Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Koi di Kolam & Aquarium

7 min read

budidaya ikan koi

Ikan adalah hewan yang bisa dijadikan sebagai komoditas konsumsi dan juga sebagai ikan hias. Salah satu ikan yang sangat cocok untuk dijadikan ikan hias adalah ikan koi. Bentuk tubuh dan corak warna yang begitu indah membuat ikan ini sangat diminati oleh banyak orang. Oleh karena itulah kini banyak bermunculan orang-orang yang melakukan budidaya ikan koi di Indonesia.

Pada artikel kali ini Jurnal Manajemen akan membahas mengenai cara budidaya ikan koi secara lengkap di kolam maupun di aquarium. Cara budidaya ikan koi di kolam juga disediakan berbagai informasi seperti budidaya di kolam beton, terpal, dan kolam tanah. Untuk info selengkapnya simak pembahasan berikut ini :

Cara Budidaya Ikan Koi Di Kolam Beton

budidaya ikan koi di kolam beton
budidaya ikan koi di kolam beton | source : waterbugdesign.com
  1. Pemilihan Kolam

Hal pertama yang harus dilakukan dalam budidaya koi dengan kolam beton tentu adalah menyiapkan kolam beton. Kolam beton yang dibuat haruslah pada bagian landasannya agak miring ke arah tempat pembuangan air kolam. Selain itu ukuran kolam beton juga harus disesuaikan dengan banyaknya ikan koi yang ingin dibudidayakan.

Untuk kedalaman kolam beton ada baiknya diatur dengan baik. Kedalaman yang ideal untuk memelihara ikan koi kolam beton ini adalah sekitar 1 meter dengan lebar kolam menyesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu letak pembuatan kolam juga harus diperhatikan, jangan sampai kolam berada pada lokasi yang terkena sinar matahari langsung terlalu banyak karena dapat membuat air keruh lebih cepat.

  1. Memberi Makan

Setelah masalah kolam beton selesai, hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah tentang pemberian pakan ikan koi. Pemberian pakan pada ikan koi harus diberikan secara pas tidak boleh berlebihan. Untuk ikan koi sendiri lebih baik pemberian pakan dilakukan sedikit demi sedikit karena morfologi dari ikan koi yang memiliki pencernaan yang pendek sehingga ikan koi menjadi cepat kenyang.

Selain itu pemberian pakan yang berlebih dapat membuat kebersihan kolam terganggu. Pada nantinya sisa pakan yang tidak termakan oleh ikan koi dapat bereaksi dengan air kolam dan membentuk amoniak. Zat amoniak ini tentu sangat mengganggu kesehatan ikan-ikan yang terdapat dalam kolam beton Anda. Oleh karena itu takaran pemberian pakan harus diperhatikan dan disesuaikan dengan jumlah ikan koi.

  1. Kualitas Air

Dalam budidaya koi kolam beton tentu juga harus menjaga keadaan kualitas air kolam. Kolam ikan koi yang bersih tentu akan membuat ikan koi yang hidup di dalamnya dapat terus sehat sehingga dapat tumbuh dengan baik. Sementara itu kondisi kolam ikan koi yang buruk dapat membuat pertumbuhan ikan lambat dan ikan menjadi mudah terserang penyakit baik oleh parasit ataupun non parasit.

  1. Pengukuran Suhu Kolam Beton

Kolam ikan koi dari beton cenderung memiliki suhu yang lebih dingin di bandingkan media lain. Hal tersebut tentu dapat membuat ikan koi mengalami penurunan nafsu makan. Untuk itu peletakan posisi kolam harus dipertimbangkan dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan memilih lokasi kolam beton yang tidak terlalu banyak terkena cahaya matahari langsung agar suhu kolam beton dapat terjaga dengan baik.

  1. Pembersihan Kolam

Seperti halnya dengan media kolam lainnya, menggunakan media kolam beton juga harus menjaga kebersihan kolam secara rutin. Pembersihan kolam dapat dilakukan dengan cara menguras dan juga mengganti air kolam secara berkala. Hal tersebut tentu untuk menjaga kesehatan kolam ikan koi sehingga ikan koi dapat tumbuh sehat dan optimal.

 

Baca Juga : Daftar Harga Ikan Koi Lokal & Import

 

Cara Budidaya Ikan Koi Di Kolam Tanah

cara budidaya ikan koi di kolam tanah
budidaya ikan koi di kolam tanah | source : youtube

Budidaya koi dapat juga dilakukan dengan menggunakan media kolam tanah sebagai wadah pembesarannya. Pembudidayaan ikan koi dengan kolam tanah tidak begitu berbeda dengan budidaya ikan yang lainnya. Meskipun dalam budidaya menggunakan kolam tanah memiliki beberapa perbedaan dengan menggunakan media lain. Berikut ini hal yang harus disiapkan untuk budidaya dengan kolam tanah.

  1. Memperhatikan Syarat Dan Habitat Ikan Koi

Untuk melakukan budidaya yang baik haruslah memahami terlebih dahulu akan lingkungan dan habitat dari ikan koi. Lingkungan hidup ikan koi sendiri bermacam-macam tergantung dengan kebutuhan. Namun dari semua hal itu tentu yang harus diperhatikan adalah kualitas dari air kolam. Hal itu karena air merupakan tempat hidup utama ikan.

Kualitas air kolam koi haruslah berkualitas. Hal ini karena ikan koi merupakan salah satu ikan hias sehingga hal yang harus diperhatikan adalah pada kualitas bentuk ikan dan juga corak warnanya. Semakin baik lingkungan hidup ikan koi makan akan semakin sehat pula ikan koi tersebut sehingga dapat memiliki warna corak tubuh yang terang.

Selain itu kebersihan kolam ikan koi juga harus rutin dikontrol agar kualitas air dapat terjaga. Biasanya pakan-pakan sisa yang mengendap di dasar bagian kolam dapat menjadi hal yang berbahaya bagi kesehatan ikan koi. Selain itu kondisi kolam yang tidak terawat akan membuat ikan koi mudah diserang parasit seperti jamur, cacing, ataupun virus.

  1. Merawat Larva Koi

Fase yang paling penting dalam siklus hidup ikan koi tentu pada saat fase larva. Fase larva merupakan fase di mana perawatan ikan koi benar-benar dilakukan secara telaten dan penuh kehati-hatian. Hal itu karena pada fase ini merupakan kunci keberhasilan dari kualitas ikan koi yang akan dihasilkan kelak. Sehingga diperlukan lingkungan yang kondusif dan sehat bagi larva untuk terus tumbuh dan berkembang.

  1. Pembuatan Kolam Tanah

Unsur terpenting dari budidaya koi kolam tanah tentu adalah tersedianya kolam tanah tersebut. Perlu dipersiapkan beberapa hal terkait pembuatan kolam tanah. Persiapan tersebut adalah kayu ataupun bambu sebagai pagar serta berbagai macam peralatan pendukung lainnya. Untuk ukuran lahan tanah sebaiknya disesuaikan dengan rencana kuantitas ikan koi yang akan dibudidayakan.

Pada umumnya lahan dengan ukuran 2 x 1 x 0,6 meter dapat menampung 100 ekor ikan koi dengan ukuran 5 sampai dengan 7 cm. Apabila bibit yang ingin dibudidayakan berjumlah lebih dari 100 maka ukuran kolam harus lebih lebar lagi. Dalam membuat kolam tanah dilakukan dengan menggali lahan tanah untuk kemudian dipasangi pagar atau rangka dengan kayu ataupun bambu dan selanjutnya diberi pembatas.

Cara Budidaya Ikan Koi Di Kolam Terpal

budidaya ikan koi di kolam terpal
budidaya ikan koi di kolam terpal | source : youtube
  1. Menyiapkan Kolam Terpal

Cara memelihara ikan koi kolam terpal yang pertama tentu adalah mempersiapkan kolam. Kolam dengan terpal ini dapat Anda peroleh dengan membeli langsung jadi ataupun Anda dapat membuat sendiri. Untuk menghemat biaya pengeluaran, mungkin membuat kolam terpal sendiri merupakan solusi yang tepat. Pembuatan kolam terpal sendiri sebenarnya tidak begitu sulit dan cukup cepat membuatnya.

  1. Pembuatan Kolam Terpal

Dalam membuat kolam terpal seperti yang disebutkan sebelumnya tidaklah begitu sulit. Untuk membuat kolam terpal ini Anda cukup menggali lahan tanah sesuai ukuran yang dibutuhkan. Aturlah kedalaman dan juga lebar kolam dengan tepat agar lebih efisien. Setelah itu tanah tersebut dapat dilapisi dengan terpal. Kemudian isilah air pada kolam terpal dengan ketinggian yang sesuai dengan standar.

  1. Ukuran Kolam Terpal

Dalam membuat kolam ikan koi dari terpal tentu juga harus memperhatikan ukuran dari kolam terpal. Sesuaikanlah ukuran kolam dengan jumlah ikan koi yang ingin Anda budidayakan. Pada umumnya kolam terpal koi memiliki ukuran sekitar 4x5x1 meter. Hal itu berarti volume air maksimal yang bisa terisi sebesar 20liter air sedangkan terpal yang harus dipersiapkan berukuran 6×7 meter.

Terpal yang digunakan juga tidak boleh sembarangan. Gunakanlah terpal yang memiliki jenis bahan serat yang halus dan bagian ujung terpal cukup kuat. Untuk mencegah terpal sobek dengan mudah, Anda dapat memasang ring besi pada bagian terpal yang diberi lubang. Dengan begitu terpal tidak akan mudah untuk sobek karena tekanan air atau sebagainya.

  1. Perawatan Kolam Terpal

Dalam merawat kolam terpal ini sebenarnya cukup mudah apabila dibandingkan dengan media kolam yang lainnya. Cara merawat kolam terpal ini cukup dengan melakukan pembersihan secara rutin. Untuk membuat ikan lebih betah, pada bagian kolam terpal dapat diberikan tambahan beberapa tanaman kecil di dasar kolam sebagai tempat untuk tinggal ataupun sembunyi ikan koi.

  1. Filter Air Untuk Kolam Terpal

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya bahwa sisa makanan ikan yang mengendap di dasar kolam dalam membahayakan ikan. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan memasang filter air pada kolam. Fungsi dari filter ini untuk menyerap berbagai macam kotoran baik kotoran ikan ataupun sisa makanan ikan agar air kolam terjaga kualitasnya dan ikan menjadi sehat.

  1. Pembibitan

Dalam proses pembibitan ikan koi terdapat dua macam cara yaitu dengan membeli bibit langsung dari peternak atau juga dapat menghasilkan benih sendiri dengan indukan sendiri. Untuk membeli bibit secara langsung dianjurkan untuk ke pembenih yang terpercaya. Sementara untuk melakukan pembenihan sendiri dapat dilakukan dengan menempatkan ikan jantan dan betina dalam satu tempat hingga terjadi pemijahan.

Cara Budidaya Ikan Koi Di Aquarium

cara budidaya ikan koi di aquarium
budidaya ikan koi di aquarium | source : jualkoi.id
  1. Gunakan Akuarium Minimalis

Cara budidaya ikan koi di akuarium dibutuhkan akuarium dengan ukuran yang cukup luas. Namun ukuran akuarium tersebut tergantung dengan jumlah koi yang akan menempatinya. Pada umumnya akuarium yang bisa digunakan memiliki ukuran minimal panjang 1,5 meter dengan lebar dan tinggi setengah meter. Dengan ukuran seperti ini akuarium dapat menampung maksimal 10 ekor ikan koi saja.

  1. Tidak Perlu Diberi Tanaman Air

Dalam memelihara koi dalam akuarium tidak perlu diberikan tanaman air jenis apapun. Hal tersebut karena ikan koi akan memakan tanaman-tanaman air tersebut. Jadi dengan meletakan tanaman air dalam akuarium akan menjadi sia-sia karena tanaman akan rusak karena dimakan oleh ikan koi. Selain itu daun tanaman air yang rusak hanya akan menambah kotoran dan sampah pada kolam akuarium koi.

  1. Menggunakan Filter Gantung

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa daya tampung akuarium sangat terbatas sehingga kualitas air harus terjaga. Untuk menjaga kualitas air kolam akuarium dibutuhkan filter air yang mumpuni. Filter air yang dianjurkan adalah sebesar 30% dari volume air yang ada. Untuk mengakali agar filter tidak memakan banyak tempat di akuarium Anda dapat meletakkan filter di bagian atas akuarium.

  1. Menggunakan Media Filter

Setelah membuat filter gantung tentunya juga harus menggunakan media filter. Media filter yang bisa dijadikan pilihan adalah ziolit, bioball, japan mat, dan juga filter lainnya. Untuk menjaga kebersihan filter, cucilah media filter tersebut secara teratur paling tidak seminggu sekali. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penyumbatan air akibat kotoran yang menumpuk pada filter.

  1. Mengganti Air Secara Berkala

Dalam memelihara koi di akuarium, Anda harus rutin mengganti airnya. Intensitas dari penggantian air ini tergantung dengan kepadatan akuarium, semakin padat populasi pergantian air juga harus semakin sering dilakukan. Hal ini bertujuan agar kualitas air tetap terjaga sehingga ikan koi yang hidup di akuarium dapat hidup dengan sehat tanpa terancam terkena berbagai macam penyakit terkait parasit ataupun non parasit.

  1. Memberi Pakan Secukupnya

Pakan merupakan salah satu faktor penting dalam memelihara ikan koi. Namun dalam memberikan pakan ikan koi tidak perlu secara berlebihan. Dengan mengkonsumsi terlalu banyak pakan, maka kuantitas dari kotoran ikan koi juga akan bertambah sehingga dapat membuat kolam cepat keruh. Berilah pakan ikan koi per harinya sekitar 2-3% dari total berat badannya agar dapat tumbuh dengan normal.

  1. Gunakan Lampu Sebagai Pengganti Sinar Matahari

Pada umumnya ikan koi ditempatkan di kolam outdoor yang dapat secara langsung terkena cahaya matahari. Akan tetapi apabila memelihara ikan koi di akuarium tentu cahaya tersebut tidak dapat didapatkan dengan maksimal. Oleh karena itu Anda dapat mengakalinya dengan memasang lampu metal helide sebagai pengganti cahaya matahari bagi ikan koi dan akuarium.

Kelebihan Budidaya Ikan Koi

cara memelihara ikan koi
cara memelihara ikan koi | source : shutterstock
  1. Mudah Pakannya

Kelebihan pertama dari budidaya koi ini adalah ikan koi merupakan jenis ikan yang mudah untuk menerima makanan. Baik pakan pelet ataupun dari pakan yang alami seperti mikro organisme. Namun untuk mendapatkan ikan koi yang berkualitas tentu pakan yang digunakan adalah pakan yang memiliki nutrisi dan gizi yang baik untuk pertumbuhan dan juga kecerahan warna ikan koi.

  1. Mudah Menyesuaikan Diri

Selain pemberian pakan yang mudah, kelebihan lain dari budidaya ikan koi adalah ikan koi termasuk ikan yang mudah adaptasi pada lingkungan. Hampir di berbagai lingkungan kolam ikan koi dapat beradaptasi dengan baik. Namun dalam pemindahan ikan koi dari satu tempat ke tempat lain harus dilakukan secara bertahap agar koi dapat tetap sehat dan tidak langsung stres.

  1. Mempunyai Manfaat Bagi Kesehatan

Ikan koi selain memiliki keindahan dalam bentuk fisik dan corak warnanya ternyata juga memiliki kandungan gizi yang bagus untuk manusia. Beberapa diantaranya adalah omega 3, protein yang cukup tinggi, dan juga fosfor. Semua kandungan tersebut tentu memiliki manfaat untuk pertumbuhan, regenerasi sel dan juga untuk kesehatan tulang manusia

Artikel Terkait Artikel Terkait
20+ Jenis Ikan Koi Beserta Gambar dan Harganya 10 Jenis Ikan Koi Termahal di Dunia

Risiko dalam Budidaya Koi

Selain terdapat banyak kelebihan tentunya dalam budidaya koi juga terdapat beberapa kekurangannya. Berbagai risiko juga harus dihadapi oleh setiap orang yang membulatkan tekad untuk membudidayakan ikan hias yang satu ini. Apabila pengetahuan kurang mencukupi maka akan membuat budidaya koi dapat berjalan kurang lancar bahkan sampai merugi.

Kekurangan pada ikan koi ini adalah karena ikan koi ini termasuk rentan terserang penyakit. Hal itulah yang menjadi momok menakutkan bagi siapa saja yang membudidayakan ikan ini. Dengan terserang wabah penyakit tersebut dapat membuat ikan koi mati secara massal apalagi penyakit tersebut merupakan akibat dari serangan virus.

Hal tersebutlah yang menjadi biang dari kerugian yang dialami oleh para pembudidaya ikan koi. Sehingga pengetahuan yang mumpuni pada seluk beluk serta perawatan ikan koi ini sangat dibutuhkan. Jika tidak maka semua usaha untuk memulai budidaya koi ini tidak akan memperoleh keuntungan yang maksimal bahkan malah kerugian yang diperoleh.

Untuk mendapatkan pengetahuan tentang ikan koi ini Anda dapat mencari tahu di perpustakaan ataupun mencari makalah budidaya ikan koi yang dapat Anda peroleh di internet dengan mudah. Dengan pengetahuan yang mumpuni maka peluang kesuksesan budidaya koi Anda akan semakin besar dan akan terhindar dari kerugian yang besar.