By | October 11, 2018
pengertian pengendalian

PENGERTIAN PENGENDALIAN DAN TUJUAN FUNGSI PENGENDALIAN

Fungsi pengendalian (controlling) dalam Manajemen adalah fungsi yang paling terakhir dari proses manajemen. Fungsi ini sangat lah penting dan sangat menentukan keberlangsungnya proses manajemen, karena harus di lakukan dengan sebaik baiknya. Pengendalian sangat erat berkaitan dengan fungsi perencanaan dan keduanya merupakan hal yang paling mengisi, karena:

  1. Pengendalian harus terlebih dahulu di rencanakan
  2. Pengendalian dapat di lakukan setelah ada rencana
  3. Pelaksanaan rencana akan sukses jika pengendalian di lakukan dengan baik.
  4. Tujuan baru dapat di ketahui tercapai dengaan baik atau tidak setelah pengendalian atau penilaian telah di lakukan.

Baca Juga : Pengertian Audit Internal : Tujuan, Fungsi, Ruang Lingkup

 

PENGERTIAN PENGENDALIAN MANAJEMEN MENURUT PARA AHLI

Pengendalian manajemen  (controlling) ini oleh para penulis di definisikan sebagai berikut :

  1. Earl P. Strong. Pengertian pengendalian adalah proses pengaturan berbagai factor dalam suatu perusahaan, agar pelaksanaannya sesuai dengan ketetapan ketetapan dalam rencana.
  2. Harold Koonz. Pengertian Pengendalian adalah pengukuran dan perbaikan terhdaap pelaksanaan kerja bawahan, agar rencana rencana yang telah di buat untuk mencpai tujuan perusahhaan.
  3. R Terry. Pengertian Pengendalian dapat di definisikan sebagai proses penentuan, apa yang harus di capai yaitu standar, apa yang sedang di lakukan yaitu pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan apabila perlu melakukan perbaikan perbaikan, sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana yaitu selaras dengan standar.

 

TUJUAN PENGENDALIAN

Fungsi Pengendalian Manajemen memiliki tujuan diantaranya :

  1. Supaya proses pelaksanaan di lakukan sesuai dengan ketentuan ketentuan dari rencana
  2. Melakukan tindak perbaikan (corrective), jika terdapat penyimpangan penyimpaangan
  3. Supaya tujuan yang di hasilkan sesuai dengan rencana

Fungsi pengendalian bukan hanya untuk mencari kesalahan kesalahan, tetapi berusaha untuk menghindari terjadinya kesalahan kesalahan serta memperbaikinya jika terdapat kesalahan kesalahan.

ASAS – ASAS DARI FUNGSI PENGENDALIAN

Harold koontz dab Cyril O’Donnel, mengemukakan asas asas pengendalian manajemen yaitu:

  1. Asas tercapainya tujuan (Principle of assurance of objective). Artinya pengendalian harus tertuju kearah tercapainya tujuan dengan melaksanakan perbaikan untuk menghindari penyimpangan penyimpanyan dari perencanaan.
  2. Asas efisiensi pengendalian (principle of efficiency of control). Artinya pengendalian itu efisien, jika dapat menghndari penyimpangan dari rencana, sehingga tidak menimbulkan hah hal lain yang di luar dugaan.
  3. Asas tanggung jawab pengendalian (principle of control responsibility). Artinya pengendalian hanya dapat di laksanankan jika manajer bertanggung jawab terhadap pelaksanaan rencana.
  4. Asas pengendalian terhadap masa depan (principle of future control), artinya pengendalian yang efektif harus tertuju arah pencegahan penyimpangan penyimpangan yangbakan terjadi, baik waktu sekarang maupun yang akan dating.
  5. Asas pengendalian langsung (principel of direck contro), artinya teknik control yang paling efektif ialah mengusahakan adanya manjer bawahan yang ber kualitas baik. Pengendalian itu di nlakukan oleh manajer, atas dasar bawa manusia itu sering berbuat salah. Cara yang paling cepat untuk menjamin adanya pelaksanaan yang sesuai dsengan rencana adalah mengusahakan sedapat mungkin para petugas memiliki rencana yng baik
  6. Asas refleksi rencana (principel of reflection plans), artinya pengendalian harus tersusun dengan baik sehingga memperlihatkan kerakter dan susunan rencana
  7. Asas penyesuaian dengan organisasi (principel of organization suitability), artinya pengendalian harus di lakukan dengan setruktur organisasi. Manajer dengan bawahanya merupakan sarana untuk melaksakan rencana. Dengan ini pengendalian yang efektif di sesuaikan besarnya kekuasaan manajer, sehingga mencerminkan setruktur organisasi.
  8. Asas pengendalian indifidual (principel of individual of control). Artinya pengendaliaan dan teknik pengendalian harus sesuai dengan kebutuhan manjer. Teknik pengendalian harus di tunjuk terhadap kebutuhan kebutuhan akan informasisetiap manajer.

pengertian pengendalian manajemen

JENIS JENIS PENGENDALIAN

Fungsi pengendalian memiliki berbagai macam jenis dalam penerapannya. Berbagai jenis dari fungsi pengendalian diantaranya :

  1. Pengendalian karyawan (personel control)

Pengendalian ini tertuju pada hal hal yang berhubungan dengan kegiatan karyawan. Misalnya apakah karyawan bekerja sesuai dengan rencana, perintah, tata kerja, disiplin, absensi, dan sebagsainya.

  1. Pengendalian keuangan (financial control)

Pengendalian ini kepada hal hal  yang berkaitan dengan keuangan, tentang pemasukan dan pengluaran, biaya biaya perusahhan termasuk pengendalian anggarannya

  1. Pengendalian produksi (production control)

Pengendalian ini di tunjukan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas produksi yang di hasilkan, apakah sesuai dengan standar atau tidak dengan rencannaya.

  1. Pengendalian waktu (time control).

Pengendalian ini di tunjukan untuk pengendalian waktu, artinya apakah waktun untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan sesuai atau tidak dengan rencana.

  1. Pengendalian teknis (teknikal control)

Pengendalian ini di tunjukan dengan hal hal yang bersifat fisik, yang berhubungan dengan tindakan dan teknis pelaksaannan.

  1. Pengendalian kebijakan (policy control)

Pengendalian ini di tunjukan untuk mengetahui dan menilai, apakah kebijakan kebijakan organisasi teelah di laksanakan sesuai dengan yang telah di gariskan.

  1. Pengendalian penjualan (sales control)

Pengendalian ini di tunjukan untuk mengetahui, apakah produksi atau jasa yang di hasilkan terjual sesuai dengan target yang di tetapkan.

  1. Pengendalian infentaris (inventori control)

Pengendalian ini di tunjuk untuk mengetahui apakah inventaris perusahaan masih ada semuanya atau ada yang hilang.

  1. Pengendalian pemeliharaan (maintenece control)

Pengendalian ini ti tunjuk unyuk mengetahui apakah semua inventaris perusahan dan kantor di pelihara dengan baik atau tidak, dan jika ada yang rusak aapa kerusakan nya, apa masih dapat di perbaiki atau tidak.

Artikel TerkaitArtikel Terkait
Penjelasan Lengkap Berbagai Fungsi PengarahanPenjelasan Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab
Kelompok Kerja Organisasi dan Komunikasi OrganisasiBerbagai Pendekatan Kepemimpinan dalam Organisasi

PROSES DAN CARA CARA PENGENDALIAN

Proses pengendalian di lakukan secara bertahap melalui langkah langkah sebagai berikut :

  1. Menggunakan standar yang akan di gunakan pada dasar pengendalian
  2. Mengukur pelaksanana atau hasil yang telh tercapai
  3. Membandingkan pelaksanaan atau hasil dengan standard an menentukan penyimpangan jika ada
  4. Melakukan tindak perbaikan, jika terdapat tindak penyimpangan agar pelaksanan dan tujuan sesuai rencana.

Rencana juga perlu di nilai ulang dan di analisis kembali, apakah sedah benar benar realistisa atau tidak. Jika belum benar atau realistis maka rencana itu harus di perbaiki.

CARA PENGENDALIAN

Seorang manajer harus mempunyai berbagai cara untuk memastikan bahwa semua fungsi manjemen di laksanakan dengan baik. Hal ini dapat di ketahui melalui pemahaman mengenai pengertian pengendalian dan proses control atau pengawasan. Salah satu Cara Pengendalian yang efektif adalah dengan melakukan pengawasan langsung.

Pengawasan langsung adalah pengawasan yang di lakukan sendiri secara langsung oleh seorang manajer. Manajer memeriksa pekerjan yang sedang di lakukan untuk mengetahui apakah di kerjakan dengan benar dan hasil hasilnya sesuai dengan yang di kehendakinya, atau sesuai yang telah di rencanakan sebelumnya.

Kelebihan

  1. Jika ada kesalah dapat di ketahui sedini mungkin. Sehingga perbaiikannya di lakukukan dengan cepat.
  2. Akan terjadi kontak langsung antara bawhan deangan ataasan, sehingga akan memperdekat hubungan antara aatasan dengan bawahannya.
  3. Akan memberi kepuasan tersendiri bagi bawahan karna merasa di perhatikan oleh atasan nya
  4. Akan tertampung sumbengan pikiran dari bawahan yang mungkin bias berguna bagi keebijakan selanjutnya
  5. Akan dapat menghindari timbulnya kesan laporan “asal bapak senang”

Kekurangan

  1. Waktu seorang manajer banyak tersita, sehingga waktu untuk pekerjaan lainnya berkurang, misalnya operencanaan dan lain lainya
  2. Mengurangi inisiatif bawhan, karena merka merasa bawa atasannya selalu mengawasinya
  3. Ongkos semakin besar karena adanya biaya perjalanan dan lain lainnya.

Pengendalian langsung ini dapat dilakukan dengan cara inspeksi langsung, obserfasi, di tempat (on the spot obserfasion) dan laporan di tempat (on the sport report)

Manajer yang mempunyai tugas tugas yang komplek tidak mungkian melakukan pengendalian langsung sebanyak mungkin maka untuk tugas pengendalian langsung sebanyak mungkin maka untuk tugas pengendalian ini di lakukan dengan pengendalian tidak langsung. Pengendalian tidak langsung yaitu dengan mengutus delegasi untuk melakukan inspeksi terhadap keberjalanan manajemen yang ada di perusahaan.

JUDUL BUKU : MANAJEMEN ; DASAR,PENGERTIAN DAN MASALAH. (Edisi Revisi)

PENULIS         : Drs. H Malayu S.P. Hasibuan

DI TERBITKAN OLEH PT BUMI AKSARA

Jl, Sawo Raya No 18 Jakarta 13220

Incoming search terms:

  • pengertian pengendalian
  • pengendalian adalah
  • pengertian pengendalian manajemen
  • jenis jenis pengendalian
  • apa yang dimaksud dengan pengendalian
  • sebutkan macam macam fungsi pengendalian proses
  • materi tentang pengendalian
  • apa itu pengendalian
  • jenis jenis pengendalian manajemen
  • pwngendalian materi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *