By | May 12, 2018
riset pasar

Riset Pasar – Memulai suatu usaha di era modern ini tidaklah semudah menjalankan usaha seperti pada era lampau sebelum terjadinya revolusi teknologi informasi. Memulai usaha tidak bisa lagi mengandalkan kuantitas jumlah produksi dengan harapan seluruh produk akan terjual setelah proses produksi selesai. Kondisi saat ini tidaklah sama. Oleh karenanya diperlukan Manajemen pemasaran yang lebih kompleks lagi salah satunya dengan riset pasar.

Riset pasar dalam memulai suatu bisnis diperlukan sebelum membuka usaha atau meluncurkan suatu produk komersial. Teknik riset pasar digunakan oleh calon pengusaha maupun pengusaha yang telah berjalan supaya bisnisnya lebih berkembang dengan cara mencari, mengumpulkan, dan menganalisa informasi tentang pasar yang sesuai dengan usaha yang mereka jalankan.

Aktivitas riset pada kegiatan pemasaran saat ini telah banyak dijalankan oleh pebisnis khususnya pada usaha besar yang memang memiliki bidang tersendiri untuk melakukan riset pasar yaitu departemen R&D. Hal ini menandakan bahwa aktivitas riset pasar memang menjadi sebuah urgensi di setiap usaha. Lebih jauh lagi riset pasar dianggap sebagai cara dalam menciptakan strategi yang efektif dan sebagai dasar pertimbangan dalam pembuatan keputusan pemasaran. Oleh karena itu perlunya bagi praktisi di dunia bisnis maupun ahli manajemen pemasaran untuk mengetahui lebih jauh mengenai riset pasar.

 

 

Baca Juga : 10 Perencanaan Strategi Pemasaran Produk Baru

 

 

Pengertian Riset Pasar

Riset Pasar Adalah aktivitas riset/research/penelitian yang dilakukan di dalam bidang pemasaran. Kegiatan di dalam riset ini meliputi pengumpulan informasi pasar yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan (target market, pesaing, lingkungan bisnis dll). Kegiatan riset pasar dilakukan dengan sistematis yang harus memperhatikan beberapa langkah. Secara garis besar proses riset pasar adalah sebagai berikut :

  1. Perumusan masalah
  2. Penentuan tujuan riset pasar
  3. Pengumpulan data
  4. Analisis data
  5. Interpretasi hasil riset pasar
bagan riset pasar

Bagan riset pasar

Hasil riset nantinya diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penentuan keputusan bagi pihak manajemen. Melalui riset ini akan diketahui beberapa hal yang perlu dibenahi dan menjadi masukan bagi perumusan strategi yang efektif sesuai dengan kondisi pasar yang ada. Setiap usaha maupun perusahaan dalam praktiknya memiliki cara melakukan riset pasar yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan keadaan usaha masing-masing.

 

Perbedaan Riset Pasar dengan Riset Pemasaran

Banyak orang yang memiliki pemahaman yang keliru mengenai pengertian antara riset pasar dan riset pemasaran. Sejatinya kedua hal tersebut memiliki arti yang berbeda meski terdapat keterkaitan antara satu dengan lainnya. Riset pasar adalah aktivitas riset yang menitikberatkan pada kondisi pasar yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu riset pemasaran mempunyai pengertian yang lebih luas. Riset pemasaran tidak fokus pada variabel pasar maupun produk saja akan tetapi meliputi variabel yang lainnya dalam tinjauan pemasaran. Secara sederhana riset pasar merupakan bagian dari aktivitas riset pemasaran.

 

 

Baca Juga : Strategi Promosi Penjualan Produk Beserta Tujuan dan Klasifikasi

 

 

Informasi Yang Diperoleh dari Riset Pasar

Ada 4 informasi dasar yang dapat ditemukan saat melakukan riset, diantaranya :

  1. Karakter Pelanggan. Salah satu informasi yang dapat ditemukan saat melakukan riset pasar adalah karakteristik pelanggan yang merupakan target pasar sekaligus perkiraan jumlah target pasar tersebut di area yang menjadi sasaran usaha. Melalui informasi tersebut maka dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk selanjutnya yang disesuaikan dengan profile target pasar.
  2. Tingkat Kebutuhan Produk. Informasi selanjutnya adalah kita dapat mengetaui apakah produk yang dijual di masyarakat merupakan produk yang benar-benar diperlukan. Hal yang harus dihindari adalah jangan sampai produk yang kita jual sama sekali tidak diperlukan oleh masyarakat yang menjadi target pasar karena strategi pemasaran seperti apapun tidak akan efektif apabila informasi fundamental ini tidak ditindaklanjuti.
  3. Pesaing. Informasi mengenai pesaing maupun potensi pesaing juga dapat kita peroleh melalui riset pasar. Dengan adanya informasi ini maka menjadi masukan bagi penyusunan strategi pemasaran berikutnya.
  4. Kendala. Hal yang tidak kalah penting adalah informasi mengenai kendala yang ada di lapangan. Mengetahui kendala berarti dapat segera melakukan antisipasi terhadap kendala tersebut. Kendala yang terjadi misalkan kurangnya sarana dan prasarana, peraturan pemerintah yang tidak sesuai, atau sulitnya vendor yang ada. Kendala lainnya juga dapat berupa ketidaksesuaian harga yang tertera dengan kemampuan dari target pasar (pelanggan).
Artikel TerkaitArtikel Terkait
Pengertian Penjualan Beserta Jenis dan Macam TransaksinyaPengertian Distribusi, Saluran, Fungsi, Kegiatan dan Contohnya
Tugas Manajer Pemasaran : Tanggung Jawab dan Wewenang10 Manfaat Manajemen Logistik Beserta Tujuan, Fungsi, dan Manfaat

 Jenis Riset Pasar

Terdapat dua jenis riset yang dapat dilakukan apabila akan mengetahui informasi mengenai pasar. Jenis riset tersebut yaitu :

  1. Riset Primer

Sumber dari riset primer merupakan target pasar atau target riset secara langsung. Tujuan riset pasar primer ini yaitu melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui kondisi/keadaan pasar terkini.

Cara yang dilakukan dalam memperoleh data melalui riset primer seperti :

  • Interview/wawancara secara langsung/face to face maupun tidak langsung (melalui telepon/skype/teleconfrence/videocall).
  • Survey/Observasi
  • Kuesioner
  • Melakukan diskusi secara berkelompok dengan anggota terdiri dari sampel konsumen maupun cutomer potensial untuk memperoleh feedback dari hasil diskusi tersebut.

 

  1. Riset Sekunder

Pada riset sekunder data diperoleh laporan/publikasi/hal yang berkaitan yang telah diterbitkan secara umum. Riset sekunder memiliki tujuan untuk menganalisis data yang telah tersedia yang kemudian menjadi pertimbangan sebuah strategi pemasaran yang jitu.

riset pasar adalah

Metode Pengumpulan Data Pada Riset Pasar

Pada bagian riset primer telah disebutkan berbagai cara untuk memperoleh data. Pada bab ini akan dibahas secara lebih mendetail mengenai cara mengumpulkan data pada riset pasar.

  1. Interview/Wawancara

Untuk mengetahui informasi pasar dapat dilakukan dengan melakukan wawancara secara langsung kepada sasaran dari riset pasar baik target market berupa pelanggan/pengguna maupun calon pelanggan/pengguna. Wawancara dapat dilakukan secara langsung dengan tatap muka yang biasanya dilakukan pada titik-titik lokasi yang telah ditentukan misalkan toko tempat pelanggan membeli produk kita. Selain itu wawancara juga dapat dilakukan melalui telefon yang disesuaikan dengan database pelanggan yang dimiliki oleh perusahaan. Contoh riset pasar ini biasa dilakukan oleh lembaga keuangan (BANK) untuk mengetahui kepuasan pelanggan mereka dalam penggunaan produk keuangan.

  1. Kuisioner

Wawancara langsung maupun tidak langsung kadangkala memiliki sisi yang mengganggu pelanggan dan terkesan intimidatif karena dilakukan secara terbuka. Oleh karena itu terdapat cara lain yaitu dengan memberikan kuisioner. Kuisioner diberikan secara langsung maupun secara online yang berisi mengenai pertanyaan kepada pelanggan mengenai informasi yang diperlukan oleh perusahaan. Untuk lebih mengoptimalkan pengumpulan data melalui metode ini biasanya pelanggan yang mengisi kueisioner akan diberi imbalan berupa souvenir atau produk secara gratis.

  1. Survey

Metode ini pada dasarnya memiliki sedikit kesamaan dengan metode kuisioner yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada pelanggan. Namun pada metode survey dilakukan lebih menyeluruh dengan sampel pelanggan yang lebih banyak sehingga dapat lebih mewakili responden (pelanggan) secara keseluruhan.

  1. Focus Group Discussion

Langkah focus group discussion pada riset pasar yaitu membentuk grup diskusi yang terdiri dari sample responden potensial atau pelanggan utama. Pembahasan diskusi adalah lebih bersifat mengencourage peserta agar menyampaikan segala hal yang mereka butuhkan, bagaimana kesan saat memakai produk kita, dan kritik dan saran terhadap produk yang kita hasilkan. Informasi itulah yang nantinya akan menjadi pertimbangan bagi strategi pemasaran selanjutnya. Seperti halnya dengan kuisioner dan survey maka diperlukan imbalan bagi peserta grup diskusi ini.

  1. Observasi

Cara ini merupakan cara untuk mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan secara langsung kondisi yang ada di pasar. Terkait dengan jumlah penjualan suatu produk di berbagai outlet maupun ketertarikan pelanggan/calon pelanggan terhadap produk pesaing. Langkah ini cukup efektif namun memerlukan tenaga dan biaya yang besar karena cakupannya yang luas.

 

Contoh Riset Pasar

Riset pasar sejatinya adalah aktivitas yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan maupun setiap pengusaha dalam menjalankan bisnis mereka. Berikut beberapa contoh riset pasar yang dilakukan oleh beberapa usaha :

  1. Pada saat akan memproduksi “Mie Instan Ukuran Jumbo”, perusahaan akan melakukan riset untuk mengetahui kebutuhan pelanggan. Riset dilakukan untuk mengetahui apakah takaran mie instan yang ada di pasaran sudah sesuai atau terdapat target pasar yang meminta ukuran yang lebih besar. Dari hasil riset tersebut disimpulkan terdapat target pasar yang menghendaki adanya produk mie instan dengan ukuran lebih besar dari biasanya. Oleh karenanya saat ini ada mie instan ukuran jumbo.
  2. Saat akan membuka outlet/gerai, usaha makanan siap saji “K*C” akan melakukan riset mengenai lokasi usaha. Informasi yang dikumpulkan meliputi deskripsi mengenai siapa yang sering melintasi lokasi tersebut (usia, profesi, perkiraan penghasilan, gender), waktu lokasi tersebut ramai dilintasi, akses ke lokasi, sarana dan prasarana, dan hal lain yang berkaitan. Setelah memperoleh informasi dari berbagai lokasi usaha maka, perushaaan makan siap saji dapat menentukan lokasi mana yang sesuai dan potensial untuk dijadikan gerai/outlet baru mereka.
  3. Suatu perusahaan apabila akan membuat suatu iklan di televisi diperlukan riset tentang profile target pasar mereka (usia, gender, minat, dll). Informasi tersebut nantinya akan disesuaikan terhadap konsep iklan mereka baik model yang digunakan, warna, tema iklan, dll. Sebagai contoh pada iklan shampoo wanita maka digunakan model dari publik figur yang terkenal cantik dan elegan sebagai duta shampoo dan menggunakan warna dan tema yang disesuaikan dengan produk mereka. Hal ini untuk menumbuhkan minat bagi calon pelanggan untuk membeli produk shampoo mereka.

 

 

Incoming search terms:

  • contoh riset pasar
  • riset pasar
  • contoh riset pemasaran
  • contoh riset
  • pengertian riset pasar
  • macam macam riset pasar
  • contoh proses riset pemasaran
  • contoh penelitian pemasaran
  • jenis jenis riset pemasaran
  • jenis riset pasar

4 Replies to “Pengertian Riset Pasar : Jenis-Jenis dan Contoh Riset Pasar”

  1. Pingback: Mengenal Apa Itu Segmentasi Pasar, Manfaat dan Contohnya

  2. Sahrul

    Artikel riset pasar yang lengkap dan cocok untuk saya gunakan sebagai pembelajaran, saya masih belajar untuk melakukan riset pemasaran untuk produk kuliner. Terima kasih 🙂

    Reply
  3. Syafi'ie

    Terima kasih atas berbagai ilmunya.. Semoga bisa diamalkan..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *