By | September 4, 2018

Apa itu arti Evaluasi ?

Pada aktivitas Manajemen terdapat berbagai fungsi manajemen yang harus dilaksanakan. Dalam rangka melancarkan kelima fungsi manajemen ini maka diperlukan adanya proses evaluasi yang harus berjalan. Pemahaman akan pengertian evaluasi bagi manajemen organisasi maupun perusahaan sangat penting karena evaluasi yang akan mengkontrol/mengawasi pergerakan di dalam organisasi. Oleh karena itu tidak dapat dipisahkan antara monitoring dan evaluasi.

Pemahaman terkait pengertian evaluasi dan penjelasannya sudah tidak dapat dipungkiri akan selalu dipelajari bagi para pelaku manajemen. Fungsi evaluasi selalu mengikuti pada aktivitas manajemen untuk menjamin keberjalanan organisasi serta mencegah agar organisasi tidak melakukan kesalahan yang sama.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai pengertian evaluasi beserta tujuannya, ruang lingkup evaluasi, tahapan evaluasi dan jenis-jenis evaluasi. Pembahasan mengenai pengertian evaluasi dan sebagainya ini semoga dapat menjadi refrensi bagi pelaku manajemen maupun pelajar dalam memahami dan menerapkan fungsi evaluasi.

 

 

Baca Juga : Pengertian Koordinasi Dalam Manajemen Organisasi

 

 

Pengertian Evaluasi

Proses penerapan evaluasi pada suatu manajemen organisasi harus berdasarkan atas perencanan evaluasi yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan sebagai tolak ukur dan penilaian terhadap segala hasil yang telah diraih baik kemajuan maupun problematika yang dihadapi.

Berdasarkan kebutuhan akan evaluasi maka perlu dipahami dengan seksama mengenai pengertian evaluasi. Pengertian Evaluasi pada artikel ini akan dibagi menjadi dua yaitu pengertian evaluasi secara umum dan pengertian evaluasi menurut para ahli. Berikut penjelasannya :

  1. Secara Umum

Arti evaluasi adalah suatu upaya penilaian secara obyektif terhadap peraihan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil evaluasi ditujukan sebagai pertimbangan dalam penentuan perencanan di masa mendatang.

Menurut KBBI pengertian evaluasi adalah penilaian yang dilakukan oleh seseorang dengan posisi yang lebih tinggi dan ditujukan kepada orang yang memiliki posisi lebih rendah baik secara stuktural maupun kemampuan.

Sehingga secara umum pengertian evaluasi adalah proses pengecekkan aktivitas pada program yang telah dilaksanakan dan hasil evaluasi akan dipakai dalam memproyeksikan, mempertimbangkan, dan menjadi standar bagi keberjalanan program di masa mendatang supaya berjalan lebih baik.

Hal yang penting diperhatikan dari pengertian evaluasi adalah evaluasi memiliki sifat memandang masa mendatang dibanding melihat kegagalan yang telah terjadi. Dengan demikian agenda utama dari evaluasi yaitu pada perbaikan dan penyempurnaan pada kegiatan di masa datang.

  1. Menurut Para Ahli

Definisi evaluasi juga dikemukakan oleh beberapa ahli. Semua ahli mengemukakan pengertian evaluasi dengan berbagai sudut pandang masing-masing namun memiliki arti yang sama. Berikut arti evaluasi yang dikemukakan para ahli :

  • Wrightstone dkk (1956)

Pengertian evaluasi yang dikemukakan Wrightstone dkk adalah penaksiran akan perkembangan dan kemajuan menuju arah sasaran atau nilai yang telah ditentukan.

  • Sudijono (1996)

Arti evaluasi adalah penafsiran atau deskripsi yang berasal dari data kuantitatif. Data kuantitatif ada evaluasi tersebut bersumber dari hasil pengkuran.

  • Azwar (1996)

Evaluasi adalah proses yang dilakukan secara teratur dan sistematis pada komparasi antara standar atau kriteria yang telah ditentukan dengan hasil yang diperoleh. Melalui hasil perbandingan tersebut kemudian disusun suatu kesimpulan dan saran pada setiap aktivitas pada program.

  • Worthen dan Sander S (1979)

Sander S dan Worthen menjelaskan mengenai arti evaluasi sebagai proses pencarian sesuatu yang bernilai. Sesuatu tersebut dapat berbentuk infromasi mengenai suatu alternatif prosedur, produksi maupun program.

  • Suharsimi Arikunto (2004)

Arikunto menyatakan bahwa pengertian evaluasi program adalah aktivitas pengumpulan informasi mengenai keberjalanan suatu pekerjaan yang kemudian dipakai dalam menetapkan alternatif yang sesuai dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan pengertian mengevaluasi tersebut maka dapat diketahui bahwa fungsi pokok evaluasi adalah menyiapkan berbagai informasi yang bermanfaat bagi pengambil keputusan dalam menetapkan kebijakan yang berdasarkan hasil evaluasi.

 pengertian evaluasi adalah

Tujuan Evaluasi

Secara umum tujuan evaluasi adalah adanya peningkatan kualitas program, memberikan penilaian, memberikan kepuasan pada kinerja dan menganalisis setiap hasil yang telah direncanakan. Lebih jauh seperti halnya arti evaluasi yang dikemukakan oleh beberapa ahli. Tujuan evaluasi telah dikemukakan oleh beberapa sumber. Berikut tujuan-tujuan evaluasi dari berbagai sumber :

  1. Suprihanto (1988)

Menurut Suprihanto terdapat 3 tujuan evaluasi pada organisasi yaitu a) Sebagai alat dalam perbaikan dan perencanaan kegiatan selanjutnya, b) Memperbaiki penggunaan dan penyediaan berbagai sumber daya, sumber dana, dan manajemen di masa mendatang, serta c) Memperbaiki proses pelaksanaan dan segala faktor yang berpengaruh, d) Merencanakan ulang porgam dengan mengontrol keterkaitan pada perubahan yang terjadi pad aprogram sebelumnya dan e) mengukur progress yang telah direncanakan.

  1. Terry

Terry menyebutkan tujuan evaluasi pada manajemen organisasi yaitu :

  • Sebagai alat dalam memperbaiki kebijakan terkait kegiatan dan rencana yang telah ada.
  • Memperbaiki pengalokasian sumber daya.
  • Mengkontrol dan memperbaiki kegiatan yang tengah berjalan.
  • Merencanakan ulang dengan lebih baik akan suatu program.
  1. Arikunto

Menurut Arikunto evaluasi memiliki dua tujuan yaitu umum dan khusus. Tujuan umum menitikberatkan pada program secara menyeluruh sedangkan tujuan khusu fokus pada setiap komponen dalam manajemen organisasi.

Penerapan setiap program dalam organisasi harus selalu dilakukan evaluasi untuk mengetahui keberhasilan suatu program sesuai dengan perencanaan.

Terdapat 4 kebijakan yang dapat diterapkan yang didasarkan dari hasil evaluasi yaitu :

  • Penghentian suatu program dengan pertimbangan bahwa program tersebut tidak memiliki manfaat maupun tidak sesuai rencana awal.
  • Melakukan revisi terhadap program apabila terdapat bagian yang tidak sesuai dengan perencanaan.
  • Melanjutkan program jika progam berjalan sesuai dengan perencanaan dan menghasilkan manfaat.
  • Menduplikasi program dengan menjalankan progran di berbagai tempat atau mengulangi program di waktu yang berbeda karena program sebelumnya dianggap berhasil.
Artikel TErkaitArtikel Terkait
Pengertian Organisasi Secara Umum dan Menurut Para Ahli5 Bidang-Bidang Manajemen dan Penjelasannya
Pengertian Manajemen Sebagai Ilmu, Seni, dan Profesi3 Tingkatan Manajemen Dalam Organisasi Lengkap

Tahap-Tahap Evaluasi

Penerapan evaluasi pada manajemen organisasi memiliki tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan. Berikut tahapan evaluasi yang harus diketahui :

  1. Perencanaan. Evaluasi yang diterapkan pada tahap perencanaan dalam menetapkan prioritas dari berbagai alternatif pilihan dan possibility akan suatu metode dalam pencapaian tujuan.
  2. Pelaksanaan. Kegiatan evaluasi pada tahapan ini adalah menganalisa dan menentukan level perkembangan pada penerapan kegiatan dibandingkan dengan perencanaan.
  3. Setelah Pelaksanaan. Hampir serupa pada tahap pelaksanaan namun evaluasi pada tahap pasca pelaksanaan memiliki obyek yang berbeda untuk dianalisa. Tahapan ini membandingkan perencanaan dengan hasil pelaksanaan. Bagaimana dampak yang dihasilkan pada kegiatan yang telah dilaksanakan. Apakah sesuai dengan harapan atau tidak.

 

Jenis-Jenis Evaluasi

Menurut waktu pelaksanaan, evaluasi dibagi menjadi 2 jenis :

  1. Evaluasi Formatif. Evaluasi ini dijalankan saat pelaksanaan dan fokus program prioritas melalui perbaikan tujuan pelaksanaan. Hasil evaluasi biasanya meliputi permasalahan dalam pelaksanaan.
  2. Summatif. Evaluasi Summatif diterapkan saat pelaksanaan dan fokus program prioritas telah usai dilakukan. Evaluasi ini memiliki tujuan dalam penilaian hasil pelaksanaan. Hasil evaluasi summatif mleiputi pencapaian prioritas dari pelaksanaan/aktivitas prioritas.

 

Berdasarkan tujuannya maka evaluasi dibegai menjadi 4 jenis yaitu :

  1. Evaluasi Formulasi. Evaluasi dilakukan dengan mengkaji kembali formulasi apakah formulasi terkait dengan penyusunan kebijakan maupun kegiatan telah disusun dengan metode yang sesuai.
  2. Jenis Evaluasi Proses. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan prioritas sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
  3. Kegiatan Evaluasi Biaya. Evaluasi ditujukan untuk mengetahui apakah biaya prioritas dalam rangka pencapaian tujuan telah ditetapkan.
  4. Evaluasi Dampak. Mengkaji terkait pengaruh dan kebermanfaatan yang diberikan dari program prioritas yang telah disepakati sebelumnya.

 

Incoming search terms:

  • pengertian evaluasi
  • evaluasi adalah
  • arti evaluasi
  • evaluasi dalam manajemen
  • gambar evaluasi
  • apa yang dimaksud dengan evaluasi dan gambar siklusnya
  • arti eva
  • contoh evaluasi dalam manajemen
  • apa yg dimaksud evaluasi
  • yg dimaksud evaluasi penerapan adalah

5 Replies to “Pengertian Evaluasi dalam Manajemen : Apa arti Evaluasi ?”

  1. Pingback: Pengertian Pengawasan Dalam Manajemen Beserta Fungsi dan Tujuan

  2. Pingback: Pengertian Audit Internal : Tujuan, Fungsi, Ruang Lingkup

  3. Pingback: Fungsi Pengawasan Dalam Manajemen Dan Pengendalian Organisasi

  4. Pingback: Pengertian Organisasi Secara Umum dan Menurut Para Ahli

  5. Pingback: Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli,Fungsi,Tujuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *