By | September 9, 2018

Apa itu Sistem Informasi Manajemen !?

Banyak sumber dan berbagai refrensi telah membahas terkait pengertian sistem informasi manajemen. Hal ini dikarenakan tidak hanya ilmu terapan seperti di organisasi atau perusahaan yang berkutat dengan sistem informasi manajemen namun juga dibahas di bangku pendidikan dan perkuliahan. Terdapat mata pelajaran/mata kuliah sistem informasi manajemen yang menjelaskan secara mendetail pengertian sistem informasi manajemen dan berbagai penjelasannya.

Pengertian sistem informasi manajemen berasal dari kata Sistem, Informasi dan Manajemen. Sistem adalah kumpulan unsur (aktivitas/prosedur/elemen) yang terintegrasi dan saling bekerjasama. Informasi yaitu sekumpulan data atau fakta yang terorganisir dan diolah melalui metode tertentu hingga memiliki makna bagi si penerima. Adapun Manajemen, berdasarkan yang dijelaskan oleh Mary Parker ialah seni dalam menjalankan tugas melalui orang lain (The art of Getting Things Done Through People).

Pada organisasi modern keberadaan sistem informasi manajemen sangat diperlukan bahkan hingga tingkat urgent. Sistem informasi manajemen sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberjalanan manajemen organisasi/perusahaan.

Artikel ini akan membahas secara mendetail mengenai sistem informasi manajemen khususnya yang ada di dalam organisasi/perusahaan. Pembahasan sistem informasi manajemen pada artikel ini meliputi pengertian sistem informasi manajemen beserta fungsi, tujuan, dan contoh-contohnya.

Baca juga : Pengertian Koordinasi Dalam Manajemen Organisasi

Perkembangan Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen atau sering disingkat SIM memiliki sejarah perkembangan tersendiri. Saat dimulai perkembangan komputerisasi informasi, belum banyak komputer yang memiliki program yang dioperasikan secara automatis. Saat itu mengoperasikan program masih secara manual dengan memasukkan komando ke dalam  program komputer.

Mulai sekitar tahun 2000’an, sistem informasi manajemen tumbuh dan berkembang dan menjadi sistem yang terpadu dan menjadi primadona di bermacam-macam perusahaan baik di pusat maupun di cabang perusahaan.

Sistem yang dinamakan sistem informasi manajemen ini dibentuk menjadi sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System). Pada era modern sekarang ini sistem informasi telah beroperasi secara terpadu dan dijalankan secara automatis.

 

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Definisi sistem informasi manajemen memiliki berbagai macam penjelasan. Pada artikel ini pengertian sistem informasi manajemen akan dibahas menjadi dua subbab yakni pengertian sistem informasi manajemen secara umum dan pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli.

  1. Secara Umum

Pengertian sistem informasi manajemen secara umum adalah suatu sistem yang dipakai dalam pengolahan dan pengorganisasian data serta informasi yang mempunyai kebermanfaatan dan digunakan sebagai pendukung keberjalanan tanggung jawab atau tugas suatu organisasi.

Definisi lainnya menyatakan bahwa sistem informasi manajemen yaitu sistem yang dipakai oleh organisasi/perusahaan dalam pengelolaan segala transaksi yang berkaitan dengan fungsi manajemen. Pengelolaan transaksi ini bisa dipakai sebagai acuan dalam proses pengambilan keputusan.

Disamping dua pengertian diatas, sistem informasi manajemen dianggap sebagai suatu sistem informasi yang memproduksi output yang diperoleh dari input yang masuk dan melalui bermacam proses lainnya. Hasil yang diperoleh melalui proses itu kemudian dipergunakan untuk pencapaian suatu tujuan pada aktivitas manajemen di organisasi/perusahaan.

Hasil dari sekian banyak proses pada sistem informasi manajemn sering dipakai sebagai pertimbangan dalam pengambilan suatu kebijakan. Peran sistem informasi manajemen sangat penting karena kegunaan sistem informasi manajemen dalam setiap aktivitas organisasi yang berkaitan dengan analisa manajemen mampu dijalankan dengan lebih efisien.

Keberjalanan sistem informasi manajemen tidak terlepas pula dari peran teknologi, SDM dan komitmen organisasi. Oleh sebab itu dapat diambil kesimpulan bahwa sistem informasi manajemen sangat dibutuhkan dalam mendukung fungsi manajemen baik secara operasional maupun konsep/pengambilan kebijakan pada suatu organisasi.

Sebagai contoh penerapan sistem informasi manajemen di sebuah perusahaan yang profit oriented. Keberjalanan proses produksi hingga pemasaran dapat didukung oleh keberadaan sistem informasi manajemen. Penerapan sistem informasi manajemen disini sangat penting dalam pengambilan setiap keputusan produksi maupun pemasaran yang didasarkan dari data yang ada. Tujuan dari proses sistem informasi manajemen disini tentunya adalah untuk menciptakan keuntungan yang sebesar-besarnya. Proses sistem informasi manajemen pada kasus ini berkaitan dengan unit apapun seperti komunikasi antara anggota perusahaan, perhitungan biaya dan pendapatan sampai dengan ketersediaan database costumers dan suppliers.

Pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli

  1. Menurut Para Ahli

Terapat berbagai pengertian sistem informasi manajemen yang diutarakan oleh berbagai ahli di bidangnya. Berbagai ahli menjelaskan mengenai pengertian sistem informasi manajemen sesuai dengan kompetensi yang dijalaninya. Berikut berbagai pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli :

George M. Scott

Definisi sistem informasi manajemen adalah serangkaian sub-sistem informasi secara keseluruhan yang terintegrasi rasional dan terpadu serta dapat mengubah data yang tersedia menjadi informasi melalui suatu proses/metode yang digunakan untuk peningkatan produktivitas yang cocok dengan gaya kepemimpinan manajer berdasarkan kriteria kualitas yang ditentukan.

Sifat sistem informasi manajemen yang perlu diperhatikan yaitu :

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Adalah Menyeluruh

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Adalah Terkoordinasi 

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Memiliki Sub-sistem Informasi

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Terintegrasi Secara Rasional

Sistem  Informasi  Manajemen  (SIM)  Mentransformasikan  Data  kedalam  Informasi dengan berbagai Cara

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Meningkatkan Produktivitas

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Sesuai dengan Sifat dan Gaya Manajer

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Menggunakan Kriteria Mutu yang Telah Ditetapkan

 Leonardo Hasahatan Siregar (2007)

Hasahatan Siregar mengemukakan sistem informasi manajemen yang berkaitan dnegan dunia pendidikan. Menurutnya sistem informasi manajemen adalah sistem yang terstruktur dan dipakai dalam pengelolaan data berbasis komputer. Pada proses pengelolaan di dalam sistem informasi manajemen terdapat berbagai fungsi yang diperlukan seperti pencarian, pemutakhiran, presentasi data, dan fungsi penyimpanan data.

Melalui proses tersebut diharapkan sistem informasi manajemen mampu digunakan dalam mendukung dan memudahkan pembentukan informasi manajemen di berbagai sekolah supaya memiliki struktur yang baik. Bantuan Operasional Sekolah atau lebih dikenal dengan BOS adalah bantuan dari pemerintah dalam rangka melancarkan program belajar 9 tahun. Program ini memerlukan informasi mengenai basis data yang ada di setiap sekolah supaya memudahkan pendistribusian. Sistem informasi manajemen yang ada di sekolah dasar dibentuk dari penggabungan informasi data tabular dan spasial yang menghasilkan basis data sekolah yang dianggap lebih mudah dalam penggunaannya atau user friendly.

Hasil pengolahan data tersebut berupa sistem informasi basis data yang ada di setiap sekolah baik data tabular maupun data spasial. Dari hasil dan analisa informasi data yang didapatkan, BOS biasanya dipakai untuk biaya operasional personil sehingga berlawanan dimana seharusnya digunakan untuk biaya operasional non personil. Depdiknas. 2006

Sumber : digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-3100007028448/7725

James A.F Stoner

Pengertian sistem informasi manajemen adalah sebuah metode formal yang menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pihak manajemen secara on time  dan trusted sebagai pendukung proses pengambilan keputusan pada perencanaan dan pengawasan serta fungsi operasi dalam organisasi agar lebih efektif.

 Jogiyanto Hartono

Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk  semua tingkat manajemen didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

Gordon B. Davis (1991)

Davis menyatakan bahwa sistem informasi manajemen sebagai sistem yang memperoleh infput data dan instruksi, melakukan pengolahan data yang disesuaikan dengan instruksi kemudian menjadi sebuah output informasi. Melalui penjelasan sistem informasi manajemen tersebut dapat diketahui bahwa sistem informasi manajemen merupakan sistem yang terpadu antara user dan aplikasi yang memberikan informasi untuk mendukung keberjalanan operasional manajemen dan fungsi pembentukan keputusan di dalam organisasi.

Dari pengertian sistem informasi manajemen tersebut dapat diambil pula kesimpulan bahwa sistem informasi mempunyai alur tertentu yang diawali dari input hingga berubah menjadi output informasi yang memberikan manfaat.

Raymond Coleman

Penjabaran pengertian sistem informasi manajemen yang efektif dikemukakan oleh Raymond. Menurutnya sistem informasi manajemen yang efektif adalah apabila sistem tersebut mampu memberikan data yang tepat waktu, cermat, dan penting bagi proses perencanaan, analisis dan pengendalian manajemen. Hal ini guna mengoptimalkan pertumbuhan organisasi.

Azhar Susanto

Susanto Azhar memandang sistem informasi manajemen dari pendekatan sistem. Menurutnya sistem adalah sekumpulan yang terbentuk oleh subsistem/bagian/komponen yang meliputi komponen fisik maupun non fisik yang saling berhubungan. Komponen yang saling berhubungan pada aktivitas informasi seperti pada aktivitas pengendalian, evaluasi, dan perbaikan yang continyu.

Bodnar dan Hopwood

Dalam buku “Accounting Information System, Bodnar dan Hopwood mengemukakan bahwasanya sisem informasi manajemen merupakan sekumpulan hardware dan software yang disusun untuk mengolah data menjadi suatu informasi yang bermanfaat.

Tuba, Mc lean, dan Waterbee

Pada buku yang berjudul Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages, Waterbee, Mc Lean, dan Tuba mengemukakan bahwa pengertian sistem informasi manajemen adalah sistem yang mengumpulkan, mengoperasikan, menyimpan, melakukan analisa, dan menyebarkan informasi dengan tujuan yang spesifik.

Ensiclopedia of Management

Ensiklopedia manajemen, pengertian sistem informasi manajemen didefinisikan sebagai pendekatan yang dilakukan secara terencana dan disusun dalam rangka memberi bantuan untuk mempermudah proses manajerial pada pejabat pimpinan organisasi. Moekijat (2005).

Baca juga : Komunikasi Dalam Organisasi Beserta Fungsi dan Hambatan

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen memiliki berbagai fungsi yang dijalankan pada suatu organisasi. Adapun fungsi utama sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut :

  1. Memudahkan bagi pihak manajemen organisasi dalam menjalankan fungsi manajemen seperti perencanaan, pengawasan, pengarahan setya pendelegasian tugas pada seluruh unit/departemen yang memiliki kaitan, koordinasi dan garis komando.
  2. Melakukan peningkatan secara efektif dan efisien akan data yang tersedia secara akurat dan on time.
  3. Meningkatkan produktivitas dan menghemat anggaran organisasi.
  4. Mengembangkan mutu dan kualitas SDM yang disebabkan adanya koordinasi unit sistem kerja yang sistematis.

 

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Keberjalanan sistem informasi manajemen di sebuah organisasi selain memiliki fungsi pasti memiliki tujuan. Sistem informasi manajemen sejatinya bertujuan untuk mengelola organisasi maupun perusahaan dengan lebih baik dan diharapkan mampu memanfaatkan penggunaan sistem informasi manajemen sebagai keunggulan kompetitif.

Tujuan lain dari sistem informasi manajemen yaitu digunakan dalam perancangan dan pengimplementasian prosedur/aturan, proses, dan rutinitas yang menghasilkan laporan yang lebih akurat, konsisten dan on time.

Adapun tujuan dasar dari keberjalanan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut :

  1. Memperoleh Data

Mendapatkan data kontekstual atau disebut dengan data mentah dari operasional yang berasal dari berbagai sumber di internal maupun eksternal organisasi dan dianggap mampu memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan. 

  1. Mengolah Data

Data yang diperoleh sebelumnya kemudian diolah dan diubah menjadi informasi yang lebih bermanfaat dan dibutuhkan dalam aktivitas pada fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, dan memimpin. Selain itu informasi tersebut diperlukan dalam pengendalian fungsi pada level operasional, taktis, dan strategis.

Aktivitas dalam pengolahan data meliputi :

  • Menyusun perhitungan data
  • Melakukan sortir terhadap data
  • Mengelompokkan data
  • Menyederhanakan data  
  1. Menyimpan, Menggunakan, dan Menyebarkan Informasi

Informasi dari hasil pengolahan sistem informasi manajemen diharapkan dapat berguna di kemudian hari sehingga perlu disimpan dengan rapih. Informasi yang disimpan juga harus mudah diakses supaya dapat dipergunakan kembali. Informasi tersebut nantinya dipergunakan oleh pihak manajemen yang memerlukan sehingga perlu didistirbusikan pada pihak yang berkaitan melalui jaringan organisasi agar lebih bermanfaat. 

Artiel TerkaitArtikel Terkait
Pengertian Audit Internal : Tujuan, Fungsi, Ruang LingkupPengertian Evaluasi dalam Manajemen : Apa arti Evaluasi ?
Pengertian Pengawasan Dalam Manajemen Beserta Fungsi dan TujuanPengertian Kepuasan Kerja dan Faktor Yang Mempengaruhi

 

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Berbagai contoh dari penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut :

  1. Enterprise Resource Planning (ERP). Sistem informasi manajemen ERP ini biasa dipakai oleh perusahaan besar dalam pengelolaan manajemen dan saat melakukan controlling yang terintegrasi dengan unit departemen keuangan, akuntansi, SDM, marketing, operasional dan stock management.
  2. Supply Chain Management (SCM). Sistem SCM pada sistem informasi manajemen sangat memberikan manfaat khususnya pada integrasi data tentang manajemen suplai bahan baku yang meliputi supplier, produsen, pengecer, sampai konsumen akhir.
  3. Transaction Processing System (TPS). Penerapan sistem informasi manajemen TPS biasa digunakan pada proses data dengan jumlah yang sangat besar khususnya pada transaksi bisnis yang rutin. TPS biasa diterapkan pada manajemen pemberian gaji di kantor pemerintahan atau manajemen bisnis perusahaan dan pada pendataan inventaris. Sebagai contoh penerapan sistem informasi manajemen TPS adalah penggunaannya pada bantuan keuangan desa yang digunkaan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
  4. Office Automation System (OAS). OAS adalah sistem informasi manajemen yang bermanfaat dalam kelancaran komunikasi antar unit di dalam perusahaan. Keberjalanan program dilaksanakan dengan mnegintegrasikan setiap server komputer pada setiap user di perusahaan. Sebagai contoh adalah penggunaan email.
  5. Knowledge Work System (KWS). Sistem informasi manajemen ini mencoba untuk mengintegrasikan informasi baru ke dalam sistem organisasi. Langkah ini diharapkan mampu diterapkan sesegera mungkin ke dalam tugas-tugas setiap individu di organisasi.
  6. Informatic Management System (IMS). Penggunaan IMS dalam sistem informasi manajemen ditujukan untuk mensuuport spektrum pada berbagai tugas di dalam organisasi. Sistem informasi manajemen ini dipakai dalam proses analisa pada pembuatan keputusan. IMS mengintegrasikan dan mengelompokkan bermacam fungsi informasi melalui program komputerisasi seperti eprocurement.
  7. Decision Support System (DSS). DSS dalam penerapannya membantu manajer pada pengambilan keputusan dengan menganalisa lingkungan di dalam perusahaan. Contoh sistem informasi manajemen ini adalah ­electronic link di sekolah Tunas Bangsa dalam mengamati jumlah pendaftaran siswa baru setiap tahunnya.
  8. Expert System (ES) dan Artificial System (AS). Sebuah konsep sistem informasi manajemen yang memakai kecerdasan buatan dalam menganalisa dan menghasilkan problem solving dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah masuk pada program. Contoh sistem informasi manajemen ES dan AS adalah sistem pada penjadwalan mekanik.
  9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS). Sistem infromasi manajemen GDSS mitip dengan DSS. Akan tetapi FDSS berusaha menemukan solusi melalui pengumpulan pengetahuan yang ada di dalam kelompok. Perolehan informasi pada umumnya didapatkan dengan penggunaan kuesioner, konsultasi, serta skenario. Contoh sistem informasi manajemen GDSS adalah egovernment.
  10. Executive Support System (ESS). Sistem ESS dalam sistem informasi manajemen membantu manajer saat melakukan komunikasi dengan lingkungan perusahaan melalui acuan grafik dan pendukung komunikasi yang lain.

 

Incoming search terms:

  • pengertian sistem informasi manajemen
  • sistem informasi manajemen
  • pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli
  • Definisi sistem informasi manajemen
  • KUMPULAN DARI SETIAP INFORMASI
  • definisi sistem menurut para ahli dan tahunnya
  • sitem informasi manajemen
  • definisi sistem diatas tahun 2000
  • definisi menurut para ahli tentang menajemen informasi kasus dan teknologi
  • arti mata prlajaran sim

2 Replies to “Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli Beserta Fungsi dan Tujuan”

  1. Pingback: Pengertian dan Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen (SIM) - Fakultas Pertanian

  2. Pingback: 12 Prospek Kerja Manajemen Terlengkap dan Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *