By | October 13, 2018
pengertian periklanan

Pengertian Periklanan – Sepintas periklanan merupakan hal yang sudah umum dikenal di masyarakat. Terlebih di era modern ini, kita dapat melihat berbagai bentuk iklan di berbagai media periklanan. Selain itu bahkan saat ini jasa melalui perusahaan periklanan mulai berkembang pesat sesuai dengan animo dari kebutuhan akan jasa periklanan. Pertanyaannya adalah mengapa periklanan begitu penting ? apa sebenarnya pengertian periklanan dalam menjalankan suatu usaha/bisnis/ program bahkan kepentingan politik ?

Dalam dunia bisnis biasanya periklanan lebih menitikberatkan pada informasi seputar produk maupun jasa komersial yang ditawarkan kepada konsumen. Adapun pemerintah juga sering menggunakan jasa periklanan untuk memperkenalkan suatu program ataupun kebijakan baru. Dunia perpolitikan juga tidak melewatkan manfat dari fungsi periklanan dalam mengkampanyekan tujuannya.

Dari berbagai kondisi ini dapat dikatakan bahwa periklanan merupakan sesuatu hal yang fundamental dalam setiap pergerakkan baik pada organisasi pemerintah/usaha/lainnya. Ditambah dengan semakin pesatnya perkembangan jaman yang memerlukan manajemen periklanan tersendiri dalam mengatur hal yang bersifat informatif maupun promosi kepada lingkungan eksternal sebagai representasi dari organisasi.

Pada artikel ini akan dibahas secara mendetail mengenai pengertian periklanan beserta penjelasannya, tujuan periklanan, dan fungsi periklanan. Khususnya pada organisasi nirlaba atau perusahaan dengan profit oriented. Melalui informasi mengenai periklanan berikut diharapkan dapat menjadi refrensi bagi penerapan manajemen periklanan di perusahaan ataupun dalam pembuatan artikel ilmiah seperti jurnal atau makalah periklanan.

Pengertian Periklanan

Pada penjelasan mengenai pengertian periklanan akan dibagi menjadi dua penjelasan yaitu definisi periklanan secara umum dan menurut para ahli. Kedua pemaparan mengenai pengertian periklanan diharapkan mampu saling melengkapi dalam pemahaman mengenai periklanan.

Secara Umum

Periklanan berasal dari kata dasar “iklan”. Sesuai pemahaman Manajemen dalam pemasaran definisi iklan itu sendiri fokus pada pemasaran suatu produk baik barang maupun jasa.  The American Marketing Association (AMA) mengungkapkan bahwa iklan adalah sebuah proses dalam menyampaikan dan memperkenalkan ide, gagasan, dan pelayanan yang memiliki sifat non-personal yang berasal dari sponsor.

Sedangkan definisi iklan berdasarkan Masyarakat Periklanan Indonesia (MPI) ialah bentuk pesan mengenai barang dan jasa yang di deliver melalui media periklanan yang disasar kepada sebagian maupun seluruh masyarakat. Isi pesan tersebut dapat berupa informasi mengenai produk (merk/perusahaan) bila berkaitan dengan pemasaran.

Berdasarkan definisi iklan diatas apabila dikerucutkan secara umum sebagai bentuk komunikasi. Menurut ilmu komunikasi dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian periklanan ialah proses komunikasi yang terjalin antara komunikator (pemberi pesan/pengiklan) dengan receiver (penerima pesan) dengan menggunakan media yang dipilih.

Menurut Para Ahli

Pengertian periklanan juga dipaparkan dan dikemukakan oleh beberapa ahli. Berikut para ahli yang menjabarkan mengenai Definisi Periklanan :

  1. Kotler . Pengertian periklanan adalah segala penyampaian secara tidak personal mengenai promosi ide, produk dari sponsor yang membutuhkan pembayaran.
  2. Bovee dan Arens. Iklan diartikan sebagai komunikasi secara tidak personal yang menyampaikan terkait informasi tentang pembayaran dan memiliki sifat mengajak mengenai barang dan jasa maupun ide oleh sponsor melalui beberapa media.
  3. Grifin dan Ebert mengemukakan bahwa iklan merupakan pembayaran. Definisi periklanan adalah komunikasi non-personal yang dipakai dalam melakukan identifikasi sponsor atau memberikan informasi kepada audience mengenai suatu produk.
  4. Jefkins. Institur Praktisi Periklanan Inggris menjabarkan mengenai pengertian periklanan sebagai pesan penjualan yang bersifat paling persuasif dan ditargetkan kepada pembeli potensial terkait produk yang telah ditetapkan dengan biaya serendah-rendahnya. Jefkins juga menjelaskan bahwasanya metode penjualan dengan penyebaran informasi disebut dengan periklanan.
  5. Henry Simamora menjelaskan bahwa pengertian periklanan adalah komunikasi yang dilakukan secara tidak pribadi menggunakan berbagai media yang telah dibayar oleh perusahaan maupun individu dan telah diientifikasi pula dalam bentuk pesan periklanan dengan tujuan memberikan informasi dan mengajak audience tertentu.

 

5 Keputusan Dalam Periklanan

Hal mendasar di dalam bidang periklanan yaitu buat iklan sebanyak-banyaknya supaya timbul kesadaran pelanggan yang optimal akan merk dimana pada jangka waktu yang panjang akan memperbesar kemungkinan pelanggan memilih merk anda pada periode konsumsi (Triono, 2000). Pada kasus tersebut suatu stimulus condong pada penciptaan keinginan yang lebih besar.

Manajer pemasaran perlu melakukan identifikasi pada target market dan motif pembelian pada konsumen sebelum menciptakan periklanan yang mampu mempengaruhi konsumen. Kotler menjelaskan terdapat 5 keputusan pokok saat menyusun kegiatan periklanan yang lebih sering disingkat 5M. Keputusan tersebut diantaranya :

  1. Mission (Misi) : Seperti apa tujuan periklanan ?
  2. Money (Uang) : Berapa jumlah anggaran yang digunakan dalam periklanan ?
  3. Message (Pesan) : Pesan seperti apa yang akan disampaikan ?
  4. Media (Media) : Media seperti apa yang akan dipakai ?
  5. Measurement (Pengukuran) : Bagaimana metode evaluasi hasil ?
Artikel TerkaitArtikel Terkait
10 Perencanaan Strategi Pemasaran Produk BaruPengertian Penjualan Beserta Jenis dan Macam Transaksinya
Mengenal Apa Itu Segmentasi Pasar, Manfaat dan ContohnyaPengertian Distribusi, Saluran, Fungsi, Kegiatan dan Contohnya

Tujuan Periklanan

Pada intinya iklan memiliki tujuan yaitu untuk memperkenalkan suatu produk kepada konsumen supaya konsumen terdorong untuk melakukan suatu tindakan pembelian yang diharapkan oleh pengiklan. Phil Astrid S. Susanto mengemukakan terdapat tujuan periklanan yaitu :

  1. Memberi kesadaran bagi penerima pesan serta menyampaikan informasi terkait suatu produk maupun ide dan gagasan.
  2. Mencoba mengembangkan di dalam benak penerima pesan akan rasa suka terhadap suatu produk maupun ide yang disampaikan melalui pemberian presepsi kepada penerima pesan.
  3. Meyakinkan penerima pesan tentang kebenaran mengenai apa-apa yang disarankan di dalam konten iklan kemudian mengajak agar segera membeli produk yang direkomendasikan.

Adapun Kotler menyatakan bahwa usaha periklanan memiliki berbagai macam tujuan diantaranya memberikan informasi terkait merk produk di masyarakat, melakukan upaya persuasif pada pelanggan dalam pembelian barang dan jasa, kemudian mengingatkan pelanggan akan suatu produk.

 

Fungsi Utama Periklanan

Selain memiliki tujuan, periklanan memiliki berbagai fungsi diantaranya fungsi utama periklanan dan fungsi turunannya. Terence A. Shimp mengemukakan bahwa terdapat 5 fungsi periklanan yang sangat pokok khususnya bagi perusahaan profit oriented. Fungsi utama periklanan tersebut yaitu :

  1. Informing (memberi informasi). Fungsi periklanan ini akan menyadarkan pelanggan terhadap beberapa brand baru serta memberikan kesan baik terhadap suatu brand.
  2. Persuading (membujuk). Program periklanan yang optimal dalam pelaksanaanya dapat mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk yang telah diiklankan.
  3. Reminding (mengingatkan). Kegiatan periklanan ditujukan untuk memelihara ingataan pelanggan akan suatu merk perusahaan. Melalui hal ini periklanan mampu meningkatkan keinginan pelanggan akan merk yang telah ada maupun mendorong pembelian pada merk yang belum dikenalnya.
  4. Adding Value (Memberi Nilai Tambah). Nilai tambah yang ada pada suatu merk maupun produk dapat tercipta dari aktivitas periklanan karena kegiatan periklanan mampu memberikan pengaruh pada prefrensi pelanggan. Melalui aktivitas periklanan maka suatu produk atau merk dapat terlihat baik, indah, berguna, stylish, lebih unggul dibandingkan milik competitor.
  5. Assisting (Mendapingi). Periklanan memiliki peran pokok yaitu menjadi pendamping untuk menjembatani berbagai usaha dari perusahaan pada aktivitas komunikasi pemasaran. Contohnya salah satu kegiatan periklanan dijalankan sebagai media komunikasi dalam peluncuran promosi pemasaran seperti kupon/undian. Disini periklanan memiliki peran penting sebagai representasi dari perusahaan.

 

Baca Juga : Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

 

Fungsi Periklanan Bagi Konsumen

Selain memiliki fungsi utama, periklanan memiliki fungsi khusus yang ditujukan untuk konsumen maupun pengiklan.  Pada sub-bab kali ini akah dibahas fungsi periklanan bagi konsumen. Fungsi periklanan bagi konsumen tentu berkaitan dengan fungsi utama periklanan karena memang sejatinya periklanan ditujukan untuk konsumen atau penerima pesan. Sehingga dapat disimpulkan fungsi periklanan yang satu ini memiliki peran yang sangat besar dan snagat bermanfaat karena memudahkan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian atau memperoleh informasi dari suatu produk. Secara khusus fungsi periklanan bagi konsumen adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai media yang menyediakan informasi yang diperlukan konsumen.
  2. Menjadi alat komunikasi persuasif diantara pengiklan/penjual/produsen dengan konsumen.
  3. Pengingat bagi konsumen akan suatu merk/produk.
  4. Menunjukkan keunggulan dari suatu merk/produk.
  5. Membentuk image sebuah merk di benak konsumen.
  6. Meningkatkan keinginan konsumen untuk melakukan pembelian.
  7. Memberi pesan yang edukatif bagi konsumen melalui kegiatan periklanan yang disajikan.
  8. Mengajak konsumen untuk lebih mempedulikan sesama.
  9. Memperkenalkan konsumen akan dunia luar.
  10. Menginformasikan terkait adanya promosi maupun diskon yang diberlakukan.
  11. Menumbuhkan kesadaran konsumen agar hidup lebih baik.
  12. Penghibur.
  13. Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu merk/produk.
  14. Menjadi fungsi pengawasan dan pengendalian bagi konsumen untuk mengetahui kualitas suatu produk.
  15. Memudahkan pencarian suatu produk bagi konsumen.

 

 

Baca Juga : Pengertian dan Proses Perencanaan Strategis Perusahaan

 

 

Fungsi Periklanan Bagi Pengiklan/Advertiser, Penjual, Produsen

Setelah mengetahui fungsi periklanan bagi konsumen maka selanjutnya adalah mengetahui fungsi periklanan bagi pengiklan, penjual, maupun produsen. Seperti halnya segudang manfaat periklanan bagi konsumen maka periklanan juga memiliki manfaat yang sama terhadap pihak pemberi pesan. Berikut fungsi periklanan bagi advertiser, penjual maupun produsen :

  1. Memperluas Pangsa Pasar

Salah satu fungsi periklanan bagi penjual maupun produsen yaitu dipergunakan untuk memperluas pangsa pasar khususnya terkait dengan wilayah pemasaran akan produk tersebut. Melalui kegiatan periklanan maka pasar sasaran yang dituju dapat dikembangkan dari sebelumnya.

  1. Meningkatkan Volume Penjualan

Perluasan pangsa pasar akan menimbulkan efekdomino yaitu peningkatan volume penjualan. Oleh karenanya fungsi periklanan secara automatis akan bedampak pada meningkatnya volume penjualan. Terlebih apabila fungsi periklanan dijalankan dengan baik dan optimal sudah tentu akan meningkatkan penjualan secara signifikan.

  1. Meminimalisir Resiko

Melalui manajemen periklanan yang baik pastinya akan mampu meminimalisir resiko penjualan seperti permintaan yang sepi. Dengan adanya aktivitas periklanan dengan media periklanan yang tepat sasaran maka akan mengurangi resiko tersebut dengan dikenalnya barang oleh konsumen (menimbulkan permintaan).

  1. Efisiensi Biaya Pemasaran

Memberlakukan efisiensi biaya pemasaran merupakan salah satu fungsi periklanan. Hal ini perlu dilakukan karena kontinyuitas aktivitas pemasaran pastinya memerlukan biaya yang besar terlebih apabila harus berhadapan langsung dengan konsumen pada kegiatan promosi. Melalui program periklanan maka biaya tersebut dapat diatur seefisien mungkin dengan jangkauan yang lebih luas namun menghemat tenaga dan biaya.

  1. Memudahkan Kegiatan Pemasaran

Pengenalan suatu produk maupun merk perusahaan akan lebih efektif melalui aktivitas periklanan. Melalui periklanan produk akan lebih mudah dikenal oleh masyarakat khususnya pembeli potensial tanpa harus membuka stand promosi di berbagai wilayah.

  1. Menjangkau Area yang Lebih Luas

Serupa dengan fungsi periklanan pada perluasan pangsa pasar. Melalui periklanan jangkauan yang dicapai juga akan lebih luas secara automatis. Sebagai contoh apabila kita ingin mengiklankan suatu produk di TV nasional yang berkantor di Jakarta, pastinya penerima iklan tidak hanya wilayah jabodetabek ataupun pulau jawa saja namun iklan tersebut akan diterima masyarakat Indonesia yang berada di Papua.

  1. Memperkenalkan Produk Lebih Cepat

Berbeda dengan mempromosikan produk secara langsung melalui sales promotion girl/boy yang terkesan memakan banyak waktu dan tenaga. Belum apabila dihitung persebarannya di setiap wilayah. Fungsi periklanan memberikan keuntungan tersendiri yaitu mampu memperkenalkan atau mempromosikan produk dengan cepat. Kecepatan pesan dalam iklan dapat disampaikan kepada konsumen dalam hitungan menit bahkan detik (apabila pesan tinggal naik tayang-media elektronik). Pada iklan berbentuk Baliho yang di pajang di sudut kota apabila telah terpasang juga akan mengefisienkan waktu karena perhitungan waktunya adalah pada setiap pengguna jalan yang melintas.

pengertian periklanan fungsi periklanan

  1. Menghindari Penyelewengan Biaya Promosi

Anggaran dalam aktivitas pemasaran yang digunakan untuk agenda periklanan sudah tentu akan diberikan kepada jasa periklanan/perusahaan periklanan untuk segera dulaunchingkan. Sehingga penggunaan anggaran biaya promosi semakin jelas arahannya dan terhindar dari penyelewengan.

  1. Menciptakan Daya Tarik Bagi Konsumen

Termasuk fungsi periklanan yang sangat penting adalah untuk menumbuhkan minat dan menjadi daya tarik bagi konsumen. Fungsi periklanan ini yang kemudian akan mendorong dan mempengraruhi keputusan pembelian konsumen akan suatu produk.

  1. Mampu Menjangkau Semua Kalangan

Terkhusus melalui media periklanan menggunakan media elektronik seperti TV maupun Youtube maka fungsi periklanan yang diperoleh adalah keterjangkauan pesan pada iklan tersebu di semua kalangan.

 

  1. Menciptakan Lapangan Kerja

Program periklanan tentunya bukan sesuatu yang mudah melihat berkembangnya permintaan akan jasa periklanan. Oleh karenanya perlu manajemen periklanan yang handal untuk menangani hal ini. Melihat kondisi tersebut tentunya menimbulkan peluang-peluang baru berupa terciptanya lapangan pekerjaan di bidang periklanan. Terbukti dengan adanya perusahaan periklanan/Production House (PH) yang pastinya memerlukan karyawan untuk dipekerjakan. Karyawan yang dibutuhkan pada bidang periklanan ini pun beragam mulai dari bintang iklan, penata cahaya, kameramen, sutradara, make up artist, dan sebagainya.

  1. Memberikan Penghasilan

Sebuah efek domino dari fungsi periklanan dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Sudah menjadi hal umum dan pasti dari aktivitas periklanan ini banyak orang yang akan menerima penghasilan. Selain karyawan ataupun tim yang bekerja di bidang periklanan tentu saja harapannya penjualan dari pemilik iklan tersebut diharapkan meningkat sesuai dengan fungsi periklanan dalam meningkatkan volume penjualan.

  1. Memberikan Edukasi Kepada Konsumen Bersamaan Dengan Perkenalan Produk

Setiap iklan memiliki berbagai macam konten yang berbeda-beda sesuai dengan produk yang ditawarkan. Pada setiap konten iklan kebanyakan memberikan informasi kepada konsumen dan tidak sedikit yang memberikan sisi edikasi kepada konsumen. Sebagai contoh pada iklan produk sabun mandi, terdapat iklan yang memberikan ilustrasi darimana kuman datang, kapan kuman datang, dan bagaimana cara membersihkannya. Itulah sisi-sisi edukasi dari proses periklanan sembari memperkenalkan produk.

  1. Mempermudah Dalam Mencari Sponsor

Produk potensial yang diharapkan ataupun sudah berhasil melalui aktivitas periklanan tidak hanya memiliki daya tarik di masyarakat tetapi juga menarik minat pihak pemberi sponsor. Melalui iklan yang unik, kreatif dan produk yang mendukung maka sangat dimungkinkan iklan tersebut akan didanai oleh sponsor dengan imbalan bagi hasil keuntungan setelahnya.

  1. Menciptakan image positif

Bagian akhir dari fungsi periklanan yaitu memberikan kesan baik pada produk maupun merk perusahaan yang diiklankan di mata masyarakat. Iklan berperan untuk menginformasikan dan mengingatkan atau memiliki aktivitas yang berulang-ulang ditampilkan di masyarakat. Melalui peran inilah banyak perusahaan/produsen/penjual yang memanfaatkan fungsi iklan untuk memberikan image positif pada mereka.

 

 

Incoming search terms:

  • pengertian periklanan
  • jelaskan yang dimaksud dengan ilustrasi periklanan
  • uraikan definisi iklan menurut para ahli
  • pengertian komunikasi periklanan beserta contohnya
  • pengertian ilustrasi periklanan
  • pengertian iklan pencarian dlm manajemen pemasaran 2
  • pengertian dan fungsi iklan
  • pengertian advertising dalam pemasaran
  • jelaskan yang dimaksud dengan periklanan
  • istilah periklanan menurut ahli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *