By | October 12, 2017

Strategi promosi adalah langkah yang harus diperhitungkan dalam rangkaian aktivitas manajemen pemasaran. Kegiatan pada Strategi Promosi merupakan langkah di bidang pemasaran berupa interaksi/komunikasi yang dijalankan perusahaan dengan konsumen atau pelanggan. Interaksi yang dibentuk pada strategi promosi pemasaran berupa pemberian informasi, mengajak, dan memberi pengaruh mengenai suatu produk.

Strategi Promosi bisa dibagi menjadi dua yaitu strategi promosi jasa dan strategi promosi barang. Keduanya memiliki sifat yang berbeda. Walaupun demikian kedua strategi promosi tersebut bertujuan dalam peningkatan volume penjualan dengan cara menarik perhatian konsumen atau pelanggan khususnya pada penentuan keputusan pembelian.

Pada artikel ini akan dibahas secara mendetail mengenai strategi promosi dan berbagai cabang penjelasannya.

 

Pengertian Promosi Penjualan

Terdapat beberapa definisi dari promosi penjualan yang dikemukakan para ahli. Diantaranya :

  1. Tjiptono (2001:219)

Aktivitas promosi merupakan proses komunikasi pemasaran yang dijalankan untuk memberikan informasi secara luas, memberi pengaruh, serta mengingatkan target pasar kepada perusahaan dan produk supaya mau menerima, melakukan pembelian dan loyal kepada barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan.

  1. Kotler (2002)

Definisi promosi ialah rangkaian aktivitas yang dijalankan perusahaan dengan menunjukkan kelebihan-kelebihan produknya serta mempengaruhi target konsumen supaya melakukan pembelian.

  1. Sistaningrum (2002)

Arti promosi adalah usaha yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan untuk memberikan pengaruh kepada konsumen aktual atau konsumen potensial supaya terbujuk untuk membeli produk milik perusahaan baik waktu sekarang atau di masa depan.

Konsumen aktual merupakan konsumen yang melakukan pembelian setelah kegiatan promosi dilakukan. Sedangkan konsumen potensial adalah konsumen yang diprediksi akan membeli produk perusahaan di masa depan.

  1. Lupiyoadi (2001)

Promosi penjualan merupaakan aktivitas yang ditujukan dalam rangka peningkatan arus produk yang berasal dari produsen hingga penjualan akhir.

Beberapa hal penting dalam promosi adalah brousr, lembar informasi dan lainnya.

 

Baca Juga : 10 Perencanaan Strategi Pemasaran Produk Baru

 

Pengertian Strategi Promosi Penjualan

Terdapat dua pengertian strategi promosi penjualan yang akan di bahas pada artikel ini. Penjelasannya sebagai berikut :

  1. Definisi strategi promosi penjualan dikemukakan oleh Fandy Tjiptono pada buku strategi pemasaran. Pengertian strategi promosi penjualan adalah perencanaan aktivitas yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan permintaan dari para konsumen untuk meningkatkan volume dan omset penjualan. Aktivitas tersebut dilakukan dengan mempengaruhi secara langsung konsumen dalam keputusan pembelian.
  2. Berdasarkan Cravens pada buku pemasaran strategis mengemukakan bahwa strategi promosi penjualan merupakan rencana dan proses pengendalian komunikasi dalam perusahaan yang ditujukan pada target konsumen.

Berdasarkan pengertian strategi promosi yang dikemukakan oleh kedua ahli tersebut maka dapat ditarik kesimpulan. Strategi promosi penjualan atau pemasaran adalah proses perencanaan akan aktivitas perusahaan untuk meraih tujuan pemasaran yaitu peningkatan omzet dan volume penjualan dengan mempengaruhi keputusan pembelian dari target konsumen.

 strategi promosi penjualan

Tujuan Strategi Promosi Penjualan

  1. Secara Umum

Berbagai tujuan strategi promosi penjualan yang dapat kita ketahui seperti meningkatkan permintaan, menumbuhkan keinginan konsumen dalam pembelian produk, menciptakan godwill, menstimulus para konsumen untuk melakukan pembelian kembali dengan kuantitas yang lebih banyak, serta menjaga loyalitas konsumen kepada perusahaan.

Selain tujuan tersebut juga dapat didefinisikan bahwa strategi promosi bertujuan untuk merangsang pembelian kembali, meraih para konsumen baru, memberi pengaruh terhadap pembelian produk baru, serta menyaingi strategi promosi penjualan yang dilakukan pesaing.

Terdapat program-program yang dapat dilakukan dalam aktivitas strategi promosi penjualan untuk menarik perhatian konsumen. Program tersebut seperti mengadakan kompetisi dengan penyediaan hadiah, kombinasi berbagai penawaran, diskon, dan voucher bagi pelanggan.

Penjelasna lain tentang tujuan strategi promosi yaitu memusatkan pada pengaruhnya terhadap keputusan konsumen dalam rangka peningkatan volume penjualan. Strategi ini berlaku bagi strategi promosi produk baik barang maupun strategi promosi jasa.

Komunikasi yang terjalin dalam promosi penjualan nantinya tidak hanya komunikasi satu arah. Komunikasi yang terbentuk harapannya dapat menciptakan kondisi timbal balik sehingga konsumen dengan sendirinya bersedia dalam pembelian produk.

Oleh karena itu dalam penyusunan strategi promosi penjualan diperlukan data yang akurat mengenai konsumen.

Dari pemaparan diatas, secara umum tujuan akhir dari strategi promosi penjualan yaitu :

  1. Adanya peningkatan permintaan dari client atau konsumen akan produk
  2. Peningkatan performa kerja perusahaan
  3. Mensinergikan aktivitas sumber daya manusia pada bidang penjualan dan periklanan
  1. Menurut Para Ahli

Para ahli menjabarkan tersendiri mengenai tujuan strategi promosi penjualan secara umum. Pada artikel ini akan dipaparkan dua ahli yang mengemukakan mengenai tujuan strategi promosi penjualan.

Tjiptono

Tujuan strategi promosi atau promosi diantaranya memberikan informasi, membeir pengaruh, mengingatkan konsumen akan perusahaan dan segala marketing mix yang dilakukan.

Sistaningrum

Sistaningrum menjabarkan bahwa strategi promosi memiliki empat tujuan yaitu introducing, persuading, modification, dan pembentukan tingkah laku dan reminding mengenai produk dan perusahaan.

 

Baca Juga : 10 Manfaat Manajemen Logistik Beserta Tujuan, Fungsi, dan Manfaat

 

 

Tujuan Utama Strategi Promosi Produk

Terdapat 10 tujuan pokok strategi promosi terhadap produk. Berikut ketujuh tujuan tersebut :

  1. Meningkatkan Volume Produksi dan Penjualan

Strategi promosi pada aktivitas penjualan maupun pemasaran biasanya dilakukan untuk jangka pendek maupun panjang dalam suatu bisnis. Adanya perumusan strategi promosi membuat persiapan lebih matang. Penerapan langkah dalam aktivitas promosi akan lebih sesuai dengan permintan konsumen di lapangan.

Kesesuaian minat konsumen dengan konten promosi yang dijalankan akan menimbulkan permintaan terhadap suatu produk. Peningkatan permintaan inilah yang akan mendorong proses produksi yang diakibatkan adanya kenaikan penjualan. Indikator strategi promosi yang jitu dapat dilihat dari peningkatan volume penjualan setelahnya.

  1. Menarik Pembeli Potensial

Diantara para target market terdapat pelanggan tetap dan pembeli potensial. Bagi pelanggan tetap mungkin lebih mudah melakukan tindakan promosi yang persuasif karena mereka sudah mengenal dan paham akan  suatu produk. Namun sedikit berbeda dengan pembeli potensial.

Pembeli potensial merupakan sekumpulan orang (pasar) yang belum pernah mencoba atau melakukan pembelian terhadap produk dari perusahaan tertentu.

Melalui definisi tersebut diketahui bahwa pembeli potensial tidak akan melakukan pembelian suatu produk dengan kuantitas besar sebelum mereka benar-benar paham dan menyukai produk tersebut.

Disinilah peran strategi promosi penjualan/pemasaran dengan sasaran pembeli potensial. Strategi pemasaran yang dilancarkan ditujukan untuk menarik pembeli potensial dikarenakan pembeli potensial merupakan sumber dalam peningkatan volume penjualan.

Terdapat berbagai langkah contoh strategi promosi pada pembeli potensial seperti :

  • Pemberian produk sample secara gratis sehingga pembeli potensial tertarik untuk mencoba produk yang ditawarkan.
  • Menonjolkan keistimewaan suatu produk dibandingkan dengan produk serupa yang dimiliki pesaing.
  • Penyediaan tawaran pelayanan penjualan seperti angsuran pembayaran, potongan harga dll. Tentu saja langkah ini diambil setelah disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan.
  1. Menambah Repeat Order

Penerapan strategi promosi selain menyasar pada pembeli potensial juga terhadap pelanggan tetap dan pembeli yang pernah mencoba suatu produk namun dalam jumlah sedikit. Penerapan promosi yang sesuai dapat membuat pelanggan melakukan pembelian ulang/repeat order karena diingatkan kembali akan suatu produk ditambah adanya kepuasan terhadap produk.

Strategi promosi ini bisa difokuskan pada keputusan pembelian kembali dari konsumen. Strategi ini juga dapat menangkal strategi pesaing dalam peluncuran produk mereka.

Langkah yang dapat diambil pada strategi promosi dengan tujuan repeat order adalah sebagai berikut :

  • Voucher berisi diskon pada transaksi berikutnya
  • Memberi pelayanan seperti “Beli 2 gratis 1”
  • Atau setelah pembelian ke 15 akan memperoleh 1 produk secara gratis
  1. Menumbuhkan Loyalitas Pelanggan

Langkah promosi secara berkesinambungan akan melekat di benak pelanggan. Lebih khusus pada promosi yang menekankan pada kebermanfaatan produk dan pelayanan jangka panjang di mata konsumen. Hal ini akan menumbuhkan loyalitas pada pelanggan untuk terus menggunakan produk tersebut meski banyak produk sejenis di pasaran.

Contoh strategi promosi pada kasus ini adalah pemberian informasi kebermanfaatan produk, pemberian voucher untuk berlangganan atau mengakses fasilitas tertentu.

  1. Menambah Utilitas/Kegunaan

Kegunaan suatu produk mungkin akan hilang seiring dengan waktu atau jaman. Pada kondisi ini harus segera dipikirkan strategi promosi yang jitu untuk meningkatkan kembali penjualan produk baik barang maupun jasa.

Sebagai contoh strategi promosi jasa yaitu pelayanan antar seperti taxi. Saat pelanggan sudah mulai sepi maka dapat ditambah dengan pelayanan antar jemput sekolah. Selain itu saat ini terdapat variasi promosi pada jasa angkutan seperti memberikan layanan paket wisata keliling kota atau tempat wisata. Langkah ini dapat dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan pihak lainnya.

Selain itu peningkatan kegunaan pada jasa angkutan yaitu seperti sewa kendaraan beserta supir atau terlibat pada jasa angkutan online yang sedang trend di berbagai kota besar di Indonesia.

Penambahan keguanaan ini dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh strategi promosi yang tepat. Sebaliknya strategi promosi yang jitu mampu menambah kegunaan dari suatu produk.

  1. Meningkatkan Daya Tarik

Sudah menjadi kepastian bahwa promosi merupakan langkah untuk meingkatkan kembali daya tarik suatu produk. Pemakaian produk yang sama selama bertahun-tahun mungkin akan menciptakan kejenuhan di mata konsumen. Konsumen akan cenderung mencoba produk lain sebagai variasi atau sekedar coba-coba.

Kondisi tersebut harus disikapi dengan tepat atau pelanggan akan lari ke produk pesaing. Oleh karena itu strategi promosi harus dilakukan agar rasa ketertarikan pelanggan menetap pada satu produk. Melalui promosi yang kontinyu maka pelanggan akan merasa bahwa produk yang mereka gunakan tetap up to date.

  1. Membentuk kesadaran

Selain meningkatkan daya tarik kembali bagi para pelanggan, promosi yang jitu dapat membentuk kesadaran bagi para pelanggan atau calon pelanggan atau pembeli potensial. Kesadarn tersebut diarahkan pada kebutuhan akan suatu produk yang sedang ditawarkan.

Contoh strategi promosi penjualan yang mengarah pada pembentukan kesadaran adalah dengan menunjukkan kelebihan produk dengan target pasar tetentu. Misalkan produk kesehatan untuk penderita diabetes. Promosi yang dilakukan adalah dengan menonjolkan kelebihan produkd dalam mengatasi penyakit kencing manis.

Melalui langka tersebut maka, pelanggan akan sadar bahwa mereka sangat memerlukan produk tersebut. Pada awal mungkin untuk mencoba namun dengan promosi yang berkala maka dapat mengarah pada kebutuhan berkala pula.

  1. Sebagai pelengkap dan pengalihan terhadap harga

Kelebihan dari penyusunan strategi promosi adalah mengindari dari perang harga dengan pesaing. Terjebak perang harga dengan menipiskan marjin penjualan sangat merugikan perusahaan. Melalui langkah promosi yang tepat maka dapat mengalihkan perhatian konsumen dari label harga yang mungkin dirasa mereka masih tergolong mahal.

Terdapat beberapa metode promosi untuk mengalihkan label harga dari para konsumen, diantaranya :

  • Beli dua gratis satu
  • Potongan harga pada pembelian ke-5
  • Menambah kuantitas isi pada suatu produk seperti yang dilakukan produk Indoemie Goreng Jumbo atau produk shampoo sachet dengan hastag 10% lebih banyak
  1. Memperoleh support dari distributor

Kegiatan pemasaran sangat bergantung pula pada bantuan dari para distributor. Distributor merupakan tangan panjang dari produsen ke konsumen. Distributor diantaranya seperti pedagang besar (grosir), pedaganag pengecer, agen, ataupun makelar. Pada studi pemasaran bahkan konsumen dapat dikatakan sebagai distributor apabila mereka merekomendasikan produk pada konsumen lain.

Terdapat strategi promosi pemasaran yang dapat dilakukan untuk mengembangkan para distributor dalam membantu kegiatan pemasaran. Contoh strategi promosi tersebut adalah :

  • Konsep “member get member” dengan imbalan bonus untuk konsumen yang merekomendasikan konsumen lain untuk membeli atau bergabung menjadi anggota distributor.
  • Mengatur marjin penjualan untuk memberikan ruang bagi para distributor sehingga meski marjin lebih kecil dari sebelumnya namun hasil kali lebih banyak dari jumlah distibutor. Selain itu wilayah pemasaran dapat lebih luas.
  1. Pengelompokkan Pelanggan

Membagi pelanggan menjadi beberapa kelompok dan memberikan perlakuan khusus dapat menarik calon konsumen dari segmentasi tertentu. Pemberian pelayanan istimewa ini biasanya disasarkan pada target pasar yang dituju atau untuk meningkatkan penjualan pada segmentasi tertentu.

Pemberian pelayanan khusus ini bisa dalam bentuk produk, variasi harga, dan pelayanan di proses distribusi. Strategi yang diambil dapat berbeda-beda sesuai dengan target marketnya.

Contoh langkah promosi dalam pengelompokkan pelanggan tersebut seperti :

  • Pemberian harga spesial untuk pelanggan yang melakukan Pre-Order, melakukan transaksi secara langsung di toko atau gerai, atau pembelian melalui website (dalam rangka meningkatkan traffic).
  • Memberikan pelayanan tertentu kepada segmentasi umur tertentu. Misalkan pemberian harga spesial bagi pembeli anak-anak sehingga pelayanan tersebut tidak dapat diakses bagi kalangan orang tua dan dewasa. Langkah ini biasa dilakukan jasa transportasi di dalam kota.
  • Layanan gratis bagi orang yang berulang tahun. Biasa diaplikasikan pada rumah makan untuk menarik pelanggan yang berulang tahun dan perhatian pelanggan lainnya.

 

Baca Juga : Pengertian Distribusi, Saluran, Fungsi, Kegiatan dan Contohnya

 

 

Sifat Strategi Promosi Penjualan

Ciri dari perumusan promosi dalam kegiatan penjualan ada 3 yaitu :

Komunikasi

Memberi informasi kepada konsumen akan produk dan menarik perhatian mereka.

Insentif

Pemberian pelayanan untuk merangsang pelanggan dengan nilai dan keistimewaan tertentu

Invitation

Mengundang para konsumen agar melakukan pembelian pada sesaat  promosi dilakukan.

 

Klasifikasi Strategi Promosi Penjualan

Kegiatan promosi dapat diklasifikasi menjadi 4 yaitu :

Customer Promotion

Promosi yang bermaksud untuk membujuk konsumen dalam melakukan pembelian terhadap suatu produk baik barang ataupun jasa.

Trade Promotion

Strategi promosi yang menitikberatkan pada distributor. Mengajak para distributor seperti pedagang grosir, agen, pengecer, exportir dan importir untuk menjualkan kembali produk perusahaan.

Sales-Force Promotion

Langkah promo yang bertujuan untuk memberi motivasi pada armada penjualan yang dimiliki perusahaan.

Business Promotion

Promo penjualan untuk mendapatkan pelanggan baru, menjaga interaksi dan komunikasi dengan pelanggan, mensosialisasikan produk baru, serta melakukan penjualan lebihbanyak pada pelanggan tetap.

Fungsi Strategi Promosi Penjualan

Komunikasi merupakan tujuan dari fungsi pada aktivitas promosi pada penjualan. Sehingga teknik dan metode komunikasi yang tepat akan memberikan benefit bagi perusahaan.

Fungsi komunkasi dapat diterjemahkan menjadi beberapa langkah dengan tujuan tertentu. Tujuan yang dilakukan seperti menargetkan pelanggan, memberi jawaban pada pelanggan, dan membentuk intensif pembelian.

Pada pengembangan strategi dalam promosi, hal yang perlu ditekankan di awal adalah tugas terkait komunikasi yang harus diraih oleh program promosi. Kemudian tujuan tersebut diarahkan pada aktivitas pembelian.

Program atau aktivitas komunikasi perlu dievaluasi secara berkala untuk melihat keefektifannya. Evaluasi dilakukan untuk mengukur apakah tujuan telah tercapai atau belum. Sebagai contoh pada pameran/expo produk dagang perusahaan maka evaluasi menitikberatkan pada jumlah kontak yang didata untuk dirubah menjadi calon pelanggan atau supplier.

 

 

Baca Juga : 3 Fungsi Manajemen Pemasaran Dalam Perusahaan

 

 

Kegiatan Strategi Promosi

Melaksanakan dan mengimplementasikan program promosi akan lebih efektif dengan bauran promosi. Bauran promosi merupakan kombinasi yang optimal untuk bermacam-macam aktivitas promosi yang dianggap efektif dalam peningkatan volume penjualan.

Terdapat empat jenis kegiatan promosi yang dapat dilakukan, diantaranya :

  1. Advertising/Periklanan

Bentuk promo secara tidak langsung melalui bermacam-macam media yang digunakan dengan maksud untuk mengajak konsumen dalam melakukan transaksi pembelian.

  1. Direct Selling/Penjualan dengan tatap muka

Promosi penjualan yang dilakukan secara langsung dengan tatap muka/bertemu antara penjual dan pembeli. Langkah ini ditujukan untuk mengenalkan produk tertentu kepada konsumen. Selain itu direct selling juga membentuk pemahaman konsumen pada produk supaya konsumen terdorong untuk mencoba dan membeli produk.

  1. Publication/Publikasi

Langkah promosi untuk mendorong permintaan pelanggan akan suatu produk secara tidak personal/tidak langsung yang berisi konten komersial. Konten tersebut digunakan untuk mempromosikan produk yang disebarkan melalui media cetak, elektronik, atau hasil wawancara/diskusi pada media tersebut.

  1. Sales Promotion/Promosi Penjualan

Bentuk kegiatan promosi selain ketiga langkah sebelumnya yang bertujuan mendorong pelanggan untuk membeli produk tertentu. Contoh jenis promosi ini seperti melalui pameran, demonstrasi atau peragaan.

 

 

Incoming search terms:

  • klasifikasi dalam tujuan promosi penjualan
  • contoh customer promotion
  • strategi promosi
  • strategi promosi penjualan
  • pengelompokan promosi menurut ahli dan sumbernya
  • strategi promosi adalah
  • fungsi strategi promosi penjualan
  • variasi straregi promosi
  • fungsi strategi promosi pemasaran penjualan
  • contoh strategi promosi dan penjelasannya

2 Replies to “Strategi Promosi Penjualan Produk Beserta Tujuan dan Klasifikasi”

  1. Pingback: Pengertian Penjualan Beserta Jenis dan Macam Transaksinya

  2. Pingback: Pengertian Riset Pasar : Jenis-Jenis dan Contoh Riset Pasar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *