By | May 22, 2018
siklus akuntansi perusahaan jasa

Siklus akuntansi perusahaan sangatlah diperlukan untuk menentukan turun atau meningkatnya pendapatan dalan sebuah perusahaan. Terdapat dua jenis perusahaan yaitu perusahaan dagang dan jasa, keduanya sama-sama memiliki siklus akuntansi dalam perusahaan.

Tentunya terdapat perbedaan yang harus Anda simak lebih jauh. Hal ini karena siklus akuntansi pada perusahaan jasa memiliki cara yang lebih sederhana.  Salah satu contoh perbedaan yang cukup terlihat adalah perusahaan jasa hanya memiliki akun pendapatan dalam setiap transaksi penjualan. Sedangkan perusahaan dagang atau manufaktur transaksinya lebih banyak mulai dari penjualan, harga pokok pembelian atau persediaan, dan tentunya harga pokok dalam penjualannya.

Bagi Anda yang bekerja dengan siklus akuntansi perusahaan jasa, terdapat beberapa tahapan aktif yang harus Anda ketahui. Tahapan ini nantinya akan menentukan apakah siklus akuntansi di perusahaan Anda berjalan dengan baik atau tidak. Siklus perusahaan jasa, tetap mengedepankan transaksi penjualan yang masuk dalam setiap periodenya dan ditulis dalam sebuah buku besar.

7 Tahapan Siklus Akuntansi Yang Wajib Anda Ketahui

Tahap Awal (Pencatatan)

Hal pertama adalah penggolongan akun dan melakukan pencatatan. Setiap data keuangan yang dicatat harus dikumpulkan secara valid, akurat, dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti transaksi yang jelas. Setiap perusahaan jasa harus memiliki nota atau kuitansi yang jelas. Tentunya akan lebih mudah bagi perusahaan jasa untuk mengumpulkan bukti tersebut dibandingkan perusahaan dagang yang memiliki transaksi lebih banyak.

Tahap Kedua (Buku Besar)

Tahap pencatatan siklus akuntansi perusahaan jasa selanjutnya adalah melakukan pemindahan dari jurnal harian atau umum ke buku besar yang mencatatan keuangan selama satu periode. Penggolongan yang dilakukan dalam pencatatan ini terbagi dalam beberapa akun yaitu jenis transaksi, nomor, tanggal, dan tentunya nama akun yang diperlukan. Hitung setiap saldo yang masuk ke dalam buku besar untuk mengetahui total dari nilai akun perusahaan jasa. Setiap buku memiliki contoh akun saldo yang tentunya akan berbeda-beda.

Tahap Ketiga (Neraca Saldo)

Kegiatan yang selanjutnya dalam bagan siklus akuntansi perusahaan jasa yaitu membuat neraca saldo dengan tepat. Neraca saldo sangatlah dibutuhkan untuk menilai proses input data agar sesuai atau tepat. Neraca saldo dikatakan berhasil apabila jumlah kredit dan debit dalam pencatatan tidak terjadi kesalahan atau seimbang.

 

Baca Juga : Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

 

Tahap Keempat (Jurnal Penyesuaian)

Tahap selanjutnya yakni jurnal penyesuaian yang tidak dibuat sembarang waktu, namun hanya digunakan pada saat terdapat transaksi yang sangat berpengaruh bagi perusahaan. Sebagai salah satu contoh yaitu penyusutan peralatan yang tidak terjadi setiap tahun. Hanya selama beberapa periode tertentu terdapat penyesuaian yang dilakukan pada jurnal penyesuaian tersebut. Apabila segala transaksi tidak terduga itu muncul setelah tutup buku besar, maka Anda harus memasukkan transaksi tersebut pada pencatatan di periode berikutnya.

Tahap Kelima (Neraca Lajur)

Selain neraca saldo, neraca lajur juga harus dilakukan untuk melakukan persamaan antara neraca saldo dan jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa. Neraca lajur memiliki fungsi yang sangat penting apalagi untuk pemilik perusahaan jasa Anda. Isi neraca lajur biasanya akan meringkas pencatatan menjadi model laba dan rugi yang lebih mudah dibaca. Neraca ini akan menjadi laporan dasar keuangan yang dijadikan acuan oleh perusahaan jasa untuk periode berikutnya.

Tahap Keenam (Laporan Keuangan)

Tahap yang paling penting selanjutnya yaitu laporan keuangan dan inilah yang cukup membedakan antara siklus akuntansi perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Apabila Anda mendapatkan materi siklus akuntansi perusahaan jasa dengan baik, maka Anda akan bisa melihat bahwa laporan laba rugi adalah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. Sedangkan neraca lebih melihat posisi keuangan dalam sebuah perusahaan. Keduanya akan sangat penting, namun untuk karyawan dalam perusahaan jasa, hasil dari perhitungan neraca akan lebih mudah untuk dimengerti.

Tahap Terakhir (Jurnal Penutup)

Terakhir yang dilakukan dalam perusahaan jasa adalah jurnal penutup. Setiap gambar siklus akuntansi perusahaan jasa akan berakhir pada jurnal penutup ini. laporan perubahan modal dan laba rugi akan ditutup dalam periode yang telah disepakati. Akun yang masuk dalam laporan ini adalah akun pendapatan, biaya, beban, prive, laba, dan tentunya rugi yang ditanggung oleh perusahaan. Setiap akun harus ditutup dengan saldo Rp.0,00. Biasanya yang tersisa pada akun tersebut hanyalah akun perkiraan yang memang mempengaruhi neraca perusahaan. Tidak heran jika setiap tutup buku setiap divisi dalam perusahaan harus dapat memberikan laporan dengan bukti transaksi yang tepat. Apabila hal tersebut tidak dilakukan, maka jurnal penutup tidak akan diterima.

Beberapa Masalah Dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Apabila Anda ingin belajar lebih jauh tentang siklus perusahaan jasa ini, telah banyak software atau situs yang memberikan contoh soal siklus akuntansi perusahaan jasa beserta jawabannya yang akan sangat membantu Anda. Apabila Anda sudah berhasil memecahkan soal yang diberikan, secara otomatis hal tersebut akan bekerja bagi pengalaman yang Anda butuhkan.

Sebenarnya banyak pengertian siklus akuntansi perusahaan jasa yang harus Anda kaji lebih jauh tentang siklus perusahaan jasa. Meskipun memiliki arti yang hampir mirip seperti proses pembuatan laporan keuangan perusahaan dalam periode tertentu, namun beberapa ahli memiliki cara yang berbeda untuk menyikapi setiap masalah yang muncul, dan dapat Anda gunakan sebagai contoh soal siklus akuntansi perusahaan jasa dan penyelesaiannya sebelum terjun secara langsung menghitung keuangan sebuah perusahaan besar.

Pentingnya Pencatatan

Terdapat beberapa kesalahan yang harus Anda hindari dan dapat Anda temukan dalam makalah siklus akuntansi perusahaan jasa, seperti contohnya yaitu hilangnya bukti transaksi karena keterlambatan dalam melakukan pencatatan. Perusahaan jasa memang tidak terlalu banyak mengeluarkan transaksi, maka dari itu usahakan untuk bisa melakukan pencatatan secara real time agar bukti tidak hilang atau terselip. Lakukan penyimpanan dengan tepat agar tidak terjadi hal yang merugikan perusahaan Anda.

Selain itu terkadang sebuah perusahaan jasa yang kecil tidak begitu menganggap penting pencatatan dalam siklus akuntansi, karena berfikir jika hal tersebut hanya sebuah catatan laporan. Anda harus tahu bahwa sekarang di beberapa perusahaan besar telah menggunakan siklus akuntansi untuk merancang strategi ke depannya. Hal yang tidak terlihat ini akan menjadi salah satu masalah pemaknaan yang merugikan Anda.

Evaluasi Pencatatan

Terakhir, masalah manusiawi yang sering dilakukan adalah kesalahan pencatatan dalam hal sistematis. Anda harus tahu bahwa satu kesalahan pada akun debit atau kredit akan berpengaruh pada jurnal penyesuaian bahkan hingga tutup akun. Solusi yang dapat Anda lakukan tentu saja selalu melakukan pengecekan rutin dan sangat teliti dalam hal ini.

Bagaimana? Apakah Anda sudah bisa menjawab pertanyaan dari jelaskan siklus akuntansi perusahaan jasa melalui tahapan siklus di atas? Praktek adalah hal yang paling utama yang dapat Anda lakukan untuk memahami segala proses dengan baik. Teori dan setiap percobaan soal memang memberikan pengetahuan, tapi akan jauh berbeda dengan praktek yang sebenarnya. Anda sekarang juga dapat menemukan software yang bagus untuk membantu perhitungan secara tepat untuk siklus akuntansi dalam perusahaan jasa, bukan sebagai alat utama hanya membantu Anda agar lebih mudah dalam menghitung setiap akun perusahaan.

Incoming search terms:

  • 7 siklus akuntansi

3 Replies to “7 Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Yang Baik Dan Benar”

  1. Pingback: Mengupas Secara Lengkap Mengenai Perilaku Konsumen

  2. Pingback: Pengertian Periklanan dan Fungsi Periklanan Dalam Manajemen

  3. Pingback: Tahapan dan Sistem Dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *