By | July 10, 2018

WEWENANG (AUTHORITY)

  1. Arti penting wewenang

Hanya dimiliki oleh unsur manusia. Karena manusia harus berperan aktif dalam setiap kegiatan. Tanpa adanya peran tenaga kerja manusia, alat tangguh dan canggih yang dimiliki perusahahan maka tidak ada gunanya. Manusia adalah unsur penting dalam Manajemen, karena tujuan dan proses manajemen di tentukan oleh maanusia. Setiap kegiatan untuk mencapai tujuan dengan bantuan tenaga kerja manusia dan tujuannya untuk memenuhi kepuasan/kebutuhan manusia.

Wewenang/Authority yang di milikinya mengungkapkan tentang Posisi/kedudukan seorang karyawan, termasuk manajer atau operasiaonal. Semakin banyak wewenang/authority yang dimiliki maka semakin tinggi kedudukannya dalam organisasi dan sebaliknya.

Kesimpulan

Wewenang  merupakan dasar dalam bertindak, berbuat, dan melakukan kegiatan/aktifitas suatu perusahahan. Tanpa adanya wewenang orang dalam perusahahan tidak dapat bertindak apapun. Wewenang/Authority terdapat  power and right, tetapi dalam power belum tentu terdapat authority and right.

  1. Jenis jenis wewenang (authority)

  • Line authority adalah kekuasaan, hak dan tanggung jawab ada pada seseorang yang tercapai tujuannya. Ia berwenang mengambil keputusan, berkuasa, berhak, dan bertanggung jawab langsung untuk menyatakan keputusan tersebut. Line authority dalam struktur organisasi di simbolkan dengan garis (              )
  • Staf authority adalah kekuasaan dan hak , “hanya” untuk memberikan data, informasi, dan saran untuk membantu lini, agar bekerja efektif mencapai tujuan.  Staff authority hanya membantu lini untuk menyediakan data, informasi, dan saran yang dipakai atau tidak, tergantung kepada manajer lini. Struktur organisasi Staf authority di simbolkan dengan garis putus-putus (———-).
  • Functional authotrity adalah kekuasaan seorang manajer karena adanya suatu  proses, praktek, kebijakan, tertentu atau soal lain yang berhubungan dengan pelaksaaan kegiatan oleh pegawai lain dalam bagian lain pula. Struktur organisasi Functional authority di gambarkan dengan garis terputus-putus dan titik-(-•-•-•-•-•-)
  • Personality authority adalah kewibawaan seseorang dalam berbicara, berperilaku, ketangkasan, dan kemampuan, sehingga ia di hormati oleh kawan maupun lawan.
  • Perlu diperhatikan, diketahui dan dimengerti oleh setiap karyawan jenis authority mana yang dimiliki nya dalam suatu jabatan, agar ia tidak salah bertindak dan berbuat dalam melaksanakan tugasnya.
  1. Sumber sumber wewenang/authority

  • Formal authority teory (institional approach = teori wewenang formal).
  • Acceptance authority theory ( teori penerima wewenang).
  • Authority of the situation, artinya wewenang diperoleh seseorang karena situasi.
  • Position authority, artinya wewenang karena adanya suatu posisi jabatan dalam
  • Technical authorirty (wewenang teknis), artinya wewennang di dapat seseorang, karena kemampuan khusus dari pengalaman, ketenaran, kemampuan mengambi keputusan yang benar.
  • Yuridis authority (wewenang hukum) artinya wewenang diperoleh seseorang karena hukum atau undang undang.
  1. Batas Batas Wewenang/Authority (limits of authority)

Pemimpin, berdasarkan authority yang dimiliki, memiliki hak memerintah para bawahanya untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu. Tetapi tidak berarti seorang manajer dapat bertindak semaunya sendiri kepada bawahannya. Karena authority itu ada batasannya. Yaitu:

  • Kemampuan jasmaniah (fisik), artinya tidak dapat memerintahkan suatu tugas kepada bawahannya di luar kemampuan manusia. Misal yang tidak diperbolehkan, manajer menyuruh bawahan mengangkat barang seberat 2.000 kg.
  • Alamiah artinya manajer tidak dapat menugaskan bawahannya untuk menantang kodrat alam, misalnya manajer menugaskan bawahan untuk mencegah matahari jangan terbit, itu tidak boleh.
  • Teknologi artinya menjer tidak dapat mmerintahkan bawahannya untuk melakukan tugas yang belum tercapai teknologi/ilmu pengetahuan. Misalnya membuka cabang di palanet mars.
  • Membatas ekonoomi artinya wewenang manajer di batasi oleh keadan ekonomi , manajer tidak dapat memerintah atau memaksakan kehendaknya terhadap harga pasar daan persaingan.
  • Partnership agreemen, artinya wewenang seorang manajer di batasi oleh rekannya misalnya oleh dewan komisarisnya.
  • Lembaga artinya wewenang seorang manajer di batasi oleh anggaran dasar dan angaran rumah tangga, kebijakan dan prosedur lembaga yang bersangkutan .
  • Pembatasan hukum artinya wewenang seseorang manajer di batasi oleh hukum ,agama tradisi dan .

Semakin tinggi posisi/kedudukan seorang manajer dalam organisasi maka semakin besar wewenang dan tanggug jawabnya, dan sebaliknya.

Artikel TerkaitArtikel Terkait
Berbagai Pendekatan Kepemimpinan dalam OrganisasiKomunikasi Dalam Organisasi Beserta Fungsi dan Hambatan
Penjelasan Kepemimpinan Dalam OrganisasiTeori Kebutuhan Maslow Dan Contohnya Pada Perusahaan

TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITY)

Artinya keharusan untuk melakukan semua kewajiban/tugas  yang di bebankan kepadanya sebagai akibat dari wewenang yang diterima atau di milikinya. Setiap wewenang menimbulkan hak ( right), tanggung jawab (responsibility), kewajiban untuk melaksanakan dan mempertanggung jawabkan (accuntabiility). Kesimpulannya tanggung jawab terjadi, karena penerimaan wewenang. Tanggung jawab harus sama besarnya dengan wewenang yang di miliki. Pertanggung jawaban hanya di berikan kepada pribadi atau lembaga yang memberikan (mendegladasikan) wewenang tersebut atau delegate hanya bertanggung jawab kepada delegator.

Tanggung jawab timbul karena adanya hubungan antara atasan (delegator) dan bawahan (delegate), di mana delegator mendelegasikan sebagai wewenang (pekerjaan)nya kepada delegate sebagai pekerjanya. Delegate harus bertanggungjawab dengan benar wewenang yang di terimanya kepada delegator. Jika tidak, suatu saat wewenang dapat di tarik kembali oleh delegator dari delegatenya.

 

Baca Juga : Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli

 

Wewenang berasal dari atasan ke bawahan, jika dibuat  penyerahan (perintah) tugas, sedangkan tanggung jawab merupakan kewajiban bawahan melakukan tugas itu. Tanggung jawab berasal dari bawahan ke atasan, jadi merupakan arus balik dari perintah itu. Karena perusahaan selalu terkait dengan perusahahan lainnya yang berada dalam lingkungan sistem sosial maka manajer atas atau top manajer suatu perusahaan khususnya harus bertanggung jawab kepada :

  1. Pemilik perusahahan
  2. Karyawan perusahahan
  3. Pemerintah dan konsumen

PENDELEGASIAN WEWENANG (DELEGATION OF AUTHORITY)

  1. Arti pentingnya

Pendelegasian wewenang bermakna sangat luas. Berbagai penjelasan mengenai pendelegasian wewenang dikemukakan oleh :

Drs. H. Melayu S.P Hasibuan

Pendelegasian wewenang adalah memberikan sebagian pekerjaan atau wewenang oleh delegator kepada delegate untuk di kerjakannya atas nama delegator.

 

Lois A. Allen

Delegatiaon in the dynamic of management it is the prosess a manager follow in dividing the work assigned to him so that the performs that part which only he, and so that he can get others to help him with remains.

 Artinya:

Pendelegasian wewenang adalah dinamika manjemen. Pendelegasian wewenang adalah proses yang di ikuti oleh seorang manajer dalam pembagian kerja yang diserahkan kepadanya, sehingga ia melakukan bagian kerja itu hanya kerena penempatan organisasi yang unik, dapat mengerjakan dengan efektif, sehingga ia dapat memperoleh orang  lain untuk membantu pekerjaan yang tidak dapat ia kerjakan.

  1. Kesimpulan dari definisi pendelegasian wewenang adalah:

  • Dinamika organisasi, karena dengan pendelegasian wewenang, para bawahan mempunyai wewenang, sehingga mereka dapat mengerjakan sebagian pekerjaan delegator (pimpinan).
  • Proses yang bertahap dan yang membuat pembagian kerja, hubungan kerja, dan adanya kerja sama dalam suatu organisasi/perusahahan.
  • Manajer dapat memperluas ruang gerak dan waktu seseoerang manajer.
  • Manajer tetap bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan perusahhan.
  • Menjadi ikatan formal dalam suatu organisasi.

Mengapa pendelegasian wewenang merupakan hal yang terpenting dalam suatu organisasi/perusahaan. Pendegasian wewenang penting dan harus dilakukan seorang manajer (pimpinan) karena.:

  • Manajeman baru dianggap ada , jika ada pembagian wewenang dan pembagian pekerjan.
  • Adanya keterbatasan (fisik, waktu, perhatian, dan pengetahuan) seorang manjer.
  • Sebagai tugas dan pekerjan manajer dapat di kerjakan oleh para bawahannya.
  • Kunci dinamika orga Menurut koontz: delegation of authority is the key of orgsnization.
  • Menciptakan adanya ikatan, hubungan formal, dan kerjasama antara atasan dengan bawahan.
  • Menciptakan terjadinya proses manajemen.
  • Akan memperluas ruang gerk dan waktu seorang mana
  • Membuktikan adanya pimpinan dan bawahan dalam suatu organisasi.
  • Tanpa pendelegasian wewenang berarti tidak ada atasan dan bawahan dalam suatu organisasi.

 

Catatan:

  1. Delegator adalah seorang (pemimpin=manajer) yang mendelegasikan sebagian wewenang (authority) dan tugasnya kepada orang lain (delegate) untuk di kerjakannya.
  2. Delegate adalah seorang (bawahan) si penerima wewennang yang melaksanakan tugas tersebut.

 

Sumber :

Buku : MANAJEMEN ; DASAR,PENGERTIAN DAN MASALAH. (EDISI REVISI)

Author : DRS. H MALAYU S.P. HASIBUAN

Penerbit   : PT BUMI AKSARA

Incoming search terms:

  • pendelegasian wewenang
  • kaitan pendelegasian wewenang dengan tanggug jawab manajerial
  • pengertian pendelegasian wewenang
  • pendegasian wewenang
  • pendelegasian
  • pengertian delegation of power
  • pendelegasian kewenangan merupakan salah satu unsur
  • pendelegasian kekuasaan dalam manajemen
  • pendegelasian wewenang
  • struktur organisasi yang direalksasikan merupakan pendelegasian wswenang untuk menjaga manajemen

One Reply to “Penjelasan Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab”

  1. Pingback: Penjelasan Lengkap Fungsi Manajemen Menurut Henry Fayol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *