga tidak boleh sembarangan. Perlu dilakukan penyesuaian tinggi air kolam dengan berapa jumlah atau kapasitas bibit ikan lele yang akan dibudidayakan. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang yang seimbang kepada calon lele dan juga mengantisipasi apabila nanti ikan-ikan tersebut telah berkembang dan mencapai ukuran siap panen nantinya.

Hal-hal yang telah diuraikan tersebut berlaku juga untuk pembudidayaan ikan ini dengan media yang lain seperti dengan terpal ataupun dengan metode bioflak. Diharapkan dengan menerapkan teori dan tips ini ikan-ikan lele yang Anda budidayakan dapat berkembang dengan sempurna sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal pada saat dipanen nantinya.

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tembok Beton

cara budidaya ikan lele di kolam tembok
cara budidaya ikan lele di kolam tembok | source : bulelengkab.go.id

Media untuk melakukan budidaya ikan ini memiliki banyak sekali jenis seperti yang telah disebutkan di awal tadi. Salah satu yang paling umum digunakan adalah budidaya menggunakan media kolam tembok beton. Media kolam tembok tentu merupakan salah satu media budidaya yang termasuk mudah. Namun, Anda tetap tidak boleh menyepelekan. Berikut adalah cara budidaya dengan media kolam beton.

  1. Sediakan Kolam Beton

Hal yang pertama harus Anda siapkan untuk media ini tentu saja keberadaan kolam tembok beton itu sendiri. Dalam membuat kolam ini memang harus membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Selain itu Anda juga harus memperhatikan konstruksi kolam tersebut. Kolam tersebut konstruksi dasar haruslah dibuat melandai sekitar 5 derajat ke arah pembuangan air untuk mempermudah sirkulasi air kolam Anda.

Selain hal tersebut, dalam membuat kolam beton ini harus diperhatikan pula dalam hal pembuangan air kolam. Anda harus memastikan bahwa saluran pembuangan air kolam Anda dapat berfungsi maksimal terutama dalam hal pembuangan semua air dan juga sisa-sisa endapan yang dibuat oleh sisa makanan, kotoran, dan juga endapan lumpur yang ada di dasar kolam Anda.

Setelah Anda memastikan hal terkait dengan dasaran kolam dan juga saluran pembuangan kolam Anda, langkah yang harus Anda lakukan berikutnya adalah dengan mendiamkan kolam beton kering dengan sempurna. Waktu yang dibutuhkan kolam beton untuk kering sempurna yaitu sekitar 3 sampai dengan 6 hari tergantung dengan ada tidaknya sinar matahari yang cukup untuk mengeringkannya.

  1. Pengairan Yang Baik

Hal yang paling penting dalam sukses tidaknya Anda dalam budidaya dengan kolam beton ini adalah pengairan. Kolam beton yang telah jadi tidak boleh langsung diberi air terlebih dahulu. Lakukanlah persiapan pada kolam terkait dalam hal sisa-sisa bahan beton di kolam yang dikhawatirkan akan menyebabkan ikan lele keracunan karena mengandung senyawa berbahaya.

Sementara itu, cara untuk melakukan pembersihan senyawa berbahaya di dalam kolam sebenarnya cukup mudah. Hal yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengisi air pada kolam sampai mencapai setengah penuh. Berikutnya Anda tinggal perlu memasukkan batang pisang ke dalam kolam secukupnya. Kemudian tunggu dan biarkan hingga batang tersebut membusuk sekitar 2 minggu.

Setelah batang pisang tersebut telah membusuk kolam harus segera Anda bersihkan dan biarkan sampai kering. Kemudian lakukanlah pemupukan dengan pupuk organik ataupun pupuk kompos yang dicampur tanah. Pemupukan ini Anda lakukan di bagian dasar kolam dan memiliki ketebalan sekitar 10 sampai dengan 15 cm. Pemupukan ini bertujuan menumbuhkan hewan air sebagai pakan ikan lele yang alami.

Berikutnya barulah masukan air ke dalam kolam beton tersebut setinggi kurang lebih 30 cm dan diamkan selama tiga hari. Hal ini memiliki tujuan agar pertumbuhan media hewan air akan lebih cepat karena memperoleh sinar yang cukup. Langkah berikutnya adalah dengan menambah volume air kolam sampai dengan ketinggian sekitar 90 sampai 100 cm. Diamkan tiga hari dan masukkan bibit ikan lele Anda.

  1. Persiapan Bibit

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, pemilihan bibit yang berkualitas merupakan hal yang penting. Hal ini menjadi kunci sukses atau tidaknya budidaya ikan Anda. Anda dapat memilih bibit ikan lele yang memiliki kualitas bagus. Lele yang memiliki kualitas bagus memiliki ciri yaitu bibit tersebut tidak cacat fisik, punya warna yang cerah, dan juga memiliki pergerakan yang sangat lincah.

Setelah melakukan pemilihan benih, langkah berikutnya adalah dengan menebar bibit tersebut ke dalam kolam. Sebelum ditebar baiknya bibit ditempatkan terlebih dahulu ke dalam wadah yang diisi ari kolam selama 30 menit. Hal ini bertujuan untuk memberikan bibit kesempatan beradaptasi sebelum memasuki lingkungan kolam. Untuk menabur ikannya bisa dilakukan dengan memiringkan ember bibit ke kolam.

  1. Pemberian Pakan

Setelah melewati proses tebar bibit ikan, ikan tidak perlu diberi pakan selama kurang lebih 3 hari. Biarkan bibit tersebut memakan hewan-hewan air yang ada pada kolam. Setelah 4 hari kemudian, barulah bibit ikan dapat diberikan pakan berupa pelet yang memiliki takaran 3 sampai 5 persen dari bobot ikan. Anda dapat menambahkan nutrisi POC Nasa atau Hormonic agar mempercepat pertumbuhan bibit lele Anda.

  1. Masa Panen

Hal yang paling ditunggu dalam melakukan budidaya ini tentu adalah masa panen ikan. Termasuk juga dalam hal budidaya ikan ini. Untuk waktu panen ikan lele sendiri tidak ada patokannya, namun panen biasanya disesuaikan dengan permintaan pasar dan konsumen. Secara umum waktu yang dibutuhkan dari mulai menebar bibit hingga panen adalah sekitar 2-3 bulan dengan bobot lele sekitar 5-7 kg per ekornya.

Keunggulan Budidaya Ikan Lele Kolam Tembok Beton

Melakukan budidaya ikan ini di kolam tembok merupakan salah satu cara budidaya yang aman. Dibanding dengan media lain, media tembok merupakan media yang tahan lama dan kuat. Anda tidak perlu khawatir karena media dengan tembok ini tentu akan aman dari kerusakan dan longsor yang diakibatkan oleh guyuran derasnya air hujan.

Selain hal tersebut, tingkat keasaman yang air yang berada dalam kolam tembok ini juga tidak akan berubah. Hal tersebut membuat kualitas dan mutu dari air kolam akan terjaga dari kontaminasi tanah dan juga unsur-unsur lainnya. Dengan begitu pertumbuhan dan kesehatan lele Anda dapat terjaga sampai dengan waktu panen tiba.

Keunggulan berikutnya adalah penggantian air akan menjadi lebih mudah. Hal tersebut karena aliran air kolam sudah dikendalikan agar lebih gampang menggantinya. Dengan kolam tembok, proses sortir ikan lele Anda akan menjadi lebih cepat dikarenakan alas dasar yang terbuat dari beton atau tembok tidak membuat air menjadi keruh sehingga ikan lele dapat terlihat dengan baik.

Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok

budidaya ikan lele sistem bioflok
budidaya ikan lele sistem bioflok | source : kompasiana.com

Sistem budidaya ikan lele bioflok merupakan suatu budidaya ikan menggunakan teknologi yang bernama bioflok yaitu suatu sistem yang menggunakan nitrogen yang beracun atau biasa disebut bahan anorganik menjadi bahan yang tidak beracun atau organik. Nitrogen yang diubah tersebut pada akhirnya akan dijadikan sebagai makanan lele sehingga dapat hemat biaya pakan dan juga pelet lele Anda.

  1. Pembuatan kolam

Cara beternak lele dengan sistem bioflok yang pertama adalah dengan kolam yang baik. salah satunya adalah dengan pengembangbiakan menggunakan kolam terpal yang terkenal efisien dan juga hemat biaya. Kolam terpal ini pembuatannya cukup mudah, hanya perlu membutuhkan alat yang sederhana dan juga dapat didapatkan di sekitar Anda.

  1. Persiapan air

Setelah persiapan mengenai kolam telah siap, hal berikutnya adalah tinggal melakukan pengisian air pada kolam. Pada hari pertama masukan air sesuai dengan aturan dan ketinggian yang dianjurkan kemudian pada hari kedua masukkan probiotik ke dalam kolam Anda. Pada hari ketiga masukan probiotik molase sesuai takaran ke dalam kolam.

Persiapan berikutnya yaitu dengan menaburkan dolomite ke dalam kolam pada malam harinya. Setelah semua itu tadi dimasukkan ke dalam kolam, selanjutnya diamkan kolam pembesaran sekitar 7 sampai dengan 10 hari. Barulah setelah 11 hari kemudian Anda dapat melakukan penebaran bibit ikan lele ke dalam kolam terpal Anda.

  1. Penebaran benih

Dalam proses penebaran benih, terlebih dahulu perlu dilakukan pemilihan benih ikan yang berkualitas. Secara umum, dalam menentukan kualitas benih dapat dilihat dari pergerakan dan juga bentuk tubuh yang dimiliki benih ikan lele tersebut. Selain itu penting juga memilih benih lele yang memiliki ukuran seragam dan juga warna yang cerah untuk mendapatkan hasil panen yang bagus.

  1. Pengelolaan pakan

Setelah melalui semua proses persiapan sebelumnya, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah tentang pengelolaan pakan. Pemberian pakan ini merupakan suatu hal yang wajib selama proses pembesaran benih ikan lele. Maka perlu pemilihan pakan yang berkualitas untuk benih ikan Anda. Pakan yang berkualitas akan sejalan dengan pertumbuhan benih yang berkualitas juga.

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal

cara budidaya ikan lele di kolam terpal
cara budidaya ikan lele di kolam terpal | source : agrowindo.com

1. Persiapan Kolam Terpal

Cara budidaya ikan lele di terpal yang pertama siapkan lahan yang telah dilakukan pembersihan terlebih dahulu. Kemudian tentukanlah berapa banyak kolam terpal yang akan Anda buat nantinya. Pada umumnya kolam terpal ini memiliki ukuran 1 meter persegi dengan kapasitas 200-300 ikan. Hal itu tentu terkait dengan kualitas air yang akan mempengaruhi kadar oksigen yang dibutuhkan.

Setelah semua persiapan selesai, langkah berikutnya adalah merangkai kolam. Buatlah rangka yang kuat dan kokoh agar air tidak jebol. Rangka tersebut dapat dibuat dengan bambu, namun untuk lebih kuatnya Anda bisa menggunakan tiang kayu yang kuat sebagai tumpuannya. Untuk menambah kokoh, tambahkan tiang pancang 4-5 di sisi kolam agar kolam menjadi lebih kuat dan tidak mudah jebol.

2.Pemilihan Benih Unggulan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pemilihan bibit sangat menentukan hasil panen Anda. Anda bisa mencari bibit di tempat yang sudah bersertifikat atau yang sudah terpercaya. Salah satu benih yang mungkin bisa Anda coba adalah bibit lele sangkuriang. Jenis ini juga sangat cocok bagi pemula karena perawatannya yang tidak begitu sulit.

3. Persiapan Air Kolam

Untuk air kolam lebih baik Anda garami terlebih dulu. Gunakan garam krosok 2 ons per meter persegi. Selain itu Anda bisa menggunakan pupuk kolam di dasar kolam. Pupuk tersebut memiliki fungsi sebagai media tumbuh hewan-hewan air di kolam Anda. Hewan ini nantinya akan menjadi pakan alami bagi benih ikan Anda di awal pembesaran benih ikan.

4. Tebar Benih Lele

Cara budidaya ikan lele terpal selanjutnya adalah melakukan penebaran bibit ikan lele. Waktu yang cocok untuk melakukan ini adalah pada sore hari sekitar pukul lima sore hari. Hal ini bertujuan agar bibit ikan lele Anda tidak kepanasan pada saat penebaran. Sebelum ditabur di kolam, lebih dahulu lakukan perendaman bibit di suatu wadah sebagai proses adaptasi dengan lingkungan air kolam Anda.

5. Pemberian Pakan

Dalam melakukan pemberian pakan sebaiknya dilakukan secara teratur. Berikanlah pakan pada benih sekitar 2 sampai 4 hari sekali dalam satu hari. Pemberian pakan juga jangan berlebihan karena lele dapat mengalami kembung. Pemberian pakan yang baik bisa dilakukan pada pukul 7 pagi, jam 5 sore, dan juga jam 10 malam. Apabila dirasa masih kurang, Anda dapat memberi makan tambahan jam 1 dini hari.

6. Kegiatan Sortir dan panen

Cara budidaya ikan lele kolam terpal selanjutnya adalah benih berusia 3 minggu ada baiknya dilakukan penyortiran. Penyortiran ini difungsikan untuk membuat persaingan makan menjadi lebih seimbang. Hal tersebut karena lele yang memiliki pergerakan lincah lebih cepat tumbuhnya. Lakukan hal tersebut hingga Anda memasuki masa panen yaitu bulan ke 3 atau bulan ke 4.

Keunggulan Usaha Lele Menggunakan Kolam Terpal

Dalam usaha lele dengan kolam terpal ini tentu banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan. Apalagi jika dikombinasikan dengan jumlah bibit yang banyak. Seandainya Anda menebar 1000 benih, bayangkan saja keuntungan ternak lele 1000 ekor saat panen bisa mencapai 2 jutaan rupiah dengan harga per kilonya dipatok 18 ribu. Untuk lebih jelasnya berikut ini keuntungan dari ternak lele dengan kolam terpal.

  1. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat kolam sangat terjangkau
  2. Dapat dibuat dimana pun sesuai yang Anda inginkan
  3. Mudah dalam perawatan dan juga mengganti airnya
  4. Memudahkan pengawasan terhadap perkembangan ikan
  5. hasil budidaya ikan lele kolam terpal ini dapat dipanen dengan mudah
Artikel Terkait Artikel Terkait
Harga Ikan Lele Per Kg di Pasaran Umpan Ikan Lele

Keuntungan Usaha Budidaya Ikan Lele

Ikan lele merupakan suatu komoditas yang menjanjikan keuntungan yang besar jika dibudidayakan dengan baik. berbagai cara atau metode seperti budidaya ikan lele dumbo di kolam terpal ataupun budidaya di berbagai media lainnya merupakan salah satu cara dalam membudidayakan ikan lele ini. Keuntungan yang diperoleh dari usaha ini juga banyak sekali. Berikut ini adalah keuntungan usaha lele yang bisa dirasakan.

  1. Memiliki pasar yang begitu luas
  2. Dalam pemeliharaannya tergolong mudah
  3. Memiliki ketahanan yang lebih dari berbagai penyakit
  4. Daya tahan tubuh yang kuat untuk hidup di lingkungan ekstrem
  5. Usia panen yang cukup cepat
  6. Dengan usia panen yang cepat membuat perputaran uang yang lebih cepat

Sebenarnya masih banyak lagi keuntungan yang bisa diperoleh dengan memulai bisnis ikan lele ini. Untuk detail lebih jelasnya Anda dapat melakukan pencarian dalam mesin pencarian untuk mencari makalah budidaya ikan lele ataupun buku-buku budidaya/cara beternak ikan lele secara online. Dengan begitu Anda dapat memulai bisnis ini dengan mantap dan persiapan yang maksimal.