By | September 8, 2017
Contoh Tugas Manajemen Pemasaran

Tugas-tugas manajemen pemasaran  dari aktivitas fungsi manajemen yang dijalankan dalam kegiatan pemasaran.

Fungsi dari Tugas Manajemen Pemasaran yang dilaksanakan yaitu bagaimana proses manajemen pemasaran itu diaplikasikan guna merubah sumber-sumber menjadi barang dan jasa yang mampu memenuhi keperluan konsumen.

Bagi manajer pemasaran dalam manajemen pemasaran kebutuhan pasar yang masih ada tersebut merupakan kesempatan pemasaran.

secara mendasar tugas manajer pemasaran dalam tugas pokok manajemen pemasaran dimulai jauh sebelum produk baik barang ataupun jasa dihasilkan dan tidak akan berhenti sampai produk terjual.

 

Baca Juga : Aspek Pemasaran dalam Pengelolaan Usaha

 

Contoh tugas-tugas manajemen pemasaran secara umum yaitu :

  1. Mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen

Tugas manajemen pemasaran yang pertama kali harus dilaksanakan adalah mengetahui keperluan dan keinginan konsumen. Hal ini merupakan fondasi awal sebelum melangkah ke tugas manajemen pemasaran selanjutnya.

Manajer pemasaran harus menganalisis kebutuhan pasar kemudian berusaha untuk menyusun strategi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sebagai contoh : Riset mengenai kebutuhan orang dengan mobilitas tinggi akan makanan, dengan hasil kebanyakan orang dengan mobilitas tinggi memerlukan makanan yang praktis dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkannya.

  1. Mengembangkan konsep barang dan jasa yang diarahkan untuk memuaskan/melayani kebutuhan konsumen

Setelah mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk, tugas manajemen pemasaran selanjutnya adalah mengembangkan konsep produk untuk menjawab keinginan konsumen.

Konsep produk dibuat sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Contoh : Setelah mengetahui kebutuhan akan makanan praktis, kemudian dibuatlah konsep makanan siap saji untuk menjawab permasalah bagi orang dengan mobilitas tinggi.

  1. Mengadakan pengujian terhadap berlakunya konsep produk tersebut

Tugas manajemen pemasaran yang ketiga adalah melakukan pengujian terhadap berlakunya konsep produk yang telah dikembangkan.

Pengujian dapat dilakukan dengan berbagai macam teknik seperti wawancara, kuesioner, ataupun menampilkan gambaran produk dan meminta calon konsumen untuk memberi penilaian/tanggapan akan konsep tersebut.

Apabila konsep tersebut dapat diterima sebagian besar calon konsumen maka tugas manajemen pemasaran untuk pengembangan produk akan dilaksanakan. Sebaliknya apabila konsep tersebut kurang berhasil maka perlu ada perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam pembuatan konsep produk.

  1. Membuat desain produk

Ketika konsep produk diterima oleh sebagian besar masyarakat dengan baik, selanjutnya dilakukan adalah pengembangan akan konsep produk tersebut.

Misalkan ketika konsep makanan siap saji diterima di masyarakat maka dibuat desain/blueprint bagaimana makanan tersebut akan disajikan beserta prosesnya.

Sebagai contoh sebelum meluncurkan Cup Noodles terlebih dahulu dibuat alternatif desain produk untuk dipilih yang terbaik dan sesuai dengan keinginan pasar.

  1. Mengembangkan pengemasan dan merk

Ketika desain produk sudah siap maka langkah berikutnya dari tugas manajemen pemasaran adalah mengembangkan packaging yang menarik dan mudah digunakan oleh calon konsumen.

Pengemasan dibuat sedemikian rupa selain karena fungsi namun untuk menarik minat calon konsumen untuk membeli.

Selain pengemasan, strategi pemasaran yang juga dibutuhkan yaitu Branding. Mengembangkan Merk menjadi tugas manajemen pemasaran yang penting karena masuk pada Product Positioning yang akan direkam oleh para konsumen.

Contoh tugas manajemen pemasaran ini adalah apabila konsumen di Indonesia dihadapkan pada Cup Noodles  maka yang terbesit di benak mereka adalah Pop Mie.

  1. Menetapkan harga sedemikian rupa untuk menghasilkan return on investment yang layak

Penentuan harga dilakukan setelah mengetahui anggaran atau biaya yang dikeluarkan dari proses awal hingga akhir. Tugas manejemen pemasaran ini berguna untuk mengetahui kapan perusahaan dengan biaya dan proses pemasaran yang dilakukan akan mendapatkan pengembalian modal.

Lebih jauh penetapan harga ditentukan dari harga pokok penjualan yang telah dihitung sebelumnya. Melalui perhitungan penetapan harga dan Return On Investment maka perusahaan dapat mengetahui seberapa jauh pengembangan akan dilakukan.

  1. Mengatur distribusi

Setelah proses produksi dan penetapan harga sudah dilaksanakan dan ditetapkan kemudian tugas manajemen pemasaran adalah mengatur distribusi produk.

Proses distribusi harus diatur supaya produk sampai ke tangan konsumen sesuai dengan perkiraan dan perhitungan yang telah dilakukan.

Proses distribusi sangat penting karena apabila terjadi hambatan distirbusi seperti keterlambatan ataupun kerusakan maka akan berpengaruh pada arus kas perusahaan.

  1. Menciptakan komunikasi pemasaran yang efektif dengan melalui media atau cara lain yang tepat

Promosi merupakan satu dari tugas manajemen pemasaran yang terfokus pada aspek komunikasi.

Manajer pemasaran perlu mengatur startegi untuk membangun komunikasi efektif dengan para konsumen ataupun calon konsumen dengan tujuan untuk memperkenalkan produk atau membangun Merk.

Komunkasi efektif dapat dibentuk dengan menggunakan berbagai macam cara baik melalui media atau cara lain yang dianggap tepat.

Salah satu contoh tugas manajemen pemasaran untuk menciptakan komunikasi efektif di era modern ini adalah membangun pelayanan maupun sekedar pencitraan melalui sosial media khususnya dengan pangsa pasar anak-anak muda.

  1. Memeriksa penjualan

Memeriksa hasil penjualan diperlukan untuk proses evaluasi apakah usaha dan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan hasil penjualan. Apabila tidak sesuai maka harus dilakukan identifikasi permasalan atau penyusunan strategi ulang.

Memeriksa penjualan juga berfungsi sebagai recording/rekam jejak yang dapat digunakan untuk memetakan peluang pasar di masa yang akan datang sesuai dengan historical data.

Selain itu tugas manajemen pemasaran kali ini juga memiliki kegunaan untuk memantau kesesuaian antara stok produk dengan hasil yang ada. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kecurangan/penyelewengan di bagian manajemen distribusi ataupun penjualan.

  1. Memperhatikan kepuasan konsumen

Dewasa ini selain fokus pada aspek penjualan, tugas manajemen pemasaran juga perlu memperhatikan kepuasan konsumen.

Hal ini perlu menjadi konsentrasi lebih karena konsumen ialah aset berharga yang kita harapkan akan terus loyal pada produk yang akan dipasarkan di masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Memperhatikan kepuasan konsumen dapat diwujudkan dalam program layanan purna jual. Di era digital ini program Q and A (Questions and Answer) melalui media sosial juga cukup efektif dalam membangun interaksi antara perusahaan dengan konsumen.

  1. Memperbaiki dan mengembangkan rencana pemasaran berdasarkan pada hasil.

Tugas manajemen pemasaran tingkat lanjut adalah memperbaiki dan meningkatkan rencana pemasaran berdasarkan dengan evaluasi kinerja yang telah dilakukan. Berdasarkan keadaan lapang terkait strategi yang telah diterapkan maka diperlukan perbaikan dan pengembangan strategi untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi.

Berdasarkan tugas manajemen pemasaran tersebut, diketahui bahwasanya seorang manajer pada manajemen pemasaran merupakan seorang peneliti, psikolog, sosiolog, ekonom, komunikator, dan ahli hukum.

Dikarenakan kewajiban manajemen pemasaran tersebut cukup banyak maka manajer pemasaran perlu berusaha membuat sistematika yang lebih simpel yang dinamakan proses pemasaran strategik.

Proses pemasaran strategik merupakan sekumpulan proses manajemen yang mengidentifikasi kesempatan pasar dan memilih prosisi, program, dan pengendalian pemasaran yang menciptakan dan mendukung bisnis-bisnis yang aktif untuk mencapai tujuan serta sasaran perusahaan

 

Baca Juga : 3 Fungsi Manajemen Pemasaran Dalam Perusahaan

 

Tahap-Tahap Dalam Proses Pemasaran Strategik ada 3 Tahap yaitu Tahap Analisa, Tahap Perencanaan, dan Tahap Pengawasan.

  1. Analisa

Pada tahap awal proses pemasaran diperlukan analisa akan kesempatan pasar yaitu melihat permintaan pasar apakah termasuk permintaan negatif, latent, menurun, tidak teratur, penuh, berlebihan, tidak sehat, atau bahkan tidak ada permintaan. Kemudian setelah itu dilakukan analisa kesempatan pasar baik kesempatan lingkungan maupun kesempatan perusahaan.

  1. Perencanaan

Setelah mengetahui kondisi permintaan dan kesempatan yang ada kemudian tugas manajemen pemasaran dalam proses pemasaran adalah melakukan perencanaan.

Konsep perencanaan dibagi menjadi 3 yaitu perencananan perusahaan secara keseluruhan, perencanaan pemasaran, dan rencana pemasaran tahunan.

Proses perencanaan sendiri terdiri dari analisa situasi, penetapan tujuan, memilih strategi dan taktik, serta menilai hasil operasi.

Pada penetapan tujuan perusahaan juga harus menetapkan tujuan umum dan khusus sebelum melangkah ke strategi pemasaran.

Strategi pemasaran harus fokus pada 3 tahapan yaitu pemilihan target konsumen, identifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, dan menentukan bauran pemasaran. Sehingga dengan mengetahui hal tersebut akan mempermudah perumusan rencana pemasaran.

Adapun rencana pemasaran jharus dikembangkan dengan berlandaskan beberapa masalah pokok seperti target penjualan, anggaran pemasaran, alokasi bauran pemasaran, penetapan harga, dan alokasi anggaran pemasaran pada produk.

  1. Pengawasan

Pengawasan diawali dengan pelaksanaan kegiatan pemasaran yang meliputi operasional organisasi pemasaran yang terstruktur dengan rapihh dan pada penerapan dan pengendalian pemasaran.

Adapun tugas manajemen pemsaran atau kegiatan yang ditangani langsung oleh manajer pemasaran adalah seperti :

  1. Periklanan
  2. Promosi
  3. Produk
  4. Penjualan
  5. Sistem informasi pemasaran
  6. Departemen produk baru

Sedangkan pada metode pengawasan termuat 3 tahap dari tugas manajemen pemasaran yang harus dilaksanakan yaitu :

  1. Mengetahui fakta yang terjadi dan membandingkan antara hasil dengan perencanaan sehingga dapat diputuskan ada penyimpangan atau tidak
  2. Mengetahui penyebab penyimpangan dan alasan mengenai tercapainya suatu hasil
  3. Melakukan langkah korektif di periode selanjutnya.

Sumber :

Basu Swastha DH dan Irawan. 2008. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta. Liberty Offset.

Incoming search terms:

  • contoh manajemen pemasaran
  • tugas manajemen pemasaran
  • contoh tugas pemasaran
  • contoh aktivitas pemasaran
  • contoh pemasaran dan keuangan
  • contoh kegiatan kegiatan manajemen p
  • contoh masalah pemasaran dalam perusahaan
  • Hasil manajemen pemasaran
  • contoh kegiatan pemasaran
  • contoh bauran pemasaran secara prakrtis