Daftar Harga Bibit Ayam Petelur Terbaru dan Cara Memilihnya

5 min read

BIbit Ayam Petelur

Bagaimana Memilih Bibit Ayam Petelur Yang Berkualitas

Bagi Anda yang tertarik dengan berbisnis atau beternak ayam petelur, maka Anda harus memulainya dengan memilih jenis-jenis bibit ayam petelur yang kualitasnya baik sehingga nantinya ayam tersebut akan menghasilkan telur-telur yang juga berkualitas. Pemilihan bibit ini harus dilakukan dengan hati-hati. Karena bibit menjadi pondasi dasar, dalam keberhasilkan bisnis ayam petelur tersebut.

Walaupun tingkat keberhasilan atau sukses tidaknya Bisnis Ternak Ayam Petelur ini tergantung oleh berbagai macam faktor, tetapi pemilihan bibit yang tepat akan menjadi poin yang tepat bagi setiap peternak. Faktor pendukung lainnya, bisa berasal dari pemberian vitamin, pemberian pakan, atau juga cara memelihara dan merawat ayam-ayam tersebut.

Artikel Terkait
Kandang Ayam Petelur
Harga Ayam Petelur

Cara Memilih Bibit Ayam Petelur yang Berkualitas

Banyak yang bertanya bagaimana cara membuat Bibit Ayam Petelur ? Namun pada artikel Jurnal Manajemen ini tidak akan dibahas mengenai hal tersebut akan tetapi lebih membahas mengenai cara memilih bibitnya.

Dengan beternak ayam petelur sendiri, maka kita harus memulainya dari langkah yang paling awal. Salah satu langkah awal yang harus dilakukan, adalah dengan memilih bibit petelur yang tepat. Atau yang memiliki kualitas baik dengan hasil yang optimal. Ayam petelur ini sudah banyak dimanfaatkan dan dibudidayakan, supaya telurnya dapat dijual kembali.

Berikut ini langkah dalam memilih bibit yang kualitasnya baik pada ayam petelur. Diantaranya yaitu :

1. Temukan DOC yang Baik Terlebih Dahulu

DOC ayam petelur
DOC ayam petelur | sumber : Ig @hobi_ternak

Jenis DOC yang baik merupakan DOC yang sumbernya yaitu indukan, yang telah sukses menghasilkan telur yang kualitasnya juga sangat baik. Serta dengan jumlah yang memadai bagi para peternak. Berikut ini ada beberapa ciri dari indukan ayam petelur yang berkualitas :

  • Memiliki suara yang nyaring
  • Jangka waktu dalam mas bertelur terbilang cukup lama
  • Ayamnya dapat bergerak dengan lincah dan bebas
  • Daya tahan tubuhnya baik, serta tidak ditemukan jenis penyakit apapun
  • Pada bagian duburnya tak ada bekas/sisa kotoran
  • Produktivitas telurnya sangat baik dan dengan bobot yang terbilang lumayan
  • Memiliki nafsu makan yang juga baik
  • Memiliki bulu yang tebal dan juga halus
  • Tubuhnya sehat dan tak ditemukan kecacatan di beberapa bagian tubuhnya

Dengan mengetahui ciri-ciri bibit dari ayam petelur yang baik seperti yang telah disebutkan di atas, kini Anda harus mengetahui apa saja dasar dalam merawat DOC ayam petelur tersebut.

2. Melakukan Konversi Ransum

Konversi ransum ini adalah membandingkan ransum yang telah dihabiskan oleh ayam dengan telur, yang nantinya akan dihasilkan oleh ayam tersebut. biasanya konversi ransum ini dinamakan ransum/Kg telur.

Jenis ayam yang baik adalah bisa makan dengan ransum yang cukup banyak, yang memang mampu menghasilkan telur yang lebih banyak lagi atau lebih besar dari ukuran ransum yang sudah dimakan. Jika ternyata hasil konversi ini tidak sesuai, artinya ayam hanya makan dalam jumlah yang banyak tetapi bertelur dalam jumlah sedikit.

Maka Anda tidak perlu memilihnya, karena hal itu sudah menjadi ciri dari jenis ayam buruk atau kualitasnya kurang baik.

2. Bagaimana Ayam Berproduksi Telur

Ayam Bertelur
Ayam Bertelur | sumber : jualayamhias.com

Produksi telur pada ayam petelur tentu menjadi perhatian yang utama, karena jenis bibit yang nanti akan Anda pilih harus merupakan bibit yang mampu memproduksi telur dalam jumlah yang banyak. perlu diingat bahwa, produksi telur ini juga harus tetap mempertimbangkan bagaimana konversi ransum itu sendiri.

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, bahwa konversi ransum yang dilakukan tetap harus sesuai supaya pihak manapun tak dirugikan. Khususnya para pebisnis ayam petelur tersebut.

3. Bagaimana Prestasi Bibit Di Lapangan Atau Di Peternakan

Hal berikutnya yang harus Anda perhatikan dalam memilih bibit ayam petelur yang tepat adalah, Anda harus bisa melihat bagaimana prestasi dari bibit yang nanti akan Anda pilih terutama di lapangan/peternakan. Prestasi tersebut bisa dilihat dari kemampuan ayam itu saat bertelur, bagaimana hasil/proses dari produksi telurnya, dan bagaimana konversi ransumnya.

Ada banyak jenis ayam petelur atau bibit petelur yang bisa Anda pilih, dengan beberapa pertimbangan yang tepat. Anda bisa membelinya langsung pada penjual bibit ayam petelur. Anda juga bisa bertanya secara langsung, jenis bibit mana saja yang tepat untuk beternak ayam petelur.

Harga Bibit Ayam Petelur Per Ekor

1. Daftar Harga Ayam Petelur di Pulau Jawa

Jenis Bibit

Harga

Ayam petelur polos Rp. 9.800
Ayam petelur super Rp. 13.500

2. Daftar Harga Ayam Petelur di Pulau Sumatera

Untuk jenis ayam petelur polos :

Nama Kota

Harga

Batam Rp.14.000
Lubuk Linggau Rp.14.100
Palembang Rp.12.000
Pekanbaru Rp.12.600
Lampung Rp.10.100
Padang Rp.12.400
Pangkal Pinang Rp.12.500
Bengkulu Rp.12.300
Jambi Rp.12.200
Tanjung Pandan Rp.12.000
Medan Rp.12.700
Tanjung Pinang Rp.12.500
Aceh Rp.15.000

Untuk jenis ayam petelur super :

Nama Kota Harga
Batam Rp.16.200
Lubuk Linggau Rp.16.300
Palembang Rp.15.700
Pekanbaru Rp.16.300
Lampung Rp.15.800
Padang Rp.16.100
Pangkal Pinang Rp.16.200
Bengkulu Rp.16.000
Jambi Rp.15.900
Tanjung Pandan Rp.15.700
Medan Rp.16.400
Tanjung Pinang Rp.16.400
Aceh Rp.18.700

3. Daftar Harga Bibit Ayam Petelur Pulau Kalimantan

Untuk jenis ayam petelur polos :

Nama Kota Harga
Banjarmasin Rp.12.900
Palangkaraya Rp.12.500
Sampit Rp.13.700
Balikpapan Rp.13.600
Pangkalan Bun Rp.12.400
Pontianak Rp.12.800
Tarakan Rp.13.700
Berau Rp.13.900
Kota Baru Rp.13.800
Batu Licin Rp.14.200

Untuk jenis ayam petelur super :

Nama Kota Harga
Banjarmasin Rp.16.600
Palangkaraya Rp.16.200
Sampit Rp.17.400
Balikpapan Rp.17.300
Pangkalan Bun Rp.16.100
Pontianak Rp.16.500
Tarakan Rp.17.400
Berau Rp.17.600
Kota Baru Rp.17.500
Batu Licin Rp.17.900

4. Harga Bibit Ayam Petelur Pulau Sulawesi

Untuk jenis ayam petelur polos :

Nama Kota Harga
Makassar Rp.13.400
Palu Rp.14.700
Gorontalo Rp.15.000
Kendari Rp.14.700
Luwuk Rp.14.100
Manado Rp.15.000
Ambon Rp.14.800
Ternate Rp.14.800

Untuk jenis ayam petelur super :

Nama Kota Harga
Makassar Rp.17.100
Palu Rp.18.400
Gorontalo Rp.18.700
Kendari Rp.18.400
Luwuk Rp.17.800
Manado Rp.18.700
Ambon Rp.18.500
Ternate Rp.18.500

Keterangan : harga tersebut di atas bisa berubah kapan saja.

Persiapan Dalam Pemilihan Bibit Ayam Petelur

Bagi Anda yang akan memulai usaha/bisnis Beternak Ayam Petelur, tentu banyak hal yang perlu Anda persiapkan. Salah satunya adalah bibit. Karena hal itu akan berpengaruh pada hasil produksi ayam dan juga telur yang akan terus meningkat. Hal tersebut juga didukung oleh jenis indukan ayam dengan tubuh yang sehat, ayam yang bertubuh sehat ini biasanya berasal dari hasil penetasan yang juga baik.

Untuk memperoleh bibit/DOC ayam petelur yang baik, maka Anda harus memilih jenis indukan yang mampu menghasilkan telur yang dimana jumlah serta kualitas telurnya terbilang baik. Untuk memperoleh jenis bibit yang sehat dan tanpa cacat, Anda bisa beli bibit ayam petelur dengan kualitas yang unggul. Bibit unggul tentu akan menghasilkan ayam/telur yang juga unggul.

Cara Merawat Bibit atau DOC Ayam Petelur

DOC ayam petelur 2
DOC ayam petelur | sumber : myceisonline.com

Setelah Anda memilih dan memperoleh jenis bibit yang bagus, hal berikutnya yang harus Anda lakukan adalah merawat bibit tersebut. cara perawatannya pun tak boleh sembarangan. Perawatan pada bibit ini bisa dengan memberinya air gula jawa ketika DOC tersebut pertama kali tiba di tempat Anda. Kemudian letakkan DOC pada kandang bok yang sudah Anda siapkan terlebih dahulu.

Barulah Anda bisa memberinya air gula jawa. Tujuan dari pemberian air gula jawa ini adalah supaya stamina DOC tersebut kembali seperti semula. Tak hanya itu, manfaat lainnya dari pemberian air gula jawa ini adalah sistem kekebalan tubuh yang kembali meningkat. Karena stamina bibit ayam tersebut bisa saja berkurang, ketika sedang dalam perjalanan menuju ke tempat Anda.

Untuk pemberian pakan dan minumnya, juga harus Anda perhatikan dengan baik. Letakkan tempat pakan/minumnya di dekat DOC, supaya tempat pakan/minum tersebut lebih mudah dijangkau. Kemudian periksa juga tempat pakan dan minumnya itu setiap hari, agar DOC ayam tak tertular oleh penyakit apapun yang bisa saja ditularkan dari tempat pakan/minum yang kondisinya kotor.

Memilih Bibit Ayam Petelur Betina dan Pejantan

Sebagai peternak tentu Anda juga harus tahu bagaimana cara memilih bibit ayam petelur betina dan juga pejantan. Karena memilih bibit ayam petelur, tentu berbeda dengan pemilihan bibit ayam pedaging. Berikut ini uraian lengkapnya.:

Bibit ayam petelur betina

Usaha ternak ayam kampung terutama pada ayam petelur, bibit ayam betina ini harus lebih diperhatikan. Minimal, dengan memilih bibit yang baik maka Anda akan terhindari dari kerugian atau ayam yang produktivitasnya terbilang kurang. Berikut ini beberapa tahapan dalam memilih bibit ayam petelur betina :

  • Pilih jenis bibit ayam kampung betina yang memiliki kualitas yang baik dan juga unggul, Anda bisa memilih jenis ayam arab, ayam nunukan, ayam sentul, dan ayam kedu. Jenis-jenis ayam tersebut merupakan jenis ayam yang terkenal dengan produktivitasnya yang sangat baik.
  • Pilih juga bibit ayam dengan ciri fisik yang bagus/mumpuni. Misalnya bagian kepalanya halus, sayapnya kuat dan gagah, matanya terang/bersih, ukuran paruhnya pendek dan juga bersih, bulunya merata dan terlihat di permukaan, muka tidak tampak lebar, dan jengger/pialnya tidak kasar.
  • Pilih bibit ayam yang berusia lima bulan ke atas, yang dimana postur tubuhnya besar dengan perut yang terlihat. Bobot ayam tersebut antara 1,2 Kg hingga 1,7 Kg.
  • Kemudian perhatikan jarak diantara tulang pubis atau sekitar tiga jari, dengan jarak diantara tulang dada ayam yang memiliki tulang pubis dengan ukuran sekitar empat hingga lima jari.

Cara tersebut di atas terbilang akurat dalam menyeleksi bibit ayam petelur betina. Bagi Anda yang sedang cari bibit ayam petelur betina yang baik, bisa menggunakan cara-cara yang tadi sudah diuraikan.

Pemberian Pakan Dimulai dari Bibit Atau Anakan Hingga Dewasa

Pemberian pakan ternak ini bisa menggunakan pakan yang merupakan jenis pabrikan, atau bisa juga yang sudah berbentuk kemasan. Selain itu Anda juga bisa meracik sendiri pakan ini dengan jumlah takarannnya yang pas. Takaran yang pas ini maksudnya adalah kandungan gizinya sudah sesuai dengan kebutuhan dari ayam petelur tersebut.

Bagi Anda yang ingin meracik sendiri pakan, maka takaran untuk masing-masing komposisinya juga harus tepat. Bahan yang diperlukan dalam pakan racikan ini diantaranya yaitu mineral premix 0,1%, jagung 50%, vitamin premix 0,1%, dedak padi 10%, garam 0,3%, bungkil kedelai 28%, DCP 2,5%, kapur 9%, dan sebagainya.

Untuk pemberian vitamin dan juga mineral premix, sebaiknya disesuaikan lagi dosisnya dengan rekomendasi yang biasanya terdapat pada kemasan vitamin dan mineral tersebut. bahan baku yang disebutkan tadi, bisa Anda ganti dengan yang lain bila sedang tidak ada. Karena  bahan baku tetap bergantung pada ketersediaan dari penjual Pakan Ayam Petelur tersebut.